Compartilhar

Bab 59

last update Data de publicação: 2025-06-25 08:47:21
Brakk!

Suara gebrakan keras memecah keheningan yang mencekam di rumah tua itu. Gio yang sebelumnya sibuk menyusu dan sedang asyik menggesek gesek area intim Nada dari balik celana dalam gadis itu, kini langsung terkejut ketika telinganya mendengar suara yang sangat mengganggu tersebut.

Refleks ia pu
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (3)
goodnovel comment avatar
NIENA
Banyak sgt Lo2 Apa cerita nie menjatuhkan imej betullah Xde mutu langsung Diperlecehkan setiap tempat watak terlampau bodoh langsung xde pangajaran Karakter yg paling teruk penah baca
goodnovel comment avatar
Dayang Norela Timbang
Watak su nada yang sangat bodoh, sesenangnya di lecehkan, hanya tau menagis, stupid
goodnovel comment avatar
Romi Habie
ceritanya gak mutu
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 216

    “Wah, sepertinya suasananya lagi hangat di luar. Yuk masuk dulu sebelum masuk angin.” Tania langsung melepas pelukan dan menunduk, pipinya merah seperti tomat matang. Daffa hanya tertawa pelan, lalu meraih tangan Tania tanpa canggung. “Eh, papa.” Daffa canggung. “Tuan Hendra.” Tania mengangguk

    last updateÚltima atualização : 2026-04-04
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 215

    Tit! Nada kembali menolak panggilan itu. "Berhenti, Daffa… aku nggak mau denger alasan kamu lagi,” bisiknya sambil menahan napas yang tercekat. Napasnya memburu. Tubuhnya mulai lemas karena terlalu lama menahan emosi. Ia memejamkan mata, mencoba menenangkan diri, tapi bayangan Daffa dan peremp

    last updateÚltima atualização : 2026-04-04
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 222

    “Reyhand! Ini beneran Lo?" Suara Yugo menggema di dalam kamar pengap dan gelap itu, memantul di antara dinding lembab dan cat yang mulai mengelupas. Napasnya tercekat, dadanya berdegup kencang saat melihat sosok lelaki yang ia kenal tergolek di sudut ruangan. Tubuhnya terikat dengan tali tambang, m

    last updateÚltima atualização : 2026-04-04
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 221

    [Kamu masih mikirin Daffa ya? Nggak apa-apa kok. Aku ngerti perasaan itu.] [Tapi kalau kamu butuh bahu buat bersandar… aku selalu ada.] Nada mengetik balasan singkat. [Makasih, Jeffan. Kamu baik banget sama aku.] Ia menatap layar dengan bimbang. Di hatinya, masih ada Daffa. Tapi luka itu masih b

    last updateÚltima atualização : 2026-04-04
Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status