เข้าสู่ระบบTerima Kasih Kak Jhonny dan Kak Yan atas dukungan Gem-nya. Dengan ini, terkumpul lah 6 Gem, yang artinya ada bab bonus lagi (≧▽≦) Akumulasi Gem Bab Bonus: 23-10-2024 (malam): 1 Gem (reset) Yang othor mau tanyakan, bab bonus ini mau rilis malam ini atau besok? silahkan komen di bab ini. jika tidak ada komen sampai jam 9 WIB malam ini, maka bab bonus ini akan rilis besok. Selamat Membaca ,(◠‿・)—☆
Hutan Polaris.Emmett Huxley menyeret tubuhnya menjauh dari gua dengan langkah berat.Di dalam dirinya masih tersisa amarah dan penyesalan. Semua yang ia kumpulkan selama puluhan tahun kini sudah lenyap.Kekuatan, kultivasi, dan nama baiknya hancur sekaligus.Dulu ia adalah Kultivator Ranah Star Sealed dan instruktur Akademi Heavenly Flame. Sekarang, setelah pusat energinya dihancurkan sendiri, tubuhnya bahkan tidak lagi mampu berjalan tegak.Tiba-tiba Emmett berhenti.Tatapannya jatuh pada dua mayat yang tergeletak tidak jauh di depan.Keduanya mengenakan jubah gelap. Dada mereka berlubang rapi, seolah ditembus sesuatu yang sangat tajam dalam satu serangan.Emmett segera menyadari sesuatu.Dua orang itu adalah kultivator Ras Iblis, dan tingkat kultivasi mereka juga tidak rendah.“Jangan-jangan mereka datang untuk menyambut iblis yang tersegel itu?” gumamnya.Pikirannya langsung teringat pada Ryan.“Kalau begitu, Ryan dalam bahaya.”Emmett berdiri diam beberapa saat.Kalau masih sepe
“Selidiki sekarang juga!”Raut wajah Mordred Joren langsung mendingin.Pria berjubah hitam di hadapannya tertegun. “Menyelidiki apa?”Mordred mengangkat tangan dan menunjuk ke langit, tepat ke arah mata raksasa yang terbuka di balik awan hitam.Alden Lune mengikuti arah tunjukannya. Begitu melihatnya, pupil matanya langsung menyusut.Sebuah mata besar menggantung di cakrawala, dingin dan tenang, seolah seluruh Benua Valorisia hanyalah benda kecil di bawah tatapannya.“Demon Emperor? Bukankah dia...”Alden belum selesai bicara ketika suara Mordred meledak.“Selidiki siapa pun yang berkaitan dengan Demon Emperor! Selidiki semua yang pernah berhubungan dengannya!”Tekanan dari suaranya menyebar ke seluruh wilayah Ras Iblis.“Apa pun caranya, dalam tiga hari aku ingin semua kabar tentang Demon Emperor berada di hadapanku. Aku tidak menerima alasan!”Mordred menatap mata di langit dengan wajah muram.“Penampakan ini pasti berkaitan dengan kesempatan Demon Emperor untuk membangkitkan diriny
Pada saat yang sama, iblis di samping mereka akhirnya kehilangan seluruh suaranya.Tubuh bayangannya mengerut cepat, lalu memadat menjadi sebutir mutiara hitam legam yang melayang di udara.Demon Emperor melihat kebingungan Ryan dan menjelaskan, “Ryan, karena aku tewas dalam pertempuran dulu, raga dan Jiwa Primordialku sudah musnah.” “Kalau ingin kembali menempuh Jalan Iblis dan membangun fondasiku, keduanya harus dipulihkan terlebih dahulu.”“Ini langkah pertama.”Ia memandang peti batu di hadapannya.“Benda-benda yang kudapatkan dari Mordane Lethe dan Keluarga Chase adalah rencana cadanganku.” “Di dalamnya tersimpan saripati darahku, sebagian kekuatanku, dan sepotong tulang yang tidak bisa dihancurkan.”Demon Emperor mengangkat tangan.“Sekarang, iblis ini akan menjadi penuntun untuk membangkitkan ragaku.”Kelima jarinya langsung diselimuti energi iblis.Dengan satu gerakan kecil, mutiara hitam itu terbang masuk ke dalam peti batu.Boom!Kotak-kotak di dalam peti langsung meledak.
Iblis itu memang sangat kuat. Kultivator biasa mungkin sudah kehilangan keberanian hanya dengan berdiri di hadapannya, tetapi Ryan justru tetap tenang seolah tekanan dari sosok di depannya tidak berarti banyak.Iblis itu tidak terlalu memikirkan sikap Ryan. Ia melangkah mendekat perlahan.“Kenapa aku harus takut padamu?” Ryan mengangkat bahu.“Karena aku akan merasuki tubuhmu.” Iblis itu tertawa keras.“Semua janji yang tadi kuberikan hanya omong kosong. Hari ini, aku akan menjadi dirimu.”Ia menunjuk Ryan dengan ekspresi buas.“Jiwamu akan kuhancurkan, lalu kesadaranmu akan kukurung di bagian terdalam tubuhmu sendiri. Kau tidak akan pernah melihat cahaya matahari lagi!”Ryan tetap menatapnya tanpa berubah.Bahkan, ia justru maju satu langkah dan mengulurkan tangan.“Oh? Kalau begitu, ayo.”Iblis itu langsung terpaku. Untuk sesaat, ia benar-benar tidak mengerti jalan pikiran Ryan.
Ryan menarik napas panjang lalu melangkah menaiki undakan altar yang sudah retak. Setiap langkahnya menimbulkan gema berat di dalam gua yang sunyi. Sesampainya di tengah altar, Ryan mengulurkan tangan dan menyentuh rune kuno di permukaannya. Dari kedalaman altar, suara iblis itu langsung terdengar penuh kegembiraan. “Bocah, aku semakin mengagumimu. Tidak lama lagi kau akan meraih kemuliaan tertinggi.” Rune di bawah ujung jari Ryan awalnya terasa sedingin es. Namun sesaat kemudian, suhunya berubah menjadi panas membara. Energi iblis yang tak berujung langsung menyembur keluar. Seluruh Hutan Polaris berguncang hebat. Pohon-pohon tua tumbang satu demi satu, sementara burung-burung yang masih tersisa terbang menjauh dengan panik. ** Di luar hutan, Lina Jirk segera merasakan perubahan tersebut. Wajahnya tetap tenang, tetapi ia tahu sesuatu yang besar sedang terjadi di dalam gua. “Adik kecil, sebenarnya apa yang terjadi di dalam?” tanya Zane Stern ketika melihat Lina keluar. Ia
“Di zaman kuno, Ranah Great Void bukanlah ujung dari jalan kultivasi.” Suara dari dalam altar terdengar penuh kesombongan. “Meski begitu, dengan kultivasimu yang secuil itu, bagaimana mungkin kau bisa bertemu sosok yang berada di atas Ranah Great Void?” Nada suaranya berubah membujuk. “Bocah, kalau kau mau membantuku membuka segel ini, aku bisa melindungimu seumur hidup.” “Kau tahu apa artinya mendapat perlindungan dari sosok perkasa Ras Iblis?” “Bahkan Kerajaan Ilahi pun akan gentar padamu!” Ryan melipat kedua tangan di dada. “Kalau begitu, kenapa tidak kau ceritakan dulu berapa tingkat kultivasimu di zaman kuno?” Ia tersenyum tipis. “Katakan, dan aku akan membuka segelmu.” Kedalaman altar mendadak sunyi. Beberapa saat kemudian, suara itu kembali terdengar. “Bocah, di atas Ranah Great Void masih ada Ranah Disaster Slaying.” Ryan langsung memusatkan perhatian. “Ranah Great Void adalah tahap yang sangat penting dalam jalan kultivasi. Begitu seseorang menginjak ranah itu,







