LOGINWira, manusia biasa yang hidup sebatang kara. Dia dilatih diam-diam oleh paman Gai sekuriti di kampusnya. Dan, tepat saat paman Gani pergi pamitan pada Wira, hari tentang kehancuran dunia dimulai. Semua tempat di seluruh dunia, dipenuhi oleh makhluk dari dimensi lain. Wira bertahan dengan kekuatan yang dimilikinya sebagai seorang Petualang, tujuannya bertahan hidup dan menjadi yang terkuat di Alam Semesta.
View MoreSeluruh dunia mendengar penjelasan Wira, hal itu sebagai jawaban dari pertanyaan mereka tentang sistem yang menghilang. Lalu … monster yang tersisa sudah dibersihkan meskipun mungkin masih ada yang bersembunyi. Setidaknya, tidak ada portal yang muncul menunjukkan keterlibatan dewa celestial memang sudah dihancurkan.Langit malam bumi kini terlihat bersih, Bintang-bintang bersinar terang di seluruh penjuru dunia. Yah, semua orang menikmati malam sunyi tanpa ketakutan dan juga dimulainya pemulihan terhadap kondisi kiamat yang mengerikan yang sudah terjadi.Di lapangan pengungsian, para warga masih diidentifikasi oleh petugas dan akan dimulainya pemetaan agar kondisi dunia dapat dipulihkan. Bisma berdiri di depan kedua orangtuanya, mereka saling bercerita tentang banyak hal. Kedua orangtua Bisma sangat khawatir karena puteranya terus bertarung memasuki portal bersama dengan temannya, Wira. Namun, di satu sisi mereka bangga karena puteranya menjadi seorang pahlawan yang melawan para celest
Aroma khas tanah setelah hujan tercium, dedaunan jatuh karena hembusan angin yang menerpa. Hujan pasca guncangan perang semesta yang terjadi menimbulkan suara gaduh di seluruh planet di semesta. Rintik hujan yang tersisa masih sesekali jatuh dan menimpa apapun yang ditemuinya, pendar Cahaya yang memekakkan telah terganti dengan hawa damai yang sejuk. Begitu tenang suasana seolah kiamat tidak pernah ada di bumi.Splash! WOOOONGG! WHOSH!Portal keemasan muncul dan memuntahkan para pejuang yang sudah bertarung mati-matian di Aethel, mereka mendarat di Lembah Kabut tempat semula mereka memasuki istana para celestial. Martha duduk dan lukanya sudah dibalut dengan energi healer, tapi dia masih merasakan sakit, sementara Bisma juga terluka karena kelelahan. Lylia dan Kakaknya, Harry saling berpandangan dan akhirnya senyum mereka terukir.Mereka berhasil!Saat itu, Wira turun dan datang berlutut serta masih memeluk Ibunya yang tak pernah ditemuinya sejak pertemuan terakhir saat dia kecil.IBU
Sinar laser raksasa, Ragnarok Ray melesat seperti pusaran energi badai yang membakar apapun dan mengarah pada Wira. Gelombang panas menghancurkan kekosongan dan apapun yang ditemui, energi kosmik mengerikan itu terlihat memiliki kekuatan penghancur maksimal.“Apa kita akan mati!” Bisma memegang kepalanya, sedangkan energi kosmik penghancur itu semakin dekat.“Tidak akan, Bisma! Kamu tahu, kita selalu melawan takdir selama ini!”Whosh!Wira melesat meninggalkan Bisma, dia menuju gelombang kosmik raksasa itu dengan pedang penghancur dewa. Dia lurus menghadang serangan puncak tersebut.Maju! Wind-Phantom Step: Ultimate God-Slayer Charge!Wira menerjang dengan memutar dan mengarahkan pedangnya, melebur semua kekuatan di tubuhnya mengikuti alur Wind-Void Domain. God-Slayer Blade di kedua tangannya memancarkan pendaran tiga warna; hitam pekat, perak tajam, dan emas murni dan membentuk perisai berbentuk pasak angin yang membelah pilar Ragnarok Ray menjadi dua bagian secara absolut!BRRRRRRRR
Pedang Pembunuh Dewa, God-Slayer Blade tercipta dari dagger Wira. Jadi, selama ini ayahnya yang mengarahkan dirinya untuk mendapatkan belati Matic untuk dapat menyerap energi para monster yang dibunuhnya. Entitas apapun yang diserap Matic, Adalah pemicu dari God-Dlayer Blade? Tiga warnah berpendar dari God Slayer Blade; hitam pekat bagai bayangan, perak tajam dari Phantom wind yaitu kekuatan angin, dan emas berkilauan dari Source Core. Kombinasi yang tepat untuk menyatukan kekuatan Wira.Kekuatan pedang milik Wira tidak hanya memotong udah, melainkan mengoyak struktur energi domain dari bunker inti Aethel, tekanan energi dari Kristal-kristal di Aethel tak mampu menahan energi dari pedang God Slayer Blade.BRUSH!Sang Raja para dewa, Aethelgard mundur, wajah tampan yang semula bersinar berubah penuh murka dengan kulit wajah menegang karena kaget dengan kekuatan pedang Wira.“Kau … manusia fana! Selama ini kalian kami jaga agar terus hidup di dunia kalian, tapi kalian sungguh berani men
Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo
Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela
”Cepat keluarkan senjatamu, Wira! hadapi monster-monster belalang itu!” Bisma memegangi lengan Wira cukup kuat.Capit-capit tiga belalang besar itu terus bergerak, terbuka dan tertutup. Suara bertemunya antar ujung capit terdengar menyeramkan dan ruangan kelas itu menjadi mencekam karena suara capi
Wira telah melakukan pelanggaran karena memilih dua kotak, tapi Wira tidak peduli dengan hal itu.[Anda memilih kemampuan, Elemental Angin dan Pembunuh]Splash!Tulisan di atas adalah tulisan terakhir yang dilihat Wira, dan matanya menjadi nanar karena gelap kembali menyelubung di depannya. Ruangan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews