Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 9 - Keterkejutan Patrick

Share

Bab 9 - Keterkejutan Patrick

Author: Rianoir
last update publish date: 2024-09-08 06:16:44

"Tidak mungkin..."

Patrick Armstrong memutar ulang rekaman itu untuk kesekian kalinya. Setiap kali ia menonton, rasa takut yang asing semakin mencengkeram hatinya.

Tanpa sadar, sandwich di tangannya jatuh ke lantai, remah-remahnya berserakan di atas karpet markas Eagle Squad.

Matanya terpaku pada wajah seorang pemuda di layar laptop. Wajah yang memancarkan kepercayaan diri, kebanggaan, dan ketidakpedulian sekaligus.

Patrick menatap Ryan dalam video itu tanpa berkedip, merasakan sesuatu yang be
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (13)
goodnovel comment avatar
sitorusacol
dari Patrick berubah jadi yohan nama nya_-
goodnovel comment avatar
Asep Sudrajat
Mat malam semuanya ada yang bisa bantu ga ya? ini aku mestinya bisa baca bab terbaru kira kira bab 1723.
goodnovel comment avatar
Uwa dede
iklanya terlalu lama
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3289 - Kaisar Pedang (II)

    Ryan menghela napas panjang. Wajahnya pucat, dan perlu beberapa detik sebelum postur tubuhnya kembali stabil. Ledakan Seribu Artefak dan Esensi Pedang Abadi adalah dua kartu terakhir yang ia punya untuk berdiri setara dengan ahli Creation di bawah kondisi apa pun. Menggunakannya bersamaan bukan sesuatu yang bisa dilakukan tanpa membayar harganya.Tapi tidak ada waktu untuk istirahat."Semua murid, dengarkan aku!" Yule Kaine akhirnya menemukan suaranya. Wajahnya merah padam, rahangnya mengunci. Dia baru saja memerintahkan Chester Dunne membunuh bocah ini, dan yang terjadi justru sebaliknya. Situasi ini tidak boleh dibiarkan. "Bunuh anak itu! Habisi dia sekarang!"Para murid Divine Palace saling pandang.Maju? Ke arah orang yang baru saja menebas kepala Chester Dunne seperti memetik buah?Tapi perintah Yule Kaine bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Hukuman atas pembangkangan lebih menyakitkan dari kematian apa pun yang bisa mereka bayangkan. Satu per satu, mereka menga

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3288 - Kaisar Pedang

    Sinar kuning dari ujung jari Ryan menghantam sapuan golok Chester tepat di titik paling bertenaga.CLANG!Bukan ledakan. Bukan guncangan besar. Hanya satu benturan singkat yang terasa seperti ada yang mencabut inti kekuatan dari serangan Chester lalu membuangnya ke udara kosong. Teknik Murka Sang Golok yang tadi bergetar penuh energi itu tiba-tiba terasa seperti kapak yang diayunkan ke asap.Chester Dunne terpental setengah langkah ke belakang. Wajahnya memerah sampai ke telinga, lebih karena malu daripada kesakitan.Ryan tidak memberi ruang untuk bernapas.Pedang Iblis Darah kembali dicabut. Kali ini, Esensi Pedang Abadi mengalir keluar dari inti tubuhnya, membanjiri bilah pedang hingga cahayanya memutih seperti serat besi yang dipanaskan sampai batas. Tidak ada nama untuk apa yang akan ia lakukan. Ryan tidak butuh nama. Yang ia butuhkan hanya satu, Chester Dunne tidak boleh berdiri setel

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3287 - Semut Berbisa

    Ryan menatap luka di lengan Jason Klean.Beberapa detik berlalu. Wajahnya tidak berubah. Tidak ada kerutan di dahi, tidak ada gerakan di sudut bibir. Hanya buku-buku jarinya yang semakin memutih di gagang Pedang Iblis Darah, semakin erat, semakin erat."Kalian ingin mati."Bukan gertakan. Bukan peringatan. Kalimat itu keluar dengan nada yang sama seperti orang menyebut nama tempat di peta, sebuah fakta datar yang tidak butuh persetujuan siapa pun.Lalu dia melesat ke atas.Esensi Pedang Abadi membanjiri bilah Pedang Iblis Darah dalam sekejap, cahayanya membelah gelap malam seperti kilat yang tidak mau padam. Ryan menghantam langsung ke arah ahli Creation terdekat tanpa basa-basi.Cahaya pedang meledak.Kultivator itu mendengus. Golok besar di tangannya menyapu horizontal dengan kekuatan penuh, membentur serangan Ryan tepat di tengah.BRANG!Gelombang energi meledak di titik

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3286 - Majunya Ryan

    Langit sudah gelap total ketika Ryan Pendragon akhirnya menghentikan langkahnya. Di hadapannya, perkemahan milik Divine Palace berdiri seperti kota kecil yang tidak pernah tidur. Lentera-lentera menggantung di tiap sudut, menerangi tenda-tenda yang berderet rapi sampai ke dalam. Penjaga berpatroli dengan langkah santai, mengobrol pelan, sesekali tertawa kecil di antara mereka. Tidak ada yang curiga. Tidak ada yang waspada. Wajar. Myriad Sword Palace terkurung di balik formasi perlindungan mereka sendiri, tersekap dari dalam seperti orang yang mengunci pintu rumahnya sendiri karena takut perampok. Tidak ada yang akan repot-repot menyerang dari luar. Untuk apa? Siapa yang cukup bodoh untuk berjalan sendirian ke depan gerbang musuh di tengah malam? Tidak ada yang waras. Ryan menyipitkan mata, mengukur jarak ke gerbang. Formasi terlarang di area ini memang menekan semua orang tanpa terkecuali, termasuk dirinya. Tapi justru itu masalahnya buat mereka. Lawannya jauh lebi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3285 - Perjuangan Jason Klean

    BOOM! BOOM! BOOM! Pertarungan itu tidak seimbang dari detik pertama. Sepuluh kultivator Creation menyerang dari berbagai sudut sekaligus, tidak memberikan ruang untuk bernapas, tidak memberikan celah untuk memfokuskan serangan ke satu titik yang bisa dieksploitasi. Jason Klean bergerak di antara mereka seperti seseorang yang sudah memutuskan tidak akan membiarkan dirinya dihabisi tanpa harga yang sepadan. Satu kultivator Ranah Creation dari Divine Palace terlambat menghindar dari sapuan pedang Jason Klean yang tidak peduli dengan pertahanannya sendiri. Pedang itu masuk dari sisi kiri, menembus baju besi, keluar di sisi kanan. Kultivator itu ambruk dengan lubang menganga di dadanya dan tidak bangkit lagi. "BUNUH DIA!" Kultivator Ranah Creation tingkat enam dari Divine Palace melepaskan serangan yang tidak memberikan arah untuk dihindari. Jason Klean menerima sebagian dampaknya, darah menyembur dari punggungnya di mana pedang lawan menyayat melewati pertahanannya. Lututnya m

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3284 - Ke Myriad Sword Palace

    "Semua orang, bersiap untuk evakuasi!"Tetua Nox sudah setengah berdiri dari posisinya ketika suara itu datang dari arah pintu masuk markas."Tetua Nox, jangan khawatir. Ini aku."Ruangan yang tadi sudah bergerak ke mode siaga berhenti serentak. Kepala-kepala berpaling ke satu arah.Ryan berdiri di ambang pintu aula utama.Kondisinya tidak prima. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh di beberapa bagian yang terlihat, pakaiannya compang-camping di beberapa tempat, dan auranya yang sudah kembali ke Primordial Chaos terasa jauh lebih tipis dari terakhir kali dia ada di sana. Tapi dia berdiri tegak. Dia ada. Dan di belakangnya, seorang pria tua dengan botol labu anggur di tangan berdiri dengan postur seseorang yang sedang mampir santai di sore hari, seolah tidak ada yang terjadi sama sekali.Tetua Nox menatap Harold Guard satu kali, matanya menimbang sebentar, lalu menoleh ke Ryan tanpa mengajukan pertan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 637 - Jurus Kedua

    Pupil mata Tetua Henry mengecil waspada. "Teknik bela diri apa?" "Jurus kedua Pedang Pembelah Langit! Bintang Jatuh!" Ryan meraung penuh amarah. Naga darah menukik dari langit, menyatu dengan Pedang Suci Caliburn yang kini berselimut api membara. Ini kesempatan pertamanya mencoba jurus kedua s

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 699 - Pergi Ke Gedung Pemerintahan

    "Tuan Ryan, kasihanilah mereka!" Sammy Lein melangkah masuk dengan wajah serius. "Anda hanya perlu bekerja sama dan mengikuti prosedur. Tolong bebaskan orang ini demi saya!" Ryan melirik Sammy Lein sejenak. Setelah beberapa saat penuh ketegangan, tatapan tajamnya sedikit melunak. BRAK! Ryan mele

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 714 - Kelurga Lux

    "Anak Keluarga Pendragon itu datang ke Silverbrook?" gumam lelaki tua itu heran. "Kupikir masalah ini sudah selesai bertahun-tahun lalu saat lelaki tua itu menjadi debu, William Pendragon dan Eleanor Jorge dikurung di Penjara Catacomb, dan anak ini menghilang." "Rupanya semua orang sedang menari

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 612 - Kekuatan Misterius

    William Pendragon hendak menghindar namun tekanan kuat seolah membekukan tubuhnya. Jari Master Qiu bersinar ungu saat memasuki pikiran William Pendragon. Senyum sombong tersungging di bibirnya. Keluarga Ravenclaw telah membayar mahal untuk jasanya, namun ternyata hanya untuk membaca pikiran ora

    last updateLast Updated : 2026-03-21
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status