Compartilhar

Bab 542

Autor: Elenor
"Benar juga," Fani tak kuasa menahan diri untuk menimpali. "Kalau tinggal beberapa hari lagi, nggak masalah. Khawatirnya, kalau terus ditunda, nanti malah lewat lagi waktu putusannya. Kalau begitu, siapa yang tahu kapan mereka beneran bisa bercerai."

Fani dengan fasih mengungkapkan perasaan semua orang yang hadir.

Bahkan Rita pun merasakan hal yang sama.

Lagipula, Edward dan Clara sudah pernah melewatkan masa putusan cerai.

Namun, terlepas dari kekhawatirannya, Rita tetap terlihat tenang. "Iya,
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (185)
goodnovel comment avatar
Ayu Sondari
kalo emang si Ed ngundur2 trus Clara nya yg gugat perceraian.knp c si Thor mlh membingungkan kita si Thor seneng ya bikin kita keki
goodnovel comment avatar
Farhat Ashshidiq
mosok tinggal urus surat cerai doang lamaa bgt....scra itu Edward, yg tinggal perintah pasti selesai
goodnovel comment avatar
Farhat Ashshidiq
apa si Thor bingung ya....klo gak jd cerai, happy end nya Ed ma Clara, ntar ceritanya cpet selesai...klo dibuat cerai, hrsnya cerita pun segera selesai...tp klo cerai mlh crta bisa dibikin panjang...cerai dl lalu bikin crta yg kemudian hr mrka bisa balikan...tp yg penting ini segera cerai gitu lho..
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 732

    Melihat telepon yang telah ditutup sepihak, Riko berbalik dan kembali menelepon Dylan. "Pak Dylan, Bu Clara nggak menerima permintaan maaf saya dan mengatakan kalau Morti Group nggak akan bekerja sama dengan kami …."Dylan menjawab, "Saya menghormati keputusannya."Kata-kata Riko langsung terhenti saat mendengar itu.Setelah tadi berkomunikasi dengan Clara, dia samar-samar bisa merasakan bahwa pernyataan Clara tentang tidak akan bekerja sama dengan mereka bukanlah sekadar luapan kemarahan, dan juga bukan tindakan sengaja untuk mengulur waktu.Sekarang, respon Dylan pun ternyata sama tegasnya.Pada titik itu, Riko baru menyadari Clara dan Dylan sejak awal memang tidak pernah berniat untuk bekerja sama dengan mereka.Riko tertegun beberapa detik sebelum akhirnya berbicara, "Pak Dylan dan Bu Clara sungguh memiliki hubungan yang sangat baik."Sebelum menghubungi Dylan, dia benar-benar percaya masih ada ruang untuk negosiasi.Dia tidak menyangka Dylan akan benar-benar meninggalkan proyek se

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 731

    Ketika orang tua Dylan mengucapkan kata-kata itu, mereka tampaknya tidak hanya sekadar basa-basi, mereka sepertinya benar-benar menyukai Clara.Anggi tidak menyangka mereka ternyata sangat menyukai Clara.Dia pun mengerutkan kening.Anggi tidak mengerti mengapa mereka bisa begitu menyukai Clara.Gimanapun, meskipun Clara telah menerbitkan beberapa jurnal dan cukup berprestasi, tetapi masih banyak perempuan yang lebih hebat darinya. Clara tampaknya bukan pilihan terbaik untuk menjadi menantu buat mereka.Tak lama setelah Anggi pergi, Dylan menerima telepon dari kakaknya Anggi yang bernama Riko Subagja."Saya sudah mendengar tentang apa yang terjadi antara adik saya dan Bu Clara. Itu memang kesalahan Anggi. Sebagai permintaan maaf, saya ingin mengundang kalian berdua makan malam agar Anggi dapat meminta maaf dengan pantas kepada Bu Clara. Pak Dylan, kapan kalian berdua punya waktu?"Bukan hanya Anggi, tetapi Riko juga merasa Dylan dan Clara sebenarnya tidak ingin kehilangan proyek mereka

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 730

    Ekspresi Anggi tampak muram.Namun karena masalahnya sangat mendesak, dia harus tetap menemukan solusi.Dia lalu menghubungi Vanessa. "Dia nggak mau melunak. Aku mau mencari seseorang untuk bisa menjadi penengah. Siapa kira-kira yang bisa kumintai bantuan?"Vanessa tertegun sejenak, lalu berkata, "Sepertinya ... nggak ada.""Nggak ada satu orang pun?""Hubungannya nggak baik dengan orang-orang kita di sini. Lagipula, ini juga berkaitan denganku. Walaupun ada yang membujuknya, kemungkinan dia setuju sangat kecil."Namun, Anggi tidak menyerah, dia berkata, "Walaupun hubungan Clara dan Dylan sangat baik, dan mulai memiliki pengaruh di Morti Group sekarang, tapi ini adalah proyek besar. Kalau mereka mau bekerja sama dengan kami, Morti Group bisa untung banyak. Kurasa Morti Group sebenarnya pasti ingin bekerja sama. Alasan Clara menolakku mungkin hanya ingin melampiaskan amarahnya saja. Aku sampai memohon padanya sekarang hanya karena situasinya sudah mendesak dan nggak bisa ditunda lagi."

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 729

    Anggi tentu saja tahu bahwa perkataan Sarah tentang Clara yang tidak ada di tempat hanyalah sebuah alasan. Clara mungkin sengaja mengabaikannya karena menyimpan dendam padanya atas apa yang terjadi sebelumnya.Tetapi sekarang proyek perusahaan mereka sedang bermasalah, dan Morti Group adalah pilihan terbaik mereka. Meskipun tahu Clara sengaja mempersulit keadaan, Anggi tetap sabar dan berkomunikasi dengan Sarah. "Kalau begitu, kapan Bu Clara akan kembali?"Sarah menjawab, "Maaf, Bu Clara nggak memberi tahu, saya juga nggak begitu yakin."Anggi tahu mengatakan lebih banyak pun akan sia-sia.Dia tidak mendesak lagi, hanya meninggalkan ucapan singkat, "Kalau begitu, saya akan datang lagi lain kali," lalu pergi.Kemudian, Anggi menelepon Vanessa dan menanyakan apakah dia memiliki nomor telepon Clara.Vanessa menjawab, "Nggak punya."Anggi bertanya, "Apa kau bisa tolong tanyakan pada Edward?"Vanessa tahu mengapa Anggi ingin menghubungi Clara dan berkata, "Tentu saja."Anggi duduk di mobiln

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 728

    Edward tidak mengatakan hal lain seperti, "Aku sudah membaca semua makalah yang kau terbitkan," atau "Kau memang layak mendapatkan penghargaan itu."Setelah mengucapkan selamat, Edward memulai topik pembicaraan tentang Elsa, dan mereka bertiga pun mengobrol santai.Hari itu, setelah menemani Elsa, Clara masuk ke mobilnya dan pergi.Elsa duduk di mobil Edward, memperhatikan arah mobil Clara pergi dengan ekspresi ragu seolah ingin berbicara sesuatu.Edward berkata, "Ada apa? Apa kau lupa memberi tahu mamamu sesuatu?"Elsa menggelengkan kepala dan berkata, "Bukan begitu .... Aku cuma penasaran kapan mama akan menyelesaikan pekerjaannya dan pulang ke rumah untuk tinggal bersama kita lagi."Saat itu, dia memang bisa pergi ke rumah Keluarga Hermosa kapan pun dia mau, dan pulang untuk bersama Edward sesuka hati. Dia pikir kondisi seperti itu baik-baik saja, tetapi tetap saja dia masih ingin ibunya kembali pulang.Namun, ibunya selalu sibuk dan mengatakan kembali ke rumah akan sangat merepotka

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 727

    Gading tidak mengetahui sama sekali bahwa Clara memiliki hubungan dengan lingkaran pertemanan Robert Manakin.Namun, Gading telah mendengar berita tentang penghargaan yang diterima Clara. Setelah melihat berita di internet, dia tidak bisa menahan diri untuk menandai nama semua orang di obrolan grup: [Apa kalian semua sudah melihat berita? Apa dia benar-benar sehebat itu sekarang?] Semua orang di grup melihat pesannya, termasuk Edward, tetapi tidak ada yang membalas.Namun, beberapa saat kemudian, Vanessa muncul.Dia menandai nama Dani: [Anggi punya proyek yang ingin dia diskusikan denganmu. Apa kau punya waktu?] Dani melihat pesan itu dan membalas beberapa saat kemudian: [Aku ada waktu. Berikan saja nomor kontakku padanya, biar dia bisa menghubungiku langsung.] Vanessa: [Oke.] Setelah pembicaraan singkat itu, mereka tidak muncul lagi. Gading: [Halo? Apa nggak ada yang mau membalas pesanku?] ...Di sisi lain, Dani sudah menerima panggilan telepon dari Anggi. Setelah mendengarkan pe

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status