PERNIKAHAN DADAKAN

PERNIKAHAN DADAKAN

last updateآخر تحديث : 2026-03-09
بواسطة:  Wallyتم تحديثه الآن
لغة: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
لا يكفي التصنيفات
5فصول
5وجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

Aurell yang kecewa, putus asa dengan amarah yang memucat, karena gagal menikah. menarik seorang pria yang di temui nya di depan gedung,untuk menggantikan sang kekasih sebagai calon pengantin. aurell yang sejak kecil di kucilkan oleh keluarga nya, semakin di hina ketika dirinya menikah dengan seorang lelaki yang di anggap gembel. * * Aksa baru saja tiba di Indonesia, ingin memberikan kejutan kepada sang kekasih dan ingin menepati janjinya untuk melamar sang kekasih. namun sesampainya di tempat tinggal sang kekasih yang bernama alinea. dia malah di suguhkan pemandangan sang kekasih yang sedang bercumbu dengan lelaki lain. di tengah luka yang ia rasakan, tiba tiba saja datang seorang wanita yang mengajaknya untuk menikah, melihat sorot mata yang sama dengan nya, mata penuh luka. Aksa tanpa ragu menyetujui penawaran dari wanita itu.

عرض المزيد

الفصل الأول

BAB;1

"alin, kamu selalu membuat ku kecanduan di pagi ini... kamu itu selalu terasa nikmat.. aaahh"

desahan suara berat seorang pria terdengar di balik pintu yang tidak tertutup rapat dengan sempurna. terdengar suara desahan pelan yang terdengar begitu dalam.

Aksa yang baru saja ingin mengetuk pintu rumah, langsung terpaku di tempat. jantung nya berdegup kencang tak karuan.

suara-suara itu menganggu pikiran nya,suara yang memuji sang kekasih. wanita yang ia perjuangkan, wanita yang ingin di lamarnya hari ini.

"apa yang sedang mereka lakukan" gumamnya.

pikiran nya berlari liar di otak nya. mencoba menepis kemungkinan buruk di dalam pikiran nya. apa mungkin mereka sedang bercanda? atau mungkin itu bukan alin? namun nama itu..

"sayang... pelan-pelan yah...! "

kali ini suara alinea yang terdengar, suaranya parau. seperti menahan sesuatu, suara napas yang tersengal dalam irama yang tak pantas.

tubuh Aksa pung menegang, tangannya pung gemetar. ia ingin menepis suara itu dari indra pendengarnya tapi iya tak bisa. ia ingin mundur, dan pergi saja tapi tak bisa otak ini menuntut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepalanya.

"mendesah sayang ayo mendesah aku ingin mendengar desahan dari mulut mu sayang.. ayolah"

dada Aksa semakin berdegup kencang napasnya mulai tersengal di saat mendengar panggilan 'sayang' yang di berikan lelaki itu kepada sang kekasih.

"mas aaahh... lebih cepat lagi, mas! aahh sampai dalam lagi mas"

mata Aksa membola sempurna dan terpaku pikiran nya jelas bisa membaca situasi yang terjadi saat ini.

namu,hatinya ingin memastikan semuanya. takut terjadi salah paham.

dengan dada yang berdegup, ia memberanikan diri untuk membuka pintu pelan-pelan, ia berusaha tak membunyikan suara. namun begituh celah pintu terbuka, matanya langsung membelalak.

di depan sana, sang kekasih yang selama ini di perjuangkan selama bertahun-tahun, yang ia jaga dan lindungi. tengah berada di dekapan lelaki lain di atas sofa ruang tamu.

nyaris tanpa busana, desahan yang keluar dari mulut mereka Bersahut-sahutan. pandangan di depan matanya menghantam hatinya seperti serangan berturut-turut.

buke bunga yang di bawahnya terjatuh ke lantai, suaranya cukup keras. tapi dua manusia yang memadu kasih itu tak kunjung sadar.

sakit yang teramat sangat di rasakan. seakan seluruh tubuhnya tertusuk ratusan duri. dadanya sesak, napasnya tercekik oleh kenyataan di depan nya yang terlalu pahit untuk di Terima.

"berengsek! kurang ajar kau! " teriak nya meledak tanpa bisa di tahan lagi.

mendengar suara teriakan barulah dua manusia yang memadu kasih itu tersentak. alinea_alin menjerit kecil dengan gerakan cepat mendorong tubuh pria yang masih menindih badanya.

panik di wajah alin terlihat jelas. namun berbeda dengan sang pria, yang terlihat begitu santai nya berdiri perlahan memungut dres dan memakaikan nya ke tubuh alin, seolah hal begitu udah biasa.

"mas Aksa ... ini.. aku bisa jelasin, tapi jangan marah dulu oke"

Aksa melangkah masuk, napasnya mulai memburuh, matanya memerah menahan gejolak amarah yang kian menumpuk.

"apa kurang dan salahku sampai kamu berbuat begini hingga mengkhianati ku seperti ini"suaranya mulai bergetar

" belum cukup semua yang ku lakukan selama ini untuk mu? aku menanggung pendidikan mu, dan biaya hidupmu tapi ini yang kau berikan untuk ku, sebuah penghianatan "

alin berdiri membenahi rambut dan dress nya, berusaha berbicara

"tolong.jangan marah dulu, oke! kita bicarakan secara baik-baik?... sebenarnya aku.. "

"sudah lah buat apa lagi sih di sembunyikan" ucap sang pria santai. memotong ucapan yang belum selesai dari alin yang berada di sampingnya, dan kini pria itu mengenakan celana nya dengan santai.

"kita bahkan udah dua tahun pacaran kan, dan juga sebentar lagi kita akan menikah bukan, lagi pula, kamu kan sendiri yang bilang lebih mencintai ku yang kaya ini. dari pada si dia yang cuma modal tampang doang, yang jadi babu di luar negeri.

Aksa mengepalkan tangan, tubuhnya bergetar karena amarah, tapi dia berusaha menahan diri. matanya seakan ingin membakar pria itu Hidup-hidup.

"dua tahun yah? selama itu, berarti sejak aku pergi kamu malah malah berdua dengannya yah? lalu untuk apa semua penantian ku ini, kamu sengaja untuk membohongi ku, dan menipu ku"

sebelum alin menjawab, tersengar suara lain dari arah belakang.

"aku pun tidak setuju kalau putirku menikah denganmu" ibunya alin berdiri di ambang pintu. wajahnya, dagunya terangkat penuh kesombongan.

"coba lihat lelaki yang bersama alin sekarang, dia itu orang kaya. dia punya minimarket dan beberapa toko. kalau kamu itu tidak sepadan. jadi lupakan mimpi mu untuk menikahi putri ku"

ia berjalan maju berdiri di samping alin sang putri "putri ku berhak mendapatkan lelaki yang lebih baik dari kamu. lebih sekedar lelaki yang hanya menjadi babu di luar negeri".

Aksa terpaku, mendengar ucapan dari ibunya alin seakan dirinya di tampar berkali-kali. bukan saja sang kekasih, bahkan ibunya pun ikut adil menusuk nya diri di dalam hatinya.

Aksa tak dapat berkata apa apa lagi. menghela napas dalam-dalam, menatap sang kekasih, lalu memasukkan kalung yang tadi hendakbia berikan ke dalam saku celananya.

"baik kalau begitu, jika kita ketemu, anggap saja kita tidak pernah saling kenal sebelum nya,dan jangan pernah sebut namaku"

alin yang mendengar itu mendengus kesal,

"pergi sana! dasar pria miskin! memangnya kamu kira saya pengen ketemu dengan mu"

Aksa menutup mata sebentar lalu menarik napas dalam-dalam, kemudian membelikan badan dan keluar dari rumah itu.

cincin lamaran yang sudah ia siapkan untuk sang kekasih entah jatuh di mana. mungkin jatuh bersama buket nya atau mungkin semesta pun tak merestui rencana ini.

Aksa berjalan tak tentu arah ,menyusuri jalan yang juga begitu sepih, seperti hatinya saat ini. namun entah kenapa, langkah kakinya malah membawa nya berbelok dan duduk di samping jalan dekat sebuah gedung

"berengsek kau! kamu pikir bisa memperlakukan diriku seperti ini? memang nya mereka pikir mereka siapa" Aksa seperti orang gila yang tertawa sendirih.

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى

للقراء

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

لا توجد تعليقات
5 فصول
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status