Share

Bab 27 B.

Reno menghentikan mobilnya di salah satu pusat digital printing yang ada di kawasan ruko tak jauh dari tempat tinggal Meira. Tas milik Meira yang berisi dokumen, dijinjing oleh Reno masuk ke ruangan berpendingin itu.

"Minta dikopi masing-masing satu saja, Mas," titah Reno pada petugas fotokopi setelah mengeluarkan tas.

Dengan cekatan petugas fotokopi itu menyelesaikan tugasnya.

"Di depan ada restoran enak. Kita makan dulu, ya Pak Reno."

Mata Reno hampir saja melotot menahan kesal. Dia masih banyak pekerjaan. Bukan seorang pengangguran yang kapan saja bisa diajak santai. Kenapa Meira memperlakukannya seperti ini.

Andai Reno tak ingat pesan Firman, dalam bisnis harus luwes, ingin rasanya dia memaki.

"Sabar, Bro. Kalau kelas kakap memang harus begitu." Demikian Firman menasehati.

"Bro, sebaiknya kita mempekerjakan tenaga Marketing lepas aja, atau subcontract dengan marketing property," usul Reno suatu saat.

"Bisa saja kita subs-kan. Tapi, marginnya besar. Kalau kamu masih bisa han
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status