Share

#147. Ayah

Author: azzurayna
last update publish date: 2026-01-12 16:26:11

“Gao Yan, panggilkan Tabib Hou!” Zhen Ming berteriak keras setibanya di kediaman pribadi yang mereka tempati. “Bergegas!” teriaknya lagi, memperingatkan.

Gao Yan mengangguk panik, pergi mencari keberadaan Tabib Hou.

Bibi Chen ditemani Xiao Bai dan Xiao Yun keluar dari ruang dalam. Bibi Chen orang pertama yang berlari mendekat, tangannya bergetar melihat dahi berdarah Mei Anqi.

“Yang Mulia, apa yang terjadi!?” Jubah besar tuannya menutupi sosok ramping Mei Anqi. Tercium aroma anyir dara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #236. Firasat Buruk Daisen

    Zhen Ming memberi penjelasan singkat mengenai situasi yang sedang terjadi saat ini. Ia turut membeberkan bagaimana Paman Su membujuknya bekerja sama dengan Suku Xiong Nu. Fu Huaicheng menggertakan gigi marah, “Bajingan sampah itu punya nyali melawan langit!” “Paman, sebenarnya apa alasan pecahnya kelompok pemberontak?” Gao Yan melontarkan pertanyaan yang mengganjal dihatinya. “Jika hanya karena lelah menunggu kepastian dari Yang Mulia, kedengarannya kurang masuk akal.” Berapa lama keluarga mereka mengabdi kepada Dinasti Qin? Dan berapa lama pula mereka, para pemberontak, berjuang bersama untuk mengacaukan pemerintahan awal Dinasti Han? “Aku juga ingin mendengarnya, Paman Fu.” Suara dingin Zhen Ming meruntuhkan pertahanan terakhir pria paruh baya itu. Helaan napas panjang dikeluarkan oleh Fu Huaicheng. Bibirnya mengerut benci sebelum mulai menjelaskan dengan teliti. “Selalunya, kami sangat akur satu sama lain dan patuh menunggu Yang Mulia menurunkan perintah kepada ka

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #235. Keterkejutan

    “Apa!?” Zhen Xuan sedikit bangkit dari duduk, tangannya memukul keras permukaan meja. “Si maniak obat itu sungguhan terlibat dalam konflik Istana saat ini? Bahkan dalangnya adalah dia!” Dari semua pangeran Istana yang terlahir dengan berbagai latar belakang kuat, mungkin hanya Raja Rong— Zhen Molin yang paling tidak tertarik merebut takhta. Seorang pangeran terbuang seperti Zhen Xuan saja mengetahui rahasia umum tersebut. Ibu Selir dari Raja Rong sempat mengalami depresi sering memukuli putranya yang dianggap tidak berbakti. Para selir melahirkan seorang pangeran bertujuan untuk mendudukan putra mereka di singgasana naga. Hal itu berlaku pada Ibu Selir Raja Rong. Namun Raja Rong kecil keras kepala dan pendiam. Sifatnya yang dianggap aneh membuatnya dijauhi anak-anak bangsawan seumuran. Zhen Xuan sering mendengar para pelayan menggunjing Zhen Molin, menyebutnya sebagai Pangeran terkutuk. Seseorang sekelas Permaisuri Wei saja sampai melewatkan Selir Yong— Ibu Selir d

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #234. Kerja Sama Tersembunyi

    “Tuan, wanita suci datang.” Pelayan penjaga pintu memberi kabar sebelum mundur meninggalkan ruangan. Xiao Mi membantu melepaskan jubah hangat dari bahu Mei Anqi. Bahu rampingnya yang bulat dan proposional tampak indah dibalik selapis kain tipis transparan. Aroma wewangian bunga bercampur harum manis susu melayang semerbak memenuhi setiap sudut ruang. Dayang muda itu pamit undur diri membiarkan Mei Anqi berduaan dengan Lian Fengjue. “Ah Jue.” Suara lembut Mei Anqi memanggil lambat, bahkan dari suaranya saja hasrat Lian Fengjue langsung dibangkitkan. Pria di balik tirai mencengkeram erat cangkir teh ditangan kanan. Alis tajamnya yang panjang mengerut kesal. Lian Fengjue membenci nafsunya sendiri yang mudah terpatik ketika bersama wanita suci. “Apa lagi yang perlu kamu kerjakan di malam hari?” Omelan pendek Mei Anqi berikan, ia cemberut saat berjalan melintasi papan pembatas. “Ayo tidur. Kamu masih harus berangkat pagi besok.” Batuk canggung keluar dari bibir merah L

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #233. Rencana Penggeledahan

    “Wanita suci...” Lian Fengjue menghentikan langkahnya, membentang jarak lebar antara ia dan wanita diayunan rotan. “Menungguku dari tadi siang?” Sendi tulang jemari putihnya menggulung, meremas di belakang punggung lurus tegaknya. Memikirkan wanita suci menunggunya pulang menimbulkan rasa senang karena kepulangannya dinantikan. Wanita diayunan rotan meminta dua dayang mundur pergi dari halaman tersebut. Lalu melambaikan tangannya meminta Lian Fengjue mendekat. “Iya, aku menunggu Ah Jue sedari siang tadi. Kemana saja kamu sampai baru pulang larut malam begini?” Jubah putih bersih Lian Fengjue bergerak ketika kaki panjangnya melangkah mantap mendekati ayunan di depan. Ia merelakkan wajahnya disentuh lembut oleh tangan halus wanita suci. “Maaf, sesuatu terjadi di Istana yang mengharuskan kehadiranku.” “Baiklah.” “Wanita suci marah?” “Coba tebak?” Mei Anqi mencubit keras pipi tipis Lian Fengjue diringi desahan berat pria itu. “Aku hampir mati bosan karena menunggumu pulang, tah

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #232. Keterlibatan Raja Rong?

    “Putri, surat datang dari Yang Mulia Raja Yan.” Xiao Mi berjalan cepat memasuki ruang kamar, menunduk sesaat lalu mengeluarkan kertas lipat dari lengan hanfu dan menyerahkannya. “Silahkan, Putri.” “Terima kasih, Xiao Mi.” Dayang muda itu mengulas senyuman patuh kemudian pergi berjaga di luar pintu. Mei Anqi fokus mengurai ikatan simpul pita berwarna merah menyala yang mengikat surat. Iris caramelnya berkilat geli tepat saat membaca baris pertama tulisan suaminya. [ Nyonya, jangan berselingkuh. ] Begitulah isi bait pertama pembuka surat. Mei Anqi tersenyum lucu membaca baris berikutnya. Suaminya kurang lebih memberitahunya untuk tetap setia dan tidak tergoda rubah jantan di luaran sana. Dengan bangganya Zhen Ming berkata dia bisa menjadi rubah jantan yang menggoda jika istrinya memang menginginkannya. “Rubah jantan? Pfttt.” Jemari indahnya membelai baris lucu tersebut. “Dasar tidak tahu malu,” gumamnya pelan. Ia menopang dagunya seraya meneruskan membaca curah

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #231. Gaun Pernikahan

    Mansion Lian, sore hari. “Wanita suci.” Kelembutan pria berjubah plum itu tertuju ke perempuan di atas ayunan rotan. “Apa kamu merindukan Raja Yan?” Serangan mendadaknya mengejutkan si perempuan. “Tidak.” Mei Anqi mengontrol ekspresi supaya sesuai dengan harapan Lian Fengjue. Bisa mengamuk pria itu kalau dia bilang merindukan suami jahilnya. Sapuan angin ringan di pucuk kepala Mei Anqi menandakan kelegaan Lian Fengjue. “Kenapa Ah Jue tiba-tiba membahas Raja Yan dan mengujiku?” Mei Anqi mengayunkan kedua kakinya yang jauh dari tapakan tanah. “Kamu curiga aku membohongimu, ya?” tekanan suaranya melirih. Lian Fengjue dilanda kecemasan usai melihat respon sedih Mei Anqi. “Aku tidak berani meragukanmu wanita suci.” Jelasnya secepat kilat. ”Aku—aku hanya takut....” “Takut?” Kaki panjang Mei Anqi terjulur ke bawah, menapak bumi sekaligus menghentikan tempo ayunan. Lantas ia menepuki atas pahanya. Seolah diberi aba-aba, sedetik kemudian Lian Fengjue berlutut dan menyandar

  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #23. Hukuman Berlutut

    “Tidak sopan!” Salah satu pelayan di sisi Liang Ruyi berteriak marah. “Mana penghormatanmu saat bertemu calon Permaisuri Raja?!” Gadis, matamu buta? Mei Anqi sebelumnya sudah memberi hormat sesuai aturan etika! Namun belum sempat dia menjelaskan, ucapan dingin Zhen Ming menyahut dari arah masuk

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #31. Tersiksa Di Ranjang

    “Yang Mulia, tahan sebentar!” Pekik gadis di atas ranjang itu, panik. Seorang pria kekar tinggi berkulit eksotis yang mengurungnya turut berhenti bergerak. Keduanya bergumul tanpa kain sehelai pun. “Sakit?” Zhen Ming bertanya perhatian, tetapi hampir tidak ada kasih sayang selayaknya cinta pada

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #26. Apa Kau Cemburu?

    “Qiqi tidak marah pada Yang Mulia.” Gadis bercelemek itu menunduk khidmat dengan rendah hati. “Sebagai budak nafsu anda, Qiqi akan patuh pada keputusan Raja.” Zhen Ming berjalan pelan tapi pasti, berhenti tepat di depan Mei Anqi. Menjulang tinggi bak pilar raksasa. Garis rahang tajam indahnya un

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan   #30. Meningkatkan Rasa Suka

    Mei Anqi terpaksa mandi di kediaman Raja. Jarak antara halaman depan dan pojok belakang lumayan jauh, belum lagi mandi perlu waktu. Jadi Zhen Ming memintanya mandi di kamarnya. Akan tetapi, Zhen Ming kelihatan menyesali keputusannya. Sebab gemerisik air dari balik layar putih di sana membuat

    last updateLast Updated : 2026-03-18
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status