Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 3417: Tidak Layak

Share

Bab 3417: Tidak Layak

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-06-06 13:00:26

RRROOOAAARRR!

Harimau darah pelangi meraung.

Getarannya mengguncang udara, membuat bebatuan kecil di halaman bergeser.

Dipanggil "kucing belang kecil" oleh pria di atas, dia tidak berani protes sepatah kata pun.

 Amarahnya ditumpahkan ke satu-satunya arah yang aman, ke pria yang ada di depannya.

"Sampah! Mau ngomong terus sampai kapan?! Pergi atau aku telan kalian sekarang!"

Pemuda itu mengepalkan tinju dengan keras. Amarah terbakar di ma
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Rianoir
sabar kak, hehehehe
goodnovel comment avatar
Muhammad Dhimyati
terlalu banyak cerita expresi dan isi hati..mau kapan tamat kalo gini trus .apa mah s umur umur crita Ryan trus.
goodnovel comment avatar
Pak Dhi
tenang bos, masih 5 thn lagi kok......
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3426: Tidur Bersama

    Ryan menaikkan satu alis.'Iblis harimau ini mau berteman denganku?'Konon para iblis selalu memandang rendah manusia. Selalu. Tanpa pengecualian. Tapi Ryan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mempersoalkan itu. Dia tersenyum tipis dan mengangguk."Tentu saja." Lalu matanya melintas sekilas ke Rex dengan sorot menyelidik. "Tapi Saudara Rex, kau belum benar-benar mencapai batasmu tadi, bukan?"Rex Baxter mengangguk serius, tidak ada yang disembunyikan. "Benar. Aku masih bisa bertahan lebih lama. Tapi aku tahu bahwa sekalipun bertahan, mengalahkanmu adalah hal yang tidak mungkin." Pandangannya langsung, bersih. "Karena itu aku memilih mengakui kekalahan." "Lagipula, kalau aku memaksakan diri lebih jauh, risiko kerusakan pada jiwa dan fondasiku terlalu besar. Bagiku, kestabilan fondasi jauh lebih penting dari tiket masuk ke Ujian Darah Roh mana pun."Ryan menatap Rex beberapa detik. Sudut matanya sedikit menyempit.'Katanya para iblis selalu bertindak dari dorongan naluri,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3425: Rex Baxter

    Dua jam lagi berlalu.Harimau hitam adalah yang pertama mencapai batasnya hari ini.Bukan karena tubuh fisiknya menyerah. Melainkan karena tekanan luar yang menghimpit terus-menerus membuat energi yang biasa dia gunakan untuk menekan darah iblis di dalam tubuhnya terpecah fokusnya. Dan darah iblis tidak perlu banyak kesempatan untuk bergerak. Begitu ada celah sekecil apapun, ia meledak keluar.BOOM!Dari dalam tubuh harimau hitam, ledakan energi iblis merah tua meledak tidak terkendali. Retakan-retakan hitam menjalar di permukaan kulitnya, seperti tanah kering yang terlalu lama tidak mendapat air. Matanya yang sebelumnya merah darah kini benar-benar membara, namun cahaya kesadarannya mulai pudar. Dia mendengus keras, mencoba menahan. Jiwa yang sudah sekuat baja itu dipaksa bekerja di dua front sekaligus, melawan tekanan dari luar dan melawan gejolak dari dalam.Tubuhnya tidak menyerah. Tap

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3424: Garis Darah Terendah

    Namun hanya itu.Sekejap setelah matanya berubah, wanita muda dari Klan Harimau Darah itu menguap panjang dan memalingkan pandangannya. Tanpa sepatah kata, dia melambaikan tangannya. Sebuah ranjang giok dan selimut brokat muncul di tengah lantai dua paviliun, dan dia berbaring di atasnya, menutup matanya, dan tertidur.Ryan menatap pemandangan itu selama beberapa detik. Di sampingnya, harimau putih dan harimau hitam sama-sama diam.'Dia baru saja bangun, kan?'Dan kini tidur lagi.Tapi yang membuat situasi ini tidak bisa ditertawakan begitu saja adalah kenyataan bahwa siluet harimau buas di belakang wanita muda itu tidak ikut lenyap. Tekanannya tidak berkurang satu persen pun. Mata emas api itu masih menyala terang seolah pemiliknya sedang terjaga penuh, dan gelombang spiritual yang dipancarkannya terus menghantam mereka bertiga tanpa jeda, tanpa celah, tanpa satu detik pun jeda.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3423: Tekanan Berlipat

    Ryan menatap wanita muda itu dengan bingung. ‘Tinggal di sini? Apa maksudnya?’ Senyum aneh tiba-tiba muncul di wajah wanita muda itu. "Yang paling lama bertahan akan mendapat kualifikasi untuk ikut Ujian Darah Roh. Kalian semua, lakukan yang terbaik." Begitu kalimat terakhir itu selesai, suara raung harimau menggelegar di telinga mereka. Tubuh wanita muda itu tiba-tiba memancarkan cahaya emas yang membutakan. Siluet harimau buas muncul di belakangnya, dan gelombang tekanan spiritual yang mencekam membanjiri seluruh lantai dua sekaligus. Bahkan ekspresi Ryan berubah seketika. Kedua alisnya turun, rahangnya mengeras. Kakinya mundur satu langkah tanpa dia sadari. Enam Dao-nya muncul bersamaan, melayang otomatis mengelilingi tubuhnya dalam formasi yang tidak dia perintahkan. Energi Gao mengalir keluar tanpa aba-aba, melapisi seluruh tubuhnya seperti lapis baja yang terbentuk sendiri dari dalam. Belum berhenti di sana. Pola ungu-emas di kulitnya muncul satu per satu, berkelip d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3422: Wanita Bermata Emas

    Ryan menggigit tulang paha panggang di tangannya. Santai. Matanya turun ke bawah, memperhatikan pria berbadan besar di depannya. Rahang pria itu mengeras. Matanya berpindah dari Ryan ke tulang paha, lalu kembali ke Ryan. Tangannya mengepal dan membuka berulang kali di sisi tubuhnya, seperti ingin mencengkeram sesuatu tapi tidak tahu harus mencengkeram apa. Tadi saat bertarung, Ryan menggunakan satu tangan untuk melawan. Tangan yang lain sempat menyambar tulang paha ini dari meja. Sayang kalau dibiarkan. "Kenapa kau diam?" Nada Ryan mendingin satu tingkat. "Tidak mau memakannya?" Pria berbadan besar itu menghela napas panjang. Dadanya turun perlahan. Matanya gelap, hampir tidak memantulkan cahaya sama sekali. Tapi tangannya bergerak juga. Menjangkau tulang paha yang tergeletak di tanah di dekatnya. Mengangkatnya. Memasukkannya ke dalam mulutnya. Dia mengunyah pelan. Matanya tidak beranjak dari Ryan sedetik pun. Bukan tulang paha yang dia makan. Yang dia telan suapan demi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3421: Rindy

    Pria berbadan besar itu meraung kesakitan. Suaranya penuh kejutan yang tidak dia sembunyikan.Tubuhnya terpental ke belakang dengan kecepatan tinggi, menembus pagar lantai dua yang tidak sempat menahannya, dan jatuh bebas dari ketinggian ke halaman di bawah.BRAK!Tubuhnya membentur tanah dengan keras. Debu dan kerikil berhamburan.Dia mencoba bangkit. Tubuhnya tidak merespons sama sekali. Energi Gao yang sudah meresap ke dalam meridian dan organ dalamnya terus bekerja dari dalam, mencabik-cabik setiap kali dia mencoba mengerahkan tenaga untuk berdiri.Dia bukan orang lemah. Tapi kontrol Ryan atas kekuatannya berada di level yang berbeda sama sekali.Dari atas lantai dua, Ryan menatap ke bawah dengan ekspresi santai.Lalu dia menyadari sesuatu. Sudut bibirnya terangkat.Pria berbadan besar itu jatuh tepat di titik di mana tulang paha tadi mendarat. Tulang paha berlumuran ludah itu m

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 865 - Menolak

    Paviliun Ivoryshroud bukanlah faksi sembarangan–mereka adalah salah satu faksi utama di Gunung Langit Biru. Jika Ryan bergabung dengan mereka, dia akan mendapat akses ke sumber daya tak terbatas. Dalam waktu singkat, dia bisa menjadi salah satu jenius paling berpengaruh di sana.

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 787 - Perintah Sekte Hell Blood

    "Tuanku, mohon tenang," salah satu dari mereka berkata gemetar. "Kami heran bagaimana bisa menyinggung Tuanku hingga bertindak sekejam ini... Kami bersedia memperbaiki kesalahan..." Mereka hanya ingin mencari kesempatan. Mati tanpa alasan jelas sungguh tidak sepadan! Seorang ahli Sekte Hell Blood

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 841 - Tetua Shiki Ikut Campur

    Dalam sekejap, situasi pertarungan berubah drastis. Ketua Sekte Sam yang tadinya begitu percaya diri kini terpojok dalam situasi putus asa. Para penonton menyaksikan dengan mata terbelalak tak percaya–bagaimana mungkin Ryan yang tadi nyaris mati justru membalikkan keadaan dengan begitu mudah? "

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 750 - Menghidupkan Kembali Zeke

    "Tuan Ryan, kami benar-benar dipaksa oleh Maximus Sabre!" salah satu dari mereka berseru panik. "Kami bahkan tidak berani bergerak dari awal sampai akhir!" Mereka sadar betul nyawa mereka kini berada di ujung tanduk. Satu-satunya harapan adalah memohon belas kasihan dari pemuda di hadapan mereka.

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status