Share

Bab 13

Author: Liazta
last update publish date: 2024-05-19 15:21:59

Eliza membeku ketika mendengar kata-kata mutiara yang keluar dari mulut kakak iparnya.

"Aku juga nggak usah, aku males kalau dipegang sama orang seperti kamu," kata kakak Sandy yang bernama Tina. Kedua wanita itu memandang Eliza dengan jijik.

Mengangguk paham, Eliza pergi ke dapur untuk membuat minum.

Eliza sudah terbiasa mendengarkan caci maki serta hinaan seperti ini. Namun tetap saja hatinya terasa perih dan terluka. Apa lagi kondisi emosinya yang tidak stabil setelah kepergian anaknya.

Eli
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (119)
goodnovel comment avatar
Elly Harun
kasian Eliza, msh labil, ditambah lg sakit hatinya.
goodnovel comment avatar
Teti Mei
aduh malah balik LG ke bab 1,mana bacanya udah jauh banget..... gimana caranya ya loncat bacanya
goodnovel comment avatar
Iin Iin
suami brengsek tuh si Sandy, istri ny lagi berduka kehilangan anak, dia malah nikah lagi...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 951

    Suara kecapan terdengar nyaring memenuhi seisi kamar.Bibir mereka kembali bertemu setelah menghirup udara untuk beberapa detik. Ciuman itu kini ini lebih dalam, lebih lama dan lebih berani.Leo sangat menikmati rasa manis bibir istrinya. Ia memasukkan lidahnya ke dalam mulut Anisa dan kemudian bermain-main di dalam rongga mulut yang terasa sangat hangat tersebut.Anisa sempat terkejut.Namun hanya sesaat.Karena detik berikutnya—ia justru merespons.Lidahnya ikut bermain. Tangan kecilnya tanpa sadar mencengkeram kemeja Leo.Menariknya sedikit lebih dekat.Napas mereka mulai tidak teratur.Hangat.Berbaur.Leo memperdalam ciuman itu perlahan.Tidak tergesa—namun jelas tidak lagi sekadar ragu.Anisa merasakan tangan suaminya sudah mulai bergerak lincah menarik roknya ke atas. "Leo!" Gumamnya pelan. Matanya terbuka lebar sambil menatap mata suaminya. Namun pria itu hanya menatapnya sambil tersenyum nakal. Anisa akhirnya tidak membantah. Dan perlahan… membuat segalanya terasa sem

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 950

    suasana yang sempat kacau itu mulai mereda. Para tamu kembali ke tempat duduk mereka. Beberapa masih membicarakan kejadian tadi dengan suara pelan. Namun kali ini— bukan lagi dengan emosi. Melainkan dengan rasa puas. Musik kembali mengalun lembut. Lampu-lampu yang hangat menyelimuti ruangan. Seolah tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Anisa masih berdiri di pelaminan. Tangannya masih digenggam oleh Leo. Pria itu menatapnya dengan lembut. Ibu jarinya mengusap punggung tangan Anisa perlahan. “Capek?” bisiknya pelan. Anisa menggeleng kecil. Namun matanya sedikit berkaca-kaca. “Tidak…” ia tersenyum. “Justru aku merasa… ringan.” Leo tersenyum. Ia mengangkat tangan Anisa, lalu menciumnya lembut. “Aku di sini,” ucapnya pelan. Anisa menatapnya. Dan untuk pertama kalinya sejak semua itu terjadi— ia benar-benar merasa aman. Acara pun kembali berjalan dengan lancar. Tamu-tamu mulai maju satu per satu. Memberikan ucapan selamat. Senyum kembali menghiasi wajah Anisa

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 949

    “Tidak!” Tiba-tiba Wati berteriak lagi. Suaranya serak. “Aku tidak terima!” Ia menunjuk ke arah penghulu dengan tangan gemetar. “Semua ini bisa diatur! Kalian semua bersekongkol!” Namun— kali ini tidak ada yang mendengarkan. Justru— emosi para tamu sudah mencapai puncaknya. Seorang tamu berdiri dari kursinya. “Cukup!” Dan tanpa diduga— plak! Sepotong kue melayang dan tepat mengenai wajah Wati. Krim putih langsung menempel di pipinya. Ruangan seketika hening satu detik. Lalu— brak! Piring lain terlempar. Kali ini mengenai bahu Sandy. “Orang tua macam apa kalian?!” “Memalukan!” “Tidak punya hati!” Teriakan mulai bersahutan dari berbagai arah. Mirna menjerit ketika seseorang menyiramkan kuah panas ke gaunnya. “Ahh!” Ia mundur panik, wajahnya penuh ketakutan. Sandy mencoba melindungi dirinya— namun potongan kue lain mengenai wajahnya. “Dasar pengecut!” “Dari tadi cuma diam!” “Berani-beraninya datang ke sini membuat keributan!” Wati benar-benar kacau sekara

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 948

    Eliza yang berdiri di sisi pelaminan tersenyum pelan.Matanya hangat saat memandang Anisa.Kini ia mengerti.Pantas saja gadis itu begitu tenang sejak awal.Pantas saja ia tidak ingin pesta pernikahan ini sangat diawasi dengan ketat.Pantas saja ia tidak menolak ketika keluarga itu datang.Ternyata…semuanya sudah ia siapkan.Hari ini—Anisa melepaskannya.Suara Anisa kembali terdengar.Lantang.Jelas.“Aku ingin hidup bebas… dari keluarga yang tidak pernah ada untukku.”Ruangan itu kembali hening.Tidak ada yang berani menyela.Bahkan napas pun terasa tertahan.Wati menggertakkan giginya.Namun kali ini—ia tidak bisa lagi berteriak seperti sebelumnya.Tatapan orang-orang di sekelilingnya sudah berubah.Tidak ada lagi simpati.Hanya hinaan.Namun perlahan—ekspresi wajahnya berubah.Bukan marah.Melainkan… berpikir.Matanya melirik ke arah Leo.Kemudian ke para tamu asing yang memenuhi ruangan.Ia akhirnya menyadari sesuatu.Pria ini… bukan orang sembarangan.Dan di detik itu—niatny

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 948

    Eliza yang berdiri di sisi pelaminan tersenyum pelan.Matanya hangat saat memandang Anisa.Kini ia mengerti.Pantas saja gadis itu begitu tenang sejak awal.Pantas saja ia tidak ingin pesta pernikahan ini sangat diawasi dengan ketat.Pantas saja ia tidak menolak ketika keluarga itu datang.Ternyata…semuanya sudah ia siapkan.Hari ini—Anisa melepaskannya.Suara Anisa kembali terdengar.Lantang.Jelas.“Aku ingin hidup bebas… dari keluarga yang tidak pernah ada untukku.”Ruangan itu kembali hening.Tidak ada yang berani menyela.Bahkan napas pun terasa tertahan.Wati menggertakkan giginya.Namun kali ini—ia tidak bisa lagi berteriak seperti sebelumnya.Tatapan orang-orang di sekelilingnya sudah berubah.Tidak ada lagi simpati.Hanya hinaan.Namun perlahan—ekspresi wajahnya berubah.Bukan marah.Melainkan… berpikir.Matanya melirik ke arah Leo.Kemudian ke para tamu asing yang memenuhi ruangan.Ia akhirnya menyadari sesuatu.Pria ini… bukan orang sembarangan.Dan di detik itu—niatny

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 947

    Baru sekarang ia menyadari sesuatu yang mengerikan.Pria yang selama ini ia hina…ternyata adalah dokter yang melakukan operasi besar itu.Seorang dokter yang bahkan disaksikan oleh para ahli dari berbagai negara.Para tamu mulai bertepuk tangan.Beberapa bahkan bersorak.Baru sekarang keluarga itu menyadari sesuatu.Pernikahan ini tidak hanya disaksikan tamu yang hadir di ruangan itu.Acara ini disiarkan secara langsung.Ke berbagai negara.Banyak tamu asing berdiri di sana.Hampir setengah ruangan adalah orang-orang dari luar negeri.Rekan dokter.Peneliti.Profesor.Mereka semua memandang keluarga Anisa dengan ekspresi jijik.Seseorang berteriak dari belakang,“Memalukan!”Yang lain menambahkan,“Orang tua seperti apa yang meninggalkan anak cacat sendirian?!”Suasana menjadi riuh.Wati gemetar.Wajahnya pucat.Untuk pertama kalinya—ia tidak bisa berkata apa-apa.Sementara di atas pelaminan—Anisa hanya berdiri dengan tenang.Leo berdiri di sampingnya.Lalu dengan lembut—ia mengge

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 181

    Di masion ini semua tempat tampak begitu indah dan sempurna. Namun taman belakang inilah tempat yang menjadi favorit dan memberikan ketenangan bagi Eliza. Aroma wangi bunga mawar tercium dari tempat duduknya. Ia juga melihat keindahan bunga mawar yang selalu bermekaran setiap pagi. "Eliza!""Eliza!"E

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 219

    "Jadi kamu gak boleh tinggal di sini." Nathan langsung memutuskan.Hermawan terdiam ketika Nathan langsung menolak permintaan dari Rizki. Namun sebelum dokter itu mengambil rumah serta apartemen, memang dia tinggal bersama dengan keluarga Hermawan. Bahkan sejak kecil Rizki sudah tinggal bersama denga

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 237

    "Tangkap mereka." Pria berseragam coklat itu langsung memerintahkan anak buahnya untuk menangkap pasangan suami istri tersebut. "Kalian tidak bisa menangkap saya. Saya hanya ingin menyelamatkan anak saya." Indra melawan ketika salah seorang petugas kepolisian memegang tangannya. "Anda biasa jela

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 152

    Setelah Aldo pergi kini Ilham yang datang. Pria itu sudah duduk di depan Nathan. "Apa anda tahu mengapa Saya memanggil anda ke sini?" tanya Nathan dengan wajah suram. Tatapannya yang gelap membuat orang yang duduk di depannya merasa ketakutan."Maaf Pak, saya tidak tahu," jawab Ilham gugup. Selama be

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status