Share

Bab 56

Author: Caca
last update publish date: 2026-07-29 19:43:58

Pertanyaan yang Tak Dijawab

Satu pertanyaan terus berputar di kepala Catalina sejak fajar menyingsing, kian nyaring bagaikan detak jarum jam dinding di dalam ruangan kosong yang hampa. Pertanyaan sederhana, namun dampaknya begitu menyiksa hingga membuat dadanya terasa sesak setiap kali ia mencoba mengabaikannya.

Siapa perempuan itu?

Bagi siapapun yang mengenalnya, Elio adalah definisi sempurna dari ketenangan yang tak tergoyahkan. Berada di dekat pria itu selama bertahun-tahun membuat Catalina
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   bab 109

    **Bab 109: Tujuan Baru di Ujung Dunia** Isabel merapatkan jarak di antara mereka, menggeser kursi kayu tua itu hingga berderit nyaring di atas lantai ubin yang dingin. Dengan penuh kehangatan, Isabel menggenggam tangannya—kedua telapak tangan wanita tua itu terasa begitu hangat dan kasar, memberikan kontras yang sangat nyata pada jemari Aixa yang pucat dan sedingin es. Genggaman itu bukan sekadar gestur penenang, melainkan sebuah jangkar kasih sayang di tengah samudra penderitaan yang sedang menghempas jiwa keponakannya. "Lalu ke mana kau akan pergi?" tanya Isabel dengan suara lirih yang nyaris tertutup oleh gemericik hujan di luar jendela. Matanya menatap dalam, menelusuri kelelahan luar biasa yang terpancar dari manik mata Aixa. Aixa terdiam beberapa saat. Keheningan merayap cepat di antara mereka, terasa berat dan sarat akan pertimbangan mati-matian. Matanya menerawang jauh menembus dinding-dinding kayu apartemen sempit itu, melintasi cakrawala kota Madrid yang tertutup awan men

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   bab 108

    **Bab 108: Keputusan yang Bulat** Suara bel apartemen berbunyi mendadak, memecah keheningan mencekam yang menyelimuti kamar sempit itu. Aixa tersentak kaget. Tubuhnya seketika menegang, dan cangkir teh yang dipegangnya bergetar tipis. Jantungnya berdegup cepat, berpalu-palu menembus rongga dadanya dengan kepanikan yang tak terelakkan. Di tengah kondisi mentalnya yang terkoyak, setiap suara asing dari luar seolah menjadi ancaman mematikan—apakah wartawan telah melacak tempat persembunyiannya? Atau orang-orang utusan keluarga Castello yang datang untuk menuntut ketundukan lebih jauh? Dengan hati-hati dan langkah kaki tanpa suara, ia melangkah mendekati pintu kayu usang itu. Ia menahan napasnya, menempelkan wajahnya perlahan, lalu mengintip melalui lubang pintu yang agak kabur. Seorang perempuan paruh baya berdiri di luar di koridor yang remang-remang. Wanita itu mengenakan pakaian hangat yang sedikit basah oleh sisa rintik hujan, membawa beberapa kantong plastik belanjaan yang tampak

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   bab 107

    **Bab 107: Sebuah Kebenaran yang Terlambat** Mereka bahkan tidak mengetahui namanya yang sebenarnya. Bagi dunia luar, bagi ribuan pasang mata yang haus akan kemalangan orang lain, ia hanyalah sebuah bayangan tanpa identitas mandiri—seorang perempuan yang identitasnya selalu dilekatkan pada kekuasaan sang mantan suami. Bagi publik Madrid yang dingin, ia hanyalah mantan istri Fernando Castello. Perempuan pembawa skandal. Sosok rekaan media yang pantas dicaci, dihujat, dan disudutkan di setiap pojok berita gosip hiburan. Ia adalah tokoh utama dalam video memalukan yang sempat menggegerkan jagat raya, sebuah rekaman murahan yang dirancang dengan sengaja untuk meruntuhkan martabatnya. Padahal, kebenaran sejati telah lama terungkap di balik pintu tertutup. Video tersebut sudah dibuktikan secara sah sebagai hasil manipulasi digital yang sangat halus oleh tim penyelidikan internal. Bukti-bukti forensik telah dikumpulkan, identitas para peretas dan perancang rekayasa pun telah dikantongi, da

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   bab 106

    **Bab 106: Bayang-Bayang di Kota Madrid** Madrid diguyur hujan deras sejak dini hari. Gemericik air yang menghantam kaca jendela terdengar monoton, bagaikan ritme sunyi yang menusuk pendengaran. Udara dingin merembes masuk melalui celah-celah peninggalan bangunan tua di pusat kota, membawa aroma tanah basah dan keputusasaan yang tak kasat mata. Langit kelabu yang menggantung rendah di atas cakrawala seolah mencerminkan kehidupan Aixa yang perlahan runtuh dalam waktu yang begitu singkat. Hanya dalam hitungan minggu, seluruh pilar kehidupannya hancur berkeping-keping. Dunia yang dulunya hangat dan penuh harapan kini bertukar menjadi padang tandus yang asing. Ia berdiri mematung di depan jendela apartemen kecil yang disewanya sementara. Bangunan sederhana itu tersembunyi di salah satu sudut gang sempit, jauh dari kemewahan kawasan elit tempat ia pernah menghabiskan masa-masa lalunya setelah meninggalkan rumah keluarga Castello. Di kedua tangannya, terdapat secangkir teh hangat yang

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   Bab 105

    Penyesalan Terlambat Elio menatapnya lama. Tatapan keponakannya itu dipenuhi gabungan antara kepahitan, kejujuran, dan empati yang amat dalam—sebuah tatapan dari seseorang yang tahu betul betapa hancurnya kebenaran ini bagi paman yang selalu merasa memegang kendali atas segalanya. "Karena itu bukan hakku," jawab Elio pelan. Suaranya terdengar datar namun sarat akan penekanan yang menusuk. "Aixa sendiri yang memohon padaku untuk merahasiakannya darimu. Dia tidak ingin anak itu dibesarkan di lingkungan keluarga Castello yang dingin dan penuh manipulasi. Dia ingin menyembunyikan buah hatinya dari pria yang telah menghancurkan hatinya." Fernando merasa kerongkongannya tersumbat parah. Rasa bersalah yang merayap di dadanya terasa begitu pekat, seolah membakar setiap pasokan oksigen yang berusaha ia hirup. "Sejak kapan kau tahu?" tanya Fernando. Suaranya bergetar hebat, kehilangan seluruh nada wibawa yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khasnya. "Aku mendengarnya secara tidak sengaj

  • Obsesi Terlarang Menikah Kontrak Dengan Pama   Bab 104

    Rahasia Terbesar Elio langsung membeku. Kalimat yang baru saja terlontar dari mulutnya seakan memotong aliran udara di dalam dada Elio sendiri. Bibirnya mengatup rapat, dan sepasang matanya melebar saat menyadari keputusasaan atas kecerobohannya. Sial. Ia terlambat menyadari ucapannya. Rahasia yang selama ini ia simpan rapat-rapat di dalam sudut sanubari yang paling dalam—sebuah kebenaran mengerikan yang ia swore untuk membawanya sampai ke pengasingan—kini telah terlepas begitu saja di tengah keriuhan dingin ruang tunggu VIP bandara. Tatapan Fernando berubah tajam. Datar dan dingin yang biasa menyelimuti wajah kepala keluarga Castello itu menghilang seketika, berganti menjadi sorot mata berbahaya yang sarat akan kecurigaan, ancaman, dan kepanikan liar yang mulai meletup. "Elio." Suara Fernando bergetar rendah, mengandung tekanan penuh intimidasi yang sanggup membekukan darah siapa pun yang mendengarnya. Elio mengalihkan pandangan. Ia memalingkan wajahnya ke arah jendela

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status