Mag-log inTepat memasuki tahun ketujuh pernikahanku dengan Hans, cinta pertamanya, yaitu Yeni kembali dari luar negeri. Kini aku baru sadar bahwa Hans hanya menganggapku sebagai pengganti selama ini. Pada hari aku mengurus prosedur perceraian, aku juga memesan tiket kereta api. Satu-satunya anak yang kukhawatirkan, justru bersorak kegirangan. "Berarti Tante Yeni sekarang bisa menikah dengan ayah dan menjadi ibuku?" Anak ini memiliki selera wanita yang sama dengan ayahnya. Aku mengemasi barang-barang tanpa ragu, lalu pergi dari rumah. Tiga bulan kemudian, aku dan putriku tidak sengaja bertemu lagi dengan ayah dan saudaranya. Putriku bertanya dengan bingung, "Bu, kenapa anak laki-laki itu terus menatap ibu sambil menangis?" Aku menggandeng putriku dan langsung berbalik pergi. "Entahlah, ibu nggak kenal."
view moreErin ternyata berbeda dengan anak pada umumnya.Erin sangat protektif, padahal selama ini aku mengira dia anak pendiam.Aku tidak menyangka dia akan semarah itu ketika bertengkar dengan orang lain.Pada malam harinya, aku bercerita tentang karma kepada Erin.Keesokan harinya, aku membuka restoran seperti biasa.Orang-orang mengetahui tentang kisah seorang pria yang berselingkuh mengajak anak selingkuhannya menemui mantan istrinya."Bos, ternyata kisahmu di media sosial itu kisah nyata. Padahal kau ini wanita hebat, mantan suamimu malah selingkuh."Tanpa sadar, akun yang kubuat ini selama bertahun-tahun ini mulai ramai.Akun itu sudah memiliki jutaan penggemar dan penuh komentar.Pemilik hotel langsung mengusir Shawn dan Hans setelah mengetahui kisahku.Bagaimanapun, pemilik hotel yang terlibat dalam kasus ini. Banyak orang yang mengawasi hotelnya karena kasus ini. Dia takut kasus ini akan memengaruhi bisnisnya.Hans terpaksa pindah ke hotel lain yang lebih jauh.Yang membuatku terkejut
Aku menutup pintu, lalu balik badan. Aku merasa bertemu dengan orang yang tinggal di dunia berbeda denganku.Hans berdiri di sana dengan penampilan yang menyedihkan. Sekarang penampilannya tidak terawat, berjenggot, dan kurus, dia berubah menjadi sosok yang sulit kukenali.Shawn berdiri di sampingnya. Anak itu berubah kurus, wajahnya pucat, dan terlihat aneh. Mereka berdua tetap berdiri dan tidak berani beranjak.Shawn tiba-tiba lari ke arahku, seolah-olah berharap aku akan memeluknya seperti dulu."Ibu!" Shawn berhenti saat mendengar Erin memanggilku. Shawn menoleh dan menatap Erin dengan heran.Kebetulan sekali, Erin baru pulang sekolah.Ini kebetulan sekali. Erin baru pulang sekolah dan melihat kejadian ini."Mereka siapa?" tanya Erin. Erin melihat mereka berdua dengan tatapan waspada, kemudian perlahan mendekatiku.Aku memeluk Erin dan mengelus kepalanya sambil menjawab, "Entahlah, aku nggak kenal." Setelah itu, aku menggandeng Erin, balik badan dan pergi.Hans menahanku. Dia berka
Aku menemui kepala panti. Aku memohon agar diizinkan tinggal di sini dan bekerja sebagai relawan.Kepala panti setuju. Dia berpesan, "Ada anak bernama Erin, dia butuh perhatian khusus."Erin berusia enam tahun. Sebenarnya, orang tuanya masih hidup.Namun, kedua orang tuanya bercerai dan punya keluarga masing-masing, akhirnya Erin ditinggalkan.Karena orang tuanya masih hidup, Erin tidak memenuhi syarat masuk panti asuhan. Namun, Erin tidak memberi tahu orang tuanya siapa.Kudengar, dia ditinggalkan kedua orang tuanya di jalanan. Erin datang sendirian ke panti asuhan. Panti asuhan pun mau tidak mau menerimanya.Erin anaknya pendiam dan suka menyendiri.Bahkan, dia ada kecenderungan suka melukai diri sendiri.Dia bisa ambil pisau untuk melukai orang lain maupun dirinya sendiri.Anak-anak di sini tidak berani memprovokasi maupun bermain dengannya.Waktu pertama kali bertemu Erin, aku melihat dia sama saja dengan anak-anak lainnya.Perbedaannya hanya anak ini sangat kurus, tetapi dia adala
Aku mulai mencoba menjalani hidup baru, tidak lagi mengerjakan rutinitas dalam rumah tangga.Seperti membersihkan rumah, mengantar anak ke sekolah ....Pemandangan di jalan, suara gemuruh hujan, semuanya membuat hatiku bergetar.Aku mulai memotret, mengunggahnya, dan menuliskan yang kurasakan.Tidak kusangka, unggahanku di media sosial disukai banyak orang.Seminggu kemudian, Hans tiba-tiba menghubungiku.Suaranya terdengar panik. "Apa kamu tahu dokumen Proyek Andara ada di mana? Awalnya, aku nggak mau mengganggumu, tapi aku sudah mencari semua laci di rumah, aku tetap nggak menemukannya."Aku terdiam sejenak, berusaha mengingat sambil mengernyitkan dahi. "Kamu bilang proyek itu mendesak, bahkan kamu sampai membacanya di toilet. Coba periksa rak buku di kamar mandi, tapi aku juga nggak terlalu yakin."Hans berkata dengan putus asa, "Nggak ada, aku sudah cari di sana."Aku terdiam sejenak, lalu menambahkan, "Dokumen proyek terbarumu sudah kusimpan di komputer di ruang kerja. Kamu print


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu