홈 / Romansa / Obsesi LIar Mantan Suami / 49. Berbicara Baik-baik

공유

49. Berbicara Baik-baik

last update 게시일: 2025-10-27 17:53:05

Sebelah alis Abimana terangkat, dia berkata dengan suara serak-serak basah yang menggoda, "Bicara baik-baik? ini aku sedang bicara baik kan?"

Hah!

Mulut Renata menganga sampai rahangnya jatuh, pipinya pun semerah tomat busuk. Dia sangat malu sampai rohnya hampir melayang dari tubuhnya.

Renata benar-benar syok mendengar jawaban pria itu. Mana ada orang berbicara baik-baik diiringi perbuatan mesum seperti ini?

Huh!!! Lagian, sejak kapan pria yang penuh wibawa dan anggun ini begitu tidak bermoral
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Obsesi LIar Mantan Suami   78. Pengkhianatan Dayana

    Saat Dayana melihat sosok yang ada di pantulan cermin, dia langsung menutup mulutnya. Matanya menegang saat orang yang memeluknya adalah Kevin. Gadis itu mendorong Kevin dan lari ke arah pintu. Tapi bukan untuk keluar, tapi mengunci pintu. Kalau ada orang yang lihat bisa gawat. Kevin merasa kecewa, dia pun berpura-pura marah, "Kenapa? Nggak suka aku lagi?" Suara Kevin terdengar rendah dan serak."Ihhh! Kak kevin," ujar Dayana dengan manja.Gadis itu berjalan mendekat dan melemparkan dirinya ke dalam pelukan Kevin.Dayana bahkan mengecup bibir Kevin dengan alami seperti pasangan suami istri. Darah dalam diri Kevin mendidih. Dia ingin lebih, bukan sekedar kecupan. Tapi Kevin harus menahan diri. Ini adalah pernikahan Dayana, Kevin tidak boleh mengacaukannya. Karena dengan pernikahan ini lah, anak yang ada di dalam kandungan Dayana akan menjadi ahli waris keluarga Mahendra.Kevin mengusap bibir ranum Dayana, dia pun menelan ludah.Dayana menyandarkan kepalanya pada dada pria itu dan j

  • Obsesi LIar Mantan Suami   77. Pernikahan Abimana

    "Jangan marah Ren. Setelah Abimana menikahi ular itu, dia tidak akan mengganggumu lagi," ujar Angela.Renata tersenyum pahit, Angela memang polos. Angela tidak tahu, Abimana orang seperti apa. Bagi Renata, Abimana bukan pria yang murah hati hingga dia akan melepaskan Renata begitu saja. Buktinya, di hari pernikahannya saja, Abimana masih sempat memberikan gaun dan perhiasan pada mantan istrinya. Huh! Yang namanya penghianat tetap saja penghianat. Sudah mau menikah tapi masih tidak rela melepaskan mantan istrinya.Setelah memungut kembali perhiasan yang berserakan itu, Angela menaruhnya di atas ranjang. Dia berjalan mendekati Renata dan meraih tangannya."Ayo, pergi." Renata menghela nafas lalu mengambil tasnya di atas meja rias, "Ayo." Acara ijab kabul dilaksanakan siang hari. Jadi mereka harus berangkat dan jangan sampai terlambat.Renata dan Angela pergi ke gedung pernikahan Abimana dan Dayana. Setelah memarkir mobil, mereka berdua masuk.Saat Renata dan Angela datang semua oran

  • Obsesi LIar Mantan Suami   76. Karangan Bunga

    Dapat feel-nya. Ini adegan karangan bunganya kuat banget buat bikin pembaca emosi — apalagi kalau Renata lagi difitnah di sosmed.Aku rapikan dikit ya, biar tegangnya naik tapi tetap pakai gaya kamu. Aku benerin typo dan alurnya biar lebih ngalir:---Untuk membuang penat, kedua wanita itu pergi ke kantor Mikaila. Saat Renata dan Angela memasuki lobi, semua mata menatap dan berbisik-bisik. Renata dan Angela pura-pura tidak peduli.Mereka masuk lift dan berhenti di lantai ruangan Mikaila. Angela mendekati meja sekretaris."Kak! Bu Mikaila sibuk nggak?"Sekretaris itu mengedipkan mata dan tersenyum ramah lalu menjawab, "Bu Mikaila sedang keluar."Binar mata Renata meredup. Dia menatap daun pintu ruangan Mikaila dengan rumit. Jelas-jelas mobil Mikaila masih terparkir di basement. Ini pasti karena Mikaila menghindarinya karena skandal di media sosial.Angela menghela napas berat, "Yah! Sayang sekali!"Kedatangan mereka sia-sia. Mereka memutuskan pergi.Setelah lift tertutup, sekretaris it

  • Obsesi LIar Mantan Suami   75. Pria Idiot

    Saat berjalan menuruni tangga, Renata melihat Angela yang sedang senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Dia pun mengernyit dan merasakan firasat buruk."Ngapain senyum-senyum sendiri?" Angel tersenyum licik sambil menunjukkan ponselnya. "Kemari deh! Bagaimana kalau foto ini aku sebar?" tanyanya dengan mata berbinar.Renata menarik kursi dan duduk di sebelahnya. Dia melirik ke arah layar ponsel sahabatnya. Pupil matanya menyusut, "Jangan macem-macem deh!" Angela menyibak rambutnya. Dia yang seperti kerasukan tidak perduli dengan resikonya. Dari awal, dia ingin sekali memberi pelajaran pada Dayana saat dia mendapatkan foto itu. Hanya saja, Renata selalu mencegahnya, tapi sekarang dia tidak akan menundanya lagi sekalipun Renata menghalanginya.Tekadnya sudah bulat."Cih! Aku ngga takut!"Renata mengulurkan tangan lalu merebut ponselnya dengan cepat. Wanita itu menggelengkan kepalanya mengisyaratkan agar Angela berhenti. Jangan sampai Angela menyinggung Abimana yang kejam itu!Angela

  • Obsesi LIar Mantan Suami   74. Keluar Dan Hadapi

    Melihat reaksi Reino, suasana hati Abimana semakin buruk. Dia melirik asistennya dengan tajam lalu mengusirnya."Pulang sana! Nggak usah menginap."Reino tidak tahu kesalahannya, tapi dari pada kena pukul dan bahkan di pecat. Dia langsung berdiri tanpa mengeluh."Baiklah, Tuan."Abimana memijit pelipisnya yang sakit.*** Paginya di rumah Angel. Renata sedang duduk di meja makan sambil menyesap kopi hitam. Dia masih memakai piyama, rambut panjangnya di cepol, wajahnya terlihat kuyu lengkap dengan lingkar hitam di bawah matanya. Dia sudah seperti zombi."Pagi ... " sapa Angel dengan penuh ceria.Keceriaannya seperti cahaya matahari yang menyinari setiap sudut gelap. Wanita itu sudah rapi, cantik dan wangi. Dia memakai gaun panjang berwarna navi dan tas slempang edisi terbatasnya. Rambutnya di curly dengan riasan douyin andalannya. Renata melirik sekilas dan menjawab dengan malas, "Pagi ... "An

  • Obsesi LIar Mantan Suami   73. Suara Netizen

    Ting! Sebuah pesan yang mengandung ancaman kembali masuk. [Bakar saja kalau berani!]Melihat pesan Abimana yang semena-mena membuat darah Renata mendidih, dia segera membalas. [Aku nggak takut!]"Huh! Dia pikir aku takut apa!" Demi ketenangan hidup barunya, Renata memblokir nomor Abimana. Dia pun melempar ponselnya ke ranjang. Dia bersandar dan memejamkan matanya sambil mengatur nafasnya. Lalu tiba-tiba dia teringat sesuatu. Renata belum melihat berita tentang dirinya di media sosial. Dia pun bangkit dan kembali memungut ponselnya. Dia merebahkan diri di ranjang dan membuka akun media sosialnya.Halaman pertama yang muncul di layar adalah foto ciumannya dengan Abimana. Renata bermonolog, "Ternyata ada orang yang tidak takut mati!" Dia pun membuka kolom komentar. Saat membaca komentar netizen satu persatu, Renata hampir muntah darah karena semua netizen mengutuknya. "Dasar wanita murahan!" "Semoga semua pelakor masuk neraka!" Semua hujatan media sosial tertuju padanya, tapi t

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status