author-banner
LV Edelweiss
LV Edelweiss
Author

Novel-novel oleh LV Edelweiss

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

WARNING! 🔞 Banyak mengandung adegan dewasa implisit. Arumi terpaksa menggantikan posisi ibunya sebagai mempelai wanita usai ibunya menghilang begitu saja. Awalnya, Langit, pria yang seharusnya menjadi calon Ayah Tiri Arumi, mengatakan tidak akan pernah menyentuhnya. Namun, entah mengapa, malam ini semuanya menjadi berbeda. "Biar saya ajari kamu, cara berciuman yang benar, Arumi." - Langit
Baca
Chapter: Human Trafficking
Langit menarik napas dalam-dalam, menegakkan bahunya yang kokoh seolah tengah memindahkan seluruh beban ketakutan Arumi ke atas pundaknya sendiri. Genggaman tangannya pada jemari wanita itu tak melonggar sedikitpun, justru semakin mengunci. Seakan ia tengah mengatakan jika dirinya tak akan mundur selangkah pun. “Arumi tidak seperti yang pria ini katakan, Yah. Semua yang ditampilkan tablet itu tidak seperti yang Ayah pikirkan,” jawab Langit dengan suara yang stabil, baritonnya bergema tenang mengisi keheningan ruang kamar hotel yang mencekam itu.​Mr. Jason langsung tersenyum puas, bersiap menyela dengan tawa mengejeknya. Namun, sebelum pria asing itu sempat membuka mulut, Langit langsung melanjutkan kalimatnya dengan sorot mata yang menembus tajam.“Dokumen yang dipegang oleh bajingan ini sama sekali tidak menceritakan kebenaran yang sesungguhnya. Di sana tidak tertulis bukan, bagaimana Arumi dijebak, ditipu, dan dijual secara paksa oleh ibu tirinya demi uang. Di sana juga tidak dica
Terakhir Diperbarui: 2026-05-26
Chapter: Tetap Bersama Saya, Arumi
Deg! Mendengar pertanyaan Arumi, ​Langit membeku seketika. Bersamaan dengan itu, pintu lift pun terbuka. Beberapa orang tampak melangkah keluar dari ruangan berlapis baja tersebut. Langit masih memilih untuk diam—menunggu sampai semua orang berlalu dan jauh dari mereka. Setelah dirasa cukup aman, barulah ia melangkah masuk ke dalam lift. Di sampingnya, Arumi masih menunggu jawaban dari suaminya yang tiba-tiba saja berubah dingin seperti kutub Utara itu. Setelah pintu tertutup kembali, mendadak Arumi merasakan genggaman tangan Langit mengerat begitu kuat, hampir membuatnya meringis pelan.“Om …,” lirih Arumi. “Kenapa nggak jawab?”​Langit masih diam. Ia lalu memutar tubuh sepenuhnya menghadap pada Arumi. Wajah tegap pria dewasa itu beralih menjadi sangat tegang. Sorot mata elangnya yang tadi memancarkan ketenangan mutlak, kini tampak memicing. Ia terkejut sekaligus terluka mendengar untaian kata yang baru saja lolos dari bibir istrinya.“Kamu mau saya menjawab apa, hm?” tanya Langit
Terakhir Diperbarui: 2026-05-24
Chapter: Kemarahan Erlangga
Langkah mantap Langit dan Arumi membawa mereka keluar menembus pintu darurat yang mengarah ke area parkir VIP yang tampak sepi itu. Udara malam yang berembus pelan seketika menerpa wajah Arumi, perlahan menyeka sisa-sisa rasa sesak yang sempat mengungkungnya di lorong tadi.​Langit membukakan pintu mobil crossover hitamnya dengan cekatan. “Masuklah,” ucapnya lembut sembari memastikan istrinya duduk dengan nyaman sebelum kembali menutup pintu.​Namun, baru saja ia akan memutari kap mobilnya dan mendudukkan diri di balik kemudi, ponsel di balik saku jasnya berpendar hebat. Alis tebal pria dewasa itu bertaut saat melihat nama yang tertera di layar.​AYAH. ​Perasaan Langit yang sempat tenang mendadak kembali bergejolak. Ia baru saja akan mengetik pesan izin pulang seperti yang direncanakannya tadi, namun belum juga niatnya terealisasikan, Erlangga sudah lebih dulu menghubunginya.Dengan dahi berkerut, Langit menggeser tombol hijau di layarnya. “Halo, iya, Ayah? Maaf, ini Langit baru saja
Terakhir Diperbarui: 2026-05-21
Chapter: Ketakutan Arumi
Arumi membalas pelukan Langit dan mendekapnya dengan erat. Ia membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya, membiarkan air matanya membasahi kain tuksedo mahal yang dikenakan suaminya.Bahunya terguncang hebat. Sisa trauma dari kejadian di Nauru dua tahun yang lalu, ditambah ancaman telak dari Mr. Jason, benar-benar meruntuhkan pertahanan batinnya yang memang masih sangat rapuh.“Arum takut banget, Om ….”“Sudah, ya? Semua akan baik-baik saja.” Langit mencoba masih mencoba menenangkan jiwa Arumi. Arumi merenggangkan sedikit pelukannya dan mendongak melihat Langit. “Tapi Arum takut pria tadi nekat, Om. Gimana kalau dia ngasih tahu semua orang kalau Arumi ini …?” Arumi menjeda kata-katanya sejenak. “Gimana kalau semua orang tahu tentang masa lalu Arum?” bisik Arumi di sela isak tangisnya yang tertahan, air matanya masih mengalir deras. ​Langit kembali mempererat dekapannya, seolah ingin menyembunyikan tubuh kecil Arumi sepenuhnya dari dunia luar yang kejam ini. Ia mengecup puncak kepa
Terakhir Diperbarui: 2026-05-21
Chapter: Ancaman Tiba-tiba
​Sementara itu, di ujung koridor yang remang, tangis Arumi sudah pecah tanpa suara. Tubuhnya bergetar hebat menghadapi tatapan lapar nan mengancam dari Mr. Jason. Pria asing itu perlahan mengangkat tangan kanannya, hendak menyentuh pipi Arumi yang basah oleh air mata.“Perempuan secantik kamu, kenapa hanya menikah dengan anak seorang dubes? Harusnya kamu bisa dapat CEO yang jauh lebih kaya raya dan berkelas. Sayang sekali. Tapi tidak masalah, saya tetap ingin merasakan bercinta denganmu walau kamu sudah menjadi istri orang.”“Nggak! Jangan sentuh aku! Lepasin! Om … Om Langit tolongin Arum, Om! Om … Om Langit!” pekik Arumi. “Teriak, teriak yang keras. Tidak akan ada orang yang mendengarmu. Sekarang, ikut saya!” Mr. Jason meraih tangan Arumi dan mencengkeramnya dengan sangat kuat. Ia kemudian menarik paksa Arumi hingga tangan perempuan itu sakit dan seperti akan patah. “Enggak! Aku nggak mau ikut! Aku nggak mau! Lepasin! Lepasin aku, Mister!”Namun, seperti apapun Arumi memberontak,
Terakhir Diperbarui: 2026-05-21
Chapter: Bertemu Mantan Pelanggan
Arumi terkejut setengah mati. Seluruh persendiannya mendadak kaku, pasokan oksigen di sekitarnya seolah menguap dalam sekejap. Di bawah temaram lampu dinding lorong VIP yang mewah, berdiri seorang pria paruh baya bertubuh tegap dengan setelan jas mahalnya. Senyumnya yang tersungging tipis justru mengirimkan gelombang dingin yang menusuk hingga ke tulang belakang Arumi.Mr. Jason.Pria hidung belang kelas kakap yang tinggal di luar negeri—yang dulu hampir saja "membelinya" dengan harga fantastis saat ia dibawa pergi oleh ibunya ke negara Nauru. Pria yang malam itu menatapnya seperti seonggok daging buruan yang siap disantap mentah-mentah. “Mis–mister Jason?” Lidah Arumi kelu. Rasa takut yang menggelegar membuat kedua tangannya yang memegang tas kecil bergetar hebat. Seketika memori otaknya flashback ke dua tahun yang lalu. Aroma garam, minuman, asap rokok itu. Semua masih begitu melekat di ingatan Arumi. Jason melangkah maju dua kali, ketukan pantofel kulitnya terdengar begitu meng
Terakhir Diperbarui: 2026-05-18
Mengejar Cinta Mayor Bintang

Mengejar Cinta Mayor Bintang

​Anya, seorang mahasiswi keperawatan militer yang disiplin, telah lama memendam perasaan pada Mayor Bintang Dirgantara. Baginya, Bintang adalah sosok komandan sekaligus pria impian yang ingin ia miliki. Namun, harapan Anya hancur saat mendengar kabar bahwa Bintang akan segera menikah dengan Bulan, seorang dokter spesialis bedah yang dianggap semua orang sebagai pasangan sempurna bagi sang Mayor. ​Di tengah patah hati dan duka yang mendalam, Anya tetap mencoba untuk menerima kenyataan. Akan tetapi, tepat beberapa hari menjelang prosesi pernikahan militer yang megah itu, sebuah prahara terjadi: Bulan menghilang tanpa jejak, tak meninggalkan pesan atau informasi apapun. ​Keluarga besar Bintang panik sebab martabat sang Mayor berada di ujung tanduk. Di tengah kekacauan dan keputusasaan Bintang yang bingung antara mempertahankan harga diri atau membatalkan segalanya, Anya hadir. Dengan keberanian yang melampaui logika, Anya menawarkan diri untuk menggantikan posisi Bulan di pelaminan. ​Bagi Anya, ini adalah kesempatan memenangkan cintanya. Namun bagi Bintang, ini adalah semua hanya kesepakatan darurat demi menjaga nama baik keluarganya.
Baca
Chapter: Bab 87
Anya membelalakkan mata melihat benda hitam legam yang kini berada di genggaman tangan suaminya. Tubuhnya seketika menjadi kaku. Bahkan untuk bernapas pun rasanya berat. Piring makan di hadapannya tak lagi menarik perhatiannya. Seluruh fokusnya kini tersedot pada ketegangan yang mendadak mencekik atmosfer ruangan itu.​Bintang melangkah tanpa suara, gerakannya sesenyap langkah macan tutul yang sedang mengintai mangsa. Setiap langkahnya diperhitungkan dengan cermat, menghindari sudut-sudut yang bisa mengekspos dirinya dari luar jendela. Tangan kanannya masih menggenggam senjata dengan kokoh. Sementara tangan kirinya memberi isyarat perlahan agar Anya menunduk dan bergeser menjauh dari jalur pandang pintu utama.​Suara di seberang telepon kembali memecah keheningan, kali ini dengan kekehan rendah yang terdengar sangat puas. “Bagaimana, Mayor? Sepertinya makan malam Anda jadi sedikit terganggu, ya? Di luar cukup dingin, tapi di dalam sana pasti rasanya sangat panas.”​Bintang tidak menj
Terakhir Diperbarui: 2026-05-24
Chapter: Bab 86
“Tadi Om Kemana?” tanya Anya saat mereka sudah duduk berhadapan dan siap untuk makan malam. “Aku nungguin Om depan rumah sakit. Eh, Om-nya nggak nongol-nongol.” Anya mulai menyantap makanannya. “Saya ada keperluan di pinggiran kota,” jawab Bintang jujur. “Tugas kantor?” Selidik Anya lebih jauh. “Hmm ….” Bintang tampak berpikir. “Bisa iya, tapi bisa juga tidak,” ucapnya yang lalu menyuap nasinya. Anya melirik sekilas. “Apaan bisa iya bisa tidak. Kayak kuis aja, Om.”Bintang tersenyum pelan. Beberapa saat kemudian, ruangan itu kembali sunyi. Hanya suara denting sendok beradu dengan piring yang terdengar. Bintang dan Anya terus menikmati makan malam masing-masing. Hingga ponsel Sang Mayor berpendar, tepat di depan Anya. Anya langsung melirik ke arah layar benda pipih itu. Sebuah panggilan muncul tapi tak ada nama penelepon. “Siapa, Om?” “Tidak tahu.” Bintang masih menatap layar ponselnya. Anya menopang dagu dengan satu tangan, matanya menyipit penuh selidik menatap layar ponsel su
Terakhir Diperbarui: 2026-05-19
Chapter: Bab 85
Mobil Bintang baru saja tiba di depan asrama. Begitu mesin mati, ia langsung turun dan membuka pintu. Ia mengucapkan salam, tapi tak terdengar suara sahutan.“Anya?” Bintang melangkah masuk seraya memanggil nama istrinya. Ia lalu mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan yang tampak sepi itu. Keheningan di dalam asrama terasa begitu kontras dengan deru mesin mobil yang baru saja ia matikan.Tak kunjung mendengar suara istrinya, Bintang pun mengulangi panggilannya. Ia melangkah lebih dalam, meletakkan kunci mobil di atas meja kecil dekat pintu, terus memanggil dengan nada suara yang sedikit lebih lembut, khawatir jika sang istri ternyata sedang beristirahat.​“Anya? Kamu di dalam?”​Langkah kakinya membawa Bintang menuju arah dapur, lalu berbelok ke arah kamar tidur mereka. Pintu kamar sedikit terbuka, membiarkan seberkas cahaya lampu dari dalam koridor masuk dan menerangi ruangan yang temaram itu.​Bintang mendorong pintu secara perlahan, bersiap menemukan sosok yang sejak tadi meme
Terakhir Diperbarui: 2026-05-16
Chapter: Bab 84
Raung sirene ambulans membelah keheningan jalanan desa. Orang-orang yang semula sibuk dengan aktivitas di sekitar rumah mewah itu, seketika menghentikan kegiatan mereka. Perhatian mereka kini sepenuhnya tersita oleh mobil putih yang melaju cepat tersebut. Sebuah tandu dikeluarkan. Tim medis masuk ke dalam rumah dan langsung mengangkat terduga purnawirawan jenderal TNI Dito Prasetyo. Polisi dan beberapa TNI yang ada di desa itu mulai melakukan investigasi dasar. Mencoba untuk mengumpulkan beberapa barang yang bisa dijadikan sebagai alat bukti sementara. “Pa ... Papa ...!” teriak wanita tua itu. Ia tak kuasa menahan tangis saat melihat suaminya dibawa masuk ke dalam ambulans, yang nantinya akan segera menuju ke rumah sakit Ibu Kota, sebab fasilitas di desa tersebut belum memadai. Bintang mendekat dan langsung merangkul kedua lengan perempuan itu. Ia mencoba untuk menenangkan serta memberi dukungan atas apa yang baru saja terjadi. “Apa yang terjadi?” tanya wanita itu pada Bintang.
Terakhir Diperbarui: 2026-05-12
Chapter: Bab 83
“Sampai jumpa nanti sore, Om.” Anya melambaikan tangan pada Bintang. Sesaat kemudian, mobil crossover hitam itu pun sudah melaju meninggal area rumah sakit Kasih Ibu.Anya melangkah masuk ke dalam rumah sakit. Kedua tangannya masih berada pada tali tas ransel kecilnya, dengan gantungan Lababa segede gaban.“Anya ....” Suara seseorang menghentikan langkah kaki Anya. Ia mundur selangkah, dan menoleh pelan ke arah samping. Tampak seorang pria berseragam polisi yang tengah cengar-cengir ke arahnya.“Mas Satria? Ngapain di belakang tiang gitu kayak cicak?” tanya Anya yang berhasil membuat Satria tergelak.Polisi tampan itu segera keluar dari persembunyiannya dan melangkah mendekati Anya. “Saya sedang sembunyi.”“Sembunyi? Dari siapa?” tanya Anya kepo.“Dari dokter Bulan, emang siapa lagi?” Wajah Satria berubah kurang bergairah saat menyebut nama itu.“Loh, bukannya dokter Bulan pacarnya Mas Satria? Kok mukanya kayak orang anemia gitu?” tanya Anya heran.“Saya sih berharapnya amnesia. Amnes
Terakhir Diperbarui: 2026-05-12
Chapter: Bab 82
“Saya terpilih untuk ikut Latgabma, Anya,” ucap Bintang saat ia dan Anya sudah berbaring di atas ranjang tempat tidur. Suaranya tenang, tapi sedikit ada getar di ujungnya. Jujur, sudah sejak tadi ia terus memendam kalimat itu. Bahkan hingga mereka sudah berada di dalam kamar dan terbaring dengan gaya yang berbeda di atas ranjang.Anya menyamping melihat Bintang, sedang sang Mayor terlentang melihat ke langit-langit kamar.Senyum yang semula mengembang di bibir tipis Anya, seketika mengecut dan hilang dengan perlahan. “Lat—Latgab apa,Om?” tanyanya belum mengerti. “Latgabma. Latihan gabungan antar prajurit dari seluruh negara sekutu. Dan kali ini lokasinya di ... Hawaii,” jelas Bintang yang diikuti dengan menoleh ke arah istrinya.“Hah? Ha—hawaii?” tanya Anya kaget.“Eum ....” Bintang hanya berdehem dan mengangguk sekali. Menatap lekat ke arah Anya guna melihat ekspresi wajah istrinya itu.“Jauh banget, Om? Pasti lama?” ucap Anya pilu. Bibirnya mulai membentuk huruf U terbalik.“Iya,
Terakhir Diperbarui: 2026-05-09
Menjadi Selingkuhan Suamiku

Menjadi Selingkuhan Suamiku

(Area 21+) Bijaklah dalam memilih bacaan. Kayla, atau biasa disapa dengan Key, memergoki suaminya berselingkuh dengan seorang perempuan di sebuah hotel berbintang. Tak terima dikhianati, ia pun berencana untuk membuat suami dan perempuan jalang tersebut tewas dalam sebuah kecelakaan. Namun apesnya, hari sial tak pernah ada di dalam kalender. Bukannya membuat suami dan sang pelakor tewas, Key justru mengalami kecelakaan tunggal hingga menyebabkan dirinya tewas di tempat. Sayangnya, Key tidak menyadari jika dirinya sudah mati. Sebab pasca insiden maut itu terjadi, ia justru terbangun dan tahu-tahu sudah berada dalam sebuah kamar hotel bersama suaminya. "Morning, sayang. Maaf ya, aku tadi harus balas pesan dari istriku dulu," terang Brayan seraya menyapu wajah Key dengan bibirnya. "Istri?" Key terkejut mendengarnya. Seingatnya, sebelum kecelakaan terjadi, dia dan Brayan sudah menikah resmi secara agama dan negara. Itu artinya, ia adalah istri sahnya Brayan, kenapa tiba-tiba berganti menjadi ani-ani? Menyadari jika ia berubah menjadi perempuan selingkuhan suaminya sendiri, Key pun memanfaatkan keadaan. Satu persatu rahasia tentang Brayan pun akhirnya terbuka. Mulai dari alasan sang suami berselingkuh, hingga penyebab kecelakaan Key yang ternyata ulah sosok misterius yang selama ini menjadi duri dalam rumah tangga Key dan Brayan. Lalu, apa yang akan Brayan katakan saat ia tahu jika yang menjadi selingkuhannya adalah istrinya sendiri? Sampai kapan Key akan bertahan dalam tubuh selingkuhan suaminya? Apakah ia akan kembali hidup dalam tubuhnya, atau justru mati seperti saat kecelakaan terjadi?
Baca
Chapter: Bukti Di Ponsel Elena
Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap. “Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram. Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu. Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada. “Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu Sudan menunggu kalian,” perintah Brayan. “Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyanya. “M
Terakhir Diperbarui: 2026-01-08
Chapter: Bukti Di Ponsel Elena
Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap.“Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram.Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu.Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada.“Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu Sudan menunggu kalian,” perintah Brayan.“Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyanya.“Maaf, Pak
Terakhir Diperbarui: 2026-01-08
Chapter: Bukti Di Ponsel Elena
Semua yang ada di sana terdiam dan langsung beralih atensi kepada Brayan. Pria berjas mewah itu melangkah mendekati Rava dan Lisa yang sedang bersitegang karena sebuah fakta yang baru saja terungkap. “Ada apa dengan kalian? Bukannya kalian baru saja menikah? Kenapa sudah ribut seperti ini? Apa kalian tidak malu dilihat semua orang?” cecar Brayan dengan intonasi geram. Rava dan Lisa masih terdiam. Tak terdengar ada satu katapun yang keluar dari mulut pasangan suami-istri itu. Begitu juga dengan Elena. Sahabat Kayla itu hanya berdiri seperti dengan posisi tangan yang masih bersedekap di dada. “Kembali ke ballroom sekarang. Para tamu sudah menunggu kalian,” perintah Brayan. “Baik, Pak.” Rava mengangguk patuh. Begitu juga dengan Lisa yang segera berlalu lebih dulu, kembali ke tempat acara. Di belakangnya, Rava terus mengikuti, tapi tak lagi mengatakan apa-apa. Setelah pasangan pengantin itu berlalu, Brayan kembali kepada Elena. “Apa yang kamu bicarakan tadi, Elena?” tanyany
Terakhir Diperbarui: 2026-01-08
Chapter: Benarkah Lisa Pelakukanya?
Wajah Lisa mendadak pias, kehilangan seluruh ronanya yang merah. Jantungnya terasa berhenti berdetak saat melihat sosok Rava berdiri hanya beberapa langkah dari mereka. Pria itu menatap Lisa dengan pandangan yang sulit diartikan—campuran antara ketidakpercayaan, amarah, serta luka yang dalam.“Rava ... ini tidak seperti yang kamu pikirkan,” gagap Lisa, suaranya gemetar hebat. Ia mencoba melangkah mendekat, namun Rava justru mundur selangkah, seolah Lisa adalah wabah yang harus dihindari.“Tidak seperti yang aku pikirkan gimana? Jelas-jelas Elena bilang kalau kamu penyebab kematian Ibu Kayla,” ulang Rava. Ia tetap bersikeras dengan apa yang ia yakini. Sedang di dekat mereka, Elena tetap berdiri tenang di posisinya. Senyum tipis yang tadi sempat ia tunjukkan kini hilang sudah, diganti oleh tatapan dingin yang tajam. Ia melipat tangan di depan dada, mengamati drama yang baru saja berhasil ia sulut dengan cukup apik.“Kenapa diam, Lisa?” pancingnya dengan nada suara yang tenang namun mem
Terakhir Diperbarui: 2025-12-26
Chapter: Khayalan Brayan
Desir darah Brayan seolah berhenti. Dengan gelagapan, ia sedikit menggeser posisi duduk menjadi lebih menghadap kepada sosok tersebut.“Kayla?” lirihnya tak percaya.“Iya, Brayan, ini aku. Kayla.” Perempuan itu tersenyum manis. Senyum yang biasa Brayan lihat saat mereka masih di bangku sekolah menengah atas dulu.“Ya Tuhan, Key … kau … kau benar-benar di sini?” tanya Brayan yang masih speechless dengan kehadiran wanita yang pernah menjadi istrinya itu.“Iya, aku datang untuk mengunjungimu. Bagaimana kabarmu? Apa kau baik-baik saja setelah kepergianku?” Brayan menggelengkan kepala. Dadanya mendadak terasa sesak. Matanya mulai berkaca-kaca karena genangan air mata yang siap tumpah ruah di wajah.Dengan tangan yang masih gemetaran, Brayan menyentuh lembut sebelah pipi Kayla. Tangisnya tertahan, menciptakan tekanan batin yang sangat luar biasa.“Bagaimana bisa kau ada di sini? Bukannya kau sudah …?” tanya Brayan tapi kata-katanya tak terselesaikan.“Mati? Itu kan, yang mau kau katakan?”
Terakhir Diperbarui: 2025-11-25
Chapter: Pernikahan Rava Dan Lisa
Brayan maju lebih mendekat. Terus mendekat dan mendekat. Nyaris menabrak wajah Lisa dengan wajahnya. “Lisa, aku hanya ingin bilang, terima kasih, untuk yang selama ini sudah kita lewati bersama. Aku tahu, kalau hubungan dulu … adalah sesuatu yang salah. Tapi aku tidak pernah menyesalinya.” Brayan menyentuh sebelah pipi Lisa. Sentuhan yang begitu lembut hingga nyaris membuat Lisa terbuai dan lupa dengan apa yang sebentar lagi dia lakukan.“Mas …?” Lisa menatap wajah Brayan sesaat, lalu setelah itu … ia pun langsung menautkan bibirnya pada bibir sang pria dengan begitu saja. “Sayang sekali kamu tidak mempertahankan aku, Mas,” ucapnya lagi setelah melepaskan ciuman mereka.“Ini yang terbaik untuk kita semua, Lisa. Pergilah,” ucap Brayan.“Eum.” Lisa melepaskan pegangan tangan Brayan dan segera berlalu ke luar kamar hotel itu. Di bawah, para tamu undangan sudah berkumpul dan siap untuk melihat acara pemberkatan Lisa dan Rava. Di depan pintu ballroom hotel, tampak Hendra berdiri dengan
Terakhir Diperbarui: 2025-11-24
Anda juga akan menyukai
THE DEVIL WIFE
THE DEVIL WIFE
Romansa · Herofah
21.0K Dibaca
Jodoh Pengganti
Jodoh Pengganti
Romansa · J Shara
20.9K Dibaca
Kill My Husband!
Kill My Husband!
Romansa · Mustacis
20.9K Dibaca
Save Me Mr. Cool.
Save Me Mr. Cool.
Romansa · Ellina Exsli
20.9K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status