แชร์

Bab 890 - Melawan Murid Zigfrid

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2025-02-26 14:25:11
Para kultivator yang tersisa serentak menghunus senjata, melepaskan niat membunuh yang pekat.

Hanya dalam tiga detik, mereka telah mengepung Ryan dari segala arah.

Dengan gerakan terlatih, mereka membentuk Formasi Pembunuh Sekte Hell Blood yang terkenal, memblokir setiap jalur pelarian yang mungkin.

"BUNUH DIA!"

Puluhan pedang berkilau dingin menyerang serentak, masing-masing mengincar titik vital Ryan.

Mereka yakin formasi legendaris ini akan mampu merobohkan bocah sombong di hadapan mer
Rianoir

Ini bab kedua siang ini. selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 86
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
Iwan
untuk ranahnya muter" ga jelas...yang baca bingung
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
kita tunggu aja bab891 ok
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
dua bab ini rasanya terlalu pendek, Othor. pertarungan baru aja dimulai, kok langsung bersambung lagi... duh...
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4067: Syarat dari Kepala Istana

    Sementara itu, Ryan sudah mengikuti Walton Crane memasuki istana utama Divine Sword Palace. Di atas singgasana, Kepala Istana Jarvis Halden memperhatikannya dengan mata menyipit, seolah ingin membaca segala rahasia yang disembunyikan pemuda tersebut. Ryan membalas tatapan itu dengan wajah polos, seakan sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya sedang diperiksa. "Kepala Istana, seperti yang kau lihat, muridku sudah menjadi murid inti," ujar Walton. "Jadi, mengenai Tanah Terlarang Pedang..." Walton sengaja menggantung ucapannya. Ia tidak perlu mengulangi seluruh kesepakatan di hadapan Kepala Istana. Jarvis pasti mengerti bahwa janji kemarin sudah harus ditepati, terlebih Ryan sudah memenuhi satu-satunya syarat yang mereka tetapkan. "Paman Guru, bagaimana kalau kita membicarakannya lagi dengan para kepala puncak?" Jarvis tersenyum, mencoba mengulur waktu. "Kau sudah berjanji!" Walton menggebrak bangku. "Kalau sekarang kau melarang Ryan masuk, kau sendiri yang harus menanggung ak

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4066: Murid Inti dalam Sehari

    Wajah Thane Zoller semakin masam. Sebagai salah satu murid inti terkuat Divine Sword Palace, ia justru dipaksa terus mundur oleh pendatang baru yang hanya menggunakan pedang kayu. Lebih buruk lagi, semua itu terjadi di hadapan ratusan penonton. Para penonton yang tadi yakin ia akan menang kini menyaksikannya terus terdesak. "Aaargh!" Thane meraung lalu melesat ke udara. Pedang beratnya terangkat tinggi sebelum ditebaskan ke arah Ryan dengan kekuatan penuh. Tekanan yang menyertainya begitu besar hingga ruang di sekitar lintasan pedang seolah membeku. Angin kencang menerpa arena, membuat pakaian Ryan berkibar. Thane mengerahkan tenaga yang selama ini membuatnya ditakuti bahkan oleh sesama murid inti. Namun Ryan tetap tenang. Ia mengakui tenaga Thane luar biasa meski tingkat kultivasinya tidak terlalu tinggi. Hanya saja, Ryan tidak berniat menggunakan teknik terkuatnya, apalagi mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengakhiri pertarungan seketika. 'Kalau terlalu banyak menunju

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4065: Pedang Kayu Melawan Pedang Berat

    "Hah? Itu Thane Zoller! Kenapa justru dia yang datang?""Ryan pasti kalah!""Aku dengar Thane pernah bertahan tujuh hari tujuh malam di Gunung Myriad Dragon demi mengasah niat pedangnya." "Dia baru berhasil keluar setelah menghadapi binatang iblis yang hampir setara kultivator Ranah Star Sealed, itu pun dengan luka parah."Kemunculan Thane membuat para penonton langsung menjatuhkan vonis. Di antara murid inti, Thane terkenal karena kekuatan dan ilmu pedangnya. Bekas luka di wajah dan punggungnya menjadi bukti bahwa reputasi itu bukan sekadar hasil latihan di sekte. Kebanyakan orang yakin Ryan akan tumbang dalam satu serangan.Mereka menganggap Ryan kurang beruntung mendapat lawan seberat ini. Dalam tantangan semacam itu, kemampuan memang menentukan hasil, tetapi siapa yang menerima tantangan juga berpengaruh besar. Lagi pula, sebagian murid dalam berhasil naik menjadi murid inti karena kebetulan me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4064: Tantangan Murid Inti

    Kemunculan Ryan di arena wilayah murid dalam langsung mengundang perhatian. Beberapa murid menghentikan latihan dan memandangnya dengan heran. Mereka tahu Ryan baru saja lulus ujian dan belum lama berstatus murid dalam. Tidak ada yang mengerti apa urusannya datang ke arena yang biasa digunakan untuk memperebutkan kedudukan lebih tinggi. "Dia baru masuk menjadi murid dalam. Jangan bilang dia mau menantang murid inti?" "Mana mungkin? Barangkali cuma ingin melihat-lihat." Biasanya, murid baru harus menguji kemampuan dengan menantang sesama murid dalam terlebih dahulu. Menantang murid inti berarti berhadapan dengan orang-orang yang telah melewati persaingan jauh lebih berat. Tidak ada yang langsung membidik kedudukan itu, apalagi hanya beberapa hari setelah diterima. Ryan mengabaikan bisikan mereka dan menghampiri tetua yang bertugas. Melihatnya datang, tetua itu tersenyum ramah. Nama Ryan sudah terkenal di Divine Sword Palace sejak ia mengalahkan sembilan belas peserta sekal

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4063: Rahasia Tanah Terlarang Pedang

    "Kepala Istana, menurutku masih terlalu dini membiarkan Ryan memasuki Tanah Terlarang Pedang." Sera Winterhall mengutarakan pendapatnya setelah mendengarkan penjelasan Walton Crane. "Anak itu memang berbakat, tetapi dia baru menjadi murid dalam. Kita bahkan belum mengetahui seberapa besar kesetiaannya kepada Divine Sword Palace." Beberapa kepala puncak mengangguk setuju. "Lalu apa usulmu?" tanya Kepala Istana. "Biarkan dia menjadi murid inti terlebih dahulu. Dengan begitu, dia punya waktu untuk membangun ikatan dengan sekte." "Usul yang masuk akal," sahut seorang kepala puncak. "Lagi pula, untuk mencapai kedudukan itu, setidaknya dia membutuhkan beberapa tahun." Walton mengerutkan dahi mendengar perkataan tersebut. "Beberapa tahun? Kalian terlalu meremehkan muridku!" "Kalau dia memang sehebat yang Paman Guru katakan, seharusnya persyaratan itu bukan masalah," balas Sera. Walton hendak membantah, tetapi akhirnya mengurungkan niatnya. Tanah Terlarang Pedang merupakan salah sat

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4062: Tanah Terlarang Pedang

    "Oh ya, Ryan. Botol giok itu seharusnya berisi Cairan Surgawi Kuno," kata Demon Emperor, seolah baru teringat sesuatu. "Itulah yang membuatku begitu bersemangat tadi. Setetes saja harganya tak ternilai!" Mendengar itu, Ryan segera memasuki Kuburan Pedang. Jika kehebatan Tabib Ilahi Corvus Gray benar seperti cerita Demon Emperor, mungkin ada harapan untuk menyelamatkan Luna, bahkan Selene, tanpa harus menunggu lebih lama. Luna masih belum sadar, sedangkan Selene pun belum terbebas dari bahaya. Ryan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan meminta pertolongan langsung kepada tabib legendaris itu. Ryan berhenti di depan batu nisannya, lalu menangkupkan kedua tinju sebagai penghormatan. "Senior, aku penguasa Kuburan Pedang. Aku berharap Senior bersedia membantu menyelamatkan teman-temanku." Permohonannya belum selesai ketika energi misterius menyembur dari batu nisan. Jarum Emas Kuno terlepas dari genggaman Ryan dan melesat hingga menancap kuat pada permukaan batu. Jarum yang b

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status