Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1304 - Melawan Serigala Darah

Share

Bab 1304 - Melawan Serigala Darah

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2025-05-04 21:08:45
Xiao Yan menekuk kaki kanannya dan melepaskan Energi Qi-nya, melompat setinggi sepuluh meter ke udara.

Saat turun dari langit, Energi Qi-nya melilit pedangnya, membuat senjata itu berpendar dengan cahaya kebiruan yang menyilaukan.

"Pedang Awan Biru, tebas!" teriaknya lantang.

Dengan raungan dahsyat, gelombang pedang setinggi 30 meter meledak ke arah salah satu kepala serigala darah berkepala sembilan.

SLASH!

Kepala itu terpenggal, dan darah spiritual menyembur keluar dari leher yang terput
Rianoir

Ini bab bonus hadiah sekaligus bab terakhir hari ini. selamat beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 93
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Rianoir
ex-caliburn itu utk identitas arthur. dia gak lagi pakai formasi sekarang.
goodnovel comment avatar
Gede Adi
si Oyen tingkatannya lebih tinggi dr srigala deh. Let's see
goodnovel comment avatar
Gede Adi
cliffhanger lagi nih, bikin penasaran ......
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4095: Ujian Jiwa yang Mustahil

    Meski kekuatan fisiknya sudah sangat menonjol, bagian paling istimewa dari Ryan saat ini justru terletak pada Jiwa Primordialnya.Melihat sikap Ryan yang santai, Tetua West mendengus. "Jangan terlalu cepat puas diri, bocah.""Kekuatan fisikmu memang luar biasa, tapi alasan ujian jiwa kutaruh sebagai tahap terakhir adalah karena inilah bagian paling sulit.""Jangan lengah. Ikut aku."Tetua West lalu membawa Ryan menyusuri lorong sempit yang memanjang ke bagian lebih dalam bengkel.Lorong itu hanya sekitar sepuluh meter. Dindingnya terbuat dari batu abu-abu yang dipenuhi ukiran rune redup, sementara cahaya dari bengkel di belakang mereka semakin lama semakin menghilang.Bahkan sebelum masuk, Ryan sudah bisa merasakan tekanan daya jiwa yang kuat. Berkat Tubuh Iblis Mental, tekanan itu terasa seperti ribuan jarum tipis yang perlahan menusuk kesadarannya."Bocah, tahap terakhir sangat sederhana. Kau hanya perlu melewati lorong ini dalam waktu satu jam," kata Tetua West.Namun nada suaranya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4094: Ujian Jiwa

    Meski sudah melihat kekuatan Ryan, Tetua West masih menyimpan sedikit keraguan.Ia memang mengakui tubuh Ryan sangat kuat, tetapi apakah pemuda itu benar-benar mampu mengangkat palu tingkat True God masih menjadi persoalan lain.Tetua West sudah bertahun-tahun di Akademi Heavenly Flame dan melihat banyak genius dengan kekuatan fisik luar biasa.Namun selama semua tahun itu, tidak satu pun Kultivator Ranah Creation yang pernah berhasil mengangkat palu tingkat True God.Bahkan setelah mencapai Ranah Star Sealed, hanya segelintir orang yang mampu melakukannya.Sebagai salah satu pengajar paling senior, Tetua West tahu betapa tidak masuk akalnya pilihan Ryan.Tak lama kemudian, Ryan berdiri di depan palu hitam keemasan itu.Ia menggenggam gagangnya dengan kedua tangan lalu mengerahkan sebagian tenaga.Alis Ryan langsung berkerut. 'Berat sekali.'Palu itu terasa bukan seperti sebongkah logam, melainkan sebua

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4093: Palu Tingkat True God

    Tetua West membawa Ryan ke sebuah ruangan kecil di bagian dalam bengkel. Begitu masuk, perhatian Ryan langsung tertuju pada tiga palu yang diletakkan berjajar dari ukuran paling kecil sampai paling besar. Palu pertama berwarna perak kusam dan hanya sebesar lengan orang dewasa. Palu kedua jauh lebih besar, hampir sebesar tubuh anak kecil, dengan permukaan yang dipenuhi ukiran rune. Adapun palu terakhir berwarna hitam keemasan, kepalanya sebesar tong air dan gagangnya setebal betis pria dewasa. Tetua West menunjuk ketiganya. "Aku hanya menempa tiga jenis senjata. Artefak ruang-waktu, artefak Lesser God, dan artefak tingkat True God." "Kalau kau ingin menempa jenis senjata berbeda, kau harus sanggup mengangkat dan mengayunkan palu yang sesuai. Inilah tahap kedua." Ryan mengangguk, tetapi pandangannya langsung berhenti pada palu terbesar. Sudut bibirnya bahkan terangkat sedikit. Melihat benda sebesar itu, Ryan justru tampak seperti anak kecil yang baru menemukan mainan paling

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4092: Aturan Bengkel Tetua West

    Quinton Greaves langsung tersenyum puas. Ia mengeluarkan sebuah lempeng giok dari balik jubahnya lalu melemparkannya kepada Ryan. "Ryan, semua informasi mengenai keluarga itu sudah tercatat di dalam lempeng giok ini." "Kalau kau membutuhkan sumber daya untuk pergi ke Wilayah Selatan, gunakan tokenku dan minta para pengajar akademi menyiapkannya." Namun setelah mengatakan itu, raut wajah Quinton berubah serius. "Tapi kau harus berhati-hati. Utamakan keselamatanmu sendiri. Terima kasih sebelumnya." Ryan menangkap lempeng giok tersebut dan menyimpannya dengan baik. Ia tersenyum. "Sama-sama, Kepala Akademi Greaves." "Justru akulah yang harus berterima kasih karena kau memberitahuku soal ini. Kalau pewaris itu memang sahabatku, aku akan berutang budi besar padamu." Quinton tertawa. "Sudahlah. Kita tidak perlu sesungkan itu lagi." "Pergilah dan jangan khawatir. Dulu aku memang lengah, tapi kali ini aku akan tetap berada di akademi dan menjaga teman-temanmu untukmu." Ryan merasa sed

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4091: Tugas Menuju Wilayah Selatan

    Quinton Greaves menatap Ryan cukup lama, seolah sedang menimbang seberapa banyak hal yang sebaiknya ia ungkapkan. "Kakak seperguruanku mungkin sudah mengganti nama warisannya setelah terdampar di tempat asalmu," ujar Quinton. "Karena itu, aku tidak tahu terlalu banyak tentang warisan yang dia tinggalkan." "Namun begitu mengetahui ada seseorang yang memakai teknik kultivasi serupa denganku, harapan yang sudah lama padam dalam diriku kembali menyala." Ryan mengangguk perlahan. "Tapi ketika aku hendak menyelidiki identitas orang itu lebih jauh, jejaknya justru menghilang." "Apa yang terjadi?" tanya Ryan sambil mengerutkan kening. Ia kembali duduk, tetapi tubuhnya condong ke depan. Bahkan kalau orang yang dimaksud bukan Silva Clint, Ryan tetap tidak mungkin mengabaikannya. Ryan tahu tidak semua orang yang datang ke Benua Valorisia memiliki keberuntungan sepertinya. Banyak kultivator dari alam kultivasi tingkat rendah dipandang sebelah mata, diusir dari sekte, dijadikan pelayan,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4090: Pewaris dari Kampung Halaman

    Ryan bukan orang yang melupakan budi. Kalau suatu hari Quinton Greaves benar-benar membutuhkan bantuannya, ia tidak akan menolak begitu saja tanpa memikirkannya."Bagaimana menurutmu soal teknik gerak itu?" tanya Quinton sambil tersenyum lebar.Ryan menatap wajah tua di hadapannya, lalu tersenyum pasrah. "Baiklah, Kepala Akademi Greaves. Katakan saja. Kau mau apa dariku?"Quinton langsung tertawa kecil dan mengibaskan tangan."Ryan, ucapanmu itu tidak benar. Memangnya aku terlihat seperti orang yang selalu punya maksud tersembunyi? Teknik itu kuberikan dengan tulus."Ryan memutar bola mata, lalu bangkit dan berjalan menuju pintu."Kalau memang tidak ada urusan lain, aku pamit."Wajah Quinton langsung berubah. Kakek berjubah putih itu melompat dari kursinya dengan kelincahan yang sama sekali tidak sesuai dengan usianya, lalu buru-buru menghadang Ryan."Sebentar, sebentar."Quinton tersenyum lem

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status