ホーム / Fantasi / Perjalanan Petualang Terkuat / 8. Akumulasi Hadiah, Ini Game Sungguhan!

共有

8. Akumulasi Hadiah, Ini Game Sungguhan!

作者: Ideabadar
last update 公開日: 2024-09-27 22:03:42

Bug!

Wira menghindari serangan salah satu monster dan memutar kakinya, lututnya menghantam kepala monster Rak Rak di barisan depan.

Brush!

Wira melompat sambil menginjak monster yang jatuh, dagger yang dipegangnya dengan cepat terangkat dan melihat penyerang lagi.

KIIEEEEEE!

BRUSH!

Wira memotong tangan monster itu dan menebas lehernya sekaligus, dagger yang sangat tajam. Darah kuning menyembur dan monster Rak Rak satu jatuh ke lantai.

[Petualang, anda membunuh monster Rak Rak. Kemampuan anda me
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Perjalanan Petualang Terkuat   61. Benteng Terakhir Para Penyintas

    Ledakan energi terjadi di sekitar ruang utama inti Aethel, pertarungan dahsyat masih terjadi antara rekan-rekan Wira dan para celestial. Di sisi yang berbeda, alun-alun Kota Kristal Aethel bergetar dan berguncang hebat, hal itu karena sang raja semesta pemilik dari Aethel yang dikatakan sebagai raja dari para dewa melayang turun dan melihat Wira dan Rania sambil tersenyum sinis.Aethelgard yang selama ini menguasai dan menyerap energi dari planet-planet termasuk bumi, melayang penuh rasa sombong di hadapan Wira. Dialah yang membuat manusia di bumi memiliki kekuatan sistem yang membatasi mereka semua mendapatkan satu kekuatan saja, dan membuat mereka saling membunuh. Dialah dalangnya! Juga, dialah dalang yang mengurung ibu yang melahirkan Wira dan membuat mereka berpisah.Aethelgard mengalihkan wajahnya dari Rania dan Wira, seolah dia benar-benar meremehkan mereka. Dia kini melirik kearah bunker, dekat dengan pertarungan para manusia melawan pasukan dewa.“Serangga-serangga menyedihkan

  • Perjalanan Petualang Terkuat   60. Menembus Inti Aethel

    Gemuruh suara beriringan dengan pasukan Celestial yang menyerbu kearah Wira dan rekan-rekannya. Lautan para dewa itu bagaikan air bah tsunami dan memiliki sayap-sayap keemasan yang mengepak bagaikan Cahaya dari hujan meteor yang menyerbu Wira. Mereka siap menghancurkan mahkluk rendahan yang berani menginjakkan kaki kotor mereka di tanah para dewa.WHOSH!Gideon sang penjaga gerbang Bintang 7 melihat pasukannya yang menyerbu dan mengangkat pedangnya sebagai seruan untuk membunuh para manusia yang menerobos masuk.“Bisakah kalian menahan mereka sebentar!” Martha berteriak pada Wira dan melihatnya. Wira melihat tatapan mata itu, sama seperti saat pertama kali bertarung bersama Martha dahulu. Sejak awal dia memiliki kekuatan besar dan mampu membunuh monster dengan mudah, sekarang dia pasti sudah memiliki kemampuan yang jauh lebih besar karena lama tidak bertemu.“Baik, silakan lakukan apapun yang kamu inginkan.”Martha yang merupakan salah satu petinggi dari Guardian telah mengalami banya

  • Perjalanan Petualang Terkuat   59. Kota Kristal Aethel

    Seperti biasa, Wira melesat memasuki portal yang menuju para dewa. Kali ini berbeda, dia tak lagi memiliki sistem yang dulu selalu diandalkan dan mengetahui statnya. Namun, jika dia ingin melawan dewa maka dia harus melepaskan kemampuan bawaan yang diberikan mereka. Itulah yang diajarkan Pemandu Avatar. Sensasi melesat di portal kali ini lebih Panjang, seperti berputar di pusaran air dengan kecepatan tinggi. Energi di dalam portal juga membuat jiwa Wira tersedot kuat, hawa dingin ekstrem yang membekukan setiap otot di persendian. Jimat Penembus Realm yang diberikan Paman Gani cukup bermanfaat karena memberikan kehangatan pada tubuh Wira sehingga dia mampu menahan hawa ekstrem dengan mudah.WHOSH! Splash!Akhirnya selesai. Wira keluar dari portal dan menahan tubuhnya dengan sedikit turun dan menekuk satu lututnya agar seimbang saat mendarat di dunia yang berbeda. Wira melihat rekan-rekannya ada di depannya. Sudah sempurna, Bisma tersenyum seperti biasanya tak takut lagi pada apapun. Sem

  • Perjalanan Petualang Terkuat   58. Deklarasi Penyerangan Balik

    Suara itu!Wira merasakan ancaman yang siap mencabik-baiknya dengan suara itu. Namun, dia juga mengingat suara itu pernah dia dengarkan saat di Asguard. Portal raksasa bergetar hebat karena kekuatan suara yang dikirimkan sang Celestial. Kekuatan sang Dewa Celestial dan perencana perombakan dunia, pasti sedang menunggu dan siap membunuh para pemberontak yang ingin bebas dari cengkeramannya.Bisma! Wira melihat Bisma memegangi kedua lututnya, dia merasakan kekuatan yang menekan hingga menembus portal. Senyuman yang dingin terlihat dari bayangan gumpalan di balik portal kea rah Aethel, siapa saja yang melihatnya mendapatkan tekanan seperti ditusuk energi jarum yang menembus seluruh tubuh.“Kekuatan yang mengerikan, apakah itu dewa yang akan kita hadapi? Kekuatannya bahkan jauh di atas kekuatan Jenderal Kastor sebelumnya.”Pangeran Harry bergumam begitu saja, dia merasakan seluruh tubuhnya gemetar dengan tekanan itu bahkan sulit digerakkan untuk beberapa detik."Makhluk Aethelgard," jawab

  • Perjalanan Petualang Terkuat   57. Pintu Dimensi Aethel

    Wira tidak perlu lagi menggunakan sistemnya atau mengandalkan penyerapan terhadap core musuh yang dibunuhnya. Kemampuannya alami dan melalui dagger Matic, dia mampu merasakan energi core bintang lima dari jenderal Kastor dan menyerapnya untuk memperkuat kekuatannya secara mandiri.Ini sangat luar biasa! Sangat berbeda ketika harus bergantung pada sistem yang diberikan dewa dan seolah harus meminta izin. Namun sekarang, dia mampu merasakan energi sekecil apapun yang ada di sekitarnya.Lembah Kabut menjadi saksi pertempuran besar antara manusia melawan para celestial. Sisa-sisa para dewa yang melihat kematian Jenderal Kastor melarikan diri dan terbang ketakutan. Celah dimensi yang terbuka dari langit sebelumnya, yang memberi karpet merah pada para dewa untuk membunuh manusia. Kini telah mulai hilang dan bekas pertempuran terlihat puing-puing yang hancur atau bebatuan yang meledak di sekitar para manusia.Matic berdenyut setelah Wira menyerap core dahsyat milik Kastor. Dagger Matic juga m

  • Perjalanan Petualang Terkuat   56. Domain Pembunuh Angin

    ”Ugh!”Cengkeraman tangan berlapir armor cahaya milik Kastor begitu kuat sehingga Wira terlihat kesulitan bernapas. Tangan Kastor itu bagaikan cepitan baja yang kuat dan mendominasi. Leher Wira terasa terbakar dan menembus hingga pembuluh darah hingga meresap ke seluruh jalur mana milik Wira.Di bawah, Bisma dan Lylia berteriak sambil terus bertempur melawan pasukan celestial.”Bagaimana manusia rendahan! Apakah kamu merasa bahwa kami memang kuat dan abadi! Memohonlah ampun dan aku akan membunuhmu dengan cepat dan tanpa rasa sakit.” Tombak petir di genggaman tangan Kastor lainnya bersiap untuk membunuh Wira dengan tanpa halangan.Namun, bukannya panik. Tiba-tiba, Wira tersenyum kecil dan sejak tadi berpura-pura kesakitan. Sepasang mata Wira menyala dan dia menatap tajam pada dua mata jenderal Kastor.Wira tidak lagi mau melihat angka stat atau status, meskipun dirinya sedang di ambang kematian. Namun, kini dia percaya bahwa semua status itu dibuat oleh mereka para dewa. Jadi, untuk men

  • Perjalanan Petualang Terkuat   6. Selamat, Anda Resmi Menjadi Pembunuh

    Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo

  • Perjalanan Petualang Terkuat   5. Saatnya Menyala, Bisma!

    Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela

  • Perjalanan Petualang Terkuat   4. Petualangan Baru Dimulai

    ”Cepat keluarkan senjatamu, Wira! hadapi monster-monster belalang itu!” Bisma memegangi lengan Wira cukup kuat.Capit-capit tiga belalang besar itu terus bergerak, terbuka dan tertutup. Suara bertemunya antar ujung capit terdengar menyeramkan dan ruangan kelas itu menjadi mencekam karena suara capi

  • Perjalanan Petualang Terkuat   3. Kemampuan Manusia Aktif

    Wira telah melakukan pelanggaran karena memilih dua kotak, tapi Wira tidak peduli dengan hal itu.[Anda memilih kemampuan, Elemental Angin dan Pembunuh]Splash!Tulisan di atas adalah tulisan terakhir yang dilihat Wira, dan matanya menjadi nanar karena gelap kembali menyelubung di depannya. Ruangan

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status