แชร์

Dua Sahabat di Gunung Li

ผู้เขียน: Ocyobot
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-31 00:01:57

Kaki mereka terus melangkah menyusuri jalan tanah yang membelah perbukitan.

Di kanan...

hamparan hutan hijau bergoyang perlahan diterpa angin.

Di kiri...

sawah-sawah membentang sejauh mata memandang.

Langit musim semi tampak begitu cerah.

Burung-burung kecil beterbangan dari satu pohon ke pohon lain.

Perjalanan menuju Gunung Li seharusnya menjadi perjalanan yang panjang dan melelahkan.

Namun...

bagi tiga orang itu...

perjalanan tersebut justru berubah menjadi perjalanan paling ceria y
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Tabib yang Membuat Jenderal Bertekuk Lutut

    Pagi itu, suasana perkemahan Wu Keming mulai ramai.Di dalam tenda perawatan, empat orang dari utara akhirnya membuka mata.Putri Altani mengerjap beberapa kali. Tubuhnya masih terasa lemah setelah pertarungan sebelumnya. Ketika mengingat bagaimana Wu Keming berhasil mengalahkannya, wajahnya sedikit memanas.Di ranjang sebelah, Batu terbaring dengan tubuh dibalut perban begitu rapat hingga hampir seluruh badannya tertutup. Hanya kedua mata dan hidungnya yang terlihat.“Panglima Batu…” Altani menatapnya prihatin.Batu menggerakkan matanya.“Aku masih hidup.”“Syukurlah.”“Namun, siapa yang membalutku seperti ini?”Zhushu yang sedang merapikan obat menjawab santai, “Agar kau tidak bergerak dan merusak lukamu sendiri.”Batu terdiam.Ketika mereka keluar dari tenda, Wu Keming, Borise, dan Zhushu sedang menikmati sarapan.Altani segera menghampiri Wu Keming. Tatapannya langsung tertuju pada bahu pria itu yang masih dibalut.“Bagaimana keadaan bahumu?”Wu Keming tersenyum santai.“Sudah jau

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Pertahanan yang Mulai Retak

    Laporan dari wilayah barat akhirnya tiba di istana.Shen Lang menuliskan bahwa pemeriksaan wilayah telah selesai dilakukan. Ia mengklaim sejumlah perguruan Jianghu masih menunjukkan sikap membangkang, sementara penduduk Miao dianggap tidak cukup patuh terhadap pemerintahan kerajaan.Namun, laporan itu tidak menyebutkan penghinaan yang dialaminya di Desa Miao.Di dalam aula istana, Chou Ye membaca dokumen tersebut dengan wajah muram.“Shen Lang kembali menyebut wilayah barat tidak stabil.”Pei Rong mengamati laporan itu.“Informasi ini belum dapat dipastikan. Laporan dari pengawas daerah berbeda dengan yang disampaikan Shen Lang.”Raja menghela napas berat.“Utara juga terus mengirimkan kabar buruk. Berapa lama keadaan seperti ini akan berlangsung?”Tidak ada pejabat yang mampu memberikan jawaban pasti.---Di perbatasan utara, keadaan semakin kacau.Kelompok-kelompok pasukan dari bangsa padang rumput terus berusaha menerobos wilayah Kerajaan Tengah. Pertempuran kecil terjadi di bebera

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Bencana di Desa Miao

    Desa Miao di wilayah barat tampak tenang di bawah sinar matahari pagi.Penduduknya menjalani kehidupan sederhana. Sebagian bekerja di ladang, sebagian meracik obat-obatan tradisional, sementara anak-anak bermain di antara rumah kayu.Namun, ketenangan itu segera terusik ketika rombongan Shen Lang memasuki desa.Shen Lang turun dari kudanya dengan wajah angkuh. Ia memandang rumah-rumah sederhana dan penduduk yang segera menundukkan kepala ketika melihat rombongan pejabat kerajaan.“Jadi, inilah desa Miao yang terkenal itu?” katanya sambil tertawa kecil. “Ternyata jauh lebih miskin daripada yang kubayangkan.”Qiu Lan berdiri di belakangnya. Ia sebenarnya sudah lelah dengan sikap Shen Lang yang semakin hari semakin menyebalkan.Seorang tetua desa maju menyambut mereka.“Selamat datang, Tuan. Apakah ada keperluan kerajaan di desa kami?”Shen Lang tidak menjawab dengan sopan.“Kerajaan sedang memeriksa wilayah barat. Kalian harus memberikan laporan mengenai penduduk, hasil bumi, dan kegiat

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Dilema di Antara Darah dan Pengkhianatan

    Qiu Lan duduk di dalam kamar penginapan dengan surat rahasia dari Qiu Hui di tangannya.“Bunuh Shen Lang!”Perintah itu terus terngiang di kepalanya.Ia menghela napas panjang, lalu meletakkan surat tersebut di atas meja.Shen Lang adalah adik kandung Nyonya Shen Yulan, istri Qiu Hui. Ia juga putra Menteri Pertahanan Shen Yizong, seorang pejabat yang memiliki pengaruh besar di istana.Namun, alasan Qiu Lan merasa sulit melaksanakan perintah itu bukan semata-mata karena kedudukan Shen Lang.Ada hubungan yang jauh lebih rumit.Qiu Lan adalah adik tiri Qiu Hui. Sementara Shen Yulan, istri Qiu Hui, diam-diam menjalin hubungan terlarang dengannya. Perselingkuhan itu berawal dari kecemburuan Shen Yulan terhadap Yangxiang.Kini, Qiu Hui memerintahkan Qiu Lan untuk membunuh adik iparnya sendiri.Qiu Lan tertawa getir.“Kakak… apa sebenarnya yang sedang kau rencanakan?”Ia tahu Qiu Hui bukan orang yang mudah mengambil keputusan tanpa perhitungan. Perintah itu terasa terlalu berbahaya. Kematian

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Bayangan di Balik Laporan

    Angin dingin dari utara menyapu halaman Perguruan Pedang Li.Li Dihua berdiri di hadapan peta wilayah Jianghu. Beberapa laporan baru saja tiba melalui Burung Awan Patah. Wajahnya tenang, tetapi sorot matanya menunjukkan kekhawatiran.“Orang-orang yang sudah berangkat ke jalur utara harus tetap mengawasi pergerakan,” katanya. “Jangan bertindak gegabah. Kita belum mengetahui siapa sebenarnya kelompok yang membawa Zhushu pergi.”Seorang murid senior membungkuk.“Beberapa fraksi Jianghu telah menyatakan kesediaan membantu. Mereka menunggu instruksi berikutnya.”“Bagus. Perkuat pengawasan, tetapi jangan memancing pertempuran. Jika keadaan berubah, segera kirim kabar.”Li Dihua menatap peta itu sekali lagi. Ancaman dari utara bukan sekadar persoalan satu perguruan. Jika para pendekar bergerak tanpa koordinasi, seluruh Jianghu bisa terseret ke dalam kekacauan.---Di istana, suasana jauh lebih berat.Raja duduk di singgasana dengan tubuh yang tampak semakin lemah. Meski demikian, beliau teta

  • Para Pendekar dari Sungai Kembar   Kesombongan Aliran Putih

    Perjalanan Shen Lang dan Qiu Lan menuju wilayah barat akhirnya memasuki sebuah kota perdagangan yang cukup besar.Kota itu berada tidak jauh dari jalur menuju perbatasan utara. Dalam beberapa pekan terakhir, kabar mengenai pergerakan kelompok asing dan gangguan perdagangan mulai membuat para penduduk gelisah.Namun, laporan yang dibawa Shen Lang kepada pemerintah justru menyatakan bahwa keadaan wilayah barat masih terkendali.Laporan itu dibuat seadanya. Beberapa informasi penting sengaja tidak dicantumkan, sementara masalah yang dianggap mengganggu kepentingannya hanya ditulis sebagai persoalan kecil.Bagi Shen Lang, penugasan ini bukan semata-mata untuk memeriksa keadaan.Ia ingin menjadikan wilayah barat sebagai pijakan kekuasaannya.---Di sebuah aula pertemuan, sejumlah pemimpin Jianghu Barat berkumpul.Di antara mereka terdapat Duan, pemimpin Partai Matahari Barat yang dikenal dengan julukan Iblis Duan. Di sampingnya duduk Hong Liangyau, Ketua Lembah Hantu Merah, serta Hao Huma,

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status