Share

119 || Racunnya Menyebar?

Penulis: Diva
last update Tanggal publikasi: 2026-04-11 20:57:15

Hujan masih mengguyur tanpa jeda di kediaman Zhao. Suaranya menghantam atap dan halaman, menciptakan irama yang semakin menekan suasana. Angin berhembus lebih kencang, membuat tirai di lorong bergerak liar.

Di dalam kamar, Han Ruoxi akhirnya menarik napas dalam. Kalimat yang hampir keluar dari bibirnya terhenti begitu saja.

“Tidak perlu dipikirkan sekarang,” ucapnya pelan.

Suaranya terdengar lebih tenang. Namun justru itu yang membuat tekanan di dalam ruangan terasa semakin jelas.

Ia berbalik t
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   123 || Masa Lalu?

    Lin Yue terdiam sepersekian detik. Jemarinya yang semula menggenggam ujung lengan bajunya sedikit mengencang. Untuk pertama kalinya sejak ia berada di kediaman ini, ia merasa gugup dan panik. Ia langsung menundukkan wajahnya sedikit. Seolah menghindari sorot mata Mei’er yang terlalu tajam. Ada jeda kecil yang tidak biasa, sebelum akhirnya ia membuka suara.“Hanya terkena uap panas di dapur,” jawabnya pelan. Nada suaranya tetap tenang, namun sedikit lebih cepat dari biasanya.Mei’er tidak langsung percaya. Tatapannya masih tertuju pada pipi yang memerah itu. Alisnya sedikit mengernyit, seolah mencoba memastikan kebenaran dari jawaban tersebut.“Uap panas?” ulangnya pelan.Lin Yue mengangguk kecil. Ia memaksakan ekspresi biasa, meskipun di dalam dirinya ada ketegangan yang belum sepenuhnya hilang.“Tadi aku terlalu dekat dengan tungku,” lanjutnya. “Tidak sengaja.”Keheningan jatuh sesaat di antara mereka.Mei’er masih menatapnya, lebih lama dari yang seharusnya. Namun akhirnya ia mengh

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   122 || Amarah Han Zhiren

    Plak!Wajah Lin Yue tertoleh ke samping kanan, setelah tangan besar itu menamparnya. Wanita itu menyentuh pipinya yang memerah dengan ekspresi wajah syok.“Siapa yang menyuruhmu melakukan itu?”Suara Han Zhiren rendah. Namun penuh amarah yang ditahan.Lin Yue tidak langsung menjawab. Napasnya sedikit tidak teratur, tapi ia tetap berdiri tegak. Matanya perlahan kembali menatap pria di hadapannya.Ia sudah menduga Han Zhiren akan mendatanginya setelah mendengar kabar itu. “Aku hanya—”“Jawab!” potong Han Zhiren tajam.Suaranya meninggi untuk pertama kalinya.Angin malam berhembus di antara pepohonan. Tempat itu sunyi, hanya suara daun yang saling bergesekan, seolah ikut menekan suasana.Lin Yue mengepalkan tangannya pelan.“Aku melakukannya untukmu.”Kalimat itu keluar pelan. Namun cukup jelas.Han Zhiren terdiam sepersekian detik. Lalu rahangnya mengencang.“Untukku?” ulangnya dingin.Ia melangkah mendekat. Jarak di antara mereka menghilang dalam sekejap.“Aku tidak pernah memerintahk

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   121 || Bertindak Tanpa Perintah

    “Yang Mulia, ada kabar dari kediaman Zhao … Putri Yuwen Shuang diracuni oleh seorang pelayan.”Suara itu jatuh pelan, namun cukup untuk memecah ketenangan di taman. Cangkir di tangan Selir Wei Ruyin berhenti tepat sebelum menyentuh bibirnya.Yuwen Liao yang duduk di sampingnya langsung menoleh tajam. Sorot matanya berubah dalam sekejap.“Apa yang kau katakan?” tanyanya cepat.Pelayan pribadi itu langsung menunduk lebih dalam. Tangannya sedikit gemetar saat mengulang laporannya.“Putri Yuwen Shuang kini tidak sadarkan diri. Keadaannya begitu memprihatinkan, diduga karena diracunin oleh pelayan.”Keheningan jatuh selama beberapa saat. Selir Wei Ruyin menyipitkan matanya perlahan. Wajahnya tetap tenang, namun jelas sedang berpikir cepat.“Pelayan?” ulangnya pelan.Nada suaranya tidak menunjukkan emosi. Namun justru itu membuat suasana terasa lebih dingin.Di sampingnya, Yuwen Liao sudah berdiri.Gerakannya tiba-tiba. Kursi di belakangnya bergeser keras, memecah ketenangan taman.“Aku ke

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   120 || Penawar?

    “Lebih dari satu kali?” ulang Han Ruoxi pelan.Tatapannya langsung menajam. Suasana di dalam kamar seketika menjadi lebih dingin.Selir Li Mei tidak bergerak. Namun genggaman tangannya pada Yuwen Shuang semakin kuat.“Apa maksudmu?” tanyanya, suaranya rendah namun menekan.Tabib itu menunduk lebih dalam. “Jejak racunnya tidak seragam, Yang Mulia.”Ia berhenti sepersekian detik. Seolah memilih kata yang paling tepat.“Seperti diberikan dalam waktu berbeda, sedikit demi sedikit,” lanjutnya pelan.Mei’er terisak semakin keras. Yunxi mundur setengah langkah, wajahnya semakin pucat.Han Ruoxi menarik napas dalam. Tangannya mengepal di sisi tubuhnya.“Artinya … ini bukan kebetulan,” ucapnya dingin.Tidak ada yang menjawab. Namun semua yang ada di ruangan mengerti maksudnya.Selir Li Mei perlahan mengangkat wajahnya. Sorot matanya berubah sepenuhnya.“Ini percobaan pembunuhan,” ucapnya tegas.Kalimat itu jatuh tanpa ragu. Membuat udara di dalam ruangan terasa semakin berat.Di atas ranjang,

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   119 || Racunnya Menyebar?

    Hujan masih mengguyur tanpa jeda di kediaman Zhao. Suaranya menghantam atap dan halaman, menciptakan irama yang semakin menekan suasana. Angin berhembus lebih kencang, membuat tirai di lorong bergerak liar.Di dalam kamar, Han Ruoxi akhirnya menarik napas dalam. Kalimat yang hampir keluar dari bibirnya terhenti begitu saja.“Tidak perlu dipikirkan sekarang,” ucapnya pelan.Suaranya terdengar lebih tenang. Namun justru itu yang membuat tekanan di dalam ruangan terasa semakin jelas.Ia berbalik tanpa ragu.“Sambut Selir Li Mei, agar tidak menunggu lama,” lanjutnya.Perintah itu singkat, tegas. Tidak memberi ruang untuk kesalahan.Beberapa pelayan langsung bergerak. Kepala mereka tertunduk dalam saat bergegas keluar dari kamar.Di luar, suasana langsung berubah. Para pelayan yang tadi masih bergerak dengan panik kini semakin tergesa. Tidak ada yang berani lalai.Di gerbang utama, kereta berhenti dengan suara keras. Kuda-kuda masih mengembuskan napas berat, tubuh mereka basah oleh hujan.

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   118 || Selir Li Mei dan Tabib Istana

    “Kalau begitu, cari tahu sekarang juga,” ucap Han Ruoxi dingin.Perintah itu jatuh tegas, memotong seluruh ketegangan yang menggantung di ruangan.Ia mencoba meredam perasaan paniknya, hanya dia yang berada di kediaman. Zhao Fenglin, dan suaminya sedang pergi ke barak. Ia bertanggung jawab sendirian, jadi ia tidak boleh panik berlebihan. Tabib itu langsung menunduk dalam. “Baik, Nyonya.”Ia segera berbalik. Tangannya bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Kotak obat dibuka lebih lebar. Beberapa botol kecil diambil, dibuka satu per satu.Aroma obat mulai memenuhi ruangan.Tabib lain ikut bergerak. Mereka saling berpandangan sesaat, lalu kembali fokus. Tidak ada yang berani membuang waktu.Di atas ranjang, Yuwen Shuang tetap tidak bergerak.Han Ruoxi berdiri tanpa bergeser sedikit pun. Tatapannya tidak lepas dari wajah pucat itu.Namun di balik ketenangannya, tekanan semakin jelas.“Pisahkan pelayan-pelayan itu,” ucapnya tiba-tiba.Suaranya rendah. Namun cukup untuk membuat semua yang b

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   067 || Tidak Seperti Rumor Yang Beredar?

    Zhao Fenglin tidak langsung menjawab.Kereta terus bergerak mendekati gerbang istana.Suara roda kayu yang berderak perlahan bercampur dengan langkah para penjaga yang berjaga di sepanjang jalan menuju gerbang utama.Lampion merah besar yang tergantung di kedua sisi gerbang bergoyang pelan tertiup

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   065 || Bersiap Untuk Perjamuan Istana

    Yuwen Shuang sedikit terdiam setelah mendengar pertanyaan itu.Angin musim semi kembali berhembus pelan di taman timur. Beberapa kelopak bunga persik jatuh perlahan ke permukaan kolam, menciptakan riak kecil di air yang tenang.Tatapan Yuwen Shuang sempat beralih ke arah air itu sebelum akhirnya ke

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-04
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   061 || Yuwen Liao

    Bibi Sun tidak langsung menjawab pertanyaan itu.Pelayan tua itu menundukkan kepalanya sejenak, seolah sedang mengingat kembali semua percakapan yang ia dengar dari para kasim dan pelayan di luar.“Sejauh yang hamba dengar … belum ada kabar seperti itu, Niangniang.”Li Mei menatapnya tanpa berkedip

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   030 || Penculikan

    “Lepaskan! Jangan bersikap kurang ajar padaku!”Yuwen Shuang memberontak saat pria itu menyeretnya menuju sebuah kereta. Tangannya yang bebas berusaha memukul, mencakar, apa saja yang bisa ia lakukan agar terlepas dari cengkeraman itu. Namun genggaman Ling Ziye seperti besi tak bergeser sedikit pun

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status