Partager

Bab 122

Auteur: Dandelion
last update Date de publication: 2026-02-24 16:57:22

"Akhirnya selesai juga." Ucap Sekar seraya memandang laptop yang menampilkan surat pengunduran dirinya.

Besok ia akan berangkat pagi sekali untuk mencetak surat itu dan memberikannya pada kepala divisi untuk diteruskan kepada pihak HRD. Biasanya menunggu kurang lebih lima belas hari kerja atau paling lama satu bulan sampai akhirnya ia bisa keluar dan benar-benar berhenti bekerja. Hal itu dilakukan agar perusahaan memiliki waktu untuk mencari penggantinya.

Sekar sudah memikirkan baik-baik keputu
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 142

    "Lo kenal ya sama pria itu?" Tanya Cindy yang sedari tadi memperhatikan Sekar dan Jagat yang saling bertatapan dari jarak jauh.Sekar yang masih terpaku jelas tak menjawab pertanyaan dari Cindy. Hal itu semakin membuat Cindy yakin bahwa Sekar dan si pria memang saling mengenal. Tatapan jelas bukan hanya sekedar tatapan orang yang baru peryama kali bertemu.Tepat setelah Sekar tersadar dang mengalihkan tatapannya dari Jagat, Cindy menatapnya dengan penuh selidik."Lo kenapa lihatin gue kayak gitu?" Tanya Sekar yang merasa bingung. Ia belum tahu bahwa sedari tadi Cindy memperhatikannya."Jawab dulu pertanyaan gue." Balasan Cindy itu semakin membuatnya bingung, memangnya wanita itu menanyakan apa padanya? Ia tidak tahu pertanyaan apa yang dimaksud oleh teman satu divisinya itu."Emang lo tanya apa ke gue?" Sekar balik bertanya."Nah, berarti dugaan gue benar. Lo kenal sama pria yang di sana."Balasan Cindy membuat Sekar terkejut. Harusnya ia tadi tak bertatapan lama dengan Jagat. Ia lupa

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 141

    Sekar terpaku. Ia tak menyangka akan kembali bertemu dengan Jagat, terlebih di tempat ini, di perusahaan tempatnya bekerja. Tak pernah ada di pikirannya bahwa Jagat akan menjadi salah satu tamu yang diundang oleh bosnya.Kini di depannya, Jagat juga sedang melihatnya dengan tatapan tak menyangka. Sepertinya mantan kekasihnya itu juga sama terkejut dengannya. Namun ia buru-buru mengalihkan tatapan saat suara sorakan dari kursi anggota divisinya terdengar menyebutkan namanya.Sekar akhirnya kembali tersadar bahwa saat ini ia sedang berada di atas panggung sebagai perwakilan divisi finance.Ia segera menguasai diri dan situasi agar tak berakhir mempermalukan divisinya. Meskipun menjadi perwakilan divisi di luar dari perkiraannya, tapi tetap saja ia harus menjaga muka di depan semua orang yang ada di sini. Selain itu, ia juga tidak ingin mempermalukan dirinya sendiri."Good evening, everyone. I'm Sekar from the finance division. Tonight I'm going to sing Taylor Swift's s

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 140

    Seluruh area perusahaan sudah dihias begitu indah. Lampu-lampu kristal germerlapan menambah kemewahan salah satu ruangan yang disulap seperti ballroom hotel itu. Semua orang di dalamnya adalah orang-orang penting yang secara khusus diundang oleh si pemilik acara.Para pria datang dengan tampilan yang berwibawa, tak lupa juga dengan aroma parfum mahal yang membuat kesan mewah mengiringi mereka. Begitu juga dengan para wanita yang hadir entah itu sebagai pasangan para pria atau sebagai sosok yang memang diundang karena punya relasi bisnis dengan Alexander.Sementara itu, Sekar yang merupakan salah satu karyawan di perusahaan ini kini tengah duduk bersama beberapa karyawan yang dari divisi keuangan.Di depan sana, tepatnya di panggung yang sudah didekor sedemikian rupa, sedang ada stand up comedy yang ditampilkan sang manager keuangan. Ada semacam tradisi setiap ulang tahun perusahaan, yaitu sebuah perlombaan stand up comedy antar divisi dan setiap divisi harus mengirimkan satu perwakila

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 139

    Dua Bulan Kemudian..."Jagat, sampai kapan kamu mau menghindari Mama? Mama kirim pesan nggak dibalas, Mama telepon nggak bisa, bahkna Mama masuk rumah sakit kamu nggak menjenguk sama sekali."Jagat hanya diam dan terus menatap serta membolak-balikkan tiap lembar laporan yang ada di mejanya. Mamanya tidak tahu saja saat ia dikabari kalau sang Mama masuk rumah sakit, ia langsung datang ke sana. Namun ketika akan memasuki ruangan Mamanya, ia justru mendengar pembicaraan antara Mamanya dengan Airin - adiknya. "Ma, Mama ngapain sih pura-pura sakit begini? Di luar sana banyak orang yang berjuang keras buat sembuh dan keluar dari rumah sakit, Mama yang sehat justru minta opname di sini.""Udah lah, Rin. Mama cuma pengen kakak kamu datang menemui Mama."Jagat yang masih berdiri di depan pintu ruang rawat yang sedikit terbuka itu kemudian mendengar Airin berdecak sebal. Adiknya itu seperti sudah kepalang kesal dengan tingkah Mama."Terus kalau Mas Jagat datang ke sini, Mama mau bujuk dia lagi

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 138

    "Thank you for coming to this company. I hope we can work together well." Ucap Jagat saat menyalami Alexander di ruang rapat."You're welcome, Mr. Jagat." Jawab Alexander dengan tersenyum ramah, khas seorang pengusaha yang berwibawa.Akhirnya usai sudah rapat antara kedua belah pihak. Kesepakatan investasi di JB Company telah dicapai. Jagat bersyukur karena Alexander begitu profesional dan yang paling penting adalah pria itu melihat perusahaanya dengan kaca mata yang jeli, tak lupa ia juga berterima kasih pada team dari perusahaannya sendiri yang sudah bekerja keras dan saling bahu membahu membantu sehingga bisa menyuguhkan presentasi yang luar biasa di hadapan Alexander."Dim, makan siangnya sudah siap kan?" Jagat beralih bertanya pada sekretarisnya. Sebagai bentuk penyambutan, ia memesan makanan spesial yang dimasak oleh salah satu chef terkenal secara langsung. Ia bahkan mengubah ruang serba guna di perusahaan ini untuk dijadikan dapur sementara."Sudah, Pak."Setelah itu ia mengaj

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 137

    "Aku nggak tahu sedetail itu tentang pertemanan Pak Devan. Kamu tuh aneh banget sih, sering tanya tentang bosku. Sebenarnya kamu mau tahu kabarku apa bosku?"Langkah Devan yang akan memasuki pantry akhirnya terhenti kala mendengar suara asisten pribadinya - Adelia. Ia bukanlah tipe manusia yang kepo tentang urusan pribadi manusia lain, tapi apa yang diucapkan oleh Adelia sungguh janggal.Siapa yang sedang berbicara dengan asisten pribadinya itu sampai membahas tentang pertemanannya?"Aku baru sadar, dari beberapa bulan ini kamu selalu ingin tahu tentang bosku termasuk pertemanannya."Lagi. Devan mendengar suara Adelia dan kali ini terdengar penuh selidik. Ia jadi semakin penasaran. Selama ini Adelia selalu terlihat profesional ketika bekerja, ia tak sedikitpun menaruh curiga pada wanita itu. Namun kini ia merasakan sebaliknya."Jujur saja, David! Aku merasa ada sesuatu yang kamu sembunyikan. Apa kamu punya niat lain selain mendekati aku?"Devan mengernyitkan dahinya. Nama David terden

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 61

    "Saya minta maaf atas sikap saya semalam. Jujur saya kesal sama kamu karena saya pikir kamu menyesal tidur dengan saya." Sekar menganggukkan kepala, lalu kembali menoleh ke arah Jagat. "Aku juga minta maaf, Mas, sudah kesal tanpa mau tahu alasan kamu nggak kasih kabar."Sesaat setelah ia mengataka

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-26
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 57

    Sekar terkejut, Jagat terkejut, Mamanya juga terkejut. Semua orang yang ada di apartemennya terkejut. Mereka semua memiliki keterkejutan yang berbeda, tapi dalam kebingungan yang sama. Sama-sama bingung ke satu sama lain. Jantung Sekar berdebar kencang karena pasti setelah ini Sang Mama akan mencer

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-25
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 54

    "Kaki lo kenapa, kok jalannya gitu?"Suara Sisil membuat Sekar yang sedang berjalan menuju lift menengok ke arah temannya. Wanita itu terlihat mengernyitkan dahi memandanginya. Seaneh itukah cara jalannya? Tapi mungkin iya, karena ia pun masih merasakan ada yang mengganjal di pangkal pahanya."Ngga

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-25
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 59

    "Lo yang bener dong servicenya. Bolanya kena gue mulu."Jagat menghela napas, lalu menatap Devan yang berada di seberang net. Temannya itu sedang menatap jengkel ke arahnya. Siapa suruh memaksanya main tennis malam-malam begini. Ia sudah bilang tidak mau, tetap saja dipaksa."Gue mau minum dulu. Lo

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-25
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status