Startseite / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 111 - Dikira Pelayan (II)

Teilen

Bab 111 - Dikira Pelayan (II)

last update Veröffentlichungsdatum: 18.10.2024 17:37:25
Tidak peduli seberapa sukses pelayan ini, dia tidak akan pernah bisa mencapai posisinya saat ini. Banyak jalan menuju Roma, tetapi beberapa orang lahir di Roma! Dia, Selly, adalah salah satu orang tersebut!

Selly menatap Ryan dengan campuran rasa kasihan dan superioritas.

Dalam benaknya, tak peduli seberapa keras pria ini bekerja, ia tak akan pernah bisa mencapai level Keluarga Hilton.

Beberapa orang memang ditakdirkan untuk berada di puncak, sementara yang lain harus berjuang seumur hidup han
Rianoir

Terima Kasih Kak Ian dan Kak Jhonny atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 18-10-2024 (sore): 3 Gem Ini adalah bab bonus hari ini. yuk, kurang 2 gem lagi dapat bab bonus lagi, hehehehe... Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 33
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3314: Siapa?

    Suara Wendy tidak keras. Tapi di antara pepohonan yang sunyi itu, setiap katanya terdengar jelas."Yang perlu kau lakukan sekarang adalah menjadi lebih kuat." Dia masih menatap wajah Ryan yang tidak sadarkan diri, matanya tertuju jauh ke depan. "Sekte Moon Flower adalah tempat terbaik untukmu saat ini.""Aku sudah mendapat sebagian ingatan dari leluhur kami. Aku tahu asal-usul Sekte Moon Flower yang sebenarnya, jauh lebih dalam dari apa yang terlihat di permukaan."Jeda panjang. Angin bergerak di antara daun-daun."Tidak ada faksi yang mampu melindungi Tablet Reinkarnasi jika fondasinya lemah. Sekte Moon Flower bukan sekte biasa."Wendy berhenti berbicara.Dia menatap wajah Ryan lebih lama dari yang dia sadari. Perlahan, tubuhnya membungkuk ke depan. Jarak antara wajahnya dan wajah Ryan menyempit. Cadar tipisnya bergerak mengikuti napasnya yang pelan. Bibirnya sudah tinggal satu jengkal dari wajah Ry

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3313: Bukan Sekarang

    Divine God Raging Flame tidak langsung menjawab. Dia menatap Batu Asal di tangannya, merasakan energi yang mengalir darinya, lalu mengangkat kepalanya dengan sorot yang sudah lebih tenang."Dengan ini, ditambah kondisi kami yang pulih sepenuhnya, kami sanggup bertahan." Suaranya berat tapi mantap. "Itu bisa aku janjikan.""Bagus."Wendy tidak berkata lebih banyak. Sebuah botol giok kecil meluncur dari tangannya dan melayang ke arah Divine God Raging Flame."Cairan Giok Nine Mystic. Kalian pasti pernah mendengar namanya." Sudut bibirnya hampir tidak bergerak saat berkata, "Lebih dari cukup untuk memulihkan kondisi semua orang di sini."Divine God Raging Flame menangkap botol itu dan membukanya sedikit. Aroma yang keluar membuat matanya melebar. Bukan karena harum. Melainkan karena dalam puluhan tahun berkultivasi, dia hanya pernah mendengar nama obat ini dari cerita orang lain, tidak pernah sekali pu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3312: Batu Asal

    Serangan itu memakan harganya sendiri. Wendy berdiri diam di tengah gelombang energi yang perlahan mereda. Siapa pun yang cukup teliti memperhatikan akan melihat bahwa warna di balik cadarnya sedikit lebih pucat dari sebelumnya. Membekukan api dan menghancurkan setetes darah esensi dari leluhur faksi besar adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan tanpa membayar sebagian dari dirinya sendiri. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Punggungnya tetap tegak. Di langit, sisa-sisa bayangan darah itu benar-benar menghilang. Tidak ada lagi bekas, tidak ada lagi tekanan yang menghimpit, bahkan bau besi yang tadi menyeruak di udara pun tersapu bersih oleh angin dingin yang masih berhembus dari tubuh Wendy. Kepingan salju yang melayang turun sejak tadi semakin deras sejenak, lalu perlahan berhenti. Jembatan es di langit retak dari ujung ke ujung, lalu pecah menjadi partikel cahaya biru yang berhamburan sebelum lenyap. Para murid dan tetua Myriad Sword Palace berdiri terpaku. Tidak ada yan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung. Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu." "Aku merasakannya juga." "Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini." "Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan." "Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan." Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi. "Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena beran

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa. Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu. Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak. Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah. Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar. 'Apakah ini akhirnya...' Lalu satu kepingan salju jatuh. Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir. Di l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3309: Darah dari Langit

    Tiga kultivator itu memandang ke atas.Lalu memandang satu sama lain.Tidak ada yang perlu diucapkan. Mereka bertiga tahu. Semuanya tahu."Argh!"Ryan melesat masuk begitu pilar hitam menyentuh area sekitar mereka. Energi iblis dari pilar itu menggulung masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator sekaligus, bukan perlahan seperti sebelumnya, tapi seperti banjir yang menjebol bendungan sekaligus. Tidak ada lagi ruang untuk menekan atau melawan. Kontaminasi itu melanda semua organ mereka dalam hitungan detik.Ketiga kultivator itu menjerit. Bukan teriakan pertempuran. Teriakan kesakitan murni.Ryan tidak berhenti. Pedang Iblis Darah mengayun ke arah satu kultivator yang masih mencoba membentuk serangan balasan. Sabetan itu menghantam tubuhnya berkali-kali, membuka luka demi luka yang memancarkan uap energi iblis hitam. Sang kultivator melihat ke bawah pada luka-lukanya, menggertakkan gigi, dan aur

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1259 - Sekte Heart Sword

    Seorang kultivator Ranah Origin tingkat puncak dipandang rendah oleh bocah Ranah Saint. Tak seorang pun akan percaya ini! Namun, serangan ledakan Ryan benar-benar mengejutkan semua orang! Simon Dexter mengerutkan kening, dan sedikit ekspresi terkejut muncul di wajah bangganya. Tiga orang kultiva

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1217 - Kebaikan Shirly

    Masalah ini sudah menjadi takdir Ryan dan dia tidak bisa menghentikannya. Sejujurnya, dia sedikit kecewa dengan Ryan, dan mungkin juga sedikit marah. Meski Ryan telah memberinya kejutan yang menyenangkan dengan kemajuan kultivasinya, sifatnya masih tetap sama—keras kepala dan

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1226 - Spekulasi Shirly

    Slaughter Lord mengepalkan tangannya erat-erat, wajahnya menampakkan keseriusan yang jarang terlihat. Setelah beberapa saat berpikir, ia menggeleng. "Tidak perlu. Kita tidak tahu berapa banyak Kultivator sekuat itu. Bahkan jika kita mengirim orang, mereka kemungkinan akan mati. Yang terpenting sa

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1241 - Melawan Slaughter Lord

    Slaughter Lord berbalik menghadap ketiga pemuda identik, memberi perintah dengan nada mendesak, "Cepat, gunakan teknik yang diberikan oleh ketua sekte kepada kita! Kita tidak bisa membiarkan anak ini lolos!" Ketiga pemuda mengangguk serempak, dan dengan gerakan identik, mereka membentuk segel tanga

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status