Share

31. Syarat

last update publish date: 2025-10-17 01:02:09

"Kenapa selama ini kau tak mencoba menyembuhkan penyakit ibuku? Bukankah sewaktu di gubuk itu kau sudah tahu ibuku membutuhkan pengobatan?"

Ki Kusumo terdiam sebentar. Sulit untuk mengutarakan alasan sebenarnya. Jika diungkap, tentu akan membuat hati gadis tanggung itu akan terluka. Bagaimana menjelaskan pada seseorang kalau ibu tercintanya tak mungkin disembuhkan? Bahwa Ibu tercintanya itu akan segera menemui ajal dalam beberapa waktu Lagi?

"Karena kau atau ibumu tak meminta,"

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   291. Part 14

    Seiring dengan itu...Wuus!Seketika itu pula Pendekar Sinting merasakan ada satu kekuatan dahsyat berupa hembusan angin luar biasa kencang menyambar tubuhnya. Pendekar Sinting merasakan seperti ada yang membawanya terbang.Takut, kaget juga penasaran.Pemuda itu menggerakan kedua kakinya yang terlindung kasut tipis berwarna hitam kelabu. Dia tercekat begitu sadar kedua kakinya tidak lagi menyentuh tanah dihalaman pondok."Oei, orang tua itu membuatku seperti terbang sungguhan. Tapi, aduh biyung udaranya terasa dingin sekali. Membuat aku ingin pipis.”Pendekar Sinting lalu meraba wajah, dada dan perutnya. Semuanya terasa dingin. Penasaran dia ulurkan tangan meraba di bagian bawah perut. Lalu dengan perasaan lega sambil senyum-senyum dia berucap.”Ternyata tidak. Tidak semua anggota tubuhku jadi dingin seperti es. Satu yang dibawah tak disangka-sangka masih hangat. He he he... !Sepeninggalnya Pendekar Sinting, Dewa Mabok ya

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   290. Part 13

    "Bukan itu maksudku orang gila.” Sahut Dewa Mabok kesal."Aku tak bisa memberi tahu namanya karena aku memang belum bertemu muka apalagi mengenal namanya tolol! Ha ha ha!""Kakek gila. Bertemu belum, mengenal namanyapun tidak. Bagaimana kau bisa tahu gadis itu bakal membantuku.”"Kau harus percaya dengan ucapan tua bangka ini. Jelek-jelek begini aku selalu mendapat bisikan dan bocoran dari para dewa.”"Kurasa setan yang membisikimu. Dan bocoran yang kau maksudkan kalau bukan telinga atau kepalamu yang bocor bisa saja mulutmu yang bocor, Ha. ha ha... ! ""Orang gila, kau sangat keterlaluan. Tapi aku suka dengan sikapmu. Dan kau harus percaya padaku.” ujar Dewa Mabok dengan mimik bersungguh-sungguh."Kau memang akan mendapat dukungan dari gadis itu. Kalian bisa menjadi pasangan serasi. Percayalah padaku.” Kata Dewa Mabok tanpa berkedip.Pendekar Sinting manggut-manggut. Bibir menyeringai pertanda dia masih belum percaya dengan kesungguhan Dewa Mabok."Jangan pernah bicara soal pasangan,

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   289. Part 12

    "Jadi sekarang kau tidak sanggup lagi mengalahkan orang yang baru bangkit dari kematiannya? Mungkinkah karena kau sudah tua, tulangmu jadi rapuh dan loyo tak bertenaga?" sindir pemuda itu disertai seringai mengejek."Jangan memandang enteng diriku. Mungkin kau tidak tahu saat ini Pangeran Durjana bukan lagi seperti yang dulu. Sebagaimana sumpah sebelum tewas ditiang gantungan. Begitu bangkit dari kematian sang pangeran dibantu penuh oleh suatu kekuatan yang berasal dari kuasa kegelapan. Kesaktiannya maju pesat. Saat ini menurut dugaanku kekuatannya menjadi sepuluh kali lipat dari kekuatan lama yang dia miliki.”"Bagaimana dengan mahluk-mahluk pembunuh yang dikenal dengan sebutan Lebah Kepala Hati Berbunga?" Tanya Pendekar Sinting."Lebah-lebah itu? Bukan hanya membunuh tetapi juga menjadi pengawal sang pangeran. Dan bila Lebah Lebah itu mengantuk para gadis perawan, maka seketika gadis itu akan kehilangan kesadaran serta rasa malunya. Mereka akan berubah m

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   288. Part 11

    "Pendekar Sinting... siapapun dirimu aku tidak perduli. Tapi kau bertanya orang mati itu, lalu bagaimana bisa hidup kembali. Kurasa itu adalah persoalan lain. Satu yang patut kiranya kau ketahui. Dulu aku bukanlah seorang pemabuk seperti sekarang ini. Aku tinggal di istana Dewa Ruci yang juga dikenal dengan nama lain Istana Suci. Aku bukan seorang Dewa. Tapi perbuatan dan tingkah lakuku begitu terpuji, lurus lempang tanpa cacat dan cela.”"Jika kau tinggal di Istana Suci, berarti kau mengenal Ratu Tria Arutama?" Potong Pendekar Sinting."Bukan cuma kenal, gusti ratu Tria Arutama sudah kuanggap sebagai adik sendiri. Aku membantu beliau menjalankan roda pemerintahan beberapa tahun setelah suaminya mengasingkan diri di Malingping. Walau wanita, beliau adalah seorang pemimpin yang bijaksana. Sama bijaksananya dengan prabu Kalijati yaitu suami dari gusti ratu.”"Lalu apa yang terjadi orang tua?" Tanya Pendekar Sinting tidak sabar."Lima tahun kemud

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   287. Part 10

    "Kau betul juga. Kalau kau sudah tahu pasti kau tidak bertanya padaku. Rasanya aku yang tahu. Tapi bagaimana caranya mengatakan semua itu padamu. Banyak kejadian dimasa lalu yang ingin kulupakan. Tidak sedikit kenangan yang ingin kukubur. Aku tak mau mengingat kehidupan yang pahit. Aku mau yang enak dan yang manis-manis saja. Tiba-tiba saja pangeran jahanam itu bangkit dari kematiannya, membuat banyak kekacauan, ingin membalas dendam bahkan berniat menjadi penguasa di seluruh jagat. Mengapa dunia ini tidak pernah aman, orang gila. Mengapa selalu ada kekacauan?" Katanya dengan nada bertanya."Mana aku tahu. Sebelum aku lahir dunia memang sudah kacau.” dengus Pendekar Sinting bersungut-sungut.Sambil menatap kakek di depannya dia melanjutkan.”Orang tua, sekali lagi kuperingatkan padamu, jangan suka memanggilku orang gila. kau sudah tahu namaku!" Geram pemuda itu."Ha ha ha. Aku berada di rumahku sendiri. Aku bebas memanggil tamuku dengan sebutan apa sa

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   286. Part 9

    Selagi Aki Kolot Raga tenggelam dalam pikirannya. Nini Burangrang tiba-tiba bertanya."Selain membunuh raja, menculik kedua puterinya. Apa yang harus kami lakukan bila bertemu pemuda aneh itu, pangeran?""Aku ingin kalian menghabisinya. Aku tidak ingin dia menjadi batu sandungan dari semua rencanaku!" Tegas Pangeran Durjana."Kalau itu keinginanmu, kami akan melakukan perintah pangeran!" Kata Nini dan Aki Kolot hampir bersamaan."Bagus. Jika kalian bisa melaksanakan semua tugas yang kuberikan dengan baik, kelak aku akan menjadikan kalian berdua sebagai patih dan panglima perangku!" Kata sang pangeran."Oh terima kasih, kau sangat baik sekali pangeran.” Kata Nini Burangrang.Sedangkan Aki Kolot Raga dalam hati berkata.”Pangeran culas. Siapa yang mau percaya dengan bualanmu. Aku yakin begitu tugas kami selesai, kau pasti akan menghadiahkan kami pada Bocah Bocah iblis sebagai santapan malam yang alot.”"Bagus! Kita tela

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   5. Ki Kusumo

    TEMPAT keributan kembali tenang. Beberapa orang yang menjadi penonton kejadian memulai kembali kegiatan masing-masing. Sementara si perempuan berpakaian silat warna ungu mendekati anak gadisnya."Kapan kau mempelajari gerakan secepat itu, Anakku?" Tanyanya, ingin tahu bagaimana anaknya bisa bergera

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   4. Muda Mudi Perkasa

    "Biar tahu rasa kau!"Terdengar bentakan dari si penyerang gelap. Siapa lagi kalau bukan Angon Luwak? Menyaksikan cara menyerang si bocah yang begitu konyol, mendadak saja terurailah tawa kecil Tresnasari."Hi-hi-hi!"Ditertawakan begitu, Angon Luwak jadi tersinggung. Sudah ditolong kok malah mener

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   3. Keberanian

    Dia sebenarnya tidak ngeri pada pelototan mata bocah ayu itu. Sebaliknya, Angon Luwak malah jadi senang bukan alang kepalang. Hanya saja dia tak tahu, kenapa merasa berdebar-debar.Biasalah, cinta monyet! Saking gugupnya, tak sengaja dia menginjak jempol kaki Pale Tua pemilik warung.Untung lelaki

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   2. Hilang Ingatan

    Sepekan berlalu.Siang di pusat Kadipaten Ketawang. Saat itu matahari terhalang mendung. Sinarnya tak terlalu menyiksa. Angin sejuk sepoi-sepoi berdenyut, mempermainkan dedaunan pepohonan.Seorang anak lelaki dekil berjalan gontai dijalan pusat pemerintahan Kadipaten Ketawang. Wajahnya demikian lus

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status