Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 3818: Totem Mengamuk

Share

Bab 3818: Totem Mengamuk

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-09-03 05:35:35

Wajah Kellan Cook mengeras.

Secara kultivasi, ia memang satu tingkat di atas Magnus Terran.

Namun menghadapi Magnus yang sudah kehilangan akal adalah perkara berbeda.

Ia sama sekali tidak yakin bisa menaklukkan pria itu dengan mudah, apalagi tanpa membuat luka yang tidak bisa diperbaiki.

Yang lebih merepotkan, ia tidak boleh benar-benar membunuh Magnus.

Peraturan Akademi Heavenly Flame jelas mengikat tangannya.

Setiap serangan harus ia tahan setengah jalan.

Ia harus cukup kuat untuk menghen
Rianoir

Pagi Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ) Ini bab pertama pagi ini. Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 1
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3819: Tetes Terakhir

    “Aaakh!”Kekuatan Magnus Terran melonjak beberapa kali lipat.Energi spiritual yang pekat berkumpul di tinju kiri yang masih utuh. Guratan totem di sekujur tubuhnya menyala putih menyilaukan, seolah setiap garis ukiran di kulitnya dipaksa terbakar oleh energi yang berputar dengan kecepatan gila.Dentuman keras pecah di udara.Tinju berbalut cahaya putih itu menghantam rune emas yang dilepaskan Kellan Cook.Rune emas tersebut tidak langsung hancur.Sebaliknya, rune itu justru menekan balik. Cahaya keemasannya membentang menjadi jaring tipis, membungkus lengan Magnus, lalu mulai menggerus maju sedikit demi sedikit. Telapak kaki Magnus terseret mundur, mengukir dua alur panjang di tanah berbatu.Urat-urat menonjol di dahi dan pelipisnya.Jelas, menahan rune itu sama sekali bukan perkara mudah. Ia terus meraung. Otot-otot di lengannya menggembung lalu berdenyut keras. Kulitnya robek di beberapa tempat, dan darah menyembur keluar, membasahi tanah di bawah kakinya.Namun Magnus tetap men

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3818: Totem Mengamuk

    Wajah Kellan Cook mengeras.Secara kultivasi, ia memang satu tingkat di atas Magnus Terran. Namun menghadapi Magnus yang sudah kehilangan akal adalah perkara berbeda. Ia sama sekali tidak yakin bisa menaklukkan pria itu dengan mudah, apalagi tanpa membuat luka yang tidak bisa diperbaiki.Yang lebih merepotkan, ia tidak boleh benar-benar membunuh Magnus.Peraturan Akademi Heavenly Flame jelas mengikat tangannya. Setiap serangan harus ia tahan setengah jalan. Ia harus cukup kuat untuk menghentikan Magnus, tetapi tidak boleh sampai merenggut nyawanya.Sementara itu, Magnus yang sedang mengamuk tidak terikat apa pun.Menghadapi lawan seperti itu, bahkan dengan bantuan Cedric Ember, Kellan tidak berani memastikan berapa lama mereka bisa bertahan.Aura berwibawa perlahan membentang keluar dari tubuh Kellan.Di belakang punggungnya, sesosok bayangan samar muncul. Sosok itu mengenakan jubah cendekiawan kuno dan menggenggam kitab tebal di tangannya. Meski bentuknya tidak sepenuhnya jelas,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3817: Amuk Magnus

    Kellan Cook dan Cedric Ember menatap Ryan Pendragon dengan bola mata yang bergetar.Apa yang barusan terjadi?Pikiran keduanya seolah berhenti bekerja.Ryan mengalahkan Magnus Terran?Bukan hanya mengalahkannya. Pemuda itu menang dalam adu kekuatan tubuh secara langsung, bidang yang selama ini menjadi kebanggaan Magnus. Yang lebih sulit dipercaya, Ryan hanya memakai satu serangan. Padahal tingkat kultivasinya tampak baru berada di Ranah Creation.Saat ini, telapak Magnus berlumuran darah. Tulang-tulang di dalamnya hancur berkeping-keping, dan jemarinya terkulai ke arah yang tidak wajar. Tangan besar yang tadi terlihat seperti dicetak dari besi kini menggantung lemas di sisi tubuhnya.Magnus mengerang rendah.Mata Ryan sedikit berkilat.Harus diakui, bakat tubuh lelaki ini memang luar biasa. Ketahanannya jauh melampaui Lucian Zeth. Tenaga yang Ryan pakai barusan tidak jauh berbeda dari tenaga yang ia gunakan untuk menumbangkan Lucian di kantin.Namun hasilnya sama sekali berbeda.Lu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3816: Domain Tandus

    Kellan Cook memasang wajah seperti orang yang sedang menikmati pertunjukan menarik.Persis seperti dugaannya, begitu dipancing sedikit, lelaki dari tanah tandus itu langsung bersungguh-sungguh. Magnus Terran memang mudah terbakar, tetapi justru karena itulah ia berguna pada saat seperti ini.Kali ini, sehebat apa pun keberuntungan Ryan Pendragon, mustahil pemuda itu bisa menahan telapak Magnus.Namun Cedric Ember justru menyipitkan mata.Ia menangkap sesuatu yang terasa janggal.Ketika Magnus menyerang untuk kedua kalinya dengan tenaga yang jauh lebih besar, wajah Ryan sama sekali tidak berubah. Tidak ada ketakutan, tidak ada ketegangan, bahkan tidak ada niat untuk menghindar. Pemuda itu malah tersenyum tipis, dan di matanya ada kilatan bersemangat yang sulit disembunyikan.‘Ada apa dengan bocah ini?’Kultivator Ranah Creation biasa seharusnya sudah gemetar hanya karena merasakan tekanan serangan itu. Telapak Magnus bukan sekadar serangan fisik. Di dalamnya tersimpan kekuatan yang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3815: Harga Diri Magnus

    Ketiganya sempat tertegun mendengar ucapan Ryan Pendragon.Namun sesaat kemudian, bahu mereka melemas, dan senyum mengejek muncul di wajah masing-masing.Tadinya, mereka sempat curiga Ryan menyimpan kartu aneh yang tidak mereka ketahui. Bagaimanapun, menahan tepisan Magnus Terran bukan sesuatu yang bisa dilakukan sembarang orang. Setidaknya, untuk seorang murid tahun pertama Ranah Creation, hal itu terlalu tidak masuk akal.Akan tetapi, kecurigaan itu langsung buyar.Ternyata bocah ini hanya bersandar pada nama Departemen Penegak Hukum.Bagi mereka, kalimat seperti itu sama saja dengan pengakuan kalah. Kultivator kuat mana yang menyeret nama para pengajar dan Departemen Penegak Hukum untuk menekan lawan sebelum bertarung? Itu jelas kelakuan orang lemah yang tidak punya keyakinan pada tenaganya sendiri.Magnus mendengus dingin.Sejak tadi, ia masih memikirkan bagaimana tangannya bis

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3814: Tepisan Ringan

    Namun belum sampai satu tarikan napas, keterkejutan di wajah Kellan Cook, Magnus Terran, dan Cedric Ember berubah menjadi ejekan. Bocah ini benar-benar tolol. Kecepatan Ryan Pendragon memang mengerikan. Saking cepatnya, Kellan sempat merasa bahwa penilaiannya terhadap murid tahun pertama itu mungkin keliru. Kecepatan seperti itu jarang terlihat, bahkan di antara Kultivator Ranah Star Seed. Sayangnya, tindakan Ryan berikutnya hampir membuat mereka tertawa. Pemuda itu tidak memakai keunggulan kecepatannya untuk memutari Magnus. Ia juga tidak memakainya untuk mundur dan menjaga jarak. Sebaliknya, Ryan justru mengangkat tangannya sendiri untuk menahan telapak Magnus Terran secara langsung. Sepasang mata segitiga Kellan langsung berkilat senang. Ia sudah tidak sabar melihat tangan Ryan remuk di bawah cengkeraman Magnus. 'Apakah hati Dao bocah itu juga akan hancur begitu ia sadar jurang kekuatan di antara kalian?' Membayangkannya saja membuat dada Kellan terasa hangat. Menghant

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status