Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 111 - Dikira Pelayan (II)

Share

Bab 111 - Dikira Pelayan (II)

Author: Rianoir
last update publish date: 2024-10-18 17:37:25
Tidak peduli seberapa sukses pelayan ini, dia tidak akan pernah bisa mencapai posisinya saat ini. Banyak jalan menuju Roma, tetapi beberapa orang lahir di Roma! Dia, Selly, adalah salah satu orang tersebut!

Selly menatap Ryan dengan campuran rasa kasihan dan superioritas.

Dalam benaknya, tak peduli seberapa keras pria ini bekerja, ia tak akan pernah bisa mencapai level Keluarga Hilton.

Beberapa orang memang ditakdirkan untuk berada di puncak, sementara yang lain harus berjuang seumur hidup han
Rianoir

Terima Kasih Kak Ian dan Kak Jhonny atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 18-10-2024 (sore): 3 Gem Ini adalah bab bonus hari ini. yuk, kurang 2 gem lagi dapat bab bonus lagi, hehehehe... Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 33
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3315: Rapat Warisan

    "Kakak Senior," Ryan mengalihkan pandangannya, "sudah berapa lama aku pergi? Apakah aku gagal Trialnya?"Jessica menghembuskan napas pelan. "Trial itu seharusnya sudah berakhir jauh sebelum ini. Xavier Dragvine bahkan harusnya sudah diangkat menjadi murid sejati.""Tapi?" Ryan menangkap nada menggantung di akhir kalimatnya."Tapi untuk alasan yang tidak jelas, Ketua Sekte mengumumkan ada masalah dengan waktu pelaksanaan. Rapat Warisan ditunda. Hasilnya tidak diumumkan, penentuan murid baru tidak jadi dilaksanakan."Ryan terdiam."Dan..." Jessica menatapnya dengan tatapan yang sedikit tidak percaya, "baru beberapa menit sebelum aku menemukan kau di sini, Ketua Sekte tiba-tiba mengumumkan bahwa Rapat Warisan akan dimulai hari ini."Hening sejenak."Waktumu terlalu kebetulan untuk disebut kebetulan."Ryan memandang langit di atas pepohonan. Entah apa yang ada di benak Eren Carster, menunda seluruh agenda besar sekte tanpa alasan yang jelas lalu mengumumkannya kembali tepat saat Ryan kem

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3314: Siapa?

    Suara Wendy tidak keras. Tapi di antara pepohonan yang sunyi itu, setiap katanya terdengar jelas."Yang perlu kau lakukan sekarang adalah menjadi lebih kuat." Dia masih menatap wajah Ryan yang tidak sadarkan diri, matanya tertuju jauh ke depan. "Sekte Moon Flower adalah tempat terbaik untukmu saat ini.""Aku sudah mendapat sebagian ingatan dari leluhur kami. Aku tahu asal-usul Sekte Moon Flower yang sebenarnya, jauh lebih dalam dari apa yang terlihat di permukaan."Jeda panjang. Angin bergerak di antara daun-daun."Tidak ada faksi yang mampu melindungi Tablet Reinkarnasi jika fondasinya lemah. Sekte Moon Flower bukan sekte biasa."Wendy berhenti berbicara.Dia menatap wajah Ryan lebih lama dari yang dia sadari. Perlahan, tubuhnya membungkuk ke depan. Jarak antara wajahnya dan wajah Ryan menyempit. Cadar tipisnya bergerak mengikuti napasnya yang pelan. Bibirnya sudah tinggal satu jengkal dari wajah Ry

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3313: Bukan Sekarang

    Divine God Raging Flame tidak langsung menjawab. Dia menatap Batu Asal di tangannya, merasakan energi yang mengalir darinya, lalu mengangkat kepalanya dengan sorot yang sudah lebih tenang."Dengan ini, ditambah kondisi kami yang pulih sepenuhnya, kami sanggup bertahan." Suaranya berat tapi mantap. "Itu bisa aku janjikan.""Bagus."Wendy tidak berkata lebih banyak. Sebuah botol giok kecil meluncur dari tangannya dan melayang ke arah Divine God Raging Flame."Cairan Giok Nine Mystic. Kalian pasti pernah mendengar namanya." Sudut bibirnya hampir tidak bergerak saat berkata, "Lebih dari cukup untuk memulihkan kondisi semua orang di sini."Divine God Raging Flame menangkap botol itu dan membukanya sedikit. Aroma yang keluar membuat matanya melebar. Bukan karena harum. Melainkan karena dalam puluhan tahun berkultivasi, dia hanya pernah mendengar nama obat ini dari cerita orang lain, tidak pernah sekali pu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3312: Batu Asal

    Serangan itu memakan harganya sendiri. Wendy berdiri diam di tengah gelombang energi yang perlahan mereda. Siapa pun yang cukup teliti memperhatikan akan melihat bahwa warna di balik cadarnya sedikit lebih pucat dari sebelumnya. Membekukan api dan menghancurkan setetes darah esensi dari leluhur faksi besar adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan tanpa membayar sebagian dari dirinya sendiri. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Punggungnya tetap tegak. Di langit, sisa-sisa bayangan darah itu benar-benar menghilang. Tidak ada lagi bekas, tidak ada lagi tekanan yang menghimpit, bahkan bau besi yang tadi menyeruak di udara pun tersapu bersih oleh angin dingin yang masih berhembus dari tubuh Wendy. Kepingan salju yang melayang turun sejak tadi semakin deras sejenak, lalu perlahan berhenti. Jembatan es di langit retak dari ujung ke ujung, lalu pecah menjadi partikel cahaya biru yang berhamburan sebelum lenyap. Para murid dan tetua Myriad Sword Palace berdiri terpaku. Tidak ada yan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung. Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu." "Aku merasakannya juga." "Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini." "Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan." "Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan." Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi. "Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena beran

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa. Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu. Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak. Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah. Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar. 'Apakah ini akhirnya...' Lalu satu kepingan salju jatuh. Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir. Di l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1645 - Hadiah

    Ryan menggelengkan kepalanya dan menepis keraguan yang ada dalam benaknya. Tidak ada gunanya memikirkan hal-hal yang belum pasti. "Jadi sekarang setelah kamu menemukanku, apa yang kamu ingin aku lakukan selanjutnya?" tanya Ryan dengan nada praktis. "Aku akan tegaskan bahwa aku tidak akan begitu

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1711 - Kekuatan penuh

    Di luar formasi pedang yang bergejolak, Shirly Jirk melambaikan tangannya dengan gerakan elegan. Seketika itu pedang es terbang keluar dari masing-masing telapak tangannya. Memancarkan kilau biru samar yang indah, pedang itu berubah menjadi perisai transparan yang menyelimuti Luna Pendragon, Lance

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1725 - Bantuan Li Qiye

    "Senior, apakah Anda bersedia membantuku?" Ryan tampak bersemangat meski dalam kondisi kritis. Li Qiye jelas lebih kuat dari para kultivator kuno sebelumnya, jadi seharusnya tidak akan menjadi masalah baginya untuk berhadapan dengan lelaki tua ini.Boom! Nisan Pedang itu terbuka dengan cahaya yan

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1687 - Kondisi Monica dan Lancelot

    Di sebuah gua yang tersembunyi tidak jauh dari kediaman Klan Spirit Blood. Api unggun kecil dinyalakan, menciptakan bayangan yang menari-nari di dinding batu. Lancelot duduk bersila di dekat api unggun dengan posisi yang tegap. Luka-luka di sekujur tubuhnya berangsur-angsur sembuh berkat perawa

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status