Share

Bab 295

Author: Elenor
Edward dengan cepat menjawab kali ini, [Oke, aku mengerti.]

Pada Sabtu pagi.

Clara berkendara ke rumah Keluarga Yunanda.

Banyak anggota Keluarga Yunanda yang berada di luar negeri. Ketika dia tiba di sana, selain beberapa pelayan rumah, hanya Kakek Yunanda yang ada di rumah itu.

Begitu mengetahui Clara telah tiba, Kakek Yunanda secara pribadi keluar untuk menyambutnya, "Clara sudah sampai ya?"

"Iya," Clara tersenyum. Melihat dia tampak bersemangat, Clara pun merasa lega, tetapi dia tetap tidak d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (58)
goodnovel comment avatar
Mariadasilva Guterres
Novel ini benar benar mengajarkan dan memanjakan Wanita untuk menjadi pelakor yg terhormat .........
goodnovel comment avatar
I Gusti Ayu Nyoman Suriati
Edward mulai cinta deh sama Clara. sengaja surat cerainya tak diurus. Edward ingin Clara cemburu lalu marah2 dan menyerang Vanesa. lalu Edward tahu Vanesa ditusuk bukan untuk nyelametin Edward tapi itu semua skenario Vanesa.....memang orang sehebat Edward tak selidiki itu? Vanesa alat edward
goodnovel comment avatar
I Gusti Ayu Nyoman Suriati
Thor sudah cukup menggambarkan bagaimana Clara sakit hati thr. Edward, Vanesa dan keluarga Gori yang nota Bene keluarganya Vanesa. cepet pembalasan Clara dong. buka identitasnya. tak usah tunggu cerai yang penting properti melimpah SDH atas nama Clara. 16 bab isinya gitu2 sana. saya berenti dulu
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 678

    Keesokan harinya, Clara dan Dylan menghadiri sebuah pesta koktail bersama.Tidak lama setelah mereka tiba, Vanessa dan rombongannya juga sampai di lokasi.Mereka segera melihat Clara dan Dylan yang berdiri tak jauh dari sana.Begitu melihat Clara, ekspresi Diana dan Fani langsung berubah masam.Alasannya sederhana, karena gaun yang dikenakan Clara sama dengan gaun yang baru-baru ini diincar Vanessa.Gaun itu bernilai lebih dari dua miliar. Jika itu terjadi dulu, Vanessa pasti akan langsung membelinya tanpa berpikir panjang.Tetapi kali ini .…Selain gaun itu, gelang dan kalung Clara juga merupakan mahakarya dari seorang desainer terkenal dengan nilai hampir dua puluh miliar.Meskipun gaun dan perhiasan yang dikenakan Vanessa juga baru dan bermerek, namun dari segi harga dan kualitas, jauh lebih murah daripada yang melekat di tubuh Clara.Vanessa sebelumnya pernah beberapa kali mengenakan gaun dan perhiasan yang tak ternilai harganya, ditambah lagi dengan penampilannya yang memang sanga

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 677

    Meskipun Vanessa jarang berkumpul bersama mereka dalam dua atau tiga bulan terakhir.Namun, Gading berasumsi bahwa Edward dan Vanessa pastilah sering bertemu.Melihat Edward dan Vanessa tetap membicarakan urusan sendiri saat pertemuan mereka yang jarang terjadi, membuat Gading sengaja menggodanya.Mata Vanessa sedikit meredup saat mendengar hal itu, tetapi dia segera tersenyum dan berkata jujur, "Kami nggak bertemu setiap hari. Aku dan Edward juga jarang bertemu akhir-akhir ini."Vanessa mengatakan itu karena tahu bahwa terkadang saat mengatakan yang sebenarnya, justru orang lain tidak akan percaya.Bahkan jika mereka memercayainya pun, mereka akan tetap berasumsi bahwa keduanya hanya sibuk dengan urusan masing-masing, bukan berpikir bahwa mereka mungkin sedang memiliki masalah hubungan asmara.Benar saja, setelah dia berbicara, Gading tersenyum dan berkata, "Iya, iya. Aku nggak akan mengganggu kalian lagi. Kalian lanjutkan saja, oke?"Mereka segera mengganti topik pembicaraan.Malam i

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 676

    Setelah membahas urusan bisnis selama beberapa waktu, mereka akhirnya berhenti untuk beristirahat sambil mengobrol santai, saat itu ponsel Clara berdering.Itu panggilan telepon dari Elsa.Setelah berpamitan singkat kepada yang lain, dia bangkit untuk menjawab telepon sambil berjalan keluar, "Elsa, ada apa?""Tania sudah kembali dan nanti mengundang kita makan malam. Apa Mama mau ikut?"Clara menjawab, "Maaf ya, Mama masih ada acara malam ini, jadi nggak bisa ikut dengan kalian."Kemudian, dia membuka pintu dan keluar dari ruangan.Dia benar-benar sibuk dan tidak bisa pergi.Setelah mengobrol sebentar dengan Elsa di luar, Clara kembali untuk melanjutkan diskusi tentang pekerjaan dengan Edward dan yang lainnya.Setelah urusan pekerjaan selesai, Clara dan Gery pergi lebih dulu.Edward melanjutkan obrolan dengan Azka sebentar, lalu pulang menjemput Elsa untuk pergi makan malam.Elsa sudah lama tidak bertemu Tania, dia telah menyiapkan cukup banyak hadiah untuk Tania dan merasa sangat bers

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 675

    Saat mereka sedang berbicara, sebuah akun berita tiba-tiba menyiarkan laporan tentang konferensi akademis terkait Kecerdasan Buatan.Ternyata waktu penyelenggaran konferensi akademis tingkat tinggi dan bersejarah di Negara Latvin itu akan segera tiba, seorang reporter menanyakan kepada panitia konferensi siapa saja yang akan diundang tahun ini.Panitia tersebut menyebutkan tujuh atau delapan nama tokoh, dan sialnya ada nama Clara dan Dylan di antaranya.Menurut panitia tersebut, undangan sudah dikirim dan mereka sedang menunggu tanggapan dari Clara dan para undangan lainnya. Selain itu, dia juga menyatakan sangat berharap dapat bertemu dengan Clara, Dylan, dan lainnya untuk berdiskusi lebih mendalam demi mempromosikan pengembangan komprehensif di bidang Kecerdasan Buatan.Melihat berita itu, wajah Diana langsung berubah muram. Dia menoleh ke arah Vanessa dan bertanya, "Kak, apa kau juga menerima undangan?"Meskipun Diana tidak sepenuhnya memahami pentingnya konferensi ini, penyebutan t

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 674

    Vanessa berkata, "Aku sudah bilang."Diana menimpali, "Terus, Kak Edward ...."Vanessa menjelaskan secara singkat apa yang telah terjadi.Diana berkata, "Hanya itu? Nggak ... ada yang lain?""Nggak ada."Diana terkejut, dan setelah menyadari apa yang telah terjadi, dia berkata, "Apa itu berarti Kak Edward nggak mau membantu kita?"Rita dan yang lainnya tetap diam.Sikap Edward seperti itu memang jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin membantu.Dia tak kuasa berkata, "Kalau Kak Edward nggak mau membantu, kita ...."Mereka harus mengumpulkan uang sendiri.Adapun cara mengumpulkan uangnya, tentu saja dengan menjual sebagian harta mereka untuk keadaan darurat.Lagipula, mereka sudah menginvestasikan dana yang mereka miliki sebelum tahun baru.Ekspresi Rita tadinya tidak terlalu senang, tetapi sekarang dia telah kembali tenang, dan berkata, "Ini hanya untuk keadaan darurat. Masih ada kesempatan untuk Vanessa memperbaiki hubungan dengan Edward."Diana menggigit bibirnya. "Tapi ... tapi ....

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 673

    Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.Vanessa langsung menghela napas lega.Namun, ketika melihat Edward duduk di sebelah Clara, senyum yang baru saja muncul di bibirnya langsung memudar, dan sorot matanya menjadi sedikit muram.Di sana, setelah Edward duduk, dia menyapa Clara, "Selamat pagi."Clara menjawab, "... Selamat pagi."Setelah itu, Clara memalingkan wajah dan tidak lagi menghiraukan.Rapat dimulai, dan Edward pun tidak berbicara lagi.Selama waktu istirahat, Vanessa berjalan mendekati Edward. "Edward." Edward mengangguk saat melihatnya.Va

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 95

    Clara juga menyadari itu.Terlebih lagi, dia merasa bahwa ini mungkin kompensasi Edward karena tidak mengizinkan paman Vanessa dan keluarganya pindah ke seberang rumah pamannya.Lagi pula, mengingat perasaannya terhadap Vanessa, gimana mungkin dia tega membiarkan Vanessa sedih hanya demi menolong Cl

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 96

    Setelah sarapan, Clara mulai mengemas pakaian dan perlengkapan lain untuk ke Vila Air Panas.Namun dia hanya mengemasi keperluannya sendiri.Dia tidak mengurusi keperluan Edward.Lagi pula, meski Edward secara hukum adalah suaminya, tetapi dia bukanlah lelaki miliknya.Dia sekarang milik Vanessa.Ed

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 101

    Vila Air Panas itu sangat besar, dia tidak tahu di mana Edward dan yang lainnya berada.Dia tidak melihat mereka saat turun ke lantai bawah.Hari belum sepenuhnya gelap, jadi Clara panggil dua orang staf untuk bantu dia, lalu mereka naik ke gunung.Saat itu angin dingin berembus, tapi Clara memakai

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 84

    Clara tidak terkejut mendengar Vanessa menjawab panggilan itu.Lagi pula, mereka berdua begitu dekat, hingga tidak perlu ada batasan.Memang kenapa kalau dia yang menjawab panggilan telepon Edward?Jadi dia berkata dengan tenang, "Aku mau cari Edward."Vanessa juga tahu bahwa orang yang menelepon ad

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status