Share

Bab 123

Penulis: Dandelion
last update Tanggal publikasi: 2026-02-26 18:16:31

"Saya tidak menerima perjodohan dengan Rachel, Om. Sampai kapanpun saya tidak akan menikahi anak Om."

Jagat tak ingin berbasa-basi dengan Pak Januar yang kini tengah duduk di depannya. Saat ini ia dan pria setengah baya itu ada di ruangannya. Pintu sudah ia kunci agar tidak ada siapapun yang masuk untuk mengganggu pembicaraan mereka.

Dan kini bisa ia dapati wajah Pak Januar yang tampak tak terkejut sama sekali dengan ucapannya. Sepertinya pria itu sudah bisa menebaknya karena memang ia sudah se
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 128

    "Mama kamu sudah cerita semua ke Papa. Jujur alasan Papa ke sini juga karena khawatir dengan kamu, Sekar."Sekar lantas tersenyum, mencoba menunjukkan ketenangan di wajahnya agar Sang Papa tak perlu khawatir berlebihan. Ia tak ingin menjadi beban pikiran Papa dan Mamanya."Papa nggak usah khawatir, ya. Sebentar lagi Sekar resign kok dari perusahaan itu. Mungkin kurang lebih lima belas hari atau paling lambat satu bulan lagi, setelah itu Sekar akan ke Singapura ikut Mama.""Tapi Papa masih tetap tidak tenang dan takut kalau orang tua Jagat akan macam-macam sama kamu atau Mama kamu." Ucap Pak Joko masih dengan nada khawatir yang sangat ketara."Pa, keluarga Mas Jagat kan mengancam karena waktu itu Sekar masih punya hubungan sama Mas Jagat. Sekarang kami udah putus, jadi seharusnya mereka nggak mengganggu hidup Sekar ataupun keluarga Sekar."Pak Joko tak membalas lagi ucapan anak perempuannya. Pria paruh baya itu lebih memilih menarik tubuh Sekar dalam dekapannya. I

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 127

    "Itu jauh lebih bagus, Ben. Saat nanti lo udah minta Sekar buat balik ke lo, lo udah benar-benar siap dari segala sisi, termasuk buat melindungi dia dari nyokap dan kakek lo atau bahkan mungkin dari Rachel dan keluarganya. Karena kalau gue lihat Si Rachel nggak cuma cinta sama lo, tapi udah masuk ke obsesi."Jagat mengernyitkan dahinya, bingung dengan kalimat terakhir yang diucapkan oleh Devan. "Maksud lo gimana, Van?"Devan menegakkan duduknya dan menatap lurus tepat ke mata Jagat. "Sebenarnya sejak kita ke Labuan Bajo dan ketemu Rachel di sana, lihat cara dia mencoba dekat ke lo terus posting foto kita di media sosialnya. Dia kan harusnya tahu Lo udah sama Sekar, tapi kelakuannya waktu itu seperti kalian masih menjalin hubungan tanpa status beberapa tahun lalu.Lebih anehnya lagi, waktu itu gue dengar bokapnya Rachel beli saham AYT Tech dan beberapa hari setelahnya nyokap lo mengumumkan pertunangan lo sama Rachel. Kalau tebakan gue benar, Rachel mau lo balik sama dia d

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 126

    "Hari ini terasa cepat banget ya? Aku ngerasa seperti baru tadi pagi sarapan, ini sudah jam lima saja."Sekar hanya tersenyum menanggapi ucapan Prily. Baginya hari ini terasa begitu panjang, setiap detik terasa seperti siksaan untuknya apalagi setelah tadi meninggalkan Jagat di roof top."Kamu nggak bawa mobil ya hari ini? Soalnya tadi pagi aku lihat kamu jalan kaki dari arah gerbang.""Iya, Pril. Lagi malas bawa, untung ada adikku yang menginap di apartemen."Prily hanya membulatkan bibirnya lalu tersenyum. Hari ini gadis itu tak banyak berbicara padanya selain karena urusan pekerjaan. Tak seperti biasanya yang sering kali mengajaknya mengobrol. Sekar menyadari itu. Mungkin karena sedari pagi ia juga lebih banyak diam.Keluar dari gedung apartemen, Sekar lalu melangkah ke arah halte di mana Arjuna sudah menunggunya. Ia baru saja melihat pesan dari adiknya yang mengatakan sudah berada di dekat halte perusahaan."Sebelum ke rumah Eyang, kita ke apartemen lo la

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 125

    Sekar terus berjalan sampai ia berhasil melewati pintu penghubung roof top. Setelah menutupnya, ia berdiri cukup lama di balik pintu sambil terisak. Air matanya tak mau berhenti saat tatapan terluka yang Jagat tunjukkan terus berlarian dalam pikirannya."Maafkan aku." Ucapnya pelan seraya mengusap kedua pipinya.Ia merasa menjadi pihak yang jahat dalam hubungannya dengan Jagat. Ia telah menyakiti pria itu demi perpisahan yang saat ini ia anggap baik. Keputusan ini memang menyakitkan karena terjadi saat ia dan Jagat sama-sama sudah menyatakan perasaan, tapi ia tak punya pilihan lain karena Bu Dian telah mengancam Mamanya."Lo mau tahu gue tahu dari siapa? Dari Mama. Bu Dian menghubungi Mama, menyuruhnya untuk meminta lo jauhi anaknya. Awalnya cuma itu, tapi tadi siang Mama bilang lagi kalau Bu Dian mengancam dia. Kalau lo nggak segera memutuskan hubungan dengan Jagat, dia mengancam Mama akan membuat hidup lo dan keluarga kita jadi sengsara. Gue seharusnya nggak bilang ini sama lo, tapi

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 124

    "Lo bilang apa tadi? Kasih surat pengunduran diri?""Iya, tadi gue udah kasih surat pengunduran diri ke kepala divisi gue."Sekar kembali menyeruput es teh yang ada di gelasnya seraya memandangi Sisil yang kini termenung. Ada apa dengan temannya itu?"Lo kenapa, Sil?" Tanya Sekar heran."Gue cuma nggak nyangka lo beneran resign."Sekar mengernyitkan dahinya. Bukankah waktu Sisil berpendapat akan lebih baik dia resign daripada terus bekerja di sini dan bertemu dengan Jagat."Nanti gue makan siang sama siapa di kantin?" Lanjut Sisil seraya menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca.Sekar jadi ikut merasa sedih. Selama kerja di AYT Tech mereka memang selalu makan siang bersama di kantin jika Sisil sedang tidak ada pekerjaan lapangan. "Nanti lo bisa makan siang di luar kalau gitu. Lo kan sering tuh kesel sama gue yang malas gerak karena lebih sering milih makan di kantin daripada di luar."Sisil tertawa pelan. Wanita itu menganggukkan kepala mendengar ucapannya. "Iya juga sih. Nanti gue ma

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 123

    "Saya tidak menerima perjodohan dengan Rachel, Om. Sampai kapanpun saya tidak akan menikahi anak Om."Jagat tak ingin berbasa-basi dengan Pak Januar yang kini tengah duduk di depannya. Saat ini ia dan pria setengah baya itu ada di ruangannya. Pintu sudah ia kunci agar tidak ada siapapun yang masuk untuk mengganggu pembicaraan mereka.Dan kini bisa ia dapati wajah Pak Januar yang tampak tak terkejut sama sekali dengan ucapannya. Sepertinya pria itu sudah bisa menebaknya karena memang ia sudah sempat menolak tentang perjodohan ini."Sebenarnya apa kekurangan Rachel sampai kamu tidak bisa menerimanya, Jagat? Putri saya terlihat begitu mencintai kamu. Saya kira dulu kalian mempunyai hubungan spesial."Jagat masih memandang Pak Januar dengan raut wajah tenang. Apa ia perlu menceritakan tentang Rachel yang pernah mempermainkannya dulu?"Saya memang pernah mencintai Rachel, Om. Tapi itu dulu dan hubungan kami tidak pernah ada kejelasan karena saat itu Rachel belum ingin memiliki komitmen. Su

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 106

    Perempuan sepertinya katanya? Memangnya ia sebegitu memalukannya jadi perempuan? Lagi pula dua wanita di depannya ini juga tak begitu mengenalnya, tapi kenapa menilainya seolah mereka tahu segala hal tentangnya."Saya nggak tahu kenapa Jagat pernah mau berhubungan dengan kamu, seorang wanita yang r

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 103

    Jagat mematung memandang Mamanya yang kini tersenyum dan melangkah ke arahnya. Ia tak mengira sang Mama akan datang ke sini. Memang perusahaan ini milik Mamanya, tidak ada aturan yang melarang sang pemilik untuk datang. Tapi dulu Mamanya bilang tidak akan datang ke AYT Tech karena lebih memilih unt

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 105

    Jagat langsung menghubungi Sekar, namun nomor wanita itu tidak aktif. Ia coba mengirimkan pesan, juga hanya berakhir dengan centang satu. Apa yang sudah Mamanya bicarakan dengan Sekar? Hingga satu kalimat yang Mamanya ucapkan beberapa waktu lalu terlintas di pikirannya."Kalau kamu memang nggak mau

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 107

    "Kebanyakan orang yang benar-benar bahagia di kehidupan nyata nggak butuh validasi dari orang lain apalagi dari media sosial. Sedangkan kita-kita ini yang lagi hidup di tengah gencarnya media sosial seringnya terpapar hal-hal dari maaf ya, orang yang mungkin kurang bahagia atau cari sensasi biar vi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status