Share

Bab 1229

Author: Danira Widia
"Aku nggak mau! Aku nggak mau!" Mereka menangis dan berteriak.

Chelsea ingin membuka mata. Namun, dalam kekacauan itu, Sissy menendangnya pelan, memberi isyarat agar dia tidak bergerak.

Beberapa saat kemudian, suara tangisan terhalang pintu yang tertutup. Chelsea membuka mata, lampu gantung di atas kepalanya bergoyang, menambah kesan mencekam. Dia meringkuk, sama sekali tak berani memejamkan mata.

Entah sudah berapa lama, ketiganya dikembalikan lagi. Seorang pria berdiri di pintu, melemparkan sebuah foto, lalu mengunci pintu dan pergi.

Sissy dan dua wanita lainnya saling menopang untuk berdiri, bahkan berjalan pun tidak sanggup. Chelsea cepat-cepat membantu. "Kalian baik-baik saja?"

Mereka tidak menjawab, hanya menutup mulut, lalu mengambil obat yang disembunyikan di bawah bantal dan langsung menelannya. Chelsea ingin bertanya lagi, tetapi Sissy menggeleng, memintanya diam.

Sissy menenangkan kedua rekannya, lalu duduk dan mengambil foto yang tergeletak di lantai dengan bantuan Chelsea.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1741

    "Aku juga menemukan satu hal lagi. Sebelum Keluarga Azhara dalam masalah, perhiasan yang dikenakan Verica sangat sedikit. Setelah insiden Keluarga Azhara dan dilakukan pendataan aset, pihak kepolisian baru menyadari semua perhiasan itu sejak awal terdaftar atas namamu dan tidak ada satu pun aset atas nama Verica.""Dia bersusah payah melindungimu dalam peristiwa Keluarga Azhara bukan karena cinta. Selama kamu aman, nggak akan ada orang yang bisa mengendalikannya lagi."Saat mendengar itu, Leah makin merasa ada yang tidak beres. Terutama saat Janice menggunakan kata mengendalikan. Karena tidak sanggup mendengar lagi, dia pun menggelengkan kepala. "Nggak, orang tuaku sangat saling mencintai.""Saling mencintai? Aku nggak percaya kamu nggak tahu Pak Bayu diam-diam mencari banyak wanita dengan penampilan dan aura yang mirip. Pada akhirnya, para wanita itu juga selalu ditangani ibumu. Kenapa ibumu bisa sukarela melakukan semua itu? Pernahkah kamu memikirkan alasannya?" bantah Janice.Ekspre

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1740

    Janice sama sekali tidak terkejut dengan reaksi Leah. Leah dibesarkan Poppy dan ditambah dengan kondisi Keluarga Azhara yang kini berada di ujung tanduk, satu-satunya orang yang bisa diandalkan Leah hanya Poppy. Yang berarti Leah sudah tidak memiliki jalan mundur karena masalahnya sudah seperti ini. Dia pun berkata, "Apa kamu nggak pernah mencurigai ibumu?"Begitu mengungkit Poppy, Leah langsung menggertakkan giginya. "Janice, aku akhirnya mengerti, kamu datang ke sini untuk adu domba."Janice pun bertanya balik, "Leah, kenapa kamu begitu membenciku? Sebelum Keluarga Azhara dalam masalah, kita sama sekali nggak punya dendam. Tapi, kamu tetap membenciku. Jadi, sebenarnya kamu atau ibumu yang membenciku?"Ucapan itu langsung membuat Leah kebingungan. Dia membuka mulut, tetapi tidak mampu membantah. Tujuan kepulangannya ke tanah air sebenarnya untuk menikah dengan Jason. Meskipun harus bersaing dengan Janice, itu seharusnya tidak sampai berubah menjadi permusuhan sengit.Saat itu, Leah ha

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1739

    Janice dan Jason mengikuti Arya ke bagian poli kandungan.Saat ini, kondisi Leah menunjukkan gejala-gejala keguguran, sehingga dia harus dirawat inap untuk mempertahankan kandungannya.Kebetulan, Yosep juga berada di sana. Keduanya benar-benar terlihat seperti pasangan suami istri. Namun, setelah sadar, mereka sama sekali tidak pernah mengungkit satu sama lain. Oleh karena itu, mereka juga terlihat seperti bukan pasangan suami istri.Saat tiba di depan pintu, Jason berbicara sebentar dengan polisi yang berjaga.Tak lama kemudian, polisi itu mendorong pintu terbuka. "Bu Janice, Pak Jason, hati-hati.""Baik," jawab Janice yang tidak mengerti. Hanya seorang wanita hamil saja, apa yang perlu diwaspadai?Namun, begitu pintu dibuka, sebuah cangkir dilempar ke arah keduanya. Untungnya, Jason yang bereaksi cepat langsung menarik Janice untuk menghindar.Saat itu, Leah baru bisa melihat jelas siapa yang melangkah masuk. "Kalian ... kenapa masuk ke sini?""Aku dengar kamu dirawat di rumah sakit,

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1738

    "Kecuali kalau saat itu Poppy juga sudah diselamatkan."Saat mengucapkan kalimat itu, punggung Janice pun merinding. Dia tidak berani melanjutkan pikirannya karena teringat selama bertahun-tahun ini Bayu terus mencari wanita yang sangat mirip dengan istrinya.Dahulu, Janice mengira Bayu hanya suka pada Verica versi muda, tidak bisa menerima kenyataan bahwa Verica sudah menua. Oleh karena itu, Bayu baru terus mencari pengganti Verica. Setelah menemukan banyak kejanggalan pada diri Verica, dia bahkan sempat berpikir Bayu baru tahu menghargai setelah kehilangan Verica. Kini, semua dugaannya itu mungkin salah.Janice menatap Jason dengan ekspresi ragu, berharap dugaannya keliru.Jason berkata dengan nada tenang, "Sejak kedua orang itu diselamatkan, semuanya sudah dirancang dengan sangat rapi. Verica yang asli nggak mau berkompromi, ayah dan anak Keluarga Azhara itu jelas nggak mungkin membatalkan rencana mereka hanya demi dia. Jadi, keberadaan Poppy menjadi sangat berbeda.""Asalkan bebera

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1737

    "Aku hanya bekerja sama dalam penyelidikan. Dia kan polisi, mana mungkin dia menceritakan semua hal dia padaku," jelas Jason."Benar juga," balas Janice sambil menganggukkan kepala.Setelah itu, Jason berbalik untuk menelepon.Janice mendekati Arya dan Norman, lalu berbisik, "Kalian nggak merasa Jason sangat aneh?"Arya dan Norman saling menatap, lalu langsung menggelengkan kepala."Nggak ah. Tapi, memang sudah terjadi begitu banyak hal, masa orang nggak boleh punya emosi?" kata Arya."Pak Jason masih harus menangani krisis Grup Karim, mungkin dia terlalu lelah," tambah Norman.Janice berdecak. "Kalian berdua juga aneh."Arya tertegun sejenak, lalu segera mengalihkan topik. "Kamu berencana bagaimana bicara dengan Leah? Leah sudah dirawat Verica sejak kecil, mana mungkin dia bisa langsung percaya dengan ucapanmu begitu saja.""Sekarang Leah sudah hamil, sedang dalam masa yang sangat sensitif. Meskipun dia nggak percaya padaku, bukan berarti dia nggak akan mencurigai Verica juga. Dia han

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1736

    Sebelum Janice sempat menemukan cara agar orang-orang itu saling menjatuhkan, Arya sudah datang mencari Janice. "Sudah dipastikan. Leah memang sudah hamil dan kini ada sedikit pendarahan. Dia mau menuntut Seto melakukan kekerasan saat menegakkan hukum, menuduh Seto ingin membuatnya keguguran.""Karena hal itu, pihak kepolisian hanya bisa menugaskan polisi lain menggantikan Seto mengawasinya untuk sementara ini."Janice menggigit bibir. "Kalau begitu, Leah memang nggak perlu masuk penjara?""Ya, setidaknya harus menunggu sampai anaknya lahir. Selain itu, kalau nggak mau Seto dituduh yang macam-macam, lebih baik kita berdoa agar dia bisa melahirkan dengan selamat," jawab Arya dengan tak berdaya.Seto sudah sibuk sana sini untuk mengurus kasus ini. Jika pada akhirnya dia malah terseret perkara hukum, itu benar-benar tidak adil. Janice mengira kabar itu sudah cukup buruk. Tak disangka, Arya malah membawa berita yang lebih buruk lagi."Bukan hanya itu, Leah juga membantah dia dan Verica ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status