Share

Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu
Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu
Penulis: Camilia

Bab 1

Penulis: Camilia
Aku dan Nicky berasal dari latar belakang keluarga yang setara. Dari kecil, kami tumbuh bersama dan dikenal sebagai pasangan masa kecil yang dikagumi semua orang.

Sampai tahun ketiga SMA, kelas kami kedatangan seorang murid pindahan bernama Cliona. Gadis yang terlihat rapuh tetapi sebenarnya kuat, membangkitkan seluruh jiwa protektif Nicky.

Tiga bulan kemudian, Nicky membuka mulut dan berkata, "Blaire, kita batalkan pertunangan kita saja. Cliona membutuhkanku. Tanpa aku, dia nggak bisa hidup."

Aku tidak bisa menerimanya dan membocorkan masalah ini kepada semua orang. Akibatnya, Nicky dikurung oleh keluarganya, sementara Cliona dipindahkan oleh keluargaku dengan menggunakan relasi ke sebuah sekolah yang lebih baik di luar kota.

Namun, sebulan kemudian, Cliona tak sanggup menahan perundungan di sekolah dan meloncat dari gedung untuk bunuh diri.

Setelah mengetahui hal itu, jiwa Nicky seolah-olah ikut mati. Dia tidak lagi berbicara dan menolak makan.

Karena cinta dan rasa bersalah, aku meninggalkan segalanya untuk menemaninya, berbicara lembut padanya setiap hari, menyuapinya makan sedikit demi sedikit, memohon agar dia tetap hidup.

Dua bulan kemudian, aku menyiapkan semua rencana perjalanan dan membawanya ke gunung salju yang selalu dia rindukan.

Saat sinar matahari pertama menembus awan dan menerangi seluruh puncak bersalju, cahaya keemasan yang tak terhitung jumlahnya seakan-akan juga menyinari kedalaman matanya yang kosong.

Dia perlahan menoleh, akhirnya menatapku lagi setelah sekian lama. Sudut bibirnya terangkat membentuk lengkungan lembut.

"Blaire, terima kasih atas semuanya."

Saat itu, aku mengira aku telah mengusir kegelapannya dan mendapatkan kembali remaja yang kucintai. Kemudian, kami menikah dan memiliki sepasang anak yang lucu.

Namun, ketika mereka berusia sepuluh tahun, aku menderita penyakit serius dan lumpuh di tempat tidur. Bahkan membalikkan badan pun tak bisa.

Hari itu juga, dia menggandeng Cliona, yang seharusnya sudah mati, masuk ke rumah. Aku tak menyangka, ternyata dia tidak mati.

Yang lebih membuatku hancur adalah sepasang anakku justru dengan gembira berlari memeluk wanita itu dan memanggilnya "Mama" dengan suara nyaring.

Aku begitu terkejut hingga seluruh tubuhku gemetar, tak mampu berkata apa-apa.

Nicky menatapku dari atas, tatapannya dingin menusuk tulang. "Anakmu sudah mati sejak hari mereka lahir. Dua anak ini adalah darah daging Cliona dan aku. Kamu hanya pengasuh yang membesarkan mereka selama sepuluh tahun."

"Kamu menghancurkan hidupku dan Cliona. Keluargamu memanfaatkan kekuasaan untuk menindasnya sampai ke jalan buntu. Aku menahan rasa jijik dan menikahimu demi hari ini."

Nicky menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan dingin, "Kamu nggak akan sendirian. Orang tuamu akan segera menyusulmu. Semua orang yang memisahkanku dan Cliona, nggak ada satu pun yang akan lolos."

Setelah aku mati, dia benar-benar menggunakan cara-cara tertentu untuk memasukkan orang tuaku dan orang tuanya sendiri ke penjara, lalu membuat mereka meninggal satu per satu karena "kecelakaan".

Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika dia mengaku menyukai Cliona.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 12

    Kami menetap di sebuah kota pesisir yang tenang.Aku diterima bekerja sebagai konsultan berita internasional di sebuah media ternama, sementara Miguel membuka rumah sakit pribadinya.Kami pun memutuskan untuk menikah. Kami hanya mengundang keluarga terdekat dan beberapa sahabat seperjuangan, dengan lokasi di sebuah pulau.Pada hari pernikahan, matahari bersinar cerah dan angin laut berembus lembut. Aku mengenakan gaun panjang satin putih sederhana, rambutku disanggul longgar. Miguel memandangku. Kelembutan dan keyakinan di matanya lebih bermakna daripada seribu kata.Tanpa upacara yang rumit, di bawah kesaksian keluarga dan sahabat, kami saling mengucapkan janji sederhana.Tepat ketika pembawa acara mengumumkan upacara selesai dan Miguel menunduk hendak menciumku, dari luar halaman terdengar keributan disertai teriakan serak dan histeris."Blaire, kamu mau menikah? Bagaimana bisa kamu menikah dengan orang lain?"Semua orang menoleh ke arah suara itu. Aku melihat sosok yang dicegat satp

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 11

    Sejak saat itu, Nicky benar-benar tidak pernah lagi muncul dalam hidupku. Kabarnya, tak lama kemudian dia dipaksa keluarganya untuk kembali ke tanah air. Bagaimana persisnya, aku tidak lagi peduli.Hidupku dipenuhi oleh hal-hal yang tidak hanya lebih luas dan lebih berat, tetapi juga sarat makna. Aku berhasil mewujudkan impianku menjadi seorang jurnalis perang.Setelah lulus di Belanda dengan prestasi gemilang, aku secara aktif mengajukan diri untuk pergi ke sudut-sudut dunia yang dipenuhi asap mesiu dan tangisan orang-roang.Di tengah medan yang hancur, aku berjalan bersama warga sipil yang melarikan diri dengan panik. Di tengah angin pegunungan yang kering, aku merekam wajah-wajah lelah dan kosong para tentara. Di parit-parit yang tertutup salju dan es, aku mendengarkan kerinduan para prajurit muda pada kampung halaman mereka.Aku telah melihat terlalu banyak tatapan kosong orang-orang yang kehilangan segalanya, tangan-tangan gemetar yang mencari keluarga di antara reruntuhan, bunga

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 10

    Di sudut foto itu, sebuah siluet samping dengan senyuman cerah seolah-olah membelah dunianya begitu saja. Itu Blaire!Hampir seketika, semua halusinasi yang selama ini menghantuinya surut seperti air pasang. Dia menatap tajam siluet samar itu. Rongga matanya yang kering kembali terasa panas.Dia menemukannya! Akhirnya, dia menemukan Blaire!Dia segera memesan tiket penerbangan paling awal ke Belanda. Di dalam pesawat, dia berulang kali membayangkan adegan pertemuan kembali. Dia ingin mengatakan pada Blaire bahwa dirinya telah salah, bahwa dia menyesal, bahwa dia tidak bisa hidup tanpa Blaire.Dia percaya, selama dia muncul, selama dia cukup tulus, Blaire yang sejak kecil selalu mengikutinya dan hanya memandangnya, pasti akan melunak.Kemudian tibalah saat di mana dia berdiri di depan kafe itu, saat di mana dia akhirnya benar-benar melihat Blaire yang hidup dan nyata. Hatinya yang selama ini melayang tak menentu, yang berada di ambang kehancuran, secara ajaib kembali menemukan pijakan.

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 9

    Punggung itu terasa sangat familier. Dua tahun lalu, Nicky juga menyaksikan Blaire pergi dengan cara yang sama, tanpa ada satu pun cara untuk menghentikannya.Lengan kuat petugas keamanan bandara mencengkeramnya, sementara para penumpang di sekeliling memandang dengan tatapan terkejut bercampur sedikit rasa jijik. Nicky meronta, meraung memanggil sampai suaranya serak. Namun, dia hanya bisa menatap punggung yang dikenalnya itu menghilang di ujung lorong tanpa sedikit pun keraguan."Blaire ...!" Akhirnya, dia dilempar keluar dari lobi bandara, berdiri linglung di pinggir jalan yang dipenuhi orang lalu-lalang. Sinar matahari awal musim gugur di Kota Hibraw masih terasa hangat, tetapi yang dia rasakan justru dingin yang menusuk tulang.Dia benar-benar pergi. Ketika kemudian harus melapor ke Universitas Bakrie, dia dibawa ke sana secara paksa oleh keluarganya. Ibunya menampar wajahnya dengan keras."Sadarlah! Dulu kamu sendiri yang ingin membatalkan pertunangan dan mendorongnya pergi ke Be

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 8

    Kehidupan di Belanda sangat sibuk sekaligus menyenangkan. Lingkungan yang asing, beban studi yang berat, serta teman-teman dari seluruh dunia …. Semuanya membuatku kewalahan dan tumbuh dengan cepat.Aku berusaha keras belajar bahasa, berlama-lama di perpustakaan, ikut diskusi kelompok. Hari-hariku terisi penuh.Sesekali di tengah malam, aku teringat hal-hal di masa lalu, tetapi rasa perih itu kian memudar. Semakin banyak aku belajar, semakin aku yakin dengan pilihan menjadi jurnalis.Namun, agak berbeda dari ibuku, aku ingin menjadi jurnalis perang, mengungkap kebusukan dunia.Kemudian, akhir pekan tiba seperti biasa. Hari itu, aku dan beberapa teman sejurusan keluar dari perpustakaan, bersiap pergi ke kafe di pusat kota untuk duduk-duduk.Langit Amsterdam selalu kelabu. Angin yang membawa uap air kanal menerpa wajah, terasa agak dingin.Baru saja kami tiba di depan kafe, sebuah sosok yang begitu familier hingga membuat jantungku berhenti sejenak tiba-tiba saja menampakkan wujudnya dal

  • Menjauhi Calon Suami Di Masa Lalu   Bab 7

    Di atas meja belajar masih ada sebuah kotak cantik. Di dalamnya tersimpan pernak-pernik kecil yang Nicky berikan selama bertahun-tahun, juga setumpuk tebal surat yang dia tulis untukku.Aku membuka kotak itu, meliriknya sekilas, lalu tanpa ragu mengambilnya dan berjalan ke tempat sampah di halaman. Seketika, semuanya kulempar ke dalam."Blaire, kamu ...." Ibuku berdiri di ambang pintu, menatapku dengan agak terkejut."Barang nggak berguna, memang harus dibuang." Aku menepuk-nepuk tanganku, nadaku santai.Ibuku mendekat dan memelukku pelan. "Bagus. Kita harus memandang ke depan."Hari-hari menjelang keberangkatan ke luar negeri berlalu dengan sangat cepat. Aku menghabiskan sisa waktuku berkumpul dengan teman-teman, menemani keluarga, menyiapkan barang bawaan.Aku sengaja memblokir semua kabar tentang Nicky dan Cliona. Aku hanya tahu Nicky berkali-kali mencoba menghubungiku dan semuanya berakhir gagal.Hari ketika dia tahu aku membuang semua hadiah darinya dan surat-suratku, ibunya bilan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status