Share

73. Perempuan Gila

“Apa ini? Kalian saling kenal?” Aku balik bertanya.

Ali dan Arin masih saling tatap. Gadis itu tak mengedipkan mata barang sekalipun. Dia masih berusaha untuk mengenali situasi yang sedang terjadi.

“Kenapa kau ada di sini?” Kali ini Ali yang bersuara. Dia memindai Arin dari atas kepala hingga ujung kaki. Dia mengenakan seragam sekolah yang sama dengannya.

“Kau sekolah di sini juga?” Ali menunjuk logo sekolah pada seragam Arin.

Setelah percakapan mereka di supermarket yang di temani secangkir coklat panas malam itu, mereka tak pernah lagi bertemu setelah itu. Jangankan untuk bertanya apa kabar, tatap muka saja tidak. Bahkan Ali sudah menyempatkan diri untuk datang ke taman, mungkin saja dia akan bisa bertemu dengan Arin lagi. Tapi gadis itu tak datang. Ali berpikir jika Arin sudah pindah ke lingkungan lain dan perlahan ingatan tentang Arin mulai pudar.

“Bagaimana denganmu?” Arin balik bertanya.

Dia juga sudah melup
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status