Share

60~

Author: Na_Vya
last update publish date: 2025-02-06 18:32:10

Sembilan tahun yang lalu~

"Ayah, bagaimana? Apa kita berhasil mendapatkan yayasan itu? Kalau kita gagal mendapatkannya, maka aku pun akan gagal mendapatkan Ozkhan."

Numa begitu bersemangat ketika mendengar sang ayah hendak menjodohkannya dengan Ozkhan—lelaki incarannya sejak dulu. Namun, ketika keluarga Baris meminta syarat, perasaan perempuan itu menjadi khawatir.

Berbeda dengan putrinya, Tuan Ahmed justru terlihat santai dan tenang. Dia seakan tidak terlalu memikirkan syarat dari calon besa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Na_Vya
makasih ya kak setia nunggu Shanum;⁠)
goodnovel comment avatar
Nuada Airlangga
semangat kak ..., alur ceritanya menarik ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    Ending~

    "Di hadapan Tuhan dan para saksi, aku 'Ozkhan' dan 'Shanum', bersumpah untuk setia dan mencintai satu sama lain, dalam suka dan duka, dalam sehat dan sakit, sepanjang hidup kami... "Aku Ozkhan berjanji untuk mencintaimu, menghormatimu, dan mendukungmu, dalam segala hal, sepanjang hidupku, seperti yang Tuhan ajarkan dalam Kitab Suci." Tangan Ozkhan kian erat menggenggam tangan Shanum, maniknya yang memanas, dan berkaca-kaca menatap wanita di hadapan dengan cinta berkali-kali lipat. Shanum yang merasakan hal serupa seperti suaminya, menimpali, "Aku Shanum berjanji untuk mencintaimu, menghormatimu, dan mendukungmu, dalam segala hal, sepanjang hidupku, seperti yang Tuhan ajarkan dalam Kitab Suci." Suaranya bergetar menahan tangis. Tangis kebahagiaan atas segala limpah kasih sayang Tuhan yang telah memberinya pasangan sebaik Ozkhan. "Kami berdua berjanji untuk membangun rumah tangga yang harmonis, berdasarkan cinta, kasih sayang, dan kesetiaan, serta untuk menghormati dan mematuhi Tuha

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    155~

    "Bagaimana hasil sidangnya?" Ozkhan terlihat dari layar ponsel Shanum, yang saat ini sedang melakukan panggilan video. Pria itu sedang berada di kamar hotel tempatnya menginap di Dubai. Sudah tiga hari dia berpisah dengan sang istri. "Puji Tuhan, Ozkhan. Semua bukti-bukti yang diserahkan sangat membantu. Dan kamu tahu, apa yang terjadi di ruang sidang tadi?" Shanum bangkit, lalu duduk bersila di atas ranjang. Baju tidur bahan satin bertali tipis mempertontonkan setiap lekukan tubuhnya. "Apa?" Rasa ingin tahu Ozkhan tak lebih besar daripada keinginannya membawa Shanum bergelung di ranjang sampai pagi. Apalagi saat disuguhi pemandangan indah dan erotis seperti ini. Dan lagi-lagi dia hanya bisa menarik panjang napas ketika harus menahan diri. "Mantan notaris ayahku datang dengan membawa barang bukti lainnya. Senjata api yang digunakan tuan Ahmed pada malam itu." Pada saat menceritakannya, raut Shanum sedikit muram. Namun, setelah itu binar bahagia terpancar dari bola matanya.

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    154~

    Perjalanan menuju yayasan hanya diisi oleh kekosongan dan kebungkaman Shanum. Setelah beberapa saat lalu Ozkhan memberi pengakuan yang sangat mengejutkan. Tidak. Hal itu tidak hanya mengejutkan Shanum. Melainkan menumbuhkan rasa sesak di dada wanita itu. Hingga pada saat Ozkhan menegur, Shanum hanya berkata, 'Aku tidak tahu harus berkomentar apa soal ini, Ozkhan. Mungkin aku butuh waktu untuk mencernanya.' Tanggapan Shanum terlalu datar dan membuat rasa bersalah Ozkhan makin besar. Ozkhan tahu jika istrinya ini sedang terluka. Hanya dari mendengar nada bicaranya saja, pria itu sudah bisa merasakan. Dan Ozkhan tidak ingin membuat Shanum kian terluka dengan mengabaikannya. Maka dia pun meraih jemari istrinya, mengisi kekosongan dengan kehangatan telapak tangannya, sambil mengendalikan roda kemudi dengan tangannya yang lain.. Kehangatan itu perlahan merambat ke hati Shanum, yang reflek mengalihkan pandangannya ke genggaman tangan Ozkhan di atas pangkuan. Shanum berkedip, menghal

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    153~

    Hampir menjelang malam perayaan kecil-kecilan itu akhirnya selesai. Rona bahagia belum sirna dari raut masing-masing orang yang meninggalkan ruang VIP itu. Ozkhan menyuruh Pedro mengantar ibunya Shanum kembali ke Panti, sedangkan Murat diperintah untuk mengantar nyonya Jihan. Sementara itu, Gul, Sira, Esme dan Elis menginap di hotel, dan akan baru pulang ke rumah esok hari. "Aku ke atas dulu." Shanum pamit pada Ozkhan yang nampaknya hendak mengobrol dengan Hakkan. Ozkhan mengizinkan sang istri untuk naik ke kamar mereka lebih dulu. Dipeluknya Shanum sambil berkata, "Istirahatlah dulu dan tunggu aku." Sebelah matanya mengerling nakal, dan pastinya disaksikan oleh Hakkan yang hanya geleng-geleng kepala sambil mendengkus. Shanum hanya mengulum senyum, malu dengan Hakkan yang saat ini sedang memerhatikan tingkah Ozkhan, yang belakangan ini agak mesum. Dia langsung memilih pergi dari tempat itu. Satu cangkir espresso panas dan satu cangkir teh hijau baru saja diletakkan di atas

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    152~

    Semenjak Shanum menginjakkan kakinya di tempat mewah ini, isi kepala wanita itu tak berhenti memikirkan tindakan Ozkhan, yang rupanya benar-benar akan menagih janjinya. Bayangkan saja, di siang menjelang sore hari seperti ini, pria itu hendak mengajaknya bercinta, bahkan sampai menyewa kamar hotel. 'Pria ini, benar-benar tidak sabaran.' Batin Shanum sambil melirik Ozkhan, yang sangat posesif mengamit pinggangnya. Harusnya mereka mendatangi kafe atau restoran, bukannya hotel mewah. Apalagi saat ini perut Shanum mulai terasa lapar. Helaan panjang berembus dari bibir wanita, yang kini sudah berstatus nyonya Ozkhan itu. "Sebenarnya kita mau ke mana, Ozkhan? Kenapa kamu malah membawaku ke sini? Alih-alih ke restoran?" Pada akhirnya, pertanyaan itu pun meluncur dari mulut Shanum, membuat Ozkhan seketika menghentikan langkahnya. Reflek, langkah Shanum pun berhenti. Mendongak, dengan sepasang alis yang menaut, dia bertanya, "Ada apa, Ozkhan?" Yang ditanya justru tersenyum, lalu

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    151~

    Semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan perkiraan Ozkhan. Lelaki itu rupanya sudah mempersiapkan hal ini jauh-jauh hari. Bahkan sebelum Shanum berniat membantu mengurus sekolah Gul. Mulai dari dokumen dari pihak mempelai wanita, dan persetujuan orang tua. Mulai hari ini, dia dan Shanum telah resmi menjadi sepasang suami istri. Dan mereka tinggal melakukan pemberkatan di gereja saat Ozkhan kembali dari Dubai. Tentunya, dengan pesta meriah dan mewah. Kendati pernikahan ini merupakan pernikahan kali kedua untuk mereka. Baik dari Shanum maupun Ozkhan. Namun, pria itu berniat menciptakan momen yang tak terlupakan bagi Shanum saat di pesta nanti. "Silakan disimpan salinan dokumen ini. Jangan sampai hilang." Petugas pria memberikan berkas salinan kepada sepasang pengantin baru itu. "Nanti, Anda bisa kembali lagi ke sini untuk memperbarui setelah melakukan pemberkatan." "Baik. Terima kasih." Ozkhan mengambil berkas tersebut, lalu menyerahkannya ke Shanum. "Simpanlah." Sha

  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    75~

    Sembilan tahun yang lalu~"Bulan depan kamu menikah dengan putri Tuan Ahmed," ucap Tuan Baris kala itu. Tanpa meminta izin Ozkhan, beliau diam-diam menjodohkan anak haramnya itu. Baginya Ozkhan hanyalah alat. Dia yang sejak awal menutupi fakta—bila putra keduanya itu lahir dari kesalahan telah ber

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    76~

    "Ini ...." Shanum sampai tidak bisa berkata-kata saat membaca laporan hasil tes DNA Ozkhan dan Gul. Firasatnya akhirnya terbukti. Gul ternyata memang bukan putri kandung Ozkhan. Yang jadi pertanyaan Shanum, sejak kapan Ozkhan tahu jika Gul bukan putrinya. Lalu, perselingkuhan Numa dan pria lain. I

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    72~

    Orhan mengungkap satu fakta dari sekian fakta yang masih dia simpan rapi di kepala. Dia harus pandai memainkan permainan ini agar rekeningnya bisa kembali terisi. Untungnya, dia tidak menghapus jejak digital yang kini sedang diamati oleh perempuan kaya di hadapan. Sementara Numa masih mencoba bers

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Pemuas Hasrat Tuan Atasan    77~

    Beberapa hari ini Ozkhan tidak bisa tidur lantaran ada banyak hal, yang harus dia selesaikan satu persatu. Dari mulai proyek pembangunan resort di Dubai, mengurus perceraian dan hak asuh anak. Ozkhan juga masih harus memantau orang-orang suruhannya, yang dia utus untuk memata-matai sang mertua.

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status