Inicio / Romansa / Menikahi Wanita Gila / Bab 100. Baru Awal

Compartir

Bab 100. Baru Awal

Autor: Lenijuli
last update Fecha de publicación: 2026-10-06 00:56:32

Alicia sedang merapikan beberapa pakaian yang baru saja dicoba oleh pelanggan saat Elise masuk ke butik itu.

Alicia terkejut sebentar, tapi kemudian senyuman liciknya mengembang. Sangat kebetulan. Wanita itu datang sendiri tanpa perlu dia cari.

Hari ini, dia harus tahu apakah dia Elise atau bukan..

Pekerjaannya ditinggalkan, Alicia menghampiri Elise yang sedang melihat-lihat. Dilihat dari belakang seperti itu justru semakin membuatnya yakin kalau wanita itu memanglah Elise.

“Wah... Wah,” Alicia
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (2)
goodnovel comment avatar
Wikan Susanti
lanjuuuttt............
goodnovel comment avatar
Ikoh Jenggung
lanjut lagi
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 119. Tidak Akan Terjadi

    Perutnya mulai terlihat, keadaan janinnya pun begitu sehat. Semenjak mengetahui istrinya hamil, Axel jarang pergi. Pekerjaan dibereskan di rumah. Dia pergi saat ada rapat penting saja. Sisanya dia serahkan pada asistennya. Walaupun sudah ada yang menjaga istrinya, tapi dia tidak tenang. Dia ingin selalu berada di sisi Elise, menemaninya agar istrinya tak bosan.Perhatian yang dia berikan membuat Elise merasa nyaman. Setelah tahu dia hamil, banyak yang dia khawatirkan. Masa lalu buruknya yang tak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua justru membuatnya takut menjadi seorang ibu.Apakah dia pantas?Apakah dia bisa menjadi ibu yang baik tanpa mengulang nasib buruknya?Setiap kali dia memikirkan hal itu, justru membuatnya mual dan membuatnya semakin gelisah saja.Elise duduk di sebuah kursi malas yang diletakkan di bawah pohon. Setiap kali dasar gelisah itu datang, dia akan menghabiskan waktunya begitu lama di sana.Kedua matanya terpejam, dia berusaha menyingkirkan bayang

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 118. Bagaikan Mimpi

    Elise masih membeku, tidak percaya mendengar perkataan dokter itu. Dia hamil?Ucapan itu seperti mimpi. Dia ingin percaya, tapi juga sulit dipercaya. Dia juga tidak salah mendengar, suaminya pun bahkan membeku. Seperti dirinya, tidak percaya mendengar apa yang dikatakan oleh dokter itu.Bagaimana mungkin dia bisa hamil sedangkan keadaan tubuhnya tidak dalam keadaan sehat?Meskipun waktu itu dokter berkata masih ada peluang tapi dia tahu tidak mungkin bisa hamil dalam waktu singkat. Dia curiga, dokter itu ingin membohonginya.Elise tertawa pelan, untuk menghibur dirinya. Semua itu bohong. Sudah pasti bohong.“Nyonya, apa ada yang salah?” perawat bertanya padanya. Seharusnya mereka senang, tapi mereka justru memperlihatkan keterkejutan yang terlalu berlebihan.“Kau bilang aku hamil?” ucapnya, “Dokter, aku tahu kau ingin menghiburku. Tapi jangan mengucapkan kebohongan seperti ini. Kesehatanku tidak baik, meski aku memiliki peluang untuk hamil tapi bukan berarti hal itu bisa terjadi dalam

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 117. Kabar Baik

    Sudah beberapa hari, Elise tak berselera makan. Dia tidak merasakan ada yang aneh dengan keadaan tubuhnya, dia hanya merasa bosan dengan makanan di rumah.Demamnya juga sudah sembuh. Dia diminta untuk beristirahat di rumah. Akan tetapi, Elisa memutuskan pergi ke kantor.Dia tidak memberitahu, sengaja memberikan kejutan. Saat dia tiba, Axel tidak ada karena masih berada dalam ruang rapat. Elise memutuskan menunggu, dan melihat ruangan itu membuatnya jadi teringat dengan kehidupannya saat menjadi Emma. Dia juga teringat dengan David.Entah bagaimana hidup pria itu sekarang. Semoga saja lebih baik dibanding yang dia duga.Beberapa majalah bisnis yang ada di atas meja menjadi satu-satunya hiburan untuk mengusir kebosanan. Sepertinya dia memang harus belajar bisnis supaya waktunya tidak terbuang sia-sia di rumah. Mungkin saja dia bisa membantu Axel walaupun menjadi staf biasa.Dia akan membicarakan hal itu dengan Axel nanti. Mungkin sedikit kegiatan yang dia lakukan bisa mengurangi kebosan

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 116. Jangan Buru-buru

    Hanya gara-gara menangis, membuat Elise demam. Kepalanya sakit, hidungnya tersumbat sampai membuatnya sulit bernafas. Keadaannya itu sudah sejak semalam sampai membuatnya tidak bisa tidur. Setiap kali berbaring, hidungnya begitu menyiksa dirinya. Elise duduk di sofa, semalam sampai dia tertidur. Dia berada di luar, keluar saat tengah malam agar tidak mengganggu suaminya. Dia kira keadaannya akan membaik, tapi semakin parah saja. Obat yang dia minum semalam tidak berarti sama sekali. Axel menggeleng saat melihat istrinya. Dia membawa sebuah selimut, menghampiri Elise. Saat Axel duduk di sampingnya, Elise mencoba memandanginya. Namun, kedua matanya begitu berat. “Bagaimana dengan keadaanmu?” Elise menggeleng. Pendengarannya berdengung, tenggorokannya sakit dan suaranya berat. “Kita ke rumah sakit saja, Aku tidak suka melihat keadaanmu seperti ini.” “Tidak mau,” Elise langsung menolak, “Aku tidak mau ke rumah sakit. Cukup minum obat saja, aku akan baik-baik saja.” “Apan

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 115. Luapkan Saja

    Rantang makanan yang diberikan ibunya masih berada di atas meja. Elise tidak menyentuhnya, juga tidak melihat isinya.Entah kenapa dia enggan melakukannya tapi dia tidak juga membuang makanan itu.Setelah bertemu dengan ibunya, Elise malah terlihat murung. Dia tidak sedih, perasaan itu masih belum ada. Tapi dia tidak mengerti pada dirinya sendiri, tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan.Saat Axel kembali, dia mendapati Elise sedang memandangi rantang makanan itu dan menghela nafasnya. Dia menghampiri, duduk di samping Elise.“Apa yang kau lakukan? Kenapa memandangi rantang makanan itu?”“Entahlah,” jawab Elise singkat, “Aku juga tidak mengerti.”“Kenapa? Siapa yang memberikannya?”“Ibuku, dia baru saja datang.”“Apa dia datang untuk memohon lagi? Atau—”“Berpamitan,” dia kembali menghela nafas, “Dia bilang Alicia membencinya gara-gara keputusannya itu, begitu juga dengan ayahku. Mereka tidak mau menemuinya lagi, sebab itu dia mau pergi.”“Tidak heran. Alicia pasti begitu terpukul

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 114. Untuk Yang Terakhir Kali

    Lagi, Diana sudah berdiri di depan rumah Axel. Dia memeluk sebuah rantang makanan, berjalan mondar mandir dan terlihat gelisah.Kedatangannya kali ini bukan untuk memohon, melainkan untuk meminta maaf dan mengucapkan kata perpisahan pada Elise.Tidak menyangka keputusannya untuk melindungi suaminya justru menjadi bumerang baginya. Alicia begitu membencinya, tidak mau bertemu dengannya lagi bahkan tidak mau mengakui dirinya sebagai seorang ibu. Dia sangat terpukul, hatinya begitu sakit. Suami yang dia bela pun begitu kecewa. Suaminya hanya menemuinya sebentar, memintanya menjaga diri baik-baik lalu pergi tanpa banyak bicara lagi.Keinginanmu untuk menjalani masa tua bersama, kini harus dia bayar dengan harga yang mahal. Semua itu tinggal Khayalan. Sekarang tidak ada yang menginginkan dirinya lagi.Dia sudah berada di sana hampir lima belas menit lamanya. Tapi dia tidak memanggil penjaga, dia hanya melihat sebentar lalu melangkah mundur.“Hei,” penjaga memanggilnya sambil memukul pagar

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 2. Neraka Kedua, Atau Jalan Keluar?

    Mobil yang dibawa oleh ayahnya melesat dengan cepat. Elis duduk di belakang, tertawa pelan dan menggumamkan sesuatu. Melihat itu membuat Diana sedikit cemas. Dia takut mereka salah mengambil keputusan lalu membuat kekacauan. “Edward,” dia berpaling ke arah suaminya, “Apakah keputusan kita sudah b

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 1. Putri Yang Dikorbankan

    Lorong panjang itu dipenuhi suara-suara samar. Bisikan, tawa, dan jeritan yang bercampur menjadi satu, menciptakan simfoni kegilaan yang tak pernah benar-benar berhenti.Para pasien pria dan wanita berlalu lalang, tertawa dan berbicara sendiri. Dan beberapa wanita terlihat menangis.Aroma obat-obat

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 7. Sudah Ditandai

    Elise bergerak pelan di atas tubuhnya. Tangannya bergerak pelan, di atas otot dada suaminya begitu juga dengan bibirnya.Axel membiarkannya, ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh istrinya. Setiap kali bibir Elise mendarat di atas tubuhnya, membuat Axel bergetar. Dia dapat merasakan bibir lembu

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 6. Sejak Kapan Kau Berubah?

    Pintu kamar utama tertutup perlahan.Suara tepuk tangan, musik, dan ucapan selamat yang memenuhi pesta pernikahan beberapa jam lalu kini telah menghilang. Elise melangkah masuk, berjalan pelan menuju jendela besar yang menghadap ke arah bukit.Dari sana, dia dapat melihat lampu kota seperti bintan

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status