共有

Bab 50. Pilihan Abian

作者: Kenzie
last update 公開日: 2025-08-24 22:12:46

Reina terkekeh miring, suara tawanya tipis namun penuh sindiran. Ia melepaskan dasi Abian dengan gerakan lambat, seolah menikmati setiap detik saat kain itu terlepas dari genggamannya. Bibirnya melengkung nakal, matanya menatap Abian dengan kilatan tajam sekaligus sensual.

“Pagi-pagi buta, tunangan manis itu masih sempat mengganggu, ya?” bisiknya sambil mendekatkan bibir ke telinga Abian, napasnya hangat menusuk kulit pria itu.

“Lucu sekali. Istrimu yang sah ada di sini, di hadapanmu, tapi yang
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
Kenzie
Sabar yah, Kak
goodnovel comment avatar
enur .
Abian , aq mau tanya sama kamu ,, apa sih kelebihan Cindy dari Reina ,, terus aj Cindy yang di utama kan ,, istri mu Reina hanya nmr sekian
goodnovel comment avatar
enur .
apa apaan ini ?? Abian emang ngajak gelud
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 206. Ending

    Dua tahun telah berlalu sejak tragedi yang hampir merenggut segalanya dari hidup Abian dan Reina. Kota Seoul menyambut mereka dengan riuh rendah lalu lintas dan cahaya lampu neon yang tak pernah padam. Bagi Abian dan Reina, dua tahun terakhir adalah masa ketenangan yang mereka bangun sendiri, jauh dari sorotan media yang dulu menyeret hidup mereka ke dalam kekacauan.Abian baru saja menerima kabar dari Roy. Cindy kini dirawat di rumah sakit jiwa, sementara ayahnya dipenjara dan Raka ikut merasakan akibatnya. Ibunya meninggal beberapa bulan setelah skandal keluarga mereka terungkap, meninggalkan kehampaan yang mendalam.Sementara Jay seolah hilang tanpa bekas, meninggalkan rasa sunyi yang menakutkan. Abian menyadari semua ini adalah ulah Arga, strategi yang rapi dan tanpa cela. Meski begitu, ia memilih diam dan tidak menanyakan apapun pada Arga, membiarkan segalanya berjalan sesuai rencana.“Mas,” panggil Reina lembut dari balkon apartemen me

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 205. Kekuasaan Tidak Lagi Menyelamatkan

    Di apartemen yang sepi, Cindy menatap layar ponselnya dengan tangan gemetar. Notifikasi terus berdatangan, satu demi satu, membuat dadanya sesak. Wajahnya pucat, matanya membulat, sementara jantungnya berdebar tak menentu. Foto dirinya bersama Raka kini tersebar di semua portal berita. Tangkapan layar chat, dokumen transfer dana, dan percakapan rahasia yang ia kira aman kini terbuka untuk publik. Nama Cindy memenuhi headline media, komentar netizen berseliweran, menyeret citra keluarga dan hubungannya yang selama ini ia jaga. “Ini tidak mungkin,” gumamnya lirih, napas tersengal. Ia mencoba mengangkat telepon, berharap ada seseorang yang bisa menenangkan keadaan. Panggilan pertama tidak tersambung. Panggilan kedua juga tidak. Bahkan Raka seakan menghilang begitu saja. Cindy berjalan mondar-mandir. “Raka, di mana kamu?” suaranya bergetar. “Kamu harus melakukan sesuatu. Ini semua gila.” Ia menatap layar laptop d

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 204. Ketika Semua Topeng Runtuh

    Setelah panggilan terputus, Abian menurunkan ponsel. Rahangnya mengeras, menahan gelombang emosi yang ingin meledak. Wajahnya tetap tegap, menutupi kerentanan yang tersembunyi di dalam hati. Arga menatap lama. “Kamu yakin akan menghadapi media?” Abian menatap balik, rahangnya menegang. “Para wartawan dan paparazzi pasti akan memburu kabar tentang kejadian ini. Lebih baik aku yang menghadapi mereka, daripada membuat Reina kembali terluka.” Arga mengangguk pelan, menahan rasa khawatirnya. “Kalau begitu lakukan. Aku akan mendukungmu sepenuhnya.” Abian menarik napas dalam, berusaha menenangkan diri sejenak. Suara detak jantungnya dan gema langkah di ruangan seolah menjadi latar bagi tekad yang baru terbentuk. Setiap tarikan napas membuatnya semakin fokus pada tujuan di depan. Ia menatap layar ponsel dengan mata tajam, menekan beberapa nomor penting satu per satu. Pesan demi pesan dikirim, memastikan setiap persia

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 203. Harapan Tersisa Di ICU

    “Saturasi oksigen pasien turun drastis!” seru seorang tenaga medis sambil menatap monitor dengan tegang.Tubuh Reina lemas. Napasnya tersengal, warna bibirnya pucat. Tanda jelas bahwa kadar oksigen menurun drastis.“Pasang oksigen sekarang!” perintah seorang paramedis, menempelkan masker ke wajah Reina.Alarm monitor berdentang kencang, lampu merah berkedip cepat, menandakan saturasi Reina berada di bawah 90%. Abian menggenggam tangan istrinya sekuat tenaga. Setiap detakan alarm terasa menekan dadanya seperti palu yang berat.“Tenang, Tuan. Kami akan stabilkan dulu sebelum sampai rumah sakit,” ujar paramedis sambil menyesuaikan aliran oksigen dan memeriksa tekanan darahnya.Sementara itu, tangan salah satu paramedis menekan dada Reina dengan lembut sesuai protokol resusitasi non-invasif. Jantungnya tetap berdetak stabil di bawah pengawasan ketat. Abian hanya menatap, napas tersendat, hatinya bergetar setiap detik.Ambulans menemb

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 202. Detik-detik Menentukan

    Sementara itu, mobil Abian benar-benar berhenti total. Pikirannya kosong saat ini. Sesekali matanya menatap GPS, berharap titik keberadaan Reina muncul kembali.“Tuan Abian, saya sudah menemukan jalurnya. Saya akan kirim—”“Pandu saja,” potong Abian singkat, nadanya dingin tapi tegas.“Baik, Tuan,” jawab suara di seberang, cepat menyesuaikan irama perintah.Bola Salju mulai memandu perjalanan Abian menuju lokasi Reina. Ia memaksa diri tetap fokus meski bayangan terburuk tentang istri dan anaknya terus menghantui pikirannya. Mobil melaju keluar dari terowongan, jalan utama terbentang di depan seperti menunggu setiap langkahnya.Beberapa meter kemudian, petugas menghentikan kendaraan. Sirine meraung dan palang turun, menghentikan laju mobil tepat saat Abian ingin menekan gas. Napasnya tercekat, tangan menegang di setir, jantung berdetak kencang.Abian menatap layar GPS dengan napas tertahan. Titik lokasi Reina yang sempat menghilan

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 201. Ketegangan Saat Fajar

    Lampu lorong redup menyelimuti Reina saat ia berlari, napasnya terpecah, sementara langkah Jay terdengar mengejar dari belakang. Di tikungan, ia sengaja menabrak troli kosong, logamnya beradu keras dan memperlambat kejaran Jay beberapa detik. Gerakan itu cukup untuk berbelok, dan cukup untuk menghilang sementara waktu.Reina segera mengunci pintu darurat dari dalam. Dadanya naik turun, matanya basah oleh ketegangan. Untuk pertama kalinya sejak diculik, Reina tidak lagi sekadar menjadi target, ia kini menjadi ancaman.“Bagaimana caranya aku keluar dari bangunan ini?” tanyanya pada udara kosong dan keheningan ruangan.Ia menatap sekeliling, mencari jalan keluar sebelum Jay kembali. Pandangannya tertuju pada kaca jendela yang cukup tinggi. Ketinggian itu tak menjadi penghalang bagi tekadnya.Reina mulai menumpuk benda-benda di sekitarnya untuk mencapai jendela. Senyum tersungging saat balok kayu berhasil memecahkan kaca, serpihan kecil menempel di wa

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 34. Pagi yang Terlalu Nyata

    Raka memarkir mobil di depan lobi apartemen Reina. “Kamu yakin nggak mau aku antar sampai depan pintu?” tanyanya.Reina menggeleng, memeluk lukisan rumah kayu pemberian lelaki di sampingnya. “Nggak perlu, sudah malam juga. Aku kembali sekarang.”Raka menghentikan perge

    last update最終更新日 : 2026-03-19
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 33. Saat Rahasia Mulai Tersaji

    “Nona,” panggil Jay setelah ruang rapat utama hanya tinggal dirinya dan sang Nona. “Kalau kamu ingin membela mereka, mending keluar saja! Aku sudah memberikan pendapat berdasarkan data dan analisis kamu. Aku juga tidak melibatkan urusan pribadi dalam pendapat tadi,” sungut Rei

    last update最終更新日 : 2026-03-19
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 18. Janji di Tengah Luka

    “Terima kasih,” ujar Reina pelan saat mereka masuk ke mobil sewaan Raka. “Karena sudah datang di waktu yang tepat.”Mobil melaju membelah jalanan siang Edinburgh yang basah oleh embun. Raka tidak langsung bicara, ia hanya sesekali melirik Reina yang menatap ke luar jendela, seolah m

    last update最終更新日 : 2026-03-18
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 11. Orang Tak Terpilih

    Suasana bandara pagi itu begitu ramai. Reina berjalan di belakang Abian, menatap ponselnya sejak tadi. Setelah kepergiannya dari rumah Abian, ia tidak pernah menghubungi suaminya, bahkan hanya sekedar menanyakan kabar.Perjalanan bulan madu ini dia akan dedikasikan untuk bersenang-s

    last update最終更新日 : 2026-03-17
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status