Home / Romansa / My Villain Gentleman / Chapter 154: Doesn't Really Pass

Share

Chapter 154: Doesn't Really Pass

Author: saltedcaramel
last update Petsa ng paglalathala: 2022-02-07 14:47:16

Happy Reading

-----

“Gavriel! Gavriel!” panggil Liora panik tanpa mampu mengeluarkan suara.

Ia menepuk-nepuk kedua pipi pria itu yang kembali mengerjap sayu.

“Aku baik-baik saja,” jawab Gavriel lirih nyaris tak terdengar dengan tersenyum kecil di tengah wajahnya yang pucat.

Ia membelai pipi Liora. Berusaha sekuat mungkin untuk tetap tak memperlihatkan kesakitan yang menikam saraf-saraf punggungnya.

Namun, semakin

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (6)
goodnovel comment avatar
Maya Ulfa
atau sodara Gennaro yg tersisa termasuk istrinya yg masih dibiarkan hidup waktu itu ..
goodnovel comment avatar
puji.rhy
laah siapa lagi yg memanfaatkan keadaan nih, Hunter udh dead, gemesh lama lama kak, baru juga mau ketemu bang gav masa udh ada lagi jgn lagi kak udah lah berdarah"annya......... mau dibawa kmna lagi Donna Lio jgn lagi lah blood"nya...
goodnovel comment avatar
Maya Ulfa
Gavriel kah yg langsung jemput Liora... atau akan ada penculikan lagi... lanjut donk Mel... jd deg degan nih
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • My Villain Gentleman   Extra Part: VII

    Happy Reading----- Liora seketika melipat bibir menahan tawa mendengar istilah yang selalu dipakai anak bungsunya tersebut setiap kali ada yang menyebutnya anak-anak. “Oke, pria bal—” Gavriel menutup mulut, sama-sama menahan tawa. Jika ia dan Liora sampai tertawa di depan Lanxer, anak bungsu mereka itu pasti akan sangat kesal. Ia kemudian cepat-cepat mengembalikan gestur wibawanya untuk menasihati sang anak. “Pria dewasa tak membentak dan mengentak kaki seperti anak kecil seperti ini.” Mata biru Gavriel menilik tingkah sang anak dari bawah dari atas. “Pria dewasa berkata sopan dan hormat pada orang lain, terlebih pada orang tuanya.” “Maaf, Daddy.” Lanxer langsung menunduk menyesal. Ia menarik napas dalam lalu menegakkan pandangan dan pundak, meniru gaya ayahnya yang selalu tegap dan keren di matanya. Gavriel mengangguk. “Pria dewasa sejati tidak takut mengakui perbuatannya sendiri.

  • My Villain Gentleman   Extra Part: VI

    Happy Reading----- “Tuan Muda, tolong jangan bermain ini lagi,” pinta seorang made guy yang sedang berlari kencang terbirit-birit di tengah kandang yang luas. “Tidak mau! Ini terlalu menyenangkan!” seru anak laki-laki berusia empat tahun sembari terbahak-bahak. Ia berada di atas punggung harimau putih yang sedang mengejar made guy di depan sana. Tangan mungilnya menggenggam collar kulit di leher binatang buas tersebut. “Wah larimu lebih cepat dari kemari. Ayo Carlo, kita jangan mau kalah, kejar dia!” katanya semakin semangat. “Ya Tuhan! Dari semua tugas, kenapa aku yang ditugaskan menjaga Tuan Muda Lanxer saat bermain seperti ini!” rutuknya semakin panik mendengar auman menyeramkan harimau putih di belakangnya. Ia cepat-cepat berlari menuju pohon terdekat dan buru-buru memanjatnya. Carlo, si harimau putih itu mengaum mengerikan karena kesal mangsanya naik ke atas pohon. “Yaaaah ...

  • My Villain Gentleman   Extra Part: V

    Happy Reading----- Liora merintih. Pahanya menjepit kepala Gavriel tanpa ia sadari seiring keliaran tangan Gavriel yang memutarinya, menghancurkan dengan kenikmatan yang berpadu sesapan dan tusukan lidah panas. “Ya, ya ... ini berlebihan. Ya Tuhan, ini sangat nikmat, Gav,” erang Liora tertahan sembari menjambak rambutnya sendiri karena satu tangan Gavriel yang lain mempermainkan puncaknya. “Inilah yang pantas kau dapatkan, Cara mia,” kata Gavriel dengan napasnya yang menderu layaknya hewan buas mematikan. Gavriel memasukkan jarinya dan terus mempermainkan lidahnya, meneguk segala cairan cinta Liora untuk mengisi dahaga hasratnya yang tak berujung. Liora mengigit jarinya sendiri, menahan desahan dan teriakan bahagia karena rasa ini begitu menakjubkan. Ia masih mengingat ada Vierra yang tengah tidur di balik sekat dinding kamar ini. Pinggul Liora kemudian mengejang hebat bersamaan dengan cair

  • My Villain Gentleman   Extra Part: IV

    Happy Reading----- “Mrs. Arvezio." Bisikan Gavriel yang halus, berat dan nakal langsung menggelitik telinga Liora dan membuat dada wanita itu bergenderang. Panggilan itu benar-benar selalu saja berefek dalam. Pria itu memeluk sang istri dari belakang di tengah Liora yang baru saja memindahkan Vierra tidur di baby bassinet. Pelukan itu terasa begitu erat, menuntut janji. Terlebih ketika ujung hidung Gavriel menyapu kulit leher Liora, menciptakan sengatan geli yang meremangkan. Liora menggeliat dan membuat Gavriel terkekeh. “Ssssttt.” Liora cepat-cepat menutup mulut Gavriel. “Maaf,” bisik pria itu lagi. Ia mengecup leher itu, lalu menyandarkan pipinya di pelipis Liora. “Aku tak menyangka sebentar lagi dia akan dua tahun,” gumam Gavriel dengan mata birunya yang menyusuri damainya tidur Vierra. “Ya, seingatku baru kemarin aku menggendongnya keluar dari inkubator.” Liora tersenyum dengan benaknya yang

  • My Villain Gentleman   Extra Part: III

    Happy Reading----- Gavriel tergelak, terlebih Liora yang hendak pergi dari posisi berbaring di atasnya. Cepat-cepat Gavriel menahan pinggang istrinya itu. “Jangan cemburu. Aku bahkan hanya bertemu ia sekali saat masih kecil.” “Namun, nyatanya sangat berbekas, bukan?” Liora menaikkan satu alisnya dingin. “Mau bagaimana lagi? Ia benar-benar mencoreng harga diriku sebagai anak laki-laki dahulu.” Kali ini kedua alis Liora terangkat. Ia pikir tadi sebuah pertemuan masa kecil yang manis. Gavriel menghela napas. “Harus kuakui bahwa hanya ada dua perempuan yang mengubah prinsip hidupku. Pertama gadis kecil yang dahulu pernah kutemui. Lalu kau, Cara mia. Kau mengubahku menjadi lebih bijak, meninggalkan dunia paling gulita dan tak beradab untuk memilah bisnis yang lebih baik.” “Apa yang gadis kecil itu katakan memangnya?” “Katakan? Tidak, Cara mia. Namun, apa yang dia lakukan.” Dahi

  • My Villain Gentleman   Extra Part: II

    Happy Reading-----“Waaah!”Kali ini Vierra tak bisa menutupi keterpesonaannya dengan banyaknya bunga lonceng di bawah pepohonan tinggi. Sampai hijaunya rumput tergantikan dengan warna ungu kebiruan bunga-bunga itu.Di belakang mereka gemiricik air yang keluar dari tumpukan bebatuan menciptakan air terjun kecil yang memesona di antara aliran air sungai.“Tempat ini sangat cantik,” gumam Liora terpana seraya mengedarkan pandangannya.Gavriel tersenyum. Ia berjongkok dan menurunkan Vierra dari gendongan. “Ambil salah satu bunga itu,” bisik Gavriel.Vierra pun berjalan perlahan mendekati padang bunga lonceng tersebut dengan pengawasan Gavriel dan Liora di belakang.Sementara itu, made guy yang berjaga segera menata karpet piknik dan segala perlengkapan meja kecil dan makanan minuman di dekat batang pohon yang tumbang.“Don Gavriel,” kata salah

  • My Villain Gentleman   Chapter 56: Gavriel's Bedroom

    Enjoy!-----Di tengah-tengah para keluarga dan kerabat yang sibuk berdansa di antara musik tarantella khas Italia, Gavriel justru menggandeng Liora meninggalkan keramaian malam. Keduanya saling merekatkan bibir dalam peraduan manis dan panas ketika lift bergerak

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • My Villain Gentleman   Chapter 49: Lobby

    Enjoy!-----Dua pintu besi di depan Liora segera terbuka setelah bunyi lift berdenting di lantai dasar gedung Quinton Resource Corp. Sepatu high heels stiletto hitam milik Liora segera melangkah bersama seorang CFO, pria paruh baya yang sejak tadi berada di satu

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • My Villain Gentleman   Chapter 41: Dangerous Mouth

    Apa setiap paragraf di bab ini bisa terisi komen? Kalau iya, bab selanjutnya bakal segera meluncur malam ini.Enjoy!-----Seberkas belaian yang berubah menjadi belaian kasar nan tekun itu merusak dunia Liora di detik itu juga. Lio

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • My Villain Gentleman   Chapter 47: Honour

    Enjoy!-----Gavriel mengenakan celana pendeknya dengan enggan, lalu bathrobe putih membalut tubuh atletis itu sebelum benar-benar meninggalkan Liora di ranjang jaring.Liora terdiam memandangi pintu kaca yang menjadi penghubung ruang kamar. Namun,

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status