Share

Bab 33

Author: Lailiela
last update publish date: 2026-10-30 10:08:37

“Nyonya, pakai ini.”

Doni segera menyampirkan handuk kering yang dibawanya ke bahu Aurel. Tanpa menunggu jawaban, ia berdiri sedikit di depan wanita itu, berusaha menutupi tubuhnya yang basah dari tatapan orang-orang di sekeliling mereka.

Aurel menunduk. Air kotor masih menetes dari ujung rambutnya, membasahi gaun yang melekat di tubuhnya. Jemarinya mencengkeram handuk itu erat-erat, tetapi ia tidak segera menggunakannya.

Bukan karena tidak tahu apa yang harus
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 54

    Sudah cukup lama Adrian tidak memanggilnya dengan sebutan semanis itu. Biasanya, pria tersebut lebih sering menyebut namanya atau langsung menyampaikan apa yang diinginkannya."Ya?" Wajah Aurel terlihat bingung.Adrian duduk di sampingnya."Hari ini kamu terlihat semakin cantik."Aurel memaksakan senyum."Terima kasih."Adrian mengangkat tangan, menyentuh lembut rambut istrinya."Aku rasa sudah terlalu lama kita tidak menghabiskan waktu bersama."Aurel menunduk."Aku tahu kamu sibuk.""Karena itu, malam ini aku ingin menebusnya."Adrian mendekat, kemudian meraih tangan Aurel."Ayo kita habiskan malam bersama."Aurel terdiam.Dia bisa memahami maksud perkataan suaminya tanpa perlu dijelaskan lebih jauh.Seketika, pikirannya dipenuhi berbagai alasan untuk menolak.Dia merasa tidak siap.Bukan karena tidak memahami kewajibannya sebagai

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 53

    Jika Adrian benar-benar kembali tertarik kepada Aurel, situasi mereka akan menjadi jauh lebih rumit.Terlebih lagi, Doni belum menyelesaikan tujuan utamanya.Dia masih harus menemukan bukti yang cukup untuk mengungkap keterlibatan Adrian dalam perkara yang telah menghancurkan hidupnya. Map kosong yang ditemukannya di kediaman utama masih menjadi petunjuk yang belum terpecahkan.Dia tidak bisa membiarkan hubungannya dengan Aurel membuatnya kehilangan fokus.Namun, saat hendak meninggalkan kamar, Doni teringat senyum perempuan itu di ruang tamu.Senyum yang membuat Adrian berhenti di tangga.Senyum yang dahulu mungkin hanya ditujukan kepada suaminya, tetapi kini sering muncul ketika Aurel bersamanya.Rahang Doni mengeras.Dia menyadari bahwa dirinya tidak lagi sekadar khawatir kehilangan kesempatan untuk menyelidiki Adrian.Ada sesuatu yang lebih pribadi di dalam perasaan itu.Ada perasaan l

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 52

    Setidaknya, menanyakan apakah Adrian sudah makan atau menawarkan bantuan setelah perjalanan panjang.Namun, perempuan itu justru kembali memperhatikan susunan bunga di hadapannya."Tapi, Nyonya, bukankah sebaiknya Nyonya menemui Tuan sekarang?" Risa mencoba membujuk. "Beliau sudah lama tidak pulang. Kalau Nyonya menyambutnya dengan baik, mungkin Tuan akan merasa senang."Aurel menghela napas pelan.Dahulu, mungkin dia akan melakukan apa yang disarankan Risa.Dia akan segera bangkit, merapikan pakaian, lalu menghampiri Adrian dengan senyum terbaiknya. Dia akan bertanya tentang pekerjaan suaminya, menyiapkan minuman, dan berusaha membuat pria itu merasa nyaman.Bahkan, ketika Adrian hanya menjawab seadanya, Aurel akan mencari alasan untuk memakluminya.Dia selalu berpikir bahwa jika dirinya cukup sabar, suatu saat Adrian akan kembali menjadi pria yang dahulu dikenalnya. Bahkan sampai membuat Aurel harus m lampias

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 51

    Tetapi tetap terlihat anggun. Rambutnya diikat rapi, memperlihatkan leher jenjangnya. Sesekali, dia memiringkan kepala untuk memperhatikan susunan bunga, kemudian memotong bagian batang yang dianggap terlalu panjang.Di sampingnya, Risa duduk sambil membantu memisahkan beberapa tangkai bunga.Mereka tampak sedang membicarakan sesuatu.Aurel bahkan tertawa kecil.Langkah Adrian terhenti sepenuhnya.Ada sesuatu yang terasa berbeda pada pemandangan di hadapannya.Awalnya, dia hanya memperhatikan wajah istrinya. Namun, semakin lama memandang, semakin jelas perubahan yang dilihatnya.Aurel terlihat lebih segar.Kulit wajahnya tampak bercahaya, pipinya merona alami, dan sorot matanya tidak lagi menunjukkan kehampaan yang selama ini begitu sering dilihat Adrian. Bahkan, senyuman perempuan itu terlihat begitu ringan, seolah tidak ada beban yang sedang dipikirkannya.Adrian mengerutkan kening.Seja

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 50

    Doni kemudian lanjut lagi, kembali mendekat area intim Aurel dengan sangat dekat. Kali ini tidak menggunakan jari tapi melainkan lidah dan mulutnya menghisap area klitoris.“Tidak, Doni! Aku baru saja keluar jika kamu memasukan lidah.”Sementara Doni tidak menghiraukan ucapan Aurel. Lidahnya mulai masuk lebih dalam sambil menekan bagian dalam perut Aurel yang terasa berkedut-kedut.“Ahh … akhh!” Aurel langsung menggeliat sambil terus mendesah. Sentuhan Doni sampai membuatnya merasakan klimaks beberapa kali.Untuk sesaat, dunia di luar kamar seolah tidak lagi penting.—Saat aktivitas mereka selesai Aurel menyandarkan dahinya pada dada Doni setelah mereka berhenti berciuman.Napasnya sedikit tidak teratur.Doni mengusap rambutnya dengan lembut."Kamu baik-baik saja?" tanyanya.Aurel mengangguk."Ya."Ia mengangkat wajah, menatap Doni dengan senyum kecil.

  • Menjadi Pengawal Istri Musuhku   Bab 49

    Tidak ada suara para pelayan yang sibuk bekerja, tidak ada percakapan dari ruang keluarga, dan tidak ada langkah kaki yang terdengar di lorong.Hanya ada mereka berdua.Dan semakin dekat mereka menuju kamar Aurel, semakin sulit bagi Doni untuk mengabaikan perasaan aneh yang tumbuh di antara mereka.---Begitu memasuki kamar, Aurel menutup pintu perlahan.Ia berdiri beberapa langkah dari Doni, kemudian berbalik menghadapnya.Untuk sesaat, keduanya hanya saling menatap.Cahaya lampu kamar yang lembut menerangi wajah Aurel. Gaun yang dikenakannya masih terlihat rapi, tetapi ekspresinya kini berbeda dari ketika berada di pesta tadi.Tidak ada lagi kemarahan yang berusaha disembunyikannya.Yang tersisa hanya kelelahan, kesepian, dan sesuatu yang selama ini berusaha ia abaikan.Doni berdiri diam, dia mengira mungkin saja kali ini Aurel ingin mencurahkan isi hatinya lagi."Ada yang ingin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status