Share

Bab 673

Penulis: Elenor
Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.

Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.

Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.

Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.

Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.

Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.

Vanessa langsung m
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (57)
goodnovel comment avatar
Yeni Herlin
dyla iy ko doni jdi benci sma cl dan remehin cl krna s1 nya
goodnovel comment avatar
dyla
Takamura dan doni sbnrnya duluan naksirnya ke cla kan wkwk.. Iya kasihan banget mana dibiarin ortunya lg wkwk..
goodnovel comment avatar
takamura sachi
Eh tp sampe sini kasian jd nih si Doni, ntar kalo tau status Ed/Cla masi pasutri apa ga malu seumur hidup itu, mana bela2in ngikutin sampe rmh Ed lg, wkwkkwkkwkw
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 674

    Vanessa berkata, "Aku sudah bilang."Diana menimpali, "Terus, Kak Edward ...."Vanessa menjelaskan secara singkat apa yang telah terjadi.Diana berkata, "Hanya itu? Nggak ... ada yang lain?""Nggak ada."Diana terkejut, dan setelah menyadari apa yang telah terjadi, dia berkata, "Apa itu berarti Kak Edward nggak mau membantu kita?"Rita dan yang lainnya tetap diam.Sikap Edward seperti itu memang jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin membantu.Dia tak kuasa berkata, "Kalau Kak Edward nggak mau membantu, kita ...."Mereka harus mengumpulkan uang sendiri.Adapun cara mengumpulkan uangnya, tentu saja dengan menjual sebagian harta mereka untuk keadaan darurat.Lagipula, mereka sudah menginvestasikan dana yang mereka miliki sebelum tahun baru.Ekspresi Rita tadinya tidak terlalu senang, tetapi sekarang dia telah kembali tenang, dan berkata, "Ini hanya untuk keadaan darurat. Masih ada kesempatan untuk Vanessa memperbaiki hubungan dengan Edward."Diana menggigit bibirnya. "Tapi ... tapi ....

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 673

    Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.Vanessa langsung menghela napas lega.Namun, ketika melihat Edward duduk di sebelah Clara, senyum yang baru saja muncul di bibirnya langsung memudar, dan sorot matanya menjadi sedikit muram.Di sana, setelah Edward duduk, dia menyapa Clara, "Selamat pagi."Clara menjawab, "... Selamat pagi."Setelah itu, Clara memalingkan wajah dan tidak lagi menghiraukan.Rapat dimulai, dan Edward pun tidak berbicara lagi.Selama waktu istirahat, Vanessa berjalan mendekati Edward. "Edward." Edward mengangguk saat melihatnya.Va

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 672

    Dani terutama datang untuk menemui Clara.Dia sempat mengobrol singkat dengan Clara, Dylan, dan bahkan orang yang sedang mereka jamu, barulah pamit keluar.Dylan semakin menyukai Dani.Setelah Dani pergi, dia berbisik kepada Clara, "Setiap kali bertemu di luar, dia selalu berinisiatif untuk datang menyapa kita. Dia cukup perhatian."Dylan merasa Dani melakukan itu semua untuk menunjukkan bahwa dia menghargai kerja sama di antara mereka.Clara mengangguk.Dia juga berpikir demikian.Ketika Dani kembali ke ruangannya, hidangan sudah disajikan.Gading sedang dalam suasana hati yang baik, dia menuangkan minuman untuk Edward dan Dani. "Jarang sekali kita punya waktu untuk berkumpul, jadi ayo kita minum-minum hari ini."Edward dan Dani sama-sama mengangkat gelas mereka dan minum bersama Gading.Namun, mereka masing-masing memiliki urusan lain hari ini, jadi minum sedikit tidak masalah, tetapi jangan terlalu banyak.Ketiganya tumbuh bersama dan berada di lingkaran sosial yang sama, jadi wajar

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 671

    Setelah menyapa Bu Yuni, Clara melihat sekeliling dan menyadari bahwa dia tidak mengenali sebagian besar tamu di rumah Prof Nian dan Bu Yuni.Namun, dia agak terkejut melihat Doni di sana.Doni sengaja diutus untuk menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada Prof Nian dan istrinya.Ketika tiba, dia hanya melihat Dylan tetapi tidak melihat Clara, mengira wanita itu tidak akan datang. Namun, tidak disangka Clara akan datang sendiri kemudian.Keluarga Wijaya juga sangat sibuk hari itu, jadi dia tidak punya waktu untuk tinggal lama. Setelah menyerahkan hadiah dan mengobrol sebentar dengan Prof Nian dan istrinya, dia pun pergi lebih awal.Sebaliknya, Clara dan Dylan tinggal di rumah Prof Nian cukup lama, bahkan makan bersama pasangan tersebut.Selama beberapa hari berikutnya, Clara mengunjungi kerabat bersama keluarganya selama dua hari, kemudian pergi keluar selama dua hari. Pada hari keenam, karena beberapa komitmen pekerjaan, dia mulai kembali sibuk, termasuk pergi bersosialisasi denga

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 670

    Clara terpaku sejenak, lalu menjawab: [Selamat tahun baru.]Clara hendak mematikan ponselnya dan tidur ketika Dylan mengiriminya pesan, dia mengajak Clara untuk pergi ke rumah Prof Nian besok pagi untuk memberi ucapan selamat tahun baru.Clara menjawab: [Oke.]Setelah itu, Clara meletakkan ponselnya dan tidur.Kompleks perumahan itu tidak terlalu ramai selama tahun baru. Tanpa suara kembang api dan petasan, Clara tidur nyenyak sampai pagi.Ketika bangun, Elsa juga sudah terbangun. "Mama, selamat tahun baru!"Clara tersenyum dan menyerahkan amplop merah yang telah dia siapkan sebelum berangkat kemarin. "Selamat tahun baru." Elsa sangat senang menerima amplop dari Clara.Setelah mereka mandi dan turun ke lantai bawah, mereka melihat Edward juga sudah bangun dan sedang menelepon di ruang tamu.Melihat mereka turun, dia menoleh dan berkata kepada orang di ujung telepon, "Iya, Nek. Kami akan ke sana sebentar lagi."Setelah menutup telepon, dia menyerahkan amplop merah yang sudah disiapkan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 669

    Memang benar.Hanya saja … Clara mendongak, hendak berbicara, tetapi ketika bertemu dengan tatapan penuh harap Elsa, semua kata-katanya pun tertahan di tenggorokan.Saat itu, Edward berkata, "Karena kau punya waktu, ayo kita pulang saja.""… Iya." Clara masuk ke dalam mobil bersama mereka.Dalam perjalanan pulang, Elsa sangat gembira, tetapi akhirnya tak mampu menahan rasa kantuk dan tertidur saat mereka sudah mendekati rumah.Mobil berhenti di halaman. Edward menggendong Elsa keluar dari mobil. Clara masih duduk di dalam mobil, memperhatikan sosok Edward selama dua detik sebelum akhirnya ikut keluar.Setelah mengetahui mereka kembali, kepala pelayan bergegas keluar untuk menyambut. Melihat Clara, ada sedikit rasa terkejut terlintas di sorot matanya, tetapi ekspresinya dengan cepat berubah menjadi kegembiraan. "Ibu sudah kembali?"Clara terdiam sejenak, dia lalu hanya berkata dengan sopan, "Maaf merepotkan ya." Senyum kepala pelayan sedikit memudar, lalu menatap ke arah Edward.Seme

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status