Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 301 - Penerobosan Ranah Kecil

Share

Bab 301 - Penerobosan Ranah Kecil

Author: Rianoir
last update publish date: 2024-11-18 09:28:32
Meski begitu, Ryan memutuskan untuk menunggu dan melihat langkah selanjutnya dari organisasi pembunuh legendaris itu.

Ia tak ingin gegabah mengambil tindakan, tapi jika mereka berani menyentuh orang-orang terdekatnya, bahkan neraka pun tak akan mampu menampung jiwa-jiwa yang akan ia kirim.

Dengan gerakan santai, Ryan mengeluarkan batu giok naga dari sakunya.

Cahaya samar berpendar dari permukaan benda misterius itu saat ia mengambil posisi bersila.

'Sudah waktunya menaikkan tingkat kultiva
Rianoir

Terima Kasih Kak Rubei', Kak Daniel, Kak Adhen, dan Kak Mus atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Dengan ini, telah terkumpul 6 Gem, yang artinya ada 1 Bab Bonus lagi (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 18-11-2024 (pagi): 1 Gem (reset) Ini bab reguler kedua hari ini. Berikutnya mulai masuk bab bonus. Semoga novel ini dapat menemani kalian di hari senin yang sibuk ini. Selamat membaca, dan selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus Gem Hari ini: 0/3 Bab Bonus Gem antrian: 15 Bab Reguler: 2/2 Bab (komplit)

| 38
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3492: Zona Terlarang Tulang Naga

    "Tuan, apakah tempat ini benar-benar tidak mampu menahannya?"Pelayan tua itu menatap Luna Celestedragon yang masih terbungkus bayangan naga dengan mata tak percaya. Rantai-rantai batu kuno yang melingkupinya sudah aktif sejak sebulan lalu, namun bayangan itu tidak melemah sedikit pun. Justru semakin pekat dari hari ke hari.Henry Celestedragon menatap gadis itu beberapa saat sebelum menjawab."Aku meremehkan garis darahnya." Suaranya datar. "Waktu itu aku ceroboh, aku membiarkan mereka membawanya ke Langit Biru begitu saja.""Kalau sejak awal aku tahu kekuatannya akan sampai di titik ini, sudah lama kukirim orang ke sana untuk membereskannya.""Tapi sekarang..."Henry Celestedragon tidak melanjutkan kalimatnya. Tidak perlu."Membunuhnya sekarang sudah sangat sulit." Dia berbalik perlahan dari Luna. "Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah mengekangnya selamanya.""Aku baru bisa benar-benar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3491: Luna Celestedragon

    Ryan mengalihkan pandangan ke bawah, ke apa yang tersisa dari Korvan. Di tengah gundukan daging dan tulang yang sudah tidak berbentuk, ada satu benda aneh.Tulang rusuk seukuran jari, mulus dan tidak tergores, seolah pertarungan tadi tidak menyentuhnya sama sekali.Ryan mengerutkan dahi. Seluruh tubuh Korvan hancur, tapi ini tetap utuh?Ia memungutnya dan menyimpan ke dalam sakunya. Belum waktunya menganalisis. Yang terpenting sekarang adalah keluar.Selvia masih berdiri di antara pepohonan gelap ketika langkah kaki Ryan mendekat.Saat melihat sosoknya muncul dari kegelapan, hidup, utuh, dengan Pedang Iblis Darah tersarung di punggung, sesuatu di dalam dadanya runtuh begitu saja. Semua yang ia tahan sejak masuk ke alam rahasia ini lepas dalam satu tarikan napas.Ia tidak berkata apa-apa. Hanya melangkah maju, kemudian berlari, dan memeluk Ryan erat-erat dengan kedua tangannya. Bah

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3490: Sembilan Langit

    Tidak ada waktu untuk bereaksi. Seratus Langkah Mengejar Petir bukan teknik yang memberi lawan kesempatan. Dalam hitungan sepersekian detik, Ryan sudah berada di belakang Korvan, dan Pedang Iblis Darah melesat bersih membelah lengan yang mencengkeram Selvia tepat dari pangkal bahu. BRAK! Darah menyembur ke udara. Selvia jatuh, namun sebelum tubuhnya sempat menyentuh tanah, Ryan sudah berada di sisinya. Satu tangan menangkapnya, satu tangan lain menggenggam Pedang Iblis Darah yang masih basah. "Pakai Zirah Sisik Surgawi dan menjauh." Suaranya datar. Singkat. Selvia tidak bertanya. Cahaya perak langsung membungkus tubuhnya saat ia mundur ke balik pepohonan. Kilatan merah darah melesat pergi. Korvan melarikan diri ke dalam hutan. Ryan mengangkat kepala. 'Masih mau kabur?' Ia melesat. Dalam hitungan napas, jarak yang mestinya butuh waktu lama sudah terpangkas habis. Ryan muncul tepat di depan Korvan, memblokir jalur pelariannya, dan melepaskan sinar pedang keemasan yang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3489: Masih Hidup

    Suara itu terdengar seperti orang yang menahan tangis terlalu lama. Selvia Windson berlari dari arah yang berlawanan, rambutnya berantakan, jubahnya masih berbekas dari kondisi ketika Ryan menemukannya di dalam sangkar tadi. Dia sudah menunggu di tempat persembunyian yang Ryan siapkan. Tapi terlalu lama tanpa kabar. Ledakan-ledakan itu terasa bahkan menembus formasi pelindung yang Ryan pasang dengan susah payah, sampai batu tempatnya bersandar bergetar berulang kali. Selvia tidak bisa lagi diam. Dia tidak tahu situasinya secara jelas. Tapi ia tahu, diam di tempat sementara Ryan ada di sana sendirian adalah sesuatu yang tubuhnya menolak untuk lakukan. Di dasar lubang, kepala Ryan terangkat. Ia melihat Selvia yang berlari panik di kejauhan. Dan ia tersenyum. Bukan senyum yang tertekan. Bukan senyum yang dipaksakan. Melainkan senyum yang muncul dari seseorang yang baru mendapat kabar yang sudah lama ia tunggu. Korvan melihat senyum itu dan rahangnya mengencang. Tidak suk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3488: Tiga Telapak

    Tebasan Ryan mengguncang domain itu.Korvan merasakan getaran itu menjalar ke seluruh telapak tangannya yang menerima serangan. Bukan guncangan ringan. Getaran itu cukup untuk membuat lapisan dasar domainnya berderit selama setengah detik.Ini seharusnya tidak mungkin. Kultivator Creation biasa tidak akan mampu membuat domain miliknya bergetar sama sekali. Tapi domain ini memang tidak stabil sejak awal, dan manusia di depannya bukan kultivator Creation.Tapi perbedaan dua ranah tetaplah dua ranah. Getaran sesaat tidak akan mengubah hasil akhirnya.Telapak tangan merah darah yang menutupi seluruh langit di dalam domain itu tidak hancur. Ia hanya goyah sebentar sebelum kembali menekan ke bawah dengan kekuatan yang tidak berkurang.Ryan melihat telapak raksasa itu mendekat dan ia tidak mengelak sama sekali.Seluruh kapasitas fisik tubuhnya yang sudah ditempa melampaui batas normal reaktif sepe

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3487: Domain yang Tidak Sempurna

    Korvan Greyne mengapung di atas bukit, matanya terpejam. Dari formasi darah di bawah kakinya, pancaran cahaya merah tua memancar ke seluruh langit alam rahasia itu, memanggil arus-arus darah dan roh dari ratusan binatang buas yang tersebar di mana-mana. Mereka tidak mati langsung. Kekuatan mereka diisap perlahan, mengalir ke dalam tubuh Korvan seperti ratusan sungai kecil yang bermuara ke satu waduk.Kultivasinya naik. Meridiannya yang tadi retak mulai menutup dari dalam.Kemudian sebuah bayangan melesat di tepi pandangannya.Korvan membuka mata.Ryan berdiri di sisi bukit itu, tatapannya langsung mengunci Korvan tanpa basa-basi.Korvan tersenyum. Senyum yang untuk pertama kalinya hari ini tidak mengandung ketegangan di baliknya. "Bagus. Aku tidak perlu repot-repot mencarimu lagi."Formasi di bawah kakinya tiba-tiba meredup, berhenti menyerap.Ryan merasakan aura yang mengepul dari Korvan da

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1077 - Datangnya Harimau Hitam (II)

    Harimau hitam itu sungguh mengesankan, dengan ukuran yang jauh melampaui harimau biasa. Tubuhnya yang gagah dipenuhi otot-otot yang bergelombang di bawah bulu hitam mengkilapnya, dan mata kuningnya berpendar dalam kegelapan hutan. Aura yang dipancarkannya benar-benar mengerikan, menekan setiap m

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1127 - Kekhawatiran

    Tentu saja, Xiao Xun dapat merasakan kepercayaan diri Ryan. Dia merasa pemuda di depannya siap menaklukkan dunia. Kedua matanya berbinar dengan keyakinan yang menggetarkan, dan posturnya tegak tanpa keraguan. Ini bukanlah sikap seseorang yang baru saja menandatangani hukuman matinya sendiri. Na

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1090 - Fenomena Yang Menggemparkan

    Meski Ryan menggunakannya dengan maksimal, namun kombinasi kekuatan naga darah dan api abadi belum cukup untuk menetralisir energi jahat manik naga yang luar biasa kuat. "Rune kehidupan, keluarlah!" Ryan tidak kehilangan akal. Dengan satu lagi teriakan keras, rune yang merupakan salah satu kartu

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1075 - Terganggu

    "Kakak!" Shina Walker terisak ketakutan, tangannya menggenggam erat tangan Tirst. Tirst Walker berusaha keras mengambil pedangnya yang terjatuh tak jauh darinya, tetapi segera menyadari bahwa dia tidak lagi memiliki kekuatan untuk bahkan mengangkat senjata itu. Tubuhnya terlalu lemah akibat perta

    last updateLast Updated : 2026-03-24
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status