Compartir

Perhatian Rava

Autor: LV Edelweiss
last update Fecha de publicación: 2025-11-17 19:24:03
Langkah kaki Brayan terhenti. Dengan satu tangan yang masih memegang ponsel di telinga, tangan lainnya pun mengepal tanpa diminta. Tiba-tiba saja dadanya terasa panas. Bukan karena faktor cuaca, tapi karena sebuah rasa.

Rava dan Lisa berciuman?

Sedang di depan Brayan, Rava terus dengan aksi gilanya. Mengecup dan melumat bibir Lisa dengan begitu mesra.

Kedua tangannya menempel pada tembok tepat di samping telinga Lisa. Menutup tubuh sang kekasih dari pandangan atasannya yang ada di belaka
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Bukti Di Ponsel Elena

    Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap. “Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram. Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu. Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada. “Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu Sudan menunggu kalian,” perintah Brayan. “Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyanya. “M

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Bukti Di Ponsel Elena

    Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap.“Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram.Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu.Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada.“Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu Sudan menunggu kalian,” perintah Brayan.“Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyanya.“Maaf, Pak

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Bukti Di Ponsel Elena

    Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap. “Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram. Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu. Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada. “Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu sudah menunggu kalian,” perintah Brayan. “Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyany

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Benarkah Lisa Pelakukanya?

    Wajah Lisa mendadak pias, kehilangan seluruh ronanya yang merah. Jantungnya terasa berhenti berdetak saat melihat sosok Rava berdiri hanya beberapa langkah dari mereka. Pria itu menatap Lisa dengan pandangan yang sulit diartikan—campuran antara ketidakpercayaan, amarah, serta luka yang dalam.“Rava ... ini tidak seperti yang kamu pikirkan,” gagap Lisa, suaranya gemetar hebat. Ia mencoba melangkah mendekat, namun Rava justru mundur selangkah, seolah Lisa adalah wabah yang harus dihindari.“Tidak seperti yang aku pikirkan gimana? Jelas-jelas Elena bilang kalau kamu penyebab kematian Ibu Kayla,” ulang Rava. Ia tetap bersikeras dengan apa yang ia yakini. Sedang di dekat mereka, Elena tetap berdiri tenang di posisinya. Senyum tipis yang tadi sempat ia tunjukkan kini hilang sudah, diganti oleh tatapan dingin yang tajam. Ia melipat tangan di depan dada, mengamati drama yang baru saja berhasil ia sulut dengan cukup apik.“Kenapa diam, Lisa?” pancingnya dengan nada suara yang tenang namun mem

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Khayalan Brayan

    Desir darah Brayan seolah berhenti. Dengan gelagapan, ia sedikit menggeser posisi duduk menjadi lebih menghadap kepada sosok tersebut.“Kayla?” lirihnya tak percaya.“Iya, Brayan, ini aku. Kayla.” Perempuan itu tersenyum manis. Senyum yang biasa Brayan lihat saat mereka masih di bangku sekolah menengah atas dulu.“Ya Tuhan, Key … kau … kau benar-benar di sini?” tanya Brayan yang masih speechless dengan kehadiran wanita yang pernah menjadi istrinya itu.“Iya, aku datang untuk mengunjungimu. Bagaimana kabarmu? Apa kau baik-baik saja setelah kepergianku?” Brayan menggelengkan kepala. Dadanya mendadak terasa sesak. Matanya mulai berkaca-kaca karena genangan air mata yang siap tumpah ruah di wajah.Dengan tangan yang masih gemetaran, Brayan menyentuh lembut sebelah pipi Kayla. Tangisnya tertahan, menciptakan tekanan batin yang sangat luar biasa.“Bagaimana bisa kau ada di sini? Bukannya kau sudah …?” tanya Brayan tapi kata-katanya tak terselesaikan.“Mati? Itu kan, yang mau kau katakan?”

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Pernikahan Rava Dan Lisa

    Brayan maju lebih mendekat. Terus mendekat dan mendekat. Nyaris menabrak wajah Lisa dengan wajahnya. “Lisa, aku hanya ingin bilang, terima kasih, untuk yang selama ini sudah kita lewati bersama. Aku tahu, kalau hubungan dulu … adalah sesuatu yang salah. Tapi aku tidak pernah menyesalinya.” Brayan menyentuh sebelah pipi Lisa. Sentuhan yang begitu lembut hingga nyaris membuat Lisa terbuai dan lupa dengan apa yang sebentar lagi dia lakukan.“Mas …?” Lisa menatap wajah Brayan sesaat, lalu setelah itu … ia pun langsung menautkan bibirnya pada bibir sang pria dengan begitu saja. “Sayang sekali kamu tidak mempertahankan aku, Mas,” ucapnya lagi setelah melepaskan ciuman mereka.“Ini yang terbaik untuk kita semua, Lisa. Pergilah,” ucap Brayan.“Eum.” Lisa melepaskan pegangan tangan Brayan dan segera berlalu ke luar kamar hotel itu. Di bawah, para tamu undangan sudah berkumpul dan siap untuk melihat acara pemberkatan Lisa dan Rava. Di depan pintu ballroom hotel, tampak Hendra berdiri dengan

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Maaf Untuk Mantan

    Bruk! Lisa jatuh karena menabrak tempat sampah. Tubuhnya langsung terguling di atas tumpukan sampah yang berserakan. Bau busuk dan amis langsung menyeruak dan menempel pada bajunya. "Aduh ... sakit?" erang Lisa. Ia melihat kepada siku tangannya yang sedikit lecet. Sementara para pria mabuk itu

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Balas Dendam

    Hari semakin larut, menyisakan gelap yang pekat dan aroma malam yang kian mencekam. Di bawah bias minim lampu jalan yang temaram, Rava duduk tak bergerak di atas jok kokoh motor sport miliknya. Sebuah kuda besi hitam legam yang berkilauan pasif, memantulkan sedikit sisa cahaya. Kepulan asap rokok

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Rencana Yang Gagal

    "Bangsat ...! Aku diusir seperti sampah." Lisa membuka pintu lemari dengan gerakan murka yang membabi buta. Amarahnya benar-benar tak terkendalikan lagi. Mengambil pakaiannya dengan cara acak dan berantakan. Di belakangnya, Brayan berdiri di pintu dengan tatapan heran. Terus memperhatikan sang sel

  • Menjadi Selingkuhan Suamiku    Brayan Dan Lisa Putus?

    "Menikah?" tanya Brayan. "Eum. Tiga hari lagi kan?" tanya Lisa balik. "Oh ... ternyata kau sudah tahu, ya?" tanya Brayan sembari melepas senyum penuh kepalsuannya. Sumpah, mendengar kata-kata Lisa, membuat Brayan seperti terjebak dalam permainannya sendiri. Niat hati ingin terus bersama denga

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status