Share

Bab 491

Penulis: Elenor
Keesokan paginya, Clara dan Nenek Hermosa bersama yang lainnya pergi ke pemakaman.

Di batu nisan itu terdapat foto Kakek Hermosa dengan rambutnya yang sudah memutih.

Keluarga Hermosa semuanya memang tampak awet muda.

Ketika Indri bercerai, Kakek Hermosa baru berusia lima puluhan, rambutnya saat itu hanya memiliki sedikit uban.

Clara ingat dengan jelas setelah insiden yang menimpa Indri belum genap setahun, rambut Kakek Hermosa langsung memutih seluruhnya.

Kakek Hermosa meninggal karena sakit.

Ba
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (148)
goodnovel comment avatar
Elsa muthia Handini
nek yg akan menjadi suami s pelakor adalah suaminya s Clara
goodnovel comment avatar
Nova Aksabian
ayahnya Clara di ambil sama pelakor ibunya Vanesa, Edward suaminya Clara diambil sama pelakor Vanesa. yang bagian menderitanya ibu dan anak Clara sama Indri. nasibnya sama2 menderita. JD ceritanya pelakor makin terdepan.. KLO kata outhor mah.
goodnovel comment avatar
Hastuti Fitriyah
aku khawatirpenulisnya penggemar pelakor. knapa nasib baik hanya untuk pelakor, pelakor tua si rita maupun pelakor muda si vanesa. laki2 pelaku juga dikasi nasib baik spt ervan dan edward, nunggu nih kapan 2orang inidikasi derita.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 677

    Meskipun Vanessa jarang berkumpul bersama mereka dalam dua atau tiga bulan terakhir.Namun, Gading berasumsi bahwa Edward dan Vanessa pastilah sering bertemu.Melihat Edward dan Vanessa tetap membicarakan urusan sendiri saat pertemuan mereka yang jarang terjadi, membuat Gading sengaja menggodanya.Mata Vanessa sedikit meredup saat mendengar hal itu, tetapi dia segera tersenyum dan berkata jujur, "Kami nggak bertemu setiap hari. Aku dan Edward juga jarang bertemu akhir-akhir ini."Vanessa mengatakan itu karena tahu bahwa terkadang saat mengatakan yang sebenarnya, justru orang lain tidak akan percaya.Bahkan jika mereka memercayainya pun, mereka akan tetap berasumsi bahwa keduanya hanya sibuk dengan urusan masing-masing, bukan berpikir bahwa mereka mungkin sedang memiliki masalah hubungan asmara.Benar saja, setelah dia berbicara, Gading tersenyum dan berkata, "Iya, iya. Aku nggak akan mengganggu kalian lagi. Kalian lanjutkan saja, oke?"Mereka segera mengganti topik pembicaraan.Malam i

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 676

    Setelah membahas urusan bisnis selama beberapa waktu, mereka akhirnya berhenti untuk beristirahat sambil mengobrol santai, saat itu ponsel Clara berdering.Itu panggilan telepon dari Elsa.Setelah berpamitan singkat kepada yang lain, dia bangkit untuk menjawab telepon sambil berjalan keluar, "Elsa, ada apa?""Tania sudah kembali dan nanti mengundang kita makan malam. Apa Mama mau ikut?"Clara menjawab, "Maaf ya, Mama masih ada acara malam ini, jadi nggak bisa ikut dengan kalian."Kemudian, dia membuka pintu dan keluar dari ruangan.Dia benar-benar sibuk dan tidak bisa pergi.Setelah mengobrol sebentar dengan Elsa di luar, Clara kembali untuk melanjutkan diskusi tentang pekerjaan dengan Edward dan yang lainnya.Setelah urusan pekerjaan selesai, Clara dan Gery pergi lebih dulu.Edward melanjutkan obrolan dengan Azka sebentar, lalu pulang menjemput Elsa untuk pergi makan malam.Elsa sudah lama tidak bertemu Tania, dia telah menyiapkan cukup banyak hadiah untuk Tania dan merasa sangat bers

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 675

    Saat mereka sedang berbicara, sebuah akun berita tiba-tiba menyiarkan laporan tentang konferensi akademis terkait Kecerdasan Buatan.Ternyata waktu penyelenggaran konferensi akademis tingkat tinggi dan bersejarah di Negara Latvin itu akan segera tiba, seorang reporter menanyakan kepada panitia konferensi siapa saja yang akan diundang tahun ini.Panitia tersebut menyebutkan tujuh atau delapan nama tokoh, dan sialnya ada nama Clara dan Dylan di antaranya.Menurut panitia tersebut, undangan sudah dikirim dan mereka sedang menunggu tanggapan dari Clara dan para undangan lainnya. Selain itu, dia juga menyatakan sangat berharap dapat bertemu dengan Clara, Dylan, dan lainnya untuk berdiskusi lebih mendalam demi mempromosikan pengembangan komprehensif di bidang Kecerdasan Buatan.Melihat berita itu, wajah Diana langsung berubah muram. Dia menoleh ke arah Vanessa dan bertanya, "Kak, apa kau juga menerima undangan?"Meskipun Diana tidak sepenuhnya memahami pentingnya konferensi ini, penyebutan t

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 674

    Vanessa berkata, "Aku sudah bilang."Diana menimpali, "Terus, Kak Edward ...."Vanessa menjelaskan secara singkat apa yang telah terjadi.Diana berkata, "Hanya itu? Nggak ... ada yang lain?""Nggak ada."Diana terkejut, dan setelah menyadari apa yang telah terjadi, dia berkata, "Apa itu berarti Kak Edward nggak mau membantu kita?"Rita dan yang lainnya tetap diam.Sikap Edward seperti itu memang jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin membantu.Dia tak kuasa berkata, "Kalau Kak Edward nggak mau membantu, kita ...."Mereka harus mengumpulkan uang sendiri.Adapun cara mengumpulkan uangnya, tentu saja dengan menjual sebagian harta mereka untuk keadaan darurat.Lagipula, mereka sudah menginvestasikan dana yang mereka miliki sebelum tahun baru.Ekspresi Rita tadinya tidak terlalu senang, tetapi sekarang dia telah kembali tenang, dan berkata, "Ini hanya untuk keadaan darurat. Masih ada kesempatan untuk Vanessa memperbaiki hubungan dengan Edward."Diana menggigit bibirnya. "Tapi ... tapi ....

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 673

    Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.Vanessa langsung menghela napas lega.Namun, ketika melihat Edward duduk di sebelah Clara, senyum yang baru saja muncul di bibirnya langsung memudar, dan sorot matanya menjadi sedikit muram.Di sana, setelah Edward duduk, dia menyapa Clara, "Selamat pagi."Clara menjawab, "... Selamat pagi."Setelah itu, Clara memalingkan wajah dan tidak lagi menghiraukan.Rapat dimulai, dan Edward pun tidak berbicara lagi.Selama waktu istirahat, Vanessa berjalan mendekati Edward. "Edward." Edward mengangguk saat melihatnya.Va

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 672

    Dani terutama datang untuk menemui Clara.Dia sempat mengobrol singkat dengan Clara, Dylan, dan bahkan orang yang sedang mereka jamu, barulah pamit keluar.Dylan semakin menyukai Dani.Setelah Dani pergi, dia berbisik kepada Clara, "Setiap kali bertemu di luar, dia selalu berinisiatif untuk datang menyapa kita. Dia cukup perhatian."Dylan merasa Dani melakukan itu semua untuk menunjukkan bahwa dia menghargai kerja sama di antara mereka.Clara mengangguk.Dia juga berpikir demikian.Ketika Dani kembali ke ruangannya, hidangan sudah disajikan.Gading sedang dalam suasana hati yang baik, dia menuangkan minuman untuk Edward dan Dani. "Jarang sekali kita punya waktu untuk berkumpul, jadi ayo kita minum-minum hari ini."Edward dan Dani sama-sama mengangkat gelas mereka dan minum bersama Gading.Namun, mereka masing-masing memiliki urusan lain hari ini, jadi minum sedikit tidak masalah, tetapi jangan terlalu banyak.Ketiganya tumbuh bersama dan berada di lingkaran sosial yang sama, jadi wajar

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 51

    Setelah bangun keesokan harinya dan sarapan, Clara pergi bekerja seperti biasa.Ketika dia sedang makan siang, Elsa meneleponnya.Ini adalah pertama kalinya Elsa menelepon setelah diam-diam meninggalkan Vila Air Panas.Clara mengangkat teleponnya."Mama."“Iya.” Clara lanjut bertanya, “Apa kamu suda

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 44

    Fani pun langsung tersenyum: “Bukankah ini Clara? Lama tidak jumpa, kamu makin cantik saja.”“Ibu… “Mendengar Fani memuji Clara, Diana agak tidak senang.Dia memang tahu bahwa Clara sangat cantik.Tidak disangka setelah beberapa tahun tidak bertemu, Clara malah semakin cantik.Melihat kulit Clara y

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 67

    Setelah makan siang bersama, mereka mengobrol selama beberapa jam dan kedua perusahaan sudah mencapai kesepakatan awal untuk menjalin hubungan kerja sama .Dua hari kemudian, Clara dan Dylan pergi ke perusahaan teknologi Edward, X-Tech, untuk membahas kontrak lebih lanjut.Ketika mereka tiba di X-Te

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 71

    “Tania.”Dani datang dan menggendong gadis kecil itu dari pelukan Clara.Pada saat itu, Dani baru menyadari bahwa Tania sudah basah kuyup.Dia berhenti sejenak dan menatap Clara, "Ada apa ini?"Clara tidak menyangka bahwa gadis kecil itu sebenarnya adalah keponakan Dani.Dia segera menjelaskan, "Dia

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status