공유

Part 70

작가: Stary Dream
last update 게시일: 2026-04-11 06:15:42

Rama menatap kedua wanita ini dengan tajam. Salah satu wanita yang dikenalnya tengah memberikan senyum manis, sementara yang satunya tampak kekeheran.

"Sstt.. Nisa!" Seru wanita berambut sebahu yang berada di sisinya. "Itu Rama, kan? Mantan pacarmu?"

"Iya. Dan dia sekarang adik iparku." Jawab Nisa tak lepas memandang pria di hadapannya.

"Berapa semuanya, mbak? Saya bayar dengan QR saja." Rama ingin buru-buru pergi setelah melihat wanita mengesalkan ini.

"Si
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
arinpuspa
kak author selalu bikin penasaran sesekali sekali posting 3 bab dong kak plisssssssssssssssssssssssss.....
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 71

    "Parsel buah?" Dahi Selina mengernyit setelah mendapatkan pesan dari anonim. Pesan itu membawa kabar jika ia ingin memesan parsel. Tapi parsel yang dia inginkan berbeda dengan parsel yang Selina jual. Yaitu, parsel buah. "Maaf, mbak. Tapi saya tidak jual parsel buah." Jawab Selina dengan emoticon meminta maaf. "Mungkin bisa langsung ke toko buah saja. Karena parsel yang saya buat itu untuk hampers acara atau hari raya." Ting. Pesan masuk lagi. Dan kali ini Selina bimbang dibuatnya. "Duh.. ditolak juga nggak enak, ya!" Bagaimana tidak? Pemesan itu menginginkan parsel buah sebanyak 7 keranjang. Katanya untuk sidang akhir skripsi. "Baiklah kalau begitu." Akhirnya Selina menerima. Rezeki pantang ditolak. "Untuk kapan mbak?" Tanyanya di chat. Ternyata pemesan itu menginginkan pesanannya ready pada hari senin. Itu artinya masih 3 hari lagi. ["Aku ambil ke

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Part 70

    Rama menatap kedua wanita ini dengan tajam. Salah satu wanita yang dikenalnya tengah memberikan senyum manis, sementara yang satunya tampak kekeheran."Sstt.. Nisa!" Seru wanita berambut sebahu yang berada di sisinya. "Itu Rama, kan? Mantan pacarmu?""Iya. Dan dia sekarang adik iparku." Jawab Nisa tak lepas memandang pria di hadapannya."Berapa semuanya, mbak? Saya bayar dengan QR saja." Rama ingin buru-buru pergi setelah melihat wanita mengesalkan ini."Silahkan dibayar disini, mas." Ujar kasir tersebut.Rama memantulkan kamera ponselnya ke barcode dan mengetikan harga yang ia harus bayar. Setelah itu dia hendak pergi."Kamu mau kemana setelah ini? Gimana kalau kita pulangnya barengan aja? Kebetulan aku nggak bawa mobil." Tawar Nisa tak tahu malu.Rama menoleh sekilas. "Aku sibuk!"Rama main pergi saja setelah mengatakan itu hingga membuat teman Nisa terperangah."Ya, ampun. Rama kok ketus banget ya sa

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 69

    "Aldi sedang mengejarmu!"Selina sontak menoleh ke belakang. Di area luar rumah sakit banyak orang yang lalu lalang. Tapi Selina bisa melihat mantan suaminya berlarian menuju pintu keluar. Terdengar beberapa kali pria itu menyerukan nama Selina."Cepat masuk, Selina!"Tanpa pikir panjang, Selina masuk ke mobil Rama. Pria ini melajukan mobilnya dengan kencang. Sedangkan Selina menoleh lagi ke belakang. Ternyata benar Aldi yang memang sedang mengejar.Seketika degup jantung Selina berlari kencang. Ia takut karena Aldi yang tiba-tiba mengejarnya."Dimana, Selina??" Aldi kelelahan. Ia melesatkan pandangan ke bagian kanan dan kiri jalan tapi mantan istrinya itu tak terlihat. "Aarrggh! Hari ini aku gagal lagi!"Aldi mengumpat.Sungguh beruntung dirinya karena hari ini Selina datang mengunjungi Husna. Walaupun ia datang sendirian, tapi tak menyurutkan niat Aldi untuk merayu mantannya ini lagi.Tapi sebelum itu terjadi

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 68

    Apa yang dikatakan Rama tadi? Ya, ampun. Sepertinya Rama sudah mengalami gegar otak.Gara-gara emosi karena terus dijodohkan, terlebih Nisa malah ikut campur hingga membuatnya mengatakan hal yang tidak-tidak. "Dimana aku harus mencari perempuan itu?" Rama mengusap wajahnya dengan kasar. Dia jadi bingung sendiri.Sementara seluruh anggota keluarga menjadi terperangah akan ucapan Rama. Pantas saja Rama selalu menolak perjodohan ini, nyatanya ada hati yang tengah ia jaga."Sudah cukup, kan? Sekarang berhenti mencarikan wanita untuknya. Rama sudah memiliki pilihannya sendiri." Ujar Mala."Tapi..." Nisa masih ragu. "Apa mungkin dia berbohong, mas? Rama bisa saja berbohong, kan?"Rangga ikut berpikir. "Baru beberapa bulan dia berpisah dari Anggia, aku juga berpikir tidak mungkin Rama mendapatkan kekasih secepat itu.""Memangnya apa yang kalian ragukan, Rangga, Nisa?" Tanya Mala pada anak dan menantunya. "Kalau Rama punya keka

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 67

    Alih alih mengintrospeksi diri, Aldi malah sibuk menyalahkan orang lain.Andai saja dia tidak berpisah dengan Selina, mungkin Husna tak akan sepuruk ini.Bagaimana tidak? Hampir 10 bulan ini Husna menderita stroke. Tak ada satupun perbaikan yang ditunjukkannya.Sudah beberapa kali Aldi mengambil perawat home care dari yayasan. Namun tak ada satupun dari mereka yang betah.Ya bagaimana bisa betah jika Aldi memperlakukan mereka secara semena-mena? Padahal tugas utama perawat tersebut untuk merawat Husna yang sakit. Tapi, si Aldi sialan ini malah menyuruh mereka mengurus rumah, mulai dari menyapu, mencuci hingga memasak. Aji mumpung katanya!Sontak saja nama Husna sudah terblack list dari yayasan tempat Aldi sering mengambil perawat. Dan sekarang pria ini seenak perutnya mengatakan jika ingin menuntut pihak yayasan karena Husna yang tak kunjung sembuh. Sial!Aldi sudah kembali ke kamar perawatan Husna. Disana mamanya sudah

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 66

    "Ada Aulia?"Selina terkejut melihat pria yang ada di hadapannya. Hampir saja ia ingin memaki karena berpikir jika Aldi yang datang berkunjung. Rupanya, ada pria lain yang berdiri tegak di depan rumah ini."Maaf saya mengganggu malam-malam." Ujar Rama tersendat. "Kedatangan saya kemari untuk memberikan ini."Rama menyerahkan sebuah paper bag. Selina pun melihat ke dalam isinya. Ternyata sebuah boneka barbie yang sempat di pegang oleh putrinya kemarin."Anggaplah itu sebagai tanda penyesalan saya karena perbuatan perempuan itu. Dia sudah merebut mainan milik Aulia.""Oh.. nggak masalah, dokter. Aulia juga sudah melupakannya. Aku malah nggak enak karena dokter sudah berlebihan menolong kami. Kemarin dokter sudah mengobati luka Aulia. Dan juga boneka ini...." Selina menatap boneka itu sekilas dengan perasaan campur aduk. "Sepertinya lebih bagus diberikan pada kekasih dokter saja. Dia pasti menginginkan ini.""Dia bukan kekasih saya.

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 52

    "Apa boleh aku bertanya satu hal, mas?""Soal apa itu, sayang?""Waktu itu kamu marah sekali padaku.. kamu bilang aku bersekongkol dengan ayah dan ingin menuntut kami di pengadilan. Apa itu maksudnya?" Selina baru memiliki keberanian untuk menanyakan hal tersebut.Aldi

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 51

    "Apa? Pengasuh untuk Alina?" Dahi Aldi sampai mengkerut-kerut. "Iya. Abisnya lama banget kamu nyari pengasuh untuk anakmu itu! Bisa-bisa mama kena stroke duluan!" "Siapa dia?" Tanya Aldi. Husna berdeham. "Yaya." Aldi terlonjak kaget. "Ap

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 50

    "Malang sekali nasibmu.. izin praktekmu dicabut, diberhentikan dari kampus sekarang Nisa juga membatalkan pernikahan kalian." "Rangga sudahlah.." Mala mencoba menengahi Rangga yang suka sekali mencibir adiknya."Coba kamu ikuti saran papa untuk bekerja di kantor, mungkin nggak

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 49

    "Jadi ini anakmu??" "Iya. Cantik kan, ma?" Aldi tersenyum bangga memamerkan putrinya yang sekarang berada di dalam dekapannya. Akhirnya kesedihan ini sirna dan tergantikan dengan kebahagiaan. Anak yang ia pikir sudah menunggunya di surga ternyata masih hidup dan kembali ke pelukannya. Buah k

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status