Share

Bab 81

Penulis: Elenor
Setelah berhasil menerbangkan layangan, Clara dan Tania pun sama-sama tertawa gembira.

Melihat senyum Clara, mata Dani makin gelap.

Clara menyadari tatapan matanya dan bertanya dengan bingung, "Ada apa?"

"Nggak apa-apa."

Clara tidak bertanya lagi. Dia membawa Tania sedikit lebih jauh. Dani mengawasi dari jauh dan benar-benar tidak mengganggu.

Ketika Clara sudah bosan bermain layangan, dia akan duduk di tepi danau bersama Tania sambil memancing, atau berjongkok mengamati ikan-ikan kecil yang bere
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (36)
goodnovel comment avatar
Retri hermant
nggak banget kak..kalo aku mah dikecewakan 1-2 kali aja cukup..tidak ada jalan kembali..apalagi hal yang paling prinsip selingkuh ..cukup sekali aja..
goodnovel comment avatar
Asmyra . A
sesekali buatlah pak Edward cemburu atau kesal min ...
goodnovel comment avatar
Asmyra . A
klo harus bslikan Edward mesti dibuat menyesal sampai berjuang kembali untuk mendapatkan scarla
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 838

    Vanessa tersadar dari rasa terkejutnya, dan menjawab dengan gumaman singkat, "Hmm."Andrew yang baru saja pulang masih bersemangat, dan tidak menyadari perilaku aneh keluarganya. Mendengar itu, dia berkata, "Ya sudah."Setelah makan malam, Vanessa dan yang lainnya sempat mengobrol sebentar dengan Andrew, lalu berbalik untuk naik ke lantai atas.Setibanya di kamar, dia mengeluarkan ponsel dan menatap nomor Edward di layar untuk waktu yang cukup lama sebelum akhirnya menekan nomor tersebut.Panggilan terhubung, tetapi tidak ada yang menjawab.Panggilan pun terputus otomatis, lalu dia mencoba sekali lagi.Masih tidak ada jawaban.Setelah beberapa kali mencoba, dia akhirnya menyerah dan perlahan meletakkan ponselnya.Saat larut malam, Andrew baru naik ke kamarnya untuk beristirahat. Ketika Vanessa turun, Ervan dan yang lainnya semua menoleh menatapnya.Vanessa perlahan menggelengkan kepala.Ervan dan yang lainnya langsung mengerti bahwa Vanessa masih belum dapat menghubungi Edward.Ervan m

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 837

    Panora … adalah perusahaan milik Dani.Setelah pesta jamuan Dr. Luwana, dia dan Dani sama sekali belum bertemu atau berkomunikasi lagi.Ketika mengetahui bahwa banyak investor yang ingin menarik investasi mereka, dia sempat bertanya-tanya apakah Dani juga akan ....Dia bertanya, "Apa kata Panora?""Sekretaris Pak Dani bilang perusahaan mereka akan mengirim seseorang untuk membahas detail rencana penarikan tersebut nanti sore." Mengirim seseorang .…Itu berarti Dani tidak akan datang secara langsung.Padahal di masa lalu, Dani selalu datang sendiri untuk melakukan semua negosiasi.Vanessa tersadar dari lamunannya dan berkata, "Aku mengerti." Sore itu, Vanessa sangat sibuk.Ervan dan yang lainnya juga telah mengetahui berita tentang banyaknya investor X-Tech yang menarik investasi mereka.Meskipun X-Tech bernilai triliunan, namun perusahaan itu masih belum terdaftar di bursa saham. Sekarang, dengan banyaknya investor yang menarik diri dan saham mereka yang dibekukan, jika X-Tech tidak

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 836

    Clara bergumam singkat, “Hmm.”Dylan mengerti Clara tidak berinisiatif membahas perceraian saat ini sebenarnya karena menghormati Nenek dan Kakek Anggasta.Memikirkan hal tersebut, Dylan pun mengubah topik pembicaraan dan tiba-tiba tersenyum, “Aku sudah mencari informasi. Jetwave Labs bukan hanya akan melawan Gori Group sampai tuntas, aku baru dapat kabar terbaru kalau mereka juga telah menggugat X-Tech.”Clara tertegun. “Berhasil?”Dylan mengangguk. “Iya, aku dengar saham X-Tech juga telah dibekukan.”Clara tidak terlalu terkejut saat mendengar X-Tech juga terseret dalam masalah ini.Lagipula, mengingat hubungannya dengan Keluarga Gori dan Sanjaya, saat mengetahui bahwa X-Tech dan Gori Group memiliki masa depan yang cerah, yang lain juga pasti ingin ikut menikmati keuntungannya.Dylan dan Clara seharusnya merasa senang bahwa Gori Group dan X-Tech sama-sama terkena masalah.Namun .…Gabungan Gori Group dan X-Tech tidak akan bernilai banyak bagi Edward.Bahkan, jika Gori Group dan X-Tec

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 835

    Setelah upacara selesai, para orang tua mulai beranjak meninggalkan sekolah, Clara serta Edward pun bersiap untuk pergi.Clara berkata, "Elsa, Mama pergi dulu. Kalau ada apa-apa, hubungi Mama ya?"Elsa mengangguk. "Oke."Melihat Clara sepertinya sudah selesai bicara, Edward mencubit pipi Elsa dengan lembut. "Apa Ayah perlu menjemputmu nanti sore?"Elsa berpikir sejenak dan sedikit memiringkan kepala untuk menatap ke arah Clara.Jelas sekali, dia sebenarnya berharap mendengar kata-kata itu dari Clara.Namun, Clara baru saja menerima panggilan telepon dan tidak menyadari tatapan putrinya.Elsa mengalihkan pandangannya dan berkata, "Iya." Lalu, sambil menoleh ke arah Clara, dia menambahkan, "Mama pergi bekerja saja. Aku mau kembali ke kelas, pelajaran akan segera dimulai."Clara tersenyum. "Iya."Elsa melambaikan tangan tanda perpisahan, sementara Edward dan Clara memperhatikan kepergiannya.Clara tidak menjawab panggilan telepon tadi. Baru setelah melihat Elsa masuk ke ruang kelas, dia m

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 834

    Setelah selesai berbicara dengan sang guru, mereka duduk di tempat yang telah ditentukan.Begitu mereka duduk, sejumlah orang tua menghampiri Edward dan Clara untuk menyapa serta menyerahkan kartu nama mereka.Baik Clara maupun Edward berdiri untuk berjabat tangan dan berbasa-basi sejenak.Setelah berbincang sebentar, guru mulai mengumpulkan para murid untuk upacara pembukaan sekolah.Clara mengelus lembut kepala Elsa. "Pergilah."Elsa mengangguk. "Oke."Saat menjawab, dia melirik ke arah Edward, lalu beralih ke Clara.Elsa tentu menyadari bahwa sejak mereka bertemu, kedua orangtuanya hampir tidak saling bicara sepatah kata pun.Dan sepanjang ingatannya, mereka berdua memang jarang berbicara setiap kali bertemu ....Hanya saja, dia tidak terlalu memedulikannya di masa lalu.Elsa pergi untuk mengikuti upacara sesuai arahan guru, sementara Edward, Clara, dan orang tua lainnya tetap berdiri di tempat, memperhatikan anak-anak yang polos dan penuh dengan antusias itu.Melihat putrinya hari

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 833

    Clara menjawab, "Iya, Mama ada waktu tanggal satu."Sebenarnya, dia tidak pernah melupakan urusan sekolah putrinya.Karena Elsa ingin dia menghadiri upacara pembukaan sekolah, maka tentu saja dia akan datang jika ada waktu.Mendengar Clara bisa hadir, wajah Elsa menjadi sedikit lebih cerah. "Kalau begitu, kita sepakat ya."Clara berkata, "Iya."Elsa terdiam sejenak, lalu berkata, "Ya sudah. Sampai jumpa, Ma."Dulu, setelah membahas suatu hal tertentu, Elsa biasanya akan terus bercerita tentang kesehariannya atau bertanya apakah Clara sedang sibuk, dia tidak hanya terpaku pada urusan yang sedang dibahas seperti dua momen terakhir.Bahkan, tersirat sedikit nada canggung dalam suaranya.Clara tidak mempermasalahkan hal itu, dan hanya berkata, "Iya."Setelah itu, dia menutup telepon.Malam harinya, persis seperti yang dikatakan Edward, Elsa tidur lebih awal. Keesokan paginya, setelah duduk dan menyantap sarapan, dia akhirnya berbicara kepada Edward yang duduk di hadapannya, "Mama akan data

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status