แชร์

Bab 1500 - Rhongomyniad

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2025-06-06 20:16:00
Tombak itu seperti memahami pertanyaannya.

Senjata itu berputar pelan, seolah menggelengkan kepala menandakan bahwa ia tidak memiliki nama.

Ryan terdiam sejenak, tenggelam dalam pikirannya. "Ilusi tadi sepertinya berada di dunia penuh pembantaian," ujarnya sambil mengingat kembali visi yang dialaminya.

"Dan berdasarkan apa yang kulihat... Aku akan memanggilmu Tombak Iblis Rhongomyniad!"

Seolah senang dengan nama barunya, Tombak Iblis Rhongomyniad bergerak lebih lincah, menempel erat pada R
Rianoir

Ini Bab Bonus Hadiah sekaligus bab terakhit hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 88
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3377: Hukum Angin

    Ryan menimbang hal itu selama beberapa langkah. "Masalahnya, lawanku bukan orang lemah." "Wakil Keluarga Swiftgale yang masuk babak ini sudah terbukti menguasai hukum alam." "Kalau aku terlalu setengah-setengah, justru aku yang menanggung luka lebih dalam dari yang direncanakan.""Hmph!" Dengus itu kali ini lebih nyaring, hampir terdengar seperti tawa meremehkan. "Dengan Divine Immortal Body, Enam Dao, Energi Gao, dan hukum yang sudah kau kuasai, belum lagi Pedang Iblis Darah dan semua kemampuannya, kau masih khawatir terluka parah oleh lawan yang levelnya berada di bawahmu?" "Jika hal sepele seperti itu saja bisa menggagalkanmu, lebih baik kau putar balik sekarang, pulang ke Sekte Moon Flower, dan lupakan semua ini."Ryan menahan tawa dalam hati.Divine God Beast Tamer tidak sepenuhnya salah. Yang diperlukan bukan kekuatan penuh, hanya kendali yang tepat. Menampilkan celah tanpa benar-benar membiarkan lawan memanfaatkannya. Itu bukan hal yang sulit.Ryan melangkah naik ke atas a

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3376: Celah Kemenangan

    Ryan baru mengambil satu langkah menuju arena ketika suara Mervin Lux terdengar dari belakangnya."Ryan."Langkah itu berhenti. Ryan menoleh.Mervin terbaring setengah duduk di pinggir Arena, tubuhnya disangga oleh seseorang dari sekte. Wajahnya sepucat abu, bibirnya mengering dari darah yang sudah mulai membeku. Tangan kirinya yang tulangnya hancur tergeletak di samping tubuhnya, tidak bergerak. Tapi kedua matanya terbuka penuh, menatap tepat ke arah Ryan dengan tatapan yang tidak meminta dan tidak memohon. Hanya menuntut.Tulang rahangnya masih mengeras di bawah kulit yang pucat itu, bahkan dalam kondisi seperti ini."Aku sudah mempermalukan sekte." Suaranya serak seperti batu yang saling bergesekan. "Kau harus menang."Ryan menatapnya diam selama dua detik. Lalu sudut bibirnya terangkat sedikit."Tentu saja."Dia berbalik. Langkahnya kembali bergerak ke depan, pelan namun tidak pernah ragu. Dan sebelum jarak di antara mereka terlalu jauh untuk didengar, suaranya mengalir melewa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3375: Satu-Satunya yang Berdiri

    Lantai di luar arena mengalami retak-retak panjang, menganga ke segala arah seperti jaring laba-laba raksasa yang ditarik dari satu pusat ke seluruh penjuru.Ketika cahaya itu perlahan mereda, yang tersisa adalah pemandangan yang membuat tribun membisu.Seluruh arena sudah berubah merah membara seperti lava yang baru mengering. Permukaan yang tadinya keras dan dingin kini retak-retak dan bercahaya dari dalam, memancarkan panas yang bisa dirasakan bahkan dari sisi tribun. Satu-satunya titik yang masih berwarna biru pucat hanyalah area kecil di sekitar kaki Mervin Lux yang masih berdiri.Asap hijau mengepul dari seluruh permukaan tubuhnya. Wajahnya pucat pasi. Tapi pedangnya masih menunjuk ke atas, ke arah Calder Sanctum yang melayang di langit.Calder berdiri di udara dengan tangan kanan masih terangkat. Sarung tangannya yang dibalut api keemasan kini berwarna merah tua, dan dari celah-celah jarinya, darah me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3374: Kartu Terakhir

    Divine God Beast Tamer mengerutkan dahi. Tatapannya tajam terarah ke arena."Aneh," gumamnya pelan. "Meski dia punya fisik istimewa yang bisa meredam dampak balik, seorang anak dari kawasan terpencil dengan kultivasi puncak Ranah Dao Integration seharusnya tidak bisa menggunakan kekuatan sebesar itu dengan semudah ini."Bahkan Ryan yang memiliki Divine Immortal Body pun masih butuh perjuangan keras untuk melakukan hal yang sama.Fisik Calder Sanctum jelas tidak setara dengan Ryan. Tapi mengapa dia bisa menggunakannya tanpa sedikit pun rasa takut akan dampak baliknya?Ryan tidak menjawab. Dia tidak punya jawabannya. Tapi pertanyaan itu menggantung di benaknya saat matanya terus mengikuti gerak Calder di arena.Meski begitu, satu hal tetap terlihat jelas. Sekuat apapun kekuatan Calder, masih ada guncangan samar di sana. Esensi pedang Mervin Lux yang lahir dari tekad menembus cakrawala itu menekan Cald

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3373: Roda Surgawi

    Calder Sanctum melangkah ke tengah arena dengan langkah yang tidak terburu-buru. Pandangannya menyapu peserta yang tersisa, Ryan, Mervin Lux, dan satu peserta dari Keluarga Swiftgale. Matanya berhenti sejenak pada Ryan, lalu bergeser ke Mervin Lux.Keheningan berlangsung tiga detik.Kemudian Calder tersenyum tipis. Bukan senyum yang merendahkan. Senyum seseorang yang sudah mengambil keputusannya dengan tenang. Dia menoleh ke arah Mervin Lux dan memberi anggukan hormat yang singkat, tanpa kesan basa-basi."Kawan Mervin, silakan menyerang lebih dulu."Tribun langsung meledak.Seseorang yang menerima Perlindungan Darah Kuno, puncak dari semua pencapaian dalam kompetisi ini, mempersilakan lawannya menyerang lebih dulu?Itu bukan kerendahan hati. Itu pernyataan yang jauh lebih lantang dari teriakan mana pun. Calder Sanctum sedang berkata dengan caranya sendiri bahwa bahkan tanpa taktik, bahkan dengan memberikan lawan seluruh keuntungan serangan pertama, hasilnya tidak akan berubah.Di

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3372: Harga Kemenangan

    Bayangan itu mendadak berubah seakan hidup.Begitu kata-kata "Hukum Bayangan" jatuh dari mulut Drew Shadowmist, seluruh naungan gelap yang menutupi lantai arena bergerak serentak. Seperti makhluk tak kasat mata yang menerima perintah dari tuannya, bayangan-bayangan itu mengalir ke arah kaki Drew, melilit naik melewati pergelangan, betis, paha, dan seluruh tubuhnya dalam hitungan detik. Lapisan kegelapan padat terbentuk melingkupi Drew dari ujung kaki hingga ke leher, bukan sekadar pelapis biasa. Seluruh substansi kegelapan di arena ini memutuskan untuk berdiri di sisinya.Xavier Dragvine mengepalkan kedua tangannya.'Ini bukan lagi tentang teknik gerak. Dia memanggil hukum alam itu sendiri.'Tidak ada waktu untuk berpikir lebih jauh. Drew Shadowmist melesat ke depan.WUUSSHH!Bukan kecepatan biasa yang bisa diikuti mata. Dia bergerak seperti bayangan yang meluncur di permukaan air, mulus, tanpa gesekan, tanpa hambatan. Barisan bayangan di bawah kakinya menjadi jalan yang ia tempuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 844 - Ajakan Tetua Shiki

    Melihat praktisi senior itu benar-benar hendak melumpuhkan kultivasinya, Ryan bergegas mencegah."Berhenti!"Suaranya menggelegar memecah ketegangan. Hembusan angin dari telapak tangan Shiki Seiho menunjukkan dia memang telah menggunakan pukulan yang mematikan. Jika Ryan terlambat sepersekian det

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 866 - Melawan Ivoryshroud

    Nona muda dari Keluarga Jirk melirik Ryan dan menghela napas dalam-dalam. Detik berikutnya, dia pergi. Saat ini, yang bisa dia lakukan hanyalah menunggu dan melihat. Bagaimanapun, jika tindakannya merugikan kepentingan Keluarga Jirk, dia tidak akan bisa memikul tanggung jawab.

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 826 - Membalas Lambert Shark (II)

    Lambert Shark memfokuskan seluruh perhatiannya untuk menahan serangan Ryan. Dalam hati dia masih menyimpan harapan–jika bisa memblokir serangan ini, masih ada kesempatan. Dia masih memiliki kartu As. Selama Lambert Shark bisa bertahan dan menggunakannya, Ryan pasti akan mati! Namun semua itu be

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 774 - Menampar Calvin Robert

    Begitu mendengar penolakan itu, tatapan Ryan langsung berubah dingin. Tanpa ragu dia melangkah maju dan menampar wajah Calvin Robert dengan keras. PLAK! Suara tamparan itu begitu nyaring hingga bergema di ruangan. Kekuatan Ryan yang dahsyat membuat Calvin Robert langsung memuntahkan darah segar.

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-22
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status