Share

Bab 52 (21+)

Penulis: Dandelion
last update Tanggal publikasi: 2026-01-13 20:45:28

"Mas, tolong badan aku rasanya panas..."

Jagat semakin bingung bagaimana harus menghadapi ini. Selama tiga puluh dua tahun dia hidup, ia tak pernah bersentuhan terlalu jauh dengan seorang wanita. Dulu, meskipun ia sangat mencintai Rachel, mereka tak pernah menjalin hubungan secara resmi. Hubungan mereka hanya sebatas teman tapi mesra atau hubungan tanpa status, ia pun tak mengerti.

Dan sejauh itu, mereka tak pernah melakukan lebih dari sekedar ciuman.

Kini ia tak tahu harus melakukan apa. Sebag
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 142

    "Lo kenal ya sama pria itu?" Tanya Cindy yang sedari tadi memperhatikan Sekar dan Jagat yang saling bertatapan dari jarak jauh.Sekar yang masih terpaku jelas tak menjawab pertanyaan dari Cindy. Hal itu semakin membuat Cindy yakin bahwa Sekar dan si pria memang saling mengenal. Tatapan jelas bukan hanya sekedar tatapan orang yang baru peryama kali bertemu.Tepat setelah Sekar tersadar dang mengalihkan tatapannya dari Jagat, Cindy menatapnya dengan penuh selidik."Lo kenapa lihatin gue kayak gitu?" Tanya Sekar yang merasa bingung. Ia belum tahu bahwa sedari tadi Cindy memperhatikannya."Jawab dulu pertanyaan gue." Balasan Cindy itu semakin membuatnya bingung, memangnya wanita itu menanyakan apa padanya? Ia tidak tahu pertanyaan apa yang dimaksud oleh teman satu divisinya itu."Emang lo tanya apa ke gue?" Sekar balik bertanya."Nah, berarti dugaan gue benar. Lo kenal sama pria yang di sana."Balasan Cindy membuat Sekar terkejut. Harusnya ia tadi tak bertatapan lama dengan Jagat. Ia lupa

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 141

    Sekar terpaku. Ia tak menyangka akan kembali bertemu dengan Jagat, terlebih di tempat ini, di perusahaan tempatnya bekerja. Tak pernah ada di pikirannya bahwa Jagat akan menjadi salah satu tamu yang diundang oleh bosnya.Kini di depannya, Jagat juga sedang melihatnya dengan tatapan tak menyangka. Sepertinya mantan kekasihnya itu juga sama terkejut dengannya. Namun ia buru-buru mengalihkan tatapan saat suara sorakan dari kursi anggota divisinya terdengar menyebutkan namanya.Sekar akhirnya kembali tersadar bahwa saat ini ia sedang berada di atas panggung sebagai perwakilan divisi finance.Ia segera menguasai diri dan situasi agar tak berakhir mempermalukan divisinya. Meskipun menjadi perwakilan divisi di luar dari perkiraannya, tapi tetap saja ia harus menjaga muka di depan semua orang yang ada di sini. Selain itu, ia juga tidak ingin mempermalukan dirinya sendiri."Good evening, everyone. I'm Sekar from the finance division. Tonight I'm going to sing Taylor Swift's s

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 140

    Seluruh area perusahaan sudah dihias begitu indah. Lampu-lampu kristal germerlapan menambah kemewahan salah satu ruangan yang disulap seperti ballroom hotel itu. Semua orang di dalamnya adalah orang-orang penting yang secara khusus diundang oleh si pemilik acara.Para pria datang dengan tampilan yang berwibawa, tak lupa juga dengan aroma parfum mahal yang membuat kesan mewah mengiringi mereka. Begitu juga dengan para wanita yang hadir entah itu sebagai pasangan para pria atau sebagai sosok yang memang diundang karena punya relasi bisnis dengan Alexander.Sementara itu, Sekar yang merupakan salah satu karyawan di perusahaan ini kini tengah duduk bersama beberapa karyawan yang dari divisi keuangan.Di depan sana, tepatnya di panggung yang sudah didekor sedemikian rupa, sedang ada stand up comedy yang ditampilkan sang manager keuangan. Ada semacam tradisi setiap ulang tahun perusahaan, yaitu sebuah perlombaan stand up comedy antar divisi dan setiap divisi harus mengirimkan satu perwakila

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 139

    Dua Bulan Kemudian..."Jagat, sampai kapan kamu mau menghindari Mama? Mama kirim pesan nggak dibalas, Mama telepon nggak bisa, bahkna Mama masuk rumah sakit kamu nggak menjenguk sama sekali."Jagat hanya diam dan terus menatap serta membolak-balikkan tiap lembar laporan yang ada di mejanya. Mamanya tidak tahu saja saat ia dikabari kalau sang Mama masuk rumah sakit, ia langsung datang ke sana. Namun ketika akan memasuki ruangan Mamanya, ia justru mendengar pembicaraan antara Mamanya dengan Airin - adiknya. "Ma, Mama ngapain sih pura-pura sakit begini? Di luar sana banyak orang yang berjuang keras buat sembuh dan keluar dari rumah sakit, Mama yang sehat justru minta opname di sini.""Udah lah, Rin. Mama cuma pengen kakak kamu datang menemui Mama."Jagat yang masih berdiri di depan pintu ruang rawat yang sedikit terbuka itu kemudian mendengar Airin berdecak sebal. Adiknya itu seperti sudah kepalang kesal dengan tingkah Mama."Terus kalau Mas Jagat datang ke sini, Mama mau bujuk dia lagi

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 138

    "Thank you for coming to this company. I hope we can work together well." Ucap Jagat saat menyalami Alexander di ruang rapat."You're welcome, Mr. Jagat." Jawab Alexander dengan tersenyum ramah, khas seorang pengusaha yang berwibawa.Akhirnya usai sudah rapat antara kedua belah pihak. Kesepakatan investasi di JB Company telah dicapai. Jagat bersyukur karena Alexander begitu profesional dan yang paling penting adalah pria itu melihat perusahaanya dengan kaca mata yang jeli, tak lupa ia juga berterima kasih pada team dari perusahaannya sendiri yang sudah bekerja keras dan saling bahu membahu membantu sehingga bisa menyuguhkan presentasi yang luar biasa di hadapan Alexander."Dim, makan siangnya sudah siap kan?" Jagat beralih bertanya pada sekretarisnya. Sebagai bentuk penyambutan, ia memesan makanan spesial yang dimasak oleh salah satu chef terkenal secara langsung. Ia bahkan mengubah ruang serba guna di perusahaan ini untuk dijadikan dapur sementara."Sudah, Pak."Setelah itu ia mengaj

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 137

    "Aku nggak tahu sedetail itu tentang pertemanan Pak Devan. Kamu tuh aneh banget sih, sering tanya tentang bosku. Sebenarnya kamu mau tahu kabarku apa bosku?"Langkah Devan yang akan memasuki pantry akhirnya terhenti kala mendengar suara asisten pribadinya - Adelia. Ia bukanlah tipe manusia yang kepo tentang urusan pribadi manusia lain, tapi apa yang diucapkan oleh Adelia sungguh janggal.Siapa yang sedang berbicara dengan asisten pribadinya itu sampai membahas tentang pertemanannya?"Aku baru sadar, dari beberapa bulan ini kamu selalu ingin tahu tentang bosku termasuk pertemanannya."Lagi. Devan mendengar suara Adelia dan kali ini terdengar penuh selidik. Ia jadi semakin penasaran. Selama ini Adelia selalu terlihat profesional ketika bekerja, ia tak sedikitpun menaruh curiga pada wanita itu. Namun kini ia merasakan sebaliknya."Jujur saja, David! Aku merasa ada sesuatu yang kamu sembunyikan. Apa kamu punya niat lain selain mendekati aku?"Devan mengernyitkan dahinya. Nama David terden

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 26

    “Ayo kita pergi, Dev.” Jagat langsung menyeret paksa Devan untuk segera pergi dari kantin perusahaan sebelum pria itu mengoceh lagi menganggu kenyamanan Sekar dan Sisil. Pria itu sepertinya sudah jengah dengan tingkah temannya. Sepeninggal Jagat dan Devan, kini mejanya kembali hanya diisi olehnya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 23

    Sekar terkejut, tubuhnya kaku, tak menyangka akan mendapat ciuman tiba-tiba dari Jagat. Ini bukan lagi mimpi seperti sore itu, ia bisa dengan jelas merasakan debar jantung Jagat di telapak tangannya yang berada di dada pria itu.Ia juga bisa mendengar langkah kaki yang tadi seperti akan menghampiri

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 19

    Rasa was-was yang Sekar rasakan berganti menjadi rasa bingung ketika Jagat membelokkan mobilnya ke area salah satu Mall di kota ini. Apa pria di sampingnya ini ingin berbelanja atau bagaimana?"Kita mau apa ke Mall, P-Mas?""Kita mau makan malam. Perut kamu bunyi minta diisi itu."Sekar kira Jagat

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 22

    Sekar memasukkan bongkahan es ke dalam ice bag yang tadi dibelikan oleh Jagat, lalu menempelkan ke pipi kanannya yang masih terasa perih. Tamparan Ibunya David begitu keras ternyata, karena jujur saat pertama kali mendapatkannya ia lebih merasa terkejut. Namun beberapa saat setelahnya baru merasaka

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status