Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

last update최신 업데이트 : 2026-05-14
에:  Allina연재 중
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
순위 평가에 충분하지 않습니다.
76챕터
5.6K조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Warning(21+) Akan banyak adegan dewasa. Mohon bijak ya ~~ Apa jadinya kepala suku zaman purba transmigrasi ke zaman modern? Selain kekuatannya yang luar biasa, Purba menjadi idola para gadis. Awalnya dia diremehkan, sampai akhirnya semua orang tahu sifat aslinya, mereka berharap menjadi wanita pujaannya.

더 보기

1화

Bab 1 Pusaka Purba di Hutan beton

"Gila, betinanya mulus banget, beda banget sama betina zamanku dulu!" gumam pria itu dengan rahang menganga.

Mengingat pria itu berasal dari masa lalu dan terbangun di masa depan, sesuatu yang hampir mustahil terjadi.

Selama ini, dia hanya melihat betina dari sukunya yang berkulit kusam dan penuh debu. Hitam, kumal, dan mungkin terlalu berotot untuk ukuran betina, sehingga kurang menggairahkan karena betina zaman dulu diharuskan untuk berbulu.

Kini, betina di depannya memiliki kulit putih susu tanpa cacat sedikitpun. Bahkan, tubuh mereka aduhai seksoy, dan yang terpenting, bukan yang perutnya sixpack berotot kayak betina di zamannya.

Ah, baginya sudah sangat aduhai melihat pemandangan ini.

Bahkan, bidadari yang ada di imajinasi manusia purba sepertinya, kalah jauh dengan betina yang ada di hadapannya. Jauh, ini sangat jauh melebihi bidadari!

Tentu saja, traktor ajaib di balik celana pendeknya langsung mengeras dan berdiri tegak menantang langit.

Beberapa saat kemudian, rasa bingung mulai menyerang kepalanya bertubi-tubi karena ingatan masa lalunya menyerang.

Seingatnya, dia baru saja terjatuh di padang rumput kering. Lalu seekor Mammoth raksasa nyaris menginjak kepalanya sampai hancur. Saat maut sudah di depan mata, dia menangis tersedu-sedu dan memohon kepada Dewa dengan suara keras.

"Tolong pindahkan aku ke tempat yang banyak makanan, Dewa! Aku janji akan rajin sembahyang dan terus buat anak, aku akan menggunakan pusakaku sebaik mungkin jika ada betina yang menginginkannya!" doanya saat itu, dengan mata terpejam erat.

Tepat ketika kaki Mammoth itu menghantam wajahnya, pandangannya gelap. Dan saat membuka mata, tahu-tahu sekarang dia terdampar di masa depan.

Yang tersisa dari tubuhnya hanya tiga hal.

Pertama, tubuh gagah dan stamina ekstra yang membuatnya perkasa.

Kedua, insting purba dalam berkelahi dan dominasi.

Dan yang paling penting, hal ketiga, yaitu kejantanan seorang pria purba!

Lamunannya buyar total saat wanita cantik di depannya itu berkacak pinggang dan menatapnya tajam.

"Heh, Arya! Kamu budek ya? Dari tadi aku ngomong panjang lebar tentang stresku, kamu malah melongo lihatin TV nyala!" bentak wanita itu dengan nada tinggi melengking.

Hah?

Purba?

Istilah apa itu Purba?

Seketika pria itu menoleh ke arah kotak hitam besar yang menempel di dinding. Dia melihat ke arah televisi dan hampir saja berteriak.

Iya, TV, sesuatu yang  menurutnya sangat menakjubkan.

Kotak itu memunculkan gambar orang bergerak cepat dan mengeluarkan suara keras berdengung. Dia mengira, orang-orang zaman sekarang memiliki penjara di dalam sebuah tabung kotak, lalu di dalamnya, mereka dipaksa menghibur dan joget-joget seperti itu.

Sangat-sangat aneh!

Saat sedang melamun lagi, kepala pria itu terasa pusing berputar-putar.

Jutaan ingatan asing menyusup masuk ke dalam otaknya secara paksa tanpa ampun. Sedetik kemudian, pria itu mengingat banyak hal, termasuk tubuh siapa yang dia tempati.

Ternyata dia kini berada di tahun 2025 yang dipenuhi benda-benda aneh.

Pria itu mengingat bahwa namanya sekarang adalah Arya, si pemilik tubuh. Pekerjaannya adalah seorang gigolo elit yang dibayar mahal untuk memuaskan hasrat wanita berduit.

"Jadi aku sekarang kerja jadi pejantan sewaan? Gila, enak banget zaman ini, dikasih tempat tidur empuk, makanan, dan uang cuma buat kawini betina-betina cantik!" batin Arya kegirangan sampai ingin melompat.

Dan saat melihat ke bawah, dia hanya tersenyum sangat puas. “Oh mantaplah, bentukan pusakaku ikut pindah. Andai masih bentukan si Arya-Arya ini, pasti kecil kali kayak kelingking, untung punyaku kayak Tugu Pancoran!”

"Kamu denger aku ngomong nggak sih? Aku bayar kamu mahal buat nenangin aku, malah diam aja kayak patung kayu!" omel Sonya lagi sambil memukul bantal ke arah Arya.

Senyum di bibir Arya langsung lenyap seketika. Insting purbanya merasa sangat tersinggung dan direndahkan. Sebagai seorang kepala suku yang gagah berani, pantang baginya dibentak oleh seorang betina sembarangan.

"Heh betina, berani banget kamu teriak-teriak dan lempar barang ke kepala suku! Sini kamu, biar aku kasih pelajaran!" balas Arya dengan suara berat dan menggelegar lantang.

Tanpa pikir panjang, Arya langsung melompat dari atas kasur empuk itu dengan lincah. Hanya butuh waktu satu detik bagi Arya untuk menerkam tubuh Sonya. Wanita itu terkejut setengah mati dan langsung berteriak panik ketakutan.

Arya membanting tubuh mungil Sonya ke atas kasur dengan tenaga kasarnya yang luar biasa.

"Lepasin aku, Arya! Kamu gila ya! Berani kamu kasar sama aku, aku laporin manajer klab ini biar kamu dipecat malam ini juga!" ancam Sonya sambil meronta-ronta memukul dada Arya sekuat tenaga.

Tentu saja pukulan wanita itu sama sekali tidak ada rasanya bagi dada bidang seorang pria purba. Arya malah menyeringai lebar menatap wajah panik aktris tersebut. Pria itu menahan kedua pergelangan tangan Sonya di atas kepala wanita itu hanya dengan satu genggaman tangan kanannya yang kekar.

"Laporin aja sana ke kepala suku kamu! Hari ini aku bakal ajarin kamu cara menghormati kepala suku!" sahut Arya dengan napas memburu dan tatapan liar.

"Kamu mau ngapain? Tolong, jangan macam-macam, Arya! Mmph, tapi, tubuh kamu, kenapa tiba-tiba sekeras batu begini?" pekik Sonya yang mulai menyadari ada yang berbeda dari tubuh gigolo sewaannya itu.

Sesaat kemudian, Arya merobek pakaian dalam hitam yang dipakai Sonya dengan tangan kirinya. Kain tipis seharga jutaan rupiah itu langsung robek berkeping-keping layaknya daun kering.

Sonya membelalakkan matanya melihat kelakuan beringas gigolo tersebut.

Belum sempat Sonya memaki lagi, Arya sudah menurunkan celana pendeknya sendiri dengan cepat. Aktris cantik itu menelan ludah dengan susah payah melihat pemandangan di depannya.

"Astaga! Kamu... itu punya kamu kenapa jadi segede itu, Arya? Ke-kenapa bisa berbeda dari yang dirumorin? Tu-tu-tunggu, jangan langsung… ahhh!" teriak Sonya saat Arya mulai melakukan ritual ala kepala suku.

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
76 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status