Share

Bab 16

Penulis: Mrs.Jeon
last update Tanggal publikasi: 2025-06-05 03:21:03

Pada saat itu, Tristan berdiri, berjalan mendekati Bruce, dan menepuk bahunya. “Aku benar-benar percaya padamu.”

Bruce berkata, “Apa Letty menyerahkan tugas menyusun perjanjian itu padamu? Aku akan bicara dengannya dan menyelesaikannya. Dia ahli dalam urusan hukum, karena dia pengacara.”

Tangan Tristan menekan kuat bahu Bruce, ucapannya terdengar tegas, “Kamu sudah menangani ini dengan baik. Tapi, mulai sekarang, mundurlah.”

Siapa yang bicara soal menceraikan Scarlett? Dua tahun bersama, dan me
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 243

    Di dalam Maybach, Summer beberapa kali bergantian menatap Tristan dan Nathan. Ia memperhatikan betapa miripnya Nathan dengan ayahnya, terutama pada sikap mereka yang sama-sama pendiam.Suasana di dalam mobil cukup hening. Melihat Summer sedang dalam suasana hati yang sangat baik, Nathan tiba-tiba bertanya, “Nenek, Ibu dan Paman itu teman baik ya?”Wajah Summer langsung berubah gelap. Ia menunduk menatap Nathan, lalu membetulkannya dengan tegas, “Siapa yang bilang dia pamanmu? Dia itu ayahmu. Ayah kandungmu.”“Hah?” Rahang Nathan hampir jatuh karena terkejut. Mulutnya menganga saat ia mencoba memproses kabar itu. “Aku punya ayah?”Nathan menatap Summer seolah baru saja menemukan kota Atlantis yang hilang. Anak itu bahkan belum pernah melihat ayahnya, dan tidak ada seorang pun yang pernah menyebut-nyebut tentang sosok itu kepadanya.Selama ini, Nathan seakan mengira dirinya seperti Spider-Man, muncul be

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 242

    Ciuman mendadak dari Scarlett benar-benar membuat Tristan terkejut. Matanya membesar, seolah ia berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi.Ia sama sekali tidak menduganya. Scarlett yang mengambil langkah pertama bukanlah sesuatu yang ia bayangkan, apalagi dengan ciuman yang begitu tiba-tiba dan intens hingga membuatnya benar-benar kehilangan kendali.Sesaat Tristan membeku, bibir Scarlett masih menempel pada bibirnya. Lalu, ia menangkup wajah Scarlett dengan kedua tangannya, membuka bibirnya perlahan, dan memperdalam ciuman itu.Scarlett memejamkan mata, melingkarkan kedua lengannya di leher Tristan, lalu berjinjit agar dapat membalas ciumannya dengan semangat yang sama.Sebelum menemui Tristan, Scarlett sama sekali tidak berniat bertindak seimpulsif itu.Namun ketika ia melihat wajah kaget Tristan yang bercampur bahagia, dan mendengar Tristan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dirinya, Scarlett seakan kehilangan kendali.Setelah cium

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 241

    Kilas balik Tristan sebelum makan siang bersama Lucian.Tristan mengajak Scarlett ke tempat lama yang dulu sering mereka datangi semasa sekolah—sebuah bukit tinggi yang pernah menjadi “tempat pelarian” mereka. Mereka memarkir mobil di ujung jalan, lalu duduk di atas kap mobil, memandang seluruh Woodland yang terbentang luas di bawah sana.Kota itu tampak seperti lautan cahaya di bawah langit penuh bintang yang berkelap-kelip.Dulu, Tristan selalu merasa seolah-olah seluruh tempat itu adalah miliknya. Namun sekarang, ia tidak lagi merasakan sedikit pun rasa memiliki itu. Di mana pun ia berada, perasaan tersebut tetap tidak pernah kembali.Tristan menyerahkan sebotol air mineral kepada Scarlett. Ia memutar tutupnya terlebih dahulu sebelum memberikannya, lalu membuka botol miliknya sendiri. Setelah meneguk sedikit, ia berkata, “Aku akan menemui ayahku.”Scarlett juga meneguk air, lalu menoleh menatapnya.Tristan menangkap tatap

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 240

    Di ujung telepon, tepat ketika nada sambung terasa seolah tidak akan pernah berhenti, Scarlett akhirnya mengangkat panggilan itu. Suaranya terdengar mengantuk sekaligus kesal.“Ada apa lagi sih? Aku baru saja bisa tidur sebentar, dan kamu malah bikin masalah?”Ia baru saja berhasil menidurkan Nathan dan sudah sangat kelelahan. Karena itu, panggilan Tristan membuatnya semakin kesal.Scarlett baru saja menghela napas dan menyelesaikan kalimatnya, ketika Tristan langsung bertanya dengan nada khawatir, “Ibu bilang tadi kamu hampir tertabrak mobil saat menjemput Nathan dari sekolah?”Masih menyipitkan mata karena kantuknya belum hilang, Scarlett menjawab malas, “Iya, ada pengemudi yang tidak fokus dan hampir menerobos rambu berhenti. Tapi tidak apa-apa. Anakmu juga baik-baik saja.”Meski masih mengantuk, Scarlett tetap meyakinkan Tristan bahwa Nathan tidak terluka. Namun Tristan terus mendesak, “Kalau kamu sendi

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 239

    Suatu malam, tepat setelah pukul tujuh, ketika Tristan baru saja menyelesaikan pekerjaannya, ponsel pribadinya berdering. Yang menelepon adalah Audrey.Tristan mengangkatnya sambil tersenyum. “Hai, Ibu.”Dari seberang, suara Audrey terdengar tergesa-gesa. “Tristan, jangan bilang kamu masih bekerja!”Tristan duduk di meja kerjanya sambil tersenyum dan menggoda, “Apakah ini semacam inspeksi dadakan?”“Benar,” jawab Audrey, lalu menambahkan, “Ibu lihat kamu ke sana kemari seharian, hampir tidak pernah makan dengan benar. Jadi Ibu pikir lebih baik Ibu datang dan mengurusmu.”Meskipun Tristan sering mengunjunginya dan menghabiskan waktu bersama, Audrey tahu bahwa kantor pusat perusahaan Tristan tidak berada di Woodland dan bahwa Tristan memiliki rencana untuk berekspansi secara internasional. Hal itu membuat Audrey khawatir.Ketika Audrey mengatakan ingin datang, Tristan langsung setuju.

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 238

    Pada malam itu, Tristan menelepon Scarlett dan meminta untuk menemuinya. Ia sudah menunggu di gerbang rumah keluarga Wilson.Tidak lama kemudian, Scarlett muncul, lalu Tristan membuka bagasi mobilnya, duduk di sana sambil menepuk ruang kosong di sampingnya. “Duduk.”Scarlett tidak bergerak.Tristan menariknya mendekat. “Kita berada di depan rumahmu. Aku tidak akan berani melakukan apa pun padamu di sini.”Hening cukup lama, Tristan tidak berbicara sepatah katapun. Melihat keraguan Tristan, Scarlett tersenyum lembut. Ia tahu apa yang ingin Tristan katakan, meskipun pria itu hanya diam. Karena itu, Scarlett memecah keheningan terlebih dahulu.“Andrew datang menemuiku. Dia sudah memberitahuku semuanya,” ucapnya.Scarlett berhenti sejenak. Kedua tangannya bertumpu pada tepi bagasi, pandangannya lurus ke depan. Angin kembali berembus pelan, memainkan rambutnya dan membuat suasana di antara mereka terasa lebih t

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 120

    Scarlett menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan masuk ke kamar rawat inap Tristan.Begitu berada di dalam, pandangan Scarlett langsung tertuju pada perban yang menutupi wajah Tristan. Jika lukanya cukup dalam, bekasnya akan sulit dihilangkan.Menyadari Scarlett masuk, Tristan berkata, “Hany

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 122

    carlett hampir kehilangan kesabarannya. Ia mendorong Tristan dengan keras.“Cukup! Aku sudah muak!”Terkejut oleh dorongan Scarlett, Tristan memegangi dadanya dan terhuyung ke belakang, alisnya berkerut.“Scarlett, doronganmu kuat sekali. Apa kamu sama sekali tidak peduli?”Scarlett menatapnya deng

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 123

    Scarlett melirik ke samping. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa lengan Tristan sudah melingkari tubuhnya, apalagi menanggapi panggilan manja “Sayang” yang terus ia ucapkan. Dengan nada datar, Scarlett berkata, “Aku membuat kesepakatan dengan Nicole. Aku setuju untuk menyelidiki kebenaran di bali

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 118

    Keesokan harinya.Begitu Scarlett melangkah masuk ke kantor hukum, Logan langsung menghampirinya dengan kabar terbaru. “Scarlett, ada perintah dari atasan. Kalau kita tidak segera menemukan bukti baru atau membuat kemajuan dalam kasus Danau Glimmering, kita harus menutup kasus ini. Dewan setempat j

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status