Share

Bab 9 Sumber Mana

Author: Tokek Gantung
last update publish date: 2026-08-25 19:03:01

Frank menghela nafas. "Sumber sihir sering di sebut inti mana, yang berada di bawah perut. Inti mana adalah sumber energi mana." Gumam Frank, setelah beberapa menit mengingat kenangannya.

"Tunggu! Apakah sihir yang sering aku baca mirip dengan sihir di dunia ini?" Gumam Frank dengan ragu. Dia mulai menyadari sesuatu, bahwa apakah sihir yang ia maksud, sama seperti sihir di dunia ini?

Akan tetapi, ketika mengingat kembali pernyataan penyihir tua di aula Kerajaan Astra pasca pemanggilan pahlawa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 27 Kekacauan di Gerbang Barat Ibukota

    Frank melangkah santai menyusuri jalan utama menuju gerbang barat ibukota. Kebetulan jalan ini sangat sepi, tanpa adanya pedagang atau penyihir yang ingin memasuki ibukota.Namun, tanpa Frank sadari, mereka semua tengah mengungsi di dalam ibukota akibat ledakan yang ia ciptakan sebelumnya.Begitu sosoknya mulai mendekat, Frank dapat melihat ratusan prajurit berjaga dengan sangat ketat di depan gerbang, bahkan memanjang hingga tembok pembatas ibukota. Selain itu, puluhan prajurit memegang panah, siaga penuh."Ada apa ini? Mengapa bisa penjagaan gerbang ini seketat ini?" Batin Frank, alisnya berkerut tepat melihat ratusan penjaga itu.Namun, langkahnya tidak melambat sedikitpun, melainkan semakin cepat. Seringai kejam muncul diwajahnya. "Bersiap untuk kejutan pertama!" Serunya.Di tangan kedua tangannya, energi perak bercampur merah pekat semakin bergelora seperti api.Frank mengangkat tangan kirinya, menciptakan bola energi yang sama seperti sebelumnya, namun di telapak tangannya terda

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 26 Fakta Mengejutkan

    Tak jauh dari lokasi ledakan yang di timbulkan oleh Frank, di gerbang sisi Barat ibukota Kerajaan Astra, kegemparan terjadi.Mata semua orang terbelalak penuh ketakutan dan kewaspadaan tingkat tinggi melihat ledakan yang terjadi sekitar hampir satu kilometer dari gerbang barat ibukota.Para penjaga yang rata-rata hanyalah Penyihir Magang level tiga hingga Mage level enam menatap jamur ledakan raksasa yang ada di kejauhan dengan lutut gemetar hebat.Mata mereka terbelalak penuh ketakutan melihat jamur ledakan raksasa itu."Apa yang terjadi? Mengapa ada ledakan di sana?" Bisik salah seorang penjaga di atas benteng pembatas, keningnya berkerut hebat melihat kejadian yang tiba-tiba."Serangan! Siapkan pasukan! Kita tidak boleh lengah!" Salah seorang jenderal yang menegang otoritas penuh di gerbang sektor barat ibukota berteriak lantang di atas menara pengawas tertinggi.Semua prajurit segera mempersiapkan diri mereka secara penuh, bersiap pada kemungkinan yang akan segera terjadi walaupun

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 25 Kekuatan Tubuh Kekosongan!

    Jauh dari Ibukota Kerajaan Astra, wilayah Hutan barat, tepatnya di tempat Frank dan Rasya berada.Dua tahun terlewati begitu saja, membuat tanaman yang merambat semakin lebat menutupi goa sempit tempat pengasingan Frank.Binatang buas, termasuk binatang sihir bahkan sesekali melewati goa ini, namun mereka tidak menyadari bahwa goa yang tertutup tersebut menyembunyikan sosok pemuda.Di dalam goa sempit, Frank tengah duduk bersila dengan mata terpejam. Selama dua tahun terakhir, aura dan penampilannya tidak berubah sedikitpun, seolah waktu tidak terpengaruh padanya.Di bawah tubuhnya, pola rune berwarna keemasan berputar stabil, menyesuaikan ritme pernapasan Frank. Selain itu, kadang cahaya keemasan dari pola rune melepaskan diri, meliuk seperti ular, kemudian memasuki tubuh Frank, seolah tengah menyuplai energi untuk pemuda itu.Di depan pemuda itu, sosok Jiwa tua, Rasya, berdiri kokoh tanpa bergerak seinci pun selama dua tahun terakhir. Matanya terpejam, namun sirkulasi energi sisanya

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 24 Kecurigaan Pangeran Keenam

    "Kenapa kau malah membahas anak itu?" Tanya Razak,nadanya jelas terdengar tidak senang jika membahas soal Frank.Angela mengernyit. "Kenapa? Apa karena dia tidak memiliki bakat, kalian tidak ingin mengingatnya?" Tanya. "Dia sudah ku buang ke luar ibukota dua tahun lalu di gerbang selatan. Dia mungkin sudah jadi bangkai tak bertulang." Ujar Wild, nadanya jelas meremehkan dan tampak bangga."Frank? Siapa itu?" Tanya Pangeran Fadlan, keningnya berkerut ketika mendengar nama asing itu. Pangeran Kasturi ikut mengangguk, jelas bingung dengan pernyataan Angela sebelumnya."Dia adalah salah satu pahlawan seperti kami, yang Mulia. Hanya ia tidak memiliki bakat membuat ia langsung di buang dari kerajaan tanpa ragu," Jawab Riung. Dia bahkan sempat tersenyum tipis ketika menyebut Frank tak memiliki bakat hingga di buang."Tak memiliki bakat?" Ulang Pangeran Kasturi, nadanya terdengar heran. "Bukankah semua pahlawan di berkati oleh bakat tingkat tinggi dan Rank S ke atas? Kenapa ia malah di cap

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 23 Pesta Megah Para Pahlawan

    Matahari terbit dan tenggelam dengan sangat cepat, tak terasa, dua tahun berjalan laksana kilat.Di kerajaan Astra, sebuah pesta meriah di gelar secara besar-besaran, bahkan seluruh penduduk, termasuk dari kalangan kumuh ikut berpartisipasi dalam pesta ini.Bagaimana tidak? Dua puluh sembilan pahlawan yang datang dari dunia lain telah menjadi penyihir sejati, melompati tingkatan kekuatan sihir seperti menaiki anak tangga. Kini, yang paling lemah di antara mereka hanyalah Penyihir tingkat High Mage, dan yang paling tinggi bahkan telah mencapai Master Mage level satu hanya dalam dua tahun!Raja Astra tentu sangat bersuka cita untuk hal tersebut hingga menggelar pesta semeriah ini, bahkan mencakup seluruh ibukota. Selain itu bahkan bangsawan dari kota lain yang termasuk dalam lingkar kekuasaan kerajaan Astra di undang untuk menghadiri pesta ini.Di dalam istana kerajaan, dua puluh sembilan Pahlawan berdiri sejajar dengan sangat rapi. Jubah mereka tertata rapi, terlihat elegan dan anggun.

  • Pahlawan Gagal yang BERKUASA   Bab 22 Tubuh Kekosongan

    Rasya menggerakkan sedikit tangannya, kemudian sebuah energi asing menyusuri tubuh Frank, menelusuri setiap jengkal tubuh pemuda itu laksana cacing tanah.Bukan hanya kulit, bahkan Vena darah, jaringan otot dan daging di teliti secara terperinci tanpa adanya satupun yang terlewatkan.Tubuh Frank tetap kaku, hanya mata pemuda itu yang bergerak kiri kanan, tanpa bisa membuka mulutnya. Namun, Frank merasa seluruh tubuhnya mati rasa, setiap jengkal tubuhnya di teliti oleh Rasya tidak menimbulkan rasa sakit atau pun geli, seolah ia tidak merasakannya. Frank sempat heran, namun dia hanya bisa diam sambil menunggu penelitian Rasya selesai.Dalam puluhan detik kemudian, Rasya menarik kembali cahaya merah pekat yang berwujud seperti benang sutra tipis memasuki jarinya. Setelah itu, Rasya menatap Frank dengan sangat serius. Frank yang sudah bisa bergerak, menghela napas lega. Dia segera menatap Rasya dengan serius. "Guru... Bagaimana? Apa yang terjadi sama tubuhku?" Tanyanya tanpa basa-basi.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status