Share

Bab 578 - Masuk

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-01-05 06:23:01
Suara alarm yang bergema hingga ke sudut terdalam penjara membuat para tahanan bersemangat.

Bertahun-tahun mereka terkurung di sini tanpa perubahan, hari-hari berlalu dalam kebosanan tanpa akhir.

Alarm ini pertanda sesuatu besar sedang terjadi. Teriakan penuh harap bergema dari sel ke sel–mungkin ini kesempatan mereka untuk bebas!

Di salah satu sel, Eleanor Jorge dan William Pendragon berpelukan dalam diam. Mereka menunggu dengan tenang, namun jantung keduanya berdebar kencang.

"William," E
Rianoir

Ini Bab kedua pagi ini. Bab berikutnya siang. Selamat hari minggu (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 1/6 Bab Bab Reguler: 1/1 Bab (Komplit)

| 67
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
ayooo ketemu dg praktisi praktisi yg terpenjara, dan akhir nya momen mengharukan Ryan bertemu ibu/bp.....
goodnovel comment avatar
Bani othman
Memacu semangat terus membaca!
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3323: Murid Sejati Nomor Satu

    Jessica melihat perubahan ekspresi itu dan tampak sedikit terkejut, tapi tidak bertanya."Konon, Kolam Langit mengandung darah yang ditinggalkan oleh seorang kultivator kuno dari Benua Valorisia." "Tidak ada yang tahu persis siapa kultivator itu. Tapi jejak yang ditinggalkannya sudah ada jauh lebih lama dari Sekte Moon Flower sendiri."Ryan diam, mendengarkan."Kolam itu terbagi tiga area: merah muda, merah tua, dan area darah ilahi." "Setiap tahun saat Pertandingan berlangsung, Kolam Langit diaktifkan satu kali. Tiga orang terbaik bisa masuk, masing-masing satu ke setiap area." Jessica berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Manfaatnya adaah dapat mengaktifkan garis darah dan memperkuat fondasi kultivasi seseorang." "Tapi ingat, ini hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup. Masuk untuk kedua kali tidak akan memberikan efek apa pun.""Dan selain itu..." Jessica memandang ke depan, ke arah yang sudah mulai terlihat bayangan alam rahasia dari kejauhan. "Ada kemungkinan mendapatkan s

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3322: Kolam Langit

    Divine God Beast Tamer jarang memuji siapa pun.Itu yang membuat kata-katanya kali ini terasa beda."Perolehanmu kali ini memang tidak kecil." Suaranya naik dari kedalaman Kuburan Pedang dengan nada yang tidak biasa, ada sesuatu di dalamnya yang bukan sekadar penilaian teknis. "Kau sudah menyentuh hukum. Energi Gao-mu dan Immortal Divine Body-mu keduanya melompat secara signifikan." Jeda. "Bakat semacam ini... memang mengkhawatirkan."Dari seseorang yang jauh lebih sering berkomentar dingin daripada memberi pengakuan, kalimat itu sudah cukup. Ryan mengerti maksudnya.Dia melangkah keluar dari pintu asrama sambil tersenyum tipis. Tidak perlu dijawab lebih jauh.Tapi di dalam Kuburan Pedang, Divine God Beast Tamer berdiri diam setelah Ryan pergi. Tidak bergerak. Tidak bersuara.Pikirannya berputar ke Myriad Sword Palace. Ke pemandangan yang tidak mudah dilupakannya, seorang pemuda Ranah Primordial Chaos yang mem

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3321: Satu Hari Satu Malam

    Suara itu naik dari kedalaman Kuburan Pedang, berat dan tidak terburu-buru."Logam Gao dulu. Esensi Kristal Ungu Surgawi bukan sesuatu yang bisa kau sentuh dengan kondisi tubuhmu sekarang.""Kalau dipaksakan, kau tidak akan sempat merasakan manfaatnya dan pergi ke akhirat."Ryan menatap Esensi Kristal Ungu Surgawi itu. "Seseram itu?""Lebih dari itu." Jeda. "Logam Gao dulu. Perkuat fondasi. Baru setelah itu kita bicara soal yang satu ini."Ryan menyimpan kembali Esensi Kristal ke dalam tas simpanannya. Lalu ia duduk bersila di tengah kamar, mengatur napas, dan membiarkan energi spiritual dari kabut di sekelilingnya mulai mengalir masuk. Perlahan, satu demi satu, setiap helaan napas menarik lebih banyak dari kabut itu ke dalam tubuhnya.Logam Gao melayang ke udara di depannya, berputar pelan, memancarkan dingin yang tidak pernah mencair.**Satu hari satu malam berlalu.Cahaya keemasa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3320: Urat Nadi Surgawi

    Sergio Moras berhenti di depan sebuah bangunan yang berdiri di antara pepohonan tua.Kabut tujuh warna mengambang di sekelilingnya, padat dan diam, tidak terusik angin sedikit pun. Bukan kabut biasa yang akan tersapu saat seseorang berjalan melewatinya. Kabut ini seolah sudah memilih tempatnya dan tidak akan bergeser ke mana-mana."Ini tempatmu." Sergio membuka pintu pagar dengan gerakan santai. "Silakan masuk."Ryan melangkah masuk dan berhenti begitu tangannya menyentuh lapisan kabut itu.Energi spiritual yang meresap ke dalam pori-pori kulitnya bukan energi yang biasa dia rasakan. Lebih bersih, lebih padat, dan ada sesuatu di dalamnya yang terasa seperti hidup, seperti bukan sekadar energi yang mengalir masuk dari luar.Dia mengangkat tangannya dan mengusir kabut itu pelan. Lapisan demi lapisan bergerak mengikuti gerakan tangannya, merekah seperti tirai yang disingkap.'Energi spiritual ini sudah mengkristal di udara.' Penilaian itu jatuh pelan di benaknya. 'Bukan energi yang ma

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3319: Logam Gao

    Ryan belum sempat menjawab ketika suara lain memotong duluan."Tentu saja mau, Guru!" Jessica Neuro melangkah ke depan dengan wajah bersinar, nyaris tanpa ragu. "Ambil saja dia."Ryan menatap Jessica dengan ekspresi datar.'Kau memutuskan ini untuk siapa?'Jessica menangkap tatapannya. Ia memiringkan kepala sedikit ke arah Ryan, lalu berbisik dengan volume yang secara teknis seharusnya tidak terdengar siapapun, tapi anehnya tetap sampai ke telinga semua yang berdiri di sekitar mereka."Guruku baru keluar dari pertapaan. Ini kesempatan yang tidak akan datang dua kali." Jeda sedetik. "Dan soal benda itu... jangan sebut di sini."Benda itu.Ryan mengerti seketika. Tablet Reinkarnasi.Dia melirik sekali lagi ke arah Tetua Agung kurus itu, lalu mengangguk.Tetua Agung itu tidak terlihat senang. Juga tidak terlihat tidak senang. Wajahnya datar seperti batu, tidak berubah sama sekali."Baik."Tangannya bergerak dari belakang punggung ke depan, dan sebuah benda kecil melayang pelan ke arah R

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3318: Dua Tetua Agung

    Pandangan Xavier Dragvine menyapu ketiga tetua di hadapannya, pelan dan penuh perhitungan.Tetua Quincy berdiri tenang dengan rambut putih dan wajah yang tidak mengungkapkan apa-apa.Elgar Stroud menatap balik dengan mata biru yang tidak lazim itu, tanpa berkedip.Dan Tetua Jorvath, yang berdiri setengah langkah lebih maju dari dua rekannya, tubuhnya seperti tembok batu memancarkan aura yang paling dekat dengan sesuatu yang mengalir dalam darah Xavier sendiri.Xavier tidak perlu lama.Matanya berhenti di Jorvath.Perubahan di wajah tetua itu langsung terlihat. Kerutan dalam di sekitar mata emasnya mengendur. Garis rahang yang biasanya keras itu melembut.Sudah bertahun-tahun dia mencari murid dengan garis darah yang cukup serasi dengannya. Dan sekarang, akhirnya ada yang berdiri di depannya.'Anak ini.' Tekadnya sudah bulat sebelum langkah pertamanya selesai. 'Aku akan mewariskan semuanya padanya.'Dia

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1595 - Mengorbankan Kultivasi

    'Sebuah avatar?' pikir Luigi Hellheim. 'Tidak, dengan kekuatan Monica, mustahil baginya mencapai prestasi seperti itu.''Saudara kembar?' Dia menggeleng cepat. 'Tidak mungkin. Monica adalah putri tunggal Keluarga Mouren.'Luigi Hellheim bukan satu-satunya yang kebingungan. Bahka

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1656 - Melawan Pengikut Yulaw

    Pria paruh baya itu mengangguk dengan tegas. "Aku tidak peduli apakah kau seorang Kultivator Bebas atau kultivator dari sekte papan atas manapun." "Begitu kau berada di wilayah Alam Rahasia Spirit Blood, kau harus mematuhi peraturan yang berlaku. Tidak seorang pun diizinkan mengganggu ketenangan ke

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1637 - Melawan Tetua Carrie (II)

    Tetua Carrie tentu saja menyadari betapa tidak biasa aura Ryan. Hatinya bergejolak, tetapi dia segera menahan diri. "Apakah ini sebabnya kau berani menyakiti muridku?" ejek Tetua Carrie. "Sungguh lelucon! Teknik rahasia ras iblis dapat memberimu kekuatan, tetapi itu juga akan menghancurkan semua ya

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1674 - Keterkejutan Yulaw

    Tatapan mata penuh rasa iri dan kagum tertuju pada Ryan, bahkan pria paruh baya di samping Yulaw Hodge menelan ludahnya dengan susah payah, matanya penuh dengan keserakahan yang tak tersembunyi."Apa nama pisau lempar ini?" tanya Ryan sambil berusaha menyembunyikan kegembiraannya.

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status