공유

Bab 9

작가: Anfisor
last update 게시일: 2024-09-28 20:36:42

Almora menemukan sebuah kotak persegi panjang tergeletak di depan pintu rumahnya. Kotak berwarna hitam dengan pita merah yang entah milik siapa. Almora pikir itu diletakkan oleh orang iseng dan memutuskan untuk membiarkan kotak itu di sana. Namun kertas kecil yang terselip di pita merah di atas kotak menarik perhatian Almora. Bukan karena kata-kata manis yang tertulis di sana, melainkan namanya menjadi titik tuju kotak itu. Almora meraihnya, menatap kotak itu dengan seksama. Siapa yang mengirim
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 89

    Ide melarikan diri lewat kamar mandi membuahkan hasil. Kepergian mereka tidak terendus orang-orang suruhan ayahnya. Tampaknya mereka masih berjaga di sana, menunggu Calderon keluar dari kamar mandi atau parahnya mereka sedang berdiri di balik pintu kamar mandi atau yang paling parahnya mereka mendobrak satu persatu pintu untuk memastikan keberadaannya. Tapi sayang sekali, Calderon sudah tidak di sana. Kini dia berada di unitnya, optima kesayangannya. Di dalam ruangan gelap itu, Kaleo menatapnya penuh benci. Ah, dia sudah terkurung cukup lama. Pasti merasa bosan karena tidak bisa menikmati indahnya dunia."Aku punya penawaran menarik," ucap Calderon, merendahkan tubuhnya agar bisa menatap langsung wajah penuh benci itu. "Simpan saja penawaran mu itu! Lebih baik lepaskan aku dan biarkan aku pergi!" teriak Kaleo. Tubuhnya diikat di kursi menggunakan rantai. Sialnya dia tidak bisa berusaha melepaskan diri karena rantai-rantai itu memeluknya erat.Calderon menaikkan alisnya. "Pergi? Pergi

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 88

    Hari-hari Calderon tampak berjalan seperti biasa. Berlalu begitu saja seolah kejadian di bandara bukanlah hal berarti yang bisa mengusik jalan kerja mereka. Tidak ada yang berubah sejak tragedi di bandara. Tuan Saka masih mencari cara untuk merebut Kaleo darinya. Bahkan meminta anak buah kepercayaannya menguntit setiap langkah Calderon. Sialan. Pria tua itu masih saja tidak mau mengalah.Calderon pergi ke kantor bersama Max. Kembali ke rumah untuk unjuk muka, menyatakan kalau dirinya tidak kabur. Lalu malamnya tidur di flat yang sama dengan tempat dikurungnya Kaleo. Beberapa hari berlalu dan tidak ada kemajuan dari rencananya. Soal Kaleo yang mau bersuara, soal Camelia yang sudah jarang dia temui dan soal Almora yang tak kunjung berhasil dia temui. Bersembunyi dimana perempuan yang sedang mengandung anaknya itu? Ingin Calderon melihatnya sekali lagi. Memastikan kalau hidupnya baik-baik saja.Siang ini, usai ikut rapat bersama klien di kantornya, Calderon memutuskan singgah di kedai ko

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 87

    "Siapa sih orang tadi itu?" tanya Calvin melepas jaketnya, lalu menyampirkannya di sandaran kursi.Almora meletakkan barang belanjaannya di meja. Dia melirik suaminya sekilas. "Temen.""Temen? Kok kalian gak keliatan kayak temen?" tanya Calvin. Max datang seperti seorang utusan. Teman macam apa yang kaku dan agak kejam begitu? Lalu, siapa tadi? Calderon. Mereka menyebut nama itu sekilas."Iya," jawab Almora. Dia mengeluarkan barang belanjaannya dari kantong. Menyusunnya di meja seraya mengecek kembali kelengkapan barang yang dibelinya."Apa dia orang suruhan Calderon? Ayah dari anak kamu?" Calvin betulan penasaran dengan Max dan apa yang dia sampaikan. Pria itu meminta Calvin agar membawa Almora meninggalkan negara ini. Katanya Almora dan bayinya dalam bahaya. Apa maksud dari semua itu?Almora menghela tanpa sadar. Pikirnya semua telah berakhir saat Almora memutuskan pergi. Pikirnya dia akan hidup dengan baik meski kembali ke tanah ini. Pikirnya tidak ada lagi yang mengejarnya karena

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 86

    Max tau bukan ranahnya untuk ikut campur soal hubungan Almora dan Calderon. Namun tidak ada salahnya dia berbincang sebentar dengan perempuan kecintaan tuannya itu. Perempuan yang Max lacak sekian lamanya dan Max sembunyikan keberadaannya dari Calderon agar pria itu melupakannya. Max tidak pernah menyangka akan melihat perempuan itu lagi. Pikirnya, Almora sudah lama mati. Titik terakhir yang dia temukan bisa saja tanah makam perempuan itu. Tapi rupanya dia kuat juga. Bahkan bisa hidup dengan baik bersama perutnya yang kian membesar. Bersama sosok pria yang dia perkenalkan sebagai suaminya."Apa mau kamu, Max? Mau melapor pada Calderon kalau aku kembali?" tanya Almora.Max menggeleng. "Saya hanya ingin melihat kamu. Memastikan kondisi kamu baik-baik saja.""Jangan bilang Calderon yang menyuruh kamu?" tebak Almora menatap sekitar was-was. Max menggeleng lagi. Dia rela membuang semua barangnya agar Calderon dan Tuan Saka tidak bisa melacak keberadaannya. Dia melakukannya bukan karena d

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 85

    Calderon dihajar habis-habisan. Dipukul, ditendang dan ditampar. Kalau saja bisa, mungkin kepalanya sudah dilubangi oleh Tuan Saka. Sayang sekali, yang membuat ulah adalah putranya sendiri. Andai kata itu bukan Calderon, Tuan Saka tidak pikir panjang untuk melenyapkannya. Ini saja belum puas rasanya. Tuan Saka ingin menghajarnya lebih dari ini.Di lantai, Calderon terkapar bersimbah darah. Kemeja putihnya kotor dan lusuh. Sudut bibirnya membiru dan sobek. Hidungnya tak berhenti mengalirkan darah. Namun, dia masih bisa tertawa. Seolah pukulan dari Tuan Saka tidak memberikan rasa sakit.Tawanya kian keras beriringan dengan napas memburu Tuan Saka. Di tengah kekalutan itu, Calderon melirik ayahnya yang terlihat seperti cacing kepanasan."Puas kamu?!" teriak Tuan Saka. "Ini yang kamu inginkan?!"Calderon berusaha bangkit. Berdiri tak seimbang, berjalan sempoyong mendekati Tuan Saka. Naasnya, bangkitnya Calderon dianggap ancaman oleh Ros dan Rivaldo. Mereka langsung pasang badan, melindung

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 84

    Pertemuan tak sengaja di optima membuat Kaleo merasa terancam. Firasatnya buruk usai berbincang sebentar dengan Calderon yang mengaku bekerja di perusahaan Saka. Entah kenapa, Kaleo merasa akan ada badai yang menghantamnya.Lantas, 3 hari setelahnya Kaleo mengirim pesan pada pelindungnya di Kroasia. Dia meminta agar dipesankan tiket penerbangan ke sana dan beberapa orang untuk menjaganya selama diperjalanan. Kaleo tau, ada banyak orang yang mengincarnya. Bos di tempatnya bekerja, orang-orang yang pernah dia tipu dan yang paling buruk, Tuan Dalas memburunya untuk dibunuh. Ayah mertuanya itu tidak ingin Kaleo muncul dan membawa kabur cucunya yang akan segera lahir. Padahal tujuan Kaleo memang untuk membawa Camelia dan anaknya pergi.Bandara pagi itu ramai oleh kedatangan domestik. Kaleo menatap sekitar sebelum melangkah menuju gerbang pemeriksaan. Dengan perasaan was-was Kaleo mengantri. Di beberapa titik, ada orang-orang berbadan tegap yang diperintahkan bosnya untuk menjaga Kaleo. Unt

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 59

    Calderon menghilang selama tiga hari usai mengajak Almora makan malam di rumahnya. Dia tidak ke kantor dan tidak mengabari Almora. Pesan-pesan yang Almora kirimkan tidak dibaca. Telepon darinya juga tidak diangkat. Operator telepon sering muncul dan mengatakan nomor yang Almora tuju tidak dapat dihu

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 58

    "Ayah senang kamu bisa mendapatkan pengganti Camelia, Cal. Tapi kalau penggantinya adalah perempuan itu, itu sama saja dengan menjatuhkan harga diri kita. Dia berada jauh di bawah Camelia. Kamu dan kita semua pasti akan ditertawakan karena kamu lebih memilih perempuan rendahan."Calderon mengeraskan

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 56

    Mendadak ruangan itu hening.Calderon tidak bereaksi selama sepersekian detik.Almora menatap sendu pria yang mendadak tak bersuara itu. Pikiran-pikiran buruk mulai berdatangan. Diamnya Calderon membuat Almora berpikir kalau pria itu merasa tidak senang dan merasa kabar mengenai kehamilannya sebagai a

  • Menjadi Istri Cadangan Sang Tuan   Bab 55

    Waktu berlalu begitu cepat. Akhirnya, setelah melewati hari-hari yang melelahkan, Calderon pulang ke Indonesia. Membawa kemenangan karena jalur dagang berhasil diamankan dan sedikit luka di pipi karena terkena goresan pisau Tirtatius. Sebagai pria sejati yang punya ego tinggi, tentu saja kemenangan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status