Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 105 - Konsekuensi

Share

Bab 105 - Konsekuensi

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2024-10-17 13:03:55
"Membatalkan semua kerja sama? Apakah Jeremy sudah gila? Dia berbicara tentang proyek bernilai ratusan miliar Nex di sini! Dan proyek tersebut dibatalkan begitu saja? Itu semua karena aku telah menyinggung Tuan Ryan?"

Pikiran Brian Trez berpacu, berusaha memahami situasi yang tiba-tiba berubah drastis ini.

Ia tidak ingat perbuatan apa yang telah menyinggung seorang pria bernama Tuan Ryan. Bahkan, ia yakin baru pertama kali mendengar nama itu.

Brian baru saja hendak membuka mulut untuk bertan
Rianoir

Terima Kasih Kak Agus atas dukungan Gem-nya. (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Dengan ini, terkumpul 5 Gem nih, yang artinya ada bab bonus lagi nih hari ini. Total ada 3 bab bonus! (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Akumulasi Gem Bab Bonus: 17-10-2024 (siang) : 0 Gem (reset)

| 37
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3435: Dua Jam

    Ryan menatap kepalan tangannya yang berlumuran darah sebentar, lalu memandang ke dalam lubang tempat Hugh terjatuh.Ternyata tidak sesederhana yang dia kira. Kekuatan tinju itu seharusnya cukup untuk melemparkan Hugh jauh, seperti yang terjadi pada Theo dan Chase. Tapi tubuh Hugh Vale tidak merespons seperti itu. Dia jatuh ke bawah, bukan terpental jauh.Bukan soal kekuatan. Ketahanan tubuh Hugh jauh di atas saudaranya, dan itu membuat perbedaan yang cukup mencolok.Di hadapan Ryan, Celia Vale tidak bergerak.Pandangannya menelusuri Theo yang tergeletak dengan dada amblas, Chase yang berlutut dengan pandangan kosong meski sudah diberi pil pemulih, dan lubang di tanah tempat Hugh tidak sadarkan diri. Wajah Celia sepenuhnya kosong. Rahangnya tidak mengeras, matanya tidak sempit, tidak ada amarah yang terbaca. Seperti seseorang yang baru menyadari bahwa semuanya sudah terlambat, dan tidak ada gunanya marah kepada siapa pun lagi.Tidak ada yang tersisa untuk Ujian Darah Roh. Ketiganya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3434: Sebelum Ujian Dimulai

    Dua kilatan itu bukan cahaya.Itu cakar.Chase Vale dan Hugh Vale muncul bersamaan dari dalam pusaran bayangan cakar, satu dari kiri dan satu dari kanan, menjepit Ryan di antara keduanya tanpa memberi ruang pelarian sedikit pun. Gerak mereka sinkron sempurna, dua orang yang sudah terlalu sering berburu bersama dan sudah hafal di mana titik lemah lawan berada.Ryan menyipitkan matanya.Tubuhnya berputar ke kanan. Cakar Hugh Vale menebas udara di sisi kirinya dengan tenaga yang membuat desiran anginnya memotong ujung jubah Ryan menjadi beberapa helai robek.Kuat. Lebih kuat dari Chase.Tapi kecepatannya tidak secepat yang Ryan duga.Chase Vale yang berdiri di sisi berlawanan menyaksikan ini semua. Sudut bibirnya melengkung. Tubuh Ryan kini menghadap ke arah Hugh, punggungnya terbuka lebar, dan luka sayatan dari golok Theo di tulang rusuk kanannya masih tampak merah segar.'Bocah itu t

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3433: Serigala Kegelapan

    Ryan sudah tidak ada di sana.Belum sempat Theo memproses apa yang terjadi, sesuatu meledak di sisi kanannya dari arah yang sama sekali tidak dia antisipasi."Minggir!"BOOOOMM!Kepalan yang diselimuti cahaya emas menghantam lambung Theo dari samping. Tidak ada peringatan, tidak ada ruang untuk menghindar. Theo Tanner hanya sempat mengaktifkan artefak pelindungnya secara refleks, dan perisai ungu tipis mengembang di sekeliling tubuhnya.Tidak cukup.Cahaya emas itu menghancurkan perisai seperti kertas basah dan meneruskan seluruh momentum langsung ke dalam tubuh Theo. Tulang-tulang di sisi kiri dadanya remuk dalam satu benturan, bunyinya seperti kayu kering yang dipatahkan empat sekaligus. Darah memuncrat membasahi jubahnya sebelum tubuh itu sempat terpelanting.BRAKK!Theo Tanner melesat ke belakang seperti batu yang ditembakkan dari ketapel, meninggalkan jejak udara terk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3432: Hanya Bayangan

    "Boleh." Tidak ada yang menduga Ryan akan menjawab semudah itu. Satu kata. Diucapkan dengan nada orang yang setuju untuk minum teh bersama, bukan menerima tantangan tiga genius sekaligus. Theo Tanner, Chase Vale, dan Hugh Vale membeku selama hampir dua detik penuh. Mereka sudah bersiap untuk segala kemungkinan. Kemarahan, penolakan, keangkuhan yang meledak, atau bahkan ketakutan yang disembunyikan di balik sikap dingin. Tapi bukan ini. Mereka tidak pernah mempersiapkan diri untuk ketenangan seperti ini. Keheranan di wajah mereka bertahan hanya sebentar. Lalu ekspresi ketiganya berubah, bola mata Hugh menyipit, sudut bibir Chase turun, dan bahu Theo sedikit naik saat tarikan napasnya melambat. 'Bocah bodoh ini benar-benar menerimanya.' Hugh Vale menyipitkan matanya yang kekuningan. 'Bahkan Serena Carr pun tidak bisa ikut campur sekarang. Sudah waktunya mengajarinya pelajaran yang tidak akan dia lupakan seumur hidup.' Theo Tanner melangkah setengah ke depan, hendak membuka

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3431: Bukan Tandinganku

    Nada pujiannya sempurna, kata-katanya terdengar kagum. Tapi tidak ada satu pun orang di sini yang tidak mendengar racun di balik setiap kalimatnya. "Kalau tidak demikian," Theo Tanner mengangkat bahunya santai, "masa Klan Harimau Darah yang sebesar itu tidak punya kandidat lain yang lebih layak?" "Masa ini satu-satunya yang bisa mereka kirimkan?" Chase Vale yang dari tadi berdiri diam di sisi kiri tidak bisa menahan diri lagi. Langkahnya maju setengah, matanya menusuk langsung ke arah Ryan. "Anak muda, kami sudah memujimu setinggi langit. Kenapa kau hanya berdiri diam dengan wajah beku seperti itu?" "Apa kata-kata kami benar-benar tidak ada artinya bagimu?" Hugh Vale menimpali dengan tawa yang setengah ditahan. "Mungkin sahabat kita memang lebih suka berbicara lewat tinju daripada lidah. Bagaimana kalau kita berlatih tanding sebentar sebelum ujian dimulai?" "Tapi aku khawatir, ini kan genius langka sepuluh ribu tahun sekali. Bisakah aku minta dia pakai satu tangan saja agar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3430: Pertunjukan yang Sudah Dilatih

    Sebelum Ryan sempat berkata apa pun, suara Divine God Beast Tamer sudah bergema lebih dulu di dalam benaknya. "Pemuda berambut keperakan itu membawa sebagian Garis Darah Serigala Roh Kuno dalam tubuhnya." "Di antara binatang iblis, serigala memang bukan yang terkuat secara individu. Tapi kawanan serigala tunduk pada perintah raja mereka dengan loyalitas yang bahkan binatang iblis lain tidak mampu menandingi." Suara itu berhenti sejenak. "Dan satu hal lagi yang perlu kau ingat. Permusuhan antara Klan Serigala dan Klan Harimau Darah sudah mengakar sejak zaman kuno. Jangan anggap remeh." Ryan menyerap semua itu sambil menatap ke depan, tanpa mengubah ekspresinya sedikit pun. Matanya bergeser tenang ke dua sosok lain di belakang wanita berjubah abu-abu itu. Yang pertama seorang pria dengan aura yang tampak biasa. Justru di situlah masalahnya. Tekanannya sengaja ditekan jauh ke dalam, disembunyikan di balik lapisan tipis yang menyerupai kultivator Dao Integration puncak biasa.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 721 - Ramalan (II)

    Menghela napas pelan, Ryan mengalihkan perhatiannya pada Yeron Lux dan John Lux. Dengan gerakan santai, ia mengeluarkan dua butir pil dari sakunya dan melemparkannya pada mereka."Maaf atas kejadian tadi. Aku tidak bisa sepenuhnya mengendalikan diriku," ujarnya dengan nada tena

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 657 - Kecepatan Kultivasi Eleanor

    "Tidurlah. Besok kamu masih harus bangun pagi. Akan ada banyak kesempatan lain kali," ucap Rindy dengan suara lembut namun tegas. Setelah itu, dia memejamkan mata dan hanya menyisakan suara napasnya yang teratur. Yang membuat Ryan semakin tersiksa, Rindy menggenggam tangan kirinya erat-erat dengan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 591 - Tindakan Eleanor

    Eleanor Jorge tersenyum kecil menutup pintu dan kembali ke ruang tamu. "Ada gadis cantik mencarimu. Katanya tetanggamu." Ryan menyesap air dengan senyum pahit. "Dia cuma teman Bu, jangan berpikir macam-macam. Ngomong-ngomong, Ayah di mana?" Eleanor Jorge tampak panik sesaat. "Waktu keluar dari pen

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 704 - Cabang Guild Round Table Diserang

    "Baiklah, bawa kami ke hotel dulu," ujar Ryan. "Baik Tuan." Pria bertopi yang memperkenalkan diri sebagai Jason Quentin itu mengantar mereka ke sebuah mobil hitam yang langsung melaju menuju Hotel Ritz Charlton. Hotel mewah ini merupakan bagian dari jaringan properti yang dioperasikan perusahaan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status