Share

8. Sebuah Permintaan

last update Huling Na-update: 2025-10-21 21:18:25

"Alangkah baiknya, jika Ibu merelakan suami Anda untuk saya."

Duaarr ...

Andira dan kedua anaknya terkejut dengan ucapan yang dilontarkan oleh Jenna barusan. Zeya bahkan sampai mengerutkan keningnya dengan dalam. Andira menyipitkan matanya, berharap bahwa wanita itu hanya bergurau.

"Apa maksudmu berbicara demikian?" tanya Andira dengan nada dingin dan datar.

Jenna menatap Andira dengan remeh. "Saya tidak bergurau dengan ucapan saya ini."

Andira mengalihkan pandangan ke arah lain. Ia merasa suasana hari yang hampir gelap ini tiba-tiba berubah menjadi sangat panas. Ia melepaskan genggaman tangan yang menggandeng kedua anaknya.

"Zeya ... Darrel ... masuklah ke mobil!" Titahnya pada kedua anaknya.

"Baik, Mama!" jawab keduanya secara bersamaan.

Kedua anak itu menurut apa yang dikatakan oleh ibu mereka. Tanpa ingin bertanya apa alasannya, menyuruh mereka masuk lebih dulu dan membiarkan ibu mereka tinggal diluar dulu, membuat bertanya dalam hati. Mengapa mereka harus masuk lebih dulu? Tapi
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    60. Suara Pengobat Rindu

    Andira menempelkan ponselnya di telinga dengan jantung yang berdegup kencang. Ia berharap bahwa panggilannya dapat diangkat oleh seseorang di seberang sana. Nomor telepon yang ia hubungi, adalah hasil pencarian Cindy yang diberikan kepadanya. Dan ketika ia mendapatkan nomor telepon tersebut, ia tak ingin membuang waktu untuk segera menghubunginya.Cukup lama Andira mengharapkan sambungan telepon bisa diangkat. Hingga detik berikutnya, Andira dapat merasakan teleponnya diangkat di sana. Deru nafas seseorang dapat Andira rasakan."Akhirnya diangkat," gumam Andira menyerupai bisikan.Andira tak ingin bersuara. Ia ingin memastikan suara seseorang disana bisa keluar terlebih dahulu. Dan ia ingin tahu apakah yang ia telepon benar-benar itu orangnya. Karena jika orang lain, Andira lebih memilih untuk menutupnya."Halo... ini siapa?" Terdengar suara seorang gadis kecil disana. Andira melebarkan matanya ketika mendengar suara yang ia rindukan. Itu adalah suara putrinya. Seperti yang ia hara

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    59.

    "Jadi ibu dijatuhi tamak oleh suami ibu?" tanya Cindy pada Andira yang duduk dihadapannya dengan raut wajah sedih. Andira mengangguk lesu. "Benar, Cindy." Setelah pergi dari rumah Ibu mertuanya, Andira pergi ke kantor firma hukum miliknya dan menemui Cindy. Ia menumpahkan semua keluh kesahnya yang membuat dirinya begitu sedih terkait rumah tangganya. Tak memiliki siapapun yang menjadi keluarga, Andira membutuhkan sandaran saat ini. Cindy sudah bekerja dengan Andira sejak ia masih belum lulus kuliah. Iiya juga tahu betul bagaimana kehidupan rumah tangga Andira bersama suaminya. Kini mengetahui kondisi rumah tangga sang bos, membuat ia benar-benar sedih sekaligus marah. "Dan ... penyebabnya karena perempuan itu bukan?" tebak Cindy . "Iya. Entah apa yang menjadi keteguhan hati mereka untuk menyingkirkan aku dari keluarga Danantya," jawab Andira dengan perasaan bingung. Cindy menghela napas. "Menurut saya, mungkin bisa jadi kalau pelakor itu menghasut suami dan ibu mertua Anda."

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    58

    Andira baru saja keluar dari ruang persidangan. Ia baru saja menjalani sidang kode etik terkait sikapnya di persidangan tempo hari. Tampak wajah lesu dari ekspresinya. Andira mendapatkan teguran dari Dewan Kehormatan Organisasi Advokat. Dan Farah, menggugat dirinya untuk membayar denda akibat perbuatannya melakukan kekerasan. Beruntungnya ia tak sampai dinonaktifkan secara tetap.Tetapi dari Contempt of court, ia diputuskan oleh pengadilan untuk melakukan pelayanan sosial sebagai ganti dari pidana penjara. Yaitu memberikan bantuan hukum pro Bono, penyuluhan hukum, serta melakukan mediasi dan arbitrase.Oleh Dewan Kehormatan Organisasi Advokat, Andira diharuskan membayar denda dan tidak perlu melepaskan pekerjaannya sebagai seorang lawyer. Wanita itu sedikit bisa bernapas lega. Baru saja keluar dari persidangan, ponsel yang ada di tasnya berbunyi. Ia menaikkan sebelah alisnya ketika membaca sebuah nama yang sudah lama tidak ia temui. Ada apa dia menelpon? Begitu pikirnya."Halo!" Wal

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    57

    "kau mau bawa aku ke mana sebenarnya? Zina yang menggunakan mail berjalan persen saya karena diseret oleh arisan dengan kasar. Wanita yang sedang hamil besar itu memegang perutnya karena merasakan keram akibat jalan yang terlalu cepat. Iya heran mengapa ah sama narik tangannya dan membawanya dengan terburu-buru."Sudah jangan banyak protes saya ikut! "Ke mana dulu? "Kamu bisa diam tidak? Tanpa banyak bicara lagi Cina dimasukkan ke dalam mobil haruslah membuat kendaraannya dengan cepat dengan tangkapan yang datar. Jena memegang sabuk pengaman dengan erat sambil berulang kali menghadaplah dan lirik Arsa Kapan Arsa terlihat marah jadi Ia juga tidak ingin melemparkan pertanyaan yang nantinya akan memancing kemarahan suaminya. Maka diam adalah jalan terbaik. Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit mobil yang dikendarai arah saat tiba di sebuah gedung. Merasa dengan cepat turun dari mobil dan mengajak Cina untuk segera masuk ke dalam sana. Ketika sudah masuk Cina diarahkan ke ruan

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    56.

    Hari ini adalah tempat sidang terakhir putusan dari hakim mengenai rumah tangga Andira dan juga Arsa. Tinggal bentar lagi Andira resmi menyandang status sebagai janda. Kenapa gini dia menyerahkan sepenuhnya pria itu kepada adik tirinya. Namun setelah sidang ditunda sekitar 1 jam orang yang ditunggu-tunggu kehadirannya tidak kunjung dapat Andira gelisah bukan main jangan sampai niatnya bercerai mengalami penghalang."kenapa dia tidak datang? "Bagaimana dengan pihak tergugat mengapa sampai saat ini belum kunjung datang?"Karena sudah terlalu lama menunggu ketidakhadiran Arsa hakim akhirnya memutuskan memulai persidangan tanpa kehadiran pria itu karena ada Kuasa hukumnya yang ada sudah mewakili kuasa hukum asal mengatakan bahwa arsal memiliki jadwal yang sangat urgen sehingga tidak bisa ditinggalkan. Andira tidak marah Ia berpikir teman mungkin istri sirihnya sedang mengalami kontraksi Apa mungkin ada urusan lain dari perusahaannya."Mohon maaf yang mulia saudara dari pihak tergugat m

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    55

    Jenna baru saja pulang dari kontrol kandungan. Dan saat ini, dia sedang marah dengan membanting semua barang-barang yang ada di dalam kamarnya. Arsa yang memperhatikan itu seketika panik bukan main. iat takut jika kandungan Jenna mengalami masalah karena wanita itu mengamuk tanpa alasan."Hentikan! Kamu ini kenapa, sih?" Arsa menatap heran kepada istri sirinya.Jenna tak mempedulikan suara Arsa yang menginterupsinya. Ia terus melemparkan barang-barang yang ada di dalam kamarnya. Guci, cermin, kaca lemari serta berbagai macam hiasan berbahan keramik, dihempaskan hingga tercerai-berai di atas lantai."Jenna! jangan bertindak bodoh. Apa yang kamu lakukan?" Bentak Arsa."JENNA!!... BERHENTI!!" Arsa yang terlanjur kesal, menarik tangan Jenna dengan kuat dan membanting wanita itu di atas sofa hingga tubuhnya memantul. ArsJenna kemudian menatap tajam kepada suami sirinya itu. Kilatan amarah, terpancar kuat dari wanita yang dua bulan lagi akan melahirkan itu. Arsa geram karena usahanya mene

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status