author-banner
LV Edelweiss
LV Edelweiss
Author

Novel-novel oleh LV Edelweiss

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

WARNING! 🔞 Banyak mengandung adegan dewasa implisit. Arumi terpaksa menggantikan posisi ibunya sebagai mempelai wanita usai ibunya menghilang begitu saja. Awalnya, Langit, pria yang seharusnya menjadi calon Ayah Tiri Arumi, mengatakan tidak akan pernah menyentuhnya. Namun, entah mengapa, malam ini semuanya menjadi berbeda. "Biar saya ajari kamu, cara berciuman yang benar, Arumi." - Langit
Baca
Chapter: Pernikahan Selena Dan Ray
“Ada apa, Grace?” tanya Selena penasaran. “Itu, Tan. Grace … grace mau lanjut kuliah, boleh?” tanya Grace yang kemudian menundukkan wajah dan menggigit bibir bawahnya. Selena terdiam sesaat. Tak lama, sebuah senyuman tulus muncul di wajah yang sudah tak lagi muda tapi masih terlihat cantik itu. “Ya ampun, Grace. Kenapa kamu harus takut-takut gini sih ngomongnya? Kenapa kamu nggak bilang dari kemarin?” tanya Selena seraya mengelus lembut lengan keponakannya. Grace mengangkat wajah. Ia tatap sesaat dua netra Selena seperti sedang mencari kekesalan di dalam sana, tapi tak ia temukan. “Tan, Tante nggak marah?” tanyanya Grace masih belum yakin. “Kenapa Tante harus marah, Sayang? Itu kan rencana yang bagus. Kapan, kapan kamu mau kembali kuliah? Atau, jurusan apa yang mau kamu ambil? Apa kamu akan kuliah di jurusan yang waktu itu, apa namanya?” “Nggak, Tan. Grace nggak mau kuliah di Australia lagi. Grace mau ke tempat lain, boleh?” “Tempat lain?” Kening Selena sedikit berkerut. “Eum
Terakhir Diperbarui: 2026-08-26
Chapter: Grace mengaku?
“Aku harus pulang, Pak,” ucap Grace mendorong dada tegap Ray dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya. Ia lalu bangkit dari ranjang dan memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai dengan terburu-buru. ​Dengan tangan yang gemetar hebat dan air mata yang terus menetes, ia pun mengenakan kembali gaunnya. Setelah semua melekat di tubuhnya, Grace bergegas berlari menuju pintu utama apartemen. Sialnya, langkah kakinya harus kembali terhenti secara mendadak saat melihat panel kunci digital di samping gagang pintu unit tersebut. Ia tidak tahu berapa kode pembukanya. Grace berbalik, hendak menagih akses keluar pada Ray. Namun, belum juga ia bertanya pria itu sudah lebih dulu berdiri di depannya. “Pak. Tolong bu—” ​Ray masih diam dan terus menatap Grace. Pria itu hanya mengenakan celana bahan hitam tanpa atasan, menampilkan garis tubuhnya yang sixpack dan sempurna di bawah remang ruang tengah apartemen itu. “Kenapa harus buru-buru? Ini sudah malam, lebih baik kamu tidur di sin
Terakhir Diperbarui: 2026-08-24
Chapter: (Konten 21+) Dosa Yang Disengaja
Bra Grace terbuka, seiring dengan air matanya yang ikut mengalir. Ia tahu, sangat tahu, jika ini tidak benar. Tapi ia juga tidak bisa menolak. Tubuhnya seperti bereaksi otomatis dalam membalas setiap sentuhan sang mantan dosen. “Aahhh ….”Grace mendesah pelan, saat Ray mulai menyentuh dua area sintal miliknya yang putih mulus dan tampak mengencang itu. Gerakan lembut pria itu mampu membuat seluruh saraf di tubuhnya terbakar oleh kenikmatan terlarang yang kini ia rasakan. Tangan Ray lalu perlahan, menyelusuri area paling sensitif dari tubuh perempuan yang ia panggil dengan nama “Gracia” itu, membuat Grace kembali mengejang karena geli. “Pak! Udah, berhenti. A–aku nggak tahan lagi,” ucap Grace yang sudah panas dingin karena perbuatan Ray. Namun, bukannya berhenti, tangan Ray justru semakin liar di bawah sana. Ia memainkan milik Grace seperti sudah terbiasa melakukannya. “Saya sudah bilang kan, kalau saya tidak suka dibantah. Malam ini, saya akan tunjukkan padamu, bagaimana caranya
Terakhir Diperbarui: 2026-08-19
Chapter: Keterpaksaan Yang Nikmat
Tubuh Grace menegang, kedua kakinya tak lagi menyentuh lantai. Ia refleks mencengkeram bahu tegap Raymond, bukan karena ingin memeluk, melainkan demi menjaga keseimbangannya yang mendadak hilang.Bau harum pewangi ruangan berpadu pekat dengan wangi parfum maskulin Raymond, mengurung seluruh inderanya saat pria itu membawanya masuk semakin dalam menerobos kegelapan apartemen.​Langkah kaki Raymond terdengar mantap dan tanpa ragu. Pintu kamar utama yang terbuat dari kayu jati tebal itu terbuka lebar, menyambut mereka dengan cahaya lampu tidur yang temaram. Dengan hati-hati, Ray menjatuhkan tubuh Grace secara perlahan ke atas ranjang berukuran king size yang dilapisi oleh seprei sutra hitam. Mata Grace kembali membola. Belum sempat ia bergerak untuk bangkit, Raymond sudah lebih dulu mengikis jarak. Pria itu menumpu kedua tangannya di sisi kiri dan kanan kepala Grace, mengurung tubuh gadis itu sepenuhnya dalam naungan bayang-bayangnya yang tinggi besar.Grace terkesiap. Napasnya mulai
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: Jebakan Raymond
“P–pak Airon?!” seru Grace tidak percaya. Bukannya memberi jawaban atas pertanyaan gadis di depannya, Ray justru menarik cepat tangan Grace dan membawanya masuk ke dalam unit apartemennya. “Pak! Apa-apaan ini?! Aku mau pulang.” Grace sudah maju dan bersiap membuka pintu. Namun, belum juga ia melangkah, tangannya sudah lebih dulu ditahan oleh pria itu. “Mau ke mana kamu?” tanya pemilik suara berat itu. “Aku … aku mau pulang, Pak.” Grace kembali maju. “Kamu tidak bisa pergi begitu saja,” cegat Ray lagi. Kedua tangannya mencengkeram kuat kedua lengan Grace. Seketika darah Grace naik ke ubun-ubun. “Lepasin aku, Pak Airon!” bentaknya. Amarah yang ditahannya seharian tadi akhirnya meledak begitu. Grace meronta sekuat tenaga, memukul-mukul cengkeraman tangan Raymond di lengannya. “Bapak benar-benar iblis! Bapak bohongin Tante Selena cuma buat ngejebak aku ke sini?!”​Raymond tak bergeming sedikit pun. Cengkeramannya justru semakin menguat hingga Grace meringis kesakitan. Dengan mudah
Terakhir Diperbarui: 2026-08-13
Chapter: Perangkap Sang Pria Dewasa
Mendengar suara Selena, jantung Grace rasanya seperti berhenti berdetak seketika. Tubuhnya membeku kaku di ambang pintu, sementara peluh dingin mulai membasahi telapak tangannya. ​Namun, berbeda dengan Grace yang hampir kehilangan kewarasannya, Raymond justru berbalik arah dengan gerakan yang teramat tenang. Tidak ada riak kecemasan sedikit pun di wajah tampannya. Senyum hangat yang menawan—topeng yang selalu ia pakai di depan Selena—terkembang sempurna di bibirnya.“Ah, Selena …,” sahut Raymond dengan suara baritonnya yang tenang dan penuh wibawa. Pria itu lalu menepuk dahi dengan jemarinya, menampilkan gestur penuh penyesalan yang sangat meyakinkan.“Maafkan saya, Sayang. Saya pikir ini kamar kamu. Saya tadi berniat langsung menghampirimu, tapi sepertinya saya salah mengetuk kamar.”​Selena yang semula sempat mengernyit bingung, seketika tertawa pelan mendengarnya. Sikap polos dan rasa percayanya yang begitu besar pada sang calon suami meluluhkan kecurigaan yang sempat muncul di ke
Terakhir Diperbarui: 2026-08-07
Mengejar Cinta Mayor Bintang

Mengejar Cinta Mayor Bintang

​Anya, seorang mahasiswi keperawatan militer yang disiplin, telah lama memendam perasaan pada Mayor Bintang Dirgantara. Baginya, Bintang adalah sosok komandan sekaligus pria impian yang ingin ia miliki. Namun, harapan Anya hancur saat mendengar kabar bahwa Bintang akan segera menikah dengan Bulan, seorang dokter spesialis bedah yang dianggap semua orang sebagai pasangan sempurna bagi sang Mayor. ​Di tengah patah hati dan duka yang mendalam, Anya tetap mencoba untuk menerima kenyataan. Akan tetapi, tepat beberapa hari menjelang prosesi pernikahan militer yang megah itu, sebuah prahara terjadi: Bulan menghilang tanpa jejak, tak meninggalkan pesan atau informasi apapun. ​Keluarga besar Bintang panik sebab martabat sang Mayor berada di ujung tanduk. Di tengah kekacauan dan keputusasaan Bintang yang bingung antara mempertahankan harga diri atau membatalkan segalanya, Anya hadir. Dengan keberanian yang melampaui logika, Anya menawarkan diri untuk menggantikan posisi Bulan di pelaminan. ​Bagi Anya, ini adalah kesempatan memenangkan cintanya. Namun bagi Bintang, ini adalah semua hanya kesepakatan darurat demi menjaga nama baik keluarganya.
Baca
Chapter: Bab 116
Pagi menjelang. Suasana di pelabuhan kapal milik TNI Angkatan Laut sudah dipadati oleh sejumlah anggota TNI AD yang akan berangkat Latgabma ke California, Amerika Serikat. Bintang dan Anya sudah sampai sejak tadi. Setelah pamit pada keluarga besar, mereka langsung menuju ke titik kumpul keberangkatan.Semua perlengkapan sudah dimasukkan ke dalam ransel khusus prajurit. Anya juga hadir dengan seragam Persit dengan rambut yang dicepol rapi, membuat ia terlihat sangat keibuan. Anya merapikan letak kerah kemeja Bintang untuk yang kesekian kalinya. Jemarinya sedikit gemetar, namun senyum ketegaran tak pernah lekang dari bibirnya.Di sekeliling mereka, derap langkah sepatu lars, riuh suara klakson kendaraan taktis, dan perintah-perintah tegas yang diserukan para perwira menyatukan atmosfer haru sekaligus membakar semangat di pelabuhan pagi itu.“Di sana nanti, jangan lupa makan yang teratur. Walaupun di negeri orang, perutnya tetap harus diisi nasi kalau ada, ya?” bisik Anya pelan, mencob
Terakhir Diperbarui: 2026-08-15
Chapter: Bab 115
“Surprise ….” Semua orang di rumah itu muncul dari balik pintu dengan membawa kue serta berbagai pernak pernik ulang tahun. Mereka tampak seperti sudah menyiapkan kejutan itu jauh-jauh hari. Terlihat dari kue, kado serta aksesoris yang ada. “Ya ampun kalian! Kok nggak bilang-bilang sih kalau mau ngasih kejutan?” tanya Anya dengan ekspresi wajah yang masih sedikit syok. “Kalau dikasih tahu, bukan kejutan namanya, Anya,” sahut Andini gemas. Rahayu lalu maju lebih dekat. “Anya, selamat ulang tahun ya, Sayang. Ini kado dari Mama,” ucapnya sembari menyerahkan sebuah paper bag pada Anya. “Makasih, Ma. Apa ini?” tanya Anya penasaran. “Nanti kamu buka saja sendiri.”Sekarang gantian Anne yang maju. Wanita paruh baya itu melangkah perlahan mendekati putri semata wayangnya. Wajahnya yang biasa menyembunyikan ketegaran kini dipenuhi rona haru yang membuncah.​Di tangannya, Anne menggenggam sebuah kotak kayu dengan ukiran klasik yang tampak sudah berusia puluhan tahun.“Selamat ulang tahun,
Terakhir Diperbarui: 2026-08-14
Chapter: Bab 114
Anya terperanjat. Matanya membola, mulutnya ternganga. Ia benar-benar tidak menyangka jika Bintang akan melamarnya meski mereka sudah menikah. “Om, kenapa Om lamar aku? Aku kan udah jadi istri Om,” tanya Anya. “Iya, saya tahu. Tapi kita menikah begitu dadakan. Saya belum sempat melamarmu. Belum juga sempat mengungkapkan isi hati saya. Jadi … sebelum saya berangkat lagabma, saya mau tidak lagi berpikir kalau pernikahan kita ini hanya sebatas hitam diatas putih. Tapi saya menikahi kamu, karena saya mencintai kamu.”“Hiks, Om….” Anya langsung mendung mendengar ungkapan isi hati Bintang. Meski ia tahu jika Bintang sudah menaruh hati padanya sejak malam pertama mereka, tapi lamaran pria itu tetap membuatnya tersentuh. “Om ….” lirih Anya, air matanya sudah berlinang karena haru. “Dijawab, Anya. Kaki saya sudah pegal ini,” tutur Bintang berpura-pura. Anya tertawa pelan. Lalu dengan perlahan ia pun mengarahkan tangannya untuk mengambil kotak cincin tersebut. “Iya, Om. Aku mau nikah sama
Terakhir Diperbarui: 2026-08-01
Chapter: Bab 113
“Jadi maksud kamu, hilangnya Ayah ada sangkut pautnya dengan orang yang sekarang sedang meneror kamu, begitu?” tanya Anne. Bintang mengangguk pelan. Sorot matanya tidak menunjukkan keraguan sedikitpun saat menatap langsung ke dalam manik mata Anne yang tampak bergetar.​“Benar, Bunda. Polanya sangat identik untuk disebut sebuah kebetulan,” jawab Bintang, suaranya terdengar begitu tenang namun sarat akan ketegasan seorang perwira.​Ia menjeda sejenak, membiarkan angin sore berembus di antara mereka sebelum kemudian melanjutkan.“Mereka menggunakan taktik yang sama, menghilangkan orang yang mereka anggap sebagai ancaman. Bedanya, puluhan tahun lalu mereka berhasil melakukannya pada Ayah. Tapi sekarang, tidak akan lagi. Karena situasinya sudah berbeda.”​Bintang menegakkan tubuhnya, seperti sedang memperlihatkan aura seorang prajurit yang kokoh lagi berani pada ibu mertuanya. “Apa kamu yakin bisa melawan mereka, Bin? Bunda takut kamu kenapa-kenapa. Kasihan Anya kalau sampai kamu mengal
Terakhir Diperbarui: 2026-07-20
Chapter: Bab 112
“Setelah itu, kemana Bunda dan … ayah pergi?” Bintang semakin penasaran dengan cerita Anne. “Ke stasiun, Bin. Bunda dan … Ayah ke stasiun. Dia membawa Bunda ke suatu tempat yang jauh dari jangkauan orang-orang yang mengejar kami,” jelas Anne. ““Orang-orang yang mengejar kami”?” tanya Bintang mengulang kata-kata Anne. “Berarti, Ayah tahu, siapa mereka?” Anne bergeming. Tatapannya mendadak kosong, menerawang jauh menembus kepulan kabut masa lalu yang kembali menyesakkan dada. Suasana di kebun bunga belakang mendadak terasa hening, hanya menyisakan desau angin sore yang menerpa wajah mereka berdua. ​Bintang berhenti sejenak untuk bertanya. Ia tidak ingin mendesak Anne. Sebagai seorang prajurit terlatih, ia tahu kapan harus menekan dan kapan harus memberi ruang. Bintang juga membiarkan ibu mertuanya untuk menstabilkan emosi yang sempat naik-turun akibat mengingat kembali memori menyakitkan saat bersama ayah mertuanya dulu. ​Setelah beberapa saat, Anne pun mengembuskan napas pan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-14
Chapter: Bab 111
“Dua puluh satu tahun yang lalu, saat mengetahui kalau Bunda mengandung, Arjuna Abrisam adalah orang yang paling bahagia saat itu. Siang dan malam dia jagain Bunda. Belikan makanan apapun yang Bunda pengen. Ajak Bunda jalan-jalan di sela-sela jam dinasnya. Bunda selalu merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia ini karena memiliki dia.”Anne tersenyum getir, seolah bayangan masa lalu yang indah itu sedang menari-nari di atas kelopak bunga Aster di depannya. Matanya mulai berkaca-kaca menahan rindu yang teramat sangat.​Bintang mendengarkan dengan saksama. Setiap kata yang keluar dari bibir ibu mertuanya diserapnya baik-baik, menyusun kepingan-kepingan informasi tentang sosok perwira legendaris yang kini takdirnya bertautan erat dengan dirinya. “Sayangnya, kebahagiaan itu hanya sesaat Bunda rasakan. Tepat saat usia kandungan Bunda sembilan bulan, badai itu pun datang tanpa Bunda duga sama sekali. Tengah malam, Arjuna Abrisam, ayahnya Anya, dia pulang dengan berlumuran darah. Peru
Terakhir Diperbarui: 2026-07-11
Menjadi Selingkuhan Suamiku

Menjadi Selingkuhan Suamiku

(Area 21+) Bijaklah dalam memilih bacaan. Kayla, atau biasa disapa dengan Key, memergoki suaminya berselingkuh dengan seorang perempuan di sebuah hotel berbintang. Tak terima dikhianati, ia pun berencana untuk membuat suami dan perempuan jalang tersebut tewas dalam sebuah kecelakaan. Namun apesnya, hari sial tak pernah ada di dalam kalender. Bukannya membuat suami dan sang pelakor tewas, Key justru mengalami kecelakaan tunggal hingga menyebabkan dirinya tewas di tempat. Sayangnya, Key tidak menyadari jika dirinya sudah mati. Sebab pasca insiden maut itu terjadi, ia justru terbangun dan tahu-tahu sudah berada dalam sebuah kamar hotel bersama suaminya. "Morning, sayang. Maaf ya, aku tadi harus balas pesan dari istriku dulu," terang Brayan seraya menyapu wajah Key dengan bibirnya. "Istri?" Key terkejut mendengarnya. Seingatnya, sebelum kecelakaan terjadi, dia dan Brayan sudah menikah resmi secara agama dan negara. Itu artinya, ia adalah istri sahnya Brayan, kenapa tiba-tiba berganti menjadi ani-ani? Menyadari jika ia berubah menjadi perempuan selingkuhan suaminya sendiri, Key pun memanfaatkan keadaan. Satu persatu rahasia tentang Brayan pun akhirnya terbuka. Mulai dari alasan sang suami berselingkuh, hingga penyebab kecelakaan Key yang ternyata ulah sosok misterius yang selama ini menjadi duri dalam rumah tangga Key dan Brayan. Lalu, apa yang akan Brayan katakan saat ia tahu jika yang menjadi selingkuhannya adalah istrinya sendiri? Sampai kapan Key akan bertahan dalam tubuh selingkuhan suaminya? Apakah ia akan kembali hidup dalam tubuhnya, atau justru mati seperti saat kecelakaan terjadi?
Baca
Chapter: Gadis Bisu Itu
Brayan terpaku di tempatnya berdiri, seolah pasokan udara di dalam ruangan itu mendadak menguap habis. Pandangannya beralih perlahan dari suster di ambang pintu kembali ke arah perempuan yang terbaring di atas bangsal.​Bisu?​Perempuan itu masih menatapnya Brayan. Lalu tak lama kemudian tangan kanannya terangkat, jemarinya bergerak cepat mempraktikkan beberapa gerakan bahasa isyarat yang tidak dipahami oleh Brayan, lalu berakhir dengan menyentuh dadanya sendiri dan mengarahkannya pada Brayan dengan gestur menunduk santai.“Dia tuna wicara sejak lahir, Pak, tapi dia bisa mendengar apa yang kita bicarakan dengan baik. Atau istilah medisnya, mutisme,” tambah suster seraya melangkah mendekat untuk memeriksa kantung infus. “Kami tahu dari kartu identitas yang ada di sistem rumah sakit. Dia pernah beberapa kali ke rumah sakit ini. Namanya Keira.”“Keira …,” bisik Brayan lirih. Nama itu meluncur dari bibirnya dengan getaran yang amat halus, seperti bisikan tak percaya.​Struktur wajah yang
Terakhir Diperbarui: 2026-08-26
Chapter: Siapa Namamu?
Dengan tangan yang gemetar hebat, Brayan segera mematikan mesin mobil dan melepaskan sabuk pengamannya. Deru napasnya memburu, diburu rasa panik yang menjalar ke seluruh tubuh.​Ia memutar gagang pintu dan keluar dari mobil. Hawa dingin sisa hujan seolah membekukan kulit wajahnya. Namun hawa panas kecemasan jauh lebih menguasai dirinya saat ini. Brayan melangkah tergesa mengitari bagian depan mobil yang sedikit penyok.​Di atas aspal basah yang menyerap genangan air hujan, tergeletak sebuah sepeda dengan roda depan yang sudah bengkok.Tak jauh dari sana, seorang perempuan terbaring miring, menyembunyikan wajahnya yang tertutup helai-helai rambutnya yang basah.“Mbak ... Mbak, Anda tidak apa-apa?” panggil Brayan dengan suara bergetar, berlutut di samping tubuh yang tak bergerak itu.​Jantung Brayan bertalu-talu. Jemarinya yang ragu meraih pundak perempuan itu karena berniat akan menolongnya.Namun, saat tubuh berbalut dress biru muda itu perlahan terbalik dan wajahnya tersorot temaram
Terakhir Diperbarui: 2026-08-24
Chapter: Tangis Brayan Di Makam Kayla
“Selamat pagi, Pak. Ini berkas yang Bapak minta tadi,” ucap Rava seraya meletakkan sebuah map ke atas meja Kerja Brayan. Brayan yang dalam posisi duduk hanya melirik sekilas. Ia lalu meraih map tersebut dan menandatanganinya. “Besok kamu gantikan saya meeting dengan klien.” “Saya, Pak?” Rava sedikit terkejut. “Eum. Soalnya saya mau pergi ke suatu tempat.” “Tapi, Pak … saya kan belum pernah melakukan pertemuan dengan klien sebelumnya. Saya takut nanti terjadi kesalahan.” Rava tidak yakin dengan dirinya sendiri. “Tidak masalah. Kamu tidak akan bisa jika tidak mencobanya.” Brayan menutup map dan menyodorkannya lagi ke arah Rava. Rava diam dan mengangguk pelan. Setelah mengambil kembali map itu dia pun berlalu keluar dari ruangan Brayan. Saat sudah di luar, dahinya berkerut bingung. Bukan tentang perintah Brayan, melainkan tentang kemana pria itu akan pergi. ***Pukul empat sore Rava sudah kembali ke rumah. Ia masuk dan mendapati Lisa sedang duduk di sofa dengan raut wajah cemberu
Terakhir Diperbarui: 2026-08-20
Chapter: Kehampaan Brayan
Melihat ekspresi wajah tegang Lisa, tiba-tiba saja Rava menyunggingkan senyum tipis. Kekakuan di wajahnya mencair seketika, berganti dengan kekehan pelan yang bergaung lembut di antara jarak wajah mereka yang begitu dekat.​Rava tertawa, lalu pelan-pelan menarik kembali tubuhnya dan menegakkan posisinya. Ia mengacak rambutnya sendiri dengan cengiran ringan, seolah beban berat yang baru saja menggantung di udara hanyalah halusinasi semata.“Astaga, Lis ... kau serius sekali,” ucap Rava seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. “Aku cuma bercanda. Kenapa ekspresimu tegang begitu?”​Lisa tertegun, mengerjapkan matanya beberapa kali. Napasnya yang sempat tertahan kini terembus patah-patah. “Be–bercanda?”“Iya, bercanda,” sahut Rava santai. Ia lalu melangkah mundur menghampiri sisi ranjang yang lain untuk mengambil ponselnya dari atas nakas.“Bukankah kata-kata puitis seperti tadi sangat cocok untuk mencairkan suasana. Kamu pikir aku ini seperti Pak Brayan yang punya rahasia besar?” sambungny
Terakhir Diperbarui: 2026-08-14
Chapter: Sosok Di Dalam Dirimu
Mendengar itu, Rava terdiam cukup lama. Ia tidak marah, tapi juga tidak menunjukkan ekspresi menerima kenyataan. Ia hanya menatap Lisa, jauh lebih dalam dari sebelumnya. Lisa ikut diam dan balas menatap tatapan penuh makna Rava. Setelah menyatakan sebuah kenyataan, ada sedikit rasa lega di hatinya. Tapi juga rasa bersalah yang teramat besar. Bukankah harusnya ia mengatakan itu sebelum mereka menikah? “Maksudmu?” tanya Rava setelah terdiam cukup lama. “Aku sudah tidak perawan,” jelas Lisa. Ada sedikit getar dalam suaranya. Lagi-lagi Rava diam. Ekspresi wajahnya datar. Entah ia kecewa, atau sebenarnya sudah menduga sejak awal. Lagi pula, hanya sekian persen dari perselingkuhan yang tidak berakhir di atas ranjang bukan? “Aku sudah tahu,” ucap Rava santai. Ia lalu beranjang dari atas ranjang dan melangkah ke dekat meja rias. “Hah?! Ka–kamu sudah tahu?” tanya Lisa kaget. “Eum,” angguk Rava santai. “Jadi—”“Jadi tidak usah dibahas lagi,” potong Rava cepat. Rava membuka jam tangan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-25
Chapter: Aku Tidur Dengan Pak Brayan
“Uhuk … uhuk … uhuk ….” Raga Lisa terbatuk-batuk. Ekspresi wajah wanita itu berubah seketika. “Rava?” Rava terpaku sejenak. Ia yakin seribu persen, jika yang saat ini bersamanya bukan lagi Kayla, melainkan Lisa. Tapi pertanyaannya, kenapa bisa dua jiwa ini bertukar begitu cepat? Biasanya, kalau Kayla hadir, wanita sejuta branded itu akan bertahan lama. Bisa satu atau bahkan dua hari. Namun kali ini, tidak sampai sejam pun. “Rava? Apa yang kamu lakukan?” tanya Lisa dengan suara serak, masih setengah terbatuk karena napasnya yang terasa tertahan. ​Kedua mata Rava membelalak sempurna saat menyadari posisi mereka. Ia sedang mengungkung Lisa di atas ranjang dengan menahan kedua pergelangan tangan istrinya di atas kepala. Pakaian Lisa juga sudah setengah terbuka. Lembar-lembar kelopak mawar yang hancur di sekeliling mereka seolah menjadi bukti atas kegaduhan yang baru saja terjadi. ​Rava bagai tersengat listrik. Kesadarannya ditarik paksa kembali ke realitas. Sorot mata din
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Anda juga akan menyukai
MELEPAS BENALU
MELEPAS BENALU
Romansa · Azzila07
197.7K Dibaca
BOSKU MANTAN SUAMIKU
BOSKU MANTAN SUAMIKU
Romansa · Yenika Koesrini
196.9K Dibaca
You Are Mine, Maria
You Are Mine, Maria
Romansa · Sinokmput
196.3K Dibaca
Terjerat Ranjang Panas Majikanku
Terjerat Ranjang Panas Majikanku
Romansa · Lucyofheart
195.7K Dibaca
Hasrat Sang Guru
Hasrat Sang Guru
Romansa · Jnana
193.5K Dibaca
Milyader, Mari Bercerai
Milyader, Mari Bercerai
Romansa · BELLA
192.7K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status