Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2952 - Toko Weapon Divinity

Share

Bab 2952 - Toko Weapon Divinity

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-02-14 12:59:56

Belati terbang Andrew Herstone sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan lagi. Ryan hanya bisa menjadikannya bahan rongsokan untuk menempa artefak baru.

Kompetisi Immortal Ascension sudah semakin dekat. Ia harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Ryan sempat mencari di Kuburan Pedang, tapi tidak menemukan artefak yang benar-benar cocok dengan teknik bela dirinya. Untungnya, ia memiliki banyak bahan di sana yang bisa dipurnikan sendiri.

Menempa artefak membutuhkan b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3761: Terobosan

    Aura pria tua itu perlahan melemah.Ia menatap pria berjubah hitam, lalu mengangkat jari ke arah sungai. Tidak ada yang tahu apakah Ryan mampu selamat dari ledakan ini. Namun semua kultivator memahami satu hal. Jika mereka tidak segera kabur, mereka juga akan ikut terkubur bersama World Palace.Pfft!Gelombang sisa ledakan menyapu sebagian kultivator yang terlambat menjauh. Mereka memuntahkan darah, dan aura mereka langsung meredup drastis. Beberapa orang nyaris jatuh dari udara, lalu buru-buru memaksa tubuh mereka terus melesat keluar.Para kultivator yang berhasil keluar menoleh dengan wajah pucat.Di hadapan mereka, seluruh World Palace retak. Dindingnya pecah, tiangnya runtuh, dan bangunan besar itu hancur berkeping-keping. Debu serta energi kacau membubung ke angkasa, membuat pemandangan di depan mata tampak seperti akhir dunia.Hati mereka masih dipenuhi rasa ngeri.Jangkauan ledakan itu terlalu mengerikan.Menurut mereka, Ryan pasti sudah mati. Bagaimanapun, Ryan hanya ku

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3760: Piringan Reinkarnasi

    Pria tua itu tidak menjawab amukan pria berjubah hitam.Ia hanya menatap Ryan, lalu berkata dengan suara tenang, “Pergilah. Tak seorang pun bisa merebut sesuatu yang memang menjadi milikmu.”Ryan mengangguk pelan.Tanpa menunda, ia melesat ke udara dan tiba tepat di atas Piringan Enam Jalan Reinkarnasi.Ia tidak tahu seberapa kuat pria tua itu sebenarnya. Namun orang tua ini jelas mengetahui rahasia di dalam tubuhnya. Itu saja sudah cukup membuktikan bahwa ia bukan sosok biasa.Anehnya, sejak awal pria tua itu tidak langsung menyerang pria berjubah hitam. Seolah ada aturan tak terlihat yang menahannya, atau mungkin ia memang sedang menunggu Ryan bergerak sendiri.Ryan belum sempat memikirkan alasannya lebih jauh.Begitu ia sampai di atas piringan, pria berjubah hitam langsung bergerak.Sosoknya menerjang ke arah Ryan dengan kecepatan mengerikan. Ia tidak tahu apa yang hendak Ryan lakukan, tetapi firasa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3759: Tuan Sejati

    Melihat Cyrus dan dua Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak lainnya bergerak, para kultivator yang tersisa mulai menaruh harapan.Di antara semua orang yang hadir, hanya mereka bertiga yang tampak masih memiliki peluang untuk melawan pria berjubah hitam itu. Jika bahkan mereka gagal, tidak ada lagi yang bisa menahan bencana ini.Mata Ryan juga tertuju pada mereka.Namun di dalam hati, ia tidak berharap terlalu tinggi.Pria berjubah hitam itu berani muncul secara terbuka, bahkan berani menguras Anugerah Dunia semua orang di hadapan begitu banyak kultivator. Itu berarti ia pasti punya keyakinan untuk menghadapi Cyrus dan dua kultivator puncak lainnya. Orang seperti itu tidak mungkin bertindak tanpa persiapan matang.Benar saja.Begitu Cyrus dan yang lain mendekat, pria berjubah hitam hanya mundur setengah langkah.Piringan hitam di tangannya tiba-tiba melesat ke udara.Wung! Wung!Piringan i

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3758: Piringan Hitam

    Ryan menoleh ke arah suara serak itu.Orang yang berbicara ternyata pria berjubah hitam.Semua kultivator ikut menatap ke arahnya. Jika bukan karena ucapannya barusan, sebagian besar dari mereka mungkin sudah lupa bahwa sosok itu masih berada di tempat ini.Dulu, saat berada di depan gerbang World Palace, saripati darah pria berjubah hitam itu membuktikan bahwa ia memiliki bakat mengerikan. Bahkan bisa disebut sebagai genius tanpa tanding. Kesan itu sempat menekan hati banyak orang.Namun setelah memasuki World Palace, ia hampir tidak menunjukkan keberadaan.Ia seperti bayangan yang sengaja menyingkir dari keramaian.Ryan menyipitkan mata.Ia tidak menjawab seketika.Zirah Ilahi Kosmik baru saja ia peroleh setelah melewati pertarungan hidup dan mati. Anugerah Dunia di tubuhnya juga didapat dengan darah, luka, dan nyaris kehilangan nyawa.Adapun jiwa Naga Emas Sembilan Cakar sudah menyatu dengan pusat energinya. Jika ia ingin menyerahkannya, sama saja ia harus merusak kultivasinya sen

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3757: Ancaman Baru

    Setelah ledakan besar itu mereda, tubuh Darius Dragvine terpental jauh ke belakang.Sinar pedang Ryan terlalu cepat.Darius baru saja terluka oleh tusukan Tombak Ilahi Gungnir, sehingga reaksinya terlambat setengah napas. Dalam pertarungan setingkat ini, keterlambatan sekecil itu sudah cukup untuk menentukan hidup dan mati.Ia jatuh keras di arena, lalu perlahan memaksa tubuhnya berdiri.Darah mengalir dari sudut bibirnya. Di dadanya, sebuah luka mengerikan menganga lebar sampai memperlihatkan tulang yang retak di balik dagingnya. Aura yang sebelumnya menekan seluruh arena kini tampak kacau.Melihat keadaan itu, musuh-musuh Ryan langsung diliputi firasat buruk.Darius gagal membunuh Ryan saat pemuda itu berada di ambang kematian. Sekarang, setelah Ryan pulih sebagian berkat perlindungan Naga Emas Sembilan Cakar, membunuhnya tentu menjadi jauh lebih sulit.Apakah Ryan benar-benar akan membalikkan keadaan?Pikiran itu membuat wajah mereka menegang.Sebelumnya, mereka menganggap keber

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3756: Perisai Naga

    Darius Dragvine tertawa lepas.Akhirnya, Ryan akan mati juga.Begitu ia kembali ke Keluarga Dragvine, nama ini bisa ia banggakan di hadapan semua orang. Membunuh Ryan bukan sekadar kemenangan biasa. Itu berarti ia telah menyingkirkan ancaman besar yang selama ini membuat banyak faksi di Wilayah Barat gelisah.Pandangan Ryan perlahan mengabur.Kesadarannya hampir tenggelam. Bahkan jika ia meminta para kultivator di dalam Kuburan Pedang mengalirkan energi kepadanya, hasilnya tetap tidak akan cukup untuk membalik keadaan.Tubuhnya sudah terlalu jauh melampaui batas.Setiap tarikan napas terasa seperti menyeret bara panas ke dalam dada. Luka di sekujur tubuhnya terus mengirim rasa sakit yang tajam, sementara tenaga yang tersisa nyaris habis seluruhnya. Jangankan menyerang, sekadar mengangkat senjata pun terasa seperti memindahkan gunung.Darius melangkah pelan mendekatinya.Lalu, ia meninju tubuh Ryan.Pfft!Darah menyembur dari mulut Ryan.Tubuhnya tidak lagi mampu dikendalikan. Ia rob

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status