แชร์

CING LIAN BERTERIAK LAGI

ผู้เขียน: Mithavic Himura
last update วันที่เผยแพร่: 2025-08-15 12:19:50

"Cing Lian! Kau mendengar suaraku?!" teriak Zaiho di antara usahanya yang ingin membebaskan sang istri dari jeratan asap hitam yang menyelimuti tubuh istrinya.

"Ya! Aku mendengar!" sahut Cing Lian, tapi suaranya terdengar jauh, seolah jarak antara ia dan Zaiho berkilo-kilo meter, padahal mereka berhadapan yang berjarak asap hitam saja.

"Kerahkan seluruh kekuatan tenaga dalam mu, aku akan menyerang asap hitam ini, jadikan ilmu tenaga dalammu benteng dirimu, sekarang! Apakah bisa?!" teriak Zaiho
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • PENDEKAR 7 WARNA    BUKA BAJUKU, CANG SIN!

    "Lengan ini tidak bisa disembuhkan, Cang Sin. Meskipun obat yang kau berikan itu manjur, tetap saja tidak akan bisa mengembalikan lenganku seperti semula. Sudahlah. Tidak usah menghiburku. Sekarang buka bajuku! Kau harus memeriksa kristal itu memang musnah atau justru masuk ke dalam jantungku. Jika itu terjadi, kau harus mengambil jantungku lalu hancurkan. Karena kalau kau tidak melakukannya, aku akan berubah menjadi iblis seperti Lucifer."Panjang lebar Lien Er bicara seperti itu pada Cang Sin. Hingga membuat Cang Sin jadi bingung harus bagaimana ia menuruti apa yang diperintahkan oleh Lien Er padanya karena ia seorang laki-laki."Apalagi yang kau tunggu? Lakukan! Kau ingin semuanya terlambat dan perjuanganmu membuat perbatasan bebas dari pengikut iblis sia-sia?" Suara Lien Er terdengar membuyarkan lamunan Cang Sin yang saat itu masih berpikir bagaimana caranya agar ia bisa melakukan hal yang diperintahkan Lien Er tapi tidak secara langsung membuka pakaian perempuan tersebut. Pria

  • PENDEKAR 7 WARNA    LENGAN LIEN ER HANGUS!

    Kristal keabadian. Benda itu ada di tangan Lien Er hingga Raja Iblis Bo bergegas mendekat ke arah sang istri tapi gerakannya terhenti seketika saat Lien Er mencengkram kristal di tangannya dengan kuat, dan Raja Iblis Bo berteriak keras seolah jantungnya diremas oleh sesuatu yang menyakitkan."Lihat, kau sekarang kesakitan, bukan? Jika kau tidak percaya kristal ini justru membuat kita semua musnah, aku akan memperlihatkan bagaimana cara kerja kristal ini pada orang yang ingin dikuasainya!"Suara Lien Er terdengar tapi Raja Iblis Bo mencegah hal itu dilakukan oleh Lien Er, karena ia tidak mau kristal tersebut menjadi terkontaminasi kekuatannya jika itu dilakukan oleh Lien Er. "Jangan kau lakukan apa pun pada kristal itu, Lien Er! Berikan saja padaku! Jika kau memberikan kristal itu, aku akan melupakan semua perbuatan kurang ajar mu itu! Berikan padaku!"Suara Raja Iblis Bo terdengar lantang saat mengucapkan kalimat itu pada Lien Er. Tapi tetap saja, Lien Er tidak mau melakukan apa yang

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN INGIN DIBUNUH!

    "Kak, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa tubuhnya jadi meleleh?" tanya penjaga ruang perenungan itu pada Zaiho. "Ini bukan tubuh asli Kak Cung Sin. Raja Iblis Bo memanfaatkan kekuatan yang ia berikan pada Kak Cung Sin untuk menguasai tubuhnya."Zaiho menjawab pertanyaan sang penjaga ruangan itu, dan penjelasannya membuat kedua penjaga ruangan tersebut terkejut. "Jadi, sekarang Kak Cung Sin ada di luar perguruan?" tanya mereka dengan wajah yang terlihat khawatir. Bagaimana tidak khawatir? Jika guru besar mereka tahu mereka tidak bisa menjaga Cung Sin, bukankah itu adalah sebuah keteledoran?"Iya. Kak Cang Sin menghubungiku lewat batin, dia sekarang sedang berhadapan dengan Kak Cung Sin. Sekarang kalian bereskan saja tempat ini. Aku akan coba untuk melakukan perintah Kak Cang Sin agar bisa menarik kembali Kak Cung Sin kembali."Mendengar perintah dari Zaiho, kedua penjaga ruang perenungan itu mengiyakan. Selama perguruan sedang terguncang karena Cang Sin dianggap tewas di perbatasan

  • PENDEKAR 7 WARNA    TUBUH CUNG SIN HANCUR?

    "Kalau kau menggunakan kekuatan inti yang kau dapatkan dari para pendekar wanita itu secara berlebihan, kau akan celaka, Cang Sin!"Begitu suara Dewi Lembah Seribu Obat terdengar di telinga Cang Sin, hingga Cang Sin mengurungkan niatnya untuk mengerahkan kekuatan inti yang sekarang ada di dalam tubuhnya untuk melakukan apa yang dikatakan oleh Raja Iblis Bo. "Bagaimana dengan Kak Cung Sin jika aku tidak melakukan apa yang dia inginkan?" tanya Cang Sin pada sang dewi."Itu resikonya. Ketika ia sudah bekerjasama dengan Raja Iblis Bo, maka ia sudah tahu resiko apa yang akan terjadi padanya, jadi kau, tidak perlu memikirkan hal itu.""Tidak. Meskipun apa yang kau katakan itu benar, tapi dia tetap kakakku yang harus diberikan kesempatan untuk berubah.""Apakah kau akan bersikap seperti ini jika orang itu bukan saudaramu?""Tentu saja! Setiap orang yang ingin berubah harus diberikan kesempatan itu.""Memangnya Cung Sin mau berubah? Dia jelas-jelas mengajakku bekerjasama. Lalu dengan Raja Ib

  • PENDEKAR 7 WARNA    DI BAWAH KENDALI RAJA IBLIS BO

    "Kak, tatap mataku!" perintah Cang Sin pada sang kakak. Cung Sin yang mendengar perintah itu segera melakukan hal yang diminta oleh Cang Sin. Ia menatap Cang Sin dan Cang Sin semakin yakin yang berdiri di hadapannya bukan Cung Sin tapi orang lain yang memakai tubuh Cung Sin. "Siapa kau sebenarnya? Keluar kau dari tubuh Kak Cung Sin!" hardik Cang Sin dengan nada suara yang tegas agar orang yang memakai tubuh sang kakak tahu bahwa ia sedang tidak main-main. Mendengar teriakan Cang Sin, wajah Cung Sin yang tadinya menghiba berubah menjadi dingin seketika. Tatapan matanya yang tadi terkesan memohon sekarang berubah menjadi tatapan mata yang ingin melahap Cang Sin. Ia menyeringai. Cang Sin yang melihat hal itu benar-benar yakin, bukan sang kakak yang ada di hadapannya sekarang. Tanpa banyak berpikir, Cang Sin segera mengerahkan kekuatannya dan beberapa warna keluar dari tubuhnya lantaran setiap kali Cang Sin mengerahkan kekuatannya dan kutukan itu menghalangi, maka yang keluar

  • PENDEKAR 7 WARNA    CUNG SIN BAGAI MAYAT HIDUP

    "Apakah sekarang kau percaya?" Suara Cang Sin membuyarkan lamunan Dewi Lembah Seribu Obat yang sudah sampai ke mana-mana.Perempuan itu mendongak dan menatap ke arah Cang Sin dengan tatapan mata ingin tahu. "Apakah kau bisa membantuku untuk bertemu dengan dirinya?" tanya perempuan itu pada Cang Sin. "Sebenarnya aku berjanji pada dia untuk merahasiakan bahwa dirinya masih hidup. Hanya saja, rajamu sendiri sudah tahu, jadi kupikir, jika aku tidak mengatakannya padamu, kau juga akan tahu dari rajamu.""Dia ingin keberadaannya tidak diketahui?""Ya."Telapak tangan Dewi Lembah Seribu Obat mengepal mendengar apa yang dikatakan oleh Cang Sin. "Kenapa kau tidak mau menikah denganku, Cang Sin?"Mendengar pertanyaan sang dewi, Cang Sin mengerutkan keningnya seolah ia heran dengan isi pertanyaan tersebut."Kau sudah tahu jawabannya kenapa masih bertanya soal ini padaku?""Ini pertanyaan terakhir. Aku hanya ingin tahu, kau berubah pikiran atau tidak."Nada suara Dewi Lembah Seribu Obat menur

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status